20 Februari 2015

Review : Cafe Broadband Batam

Tim Merah :))

Assalamualaikum Kamu :)

Wall pohon yang saya maksud
Gong Xi Fat Chai yah bagi yang merayakan, sebenarnya sih lebih seru-seruan aja ini pakai baju merah sekalian momentnya juga kebetulan merah dan kebetulan anak dan orangtuanya punya kostum merah, jadi HIDUP MERAH!! dan entah mengapa barang-barang aku juga sebandinglah dengan warna hijau, padahal hijau adalah warna favorit eike loh *gak ada yang nanya bubun :p

oke, kita langsung ke judulnya aja yah, CAFE BROADBAND, sebenarnya tertarikan saya sebenarnya pada foto pohon yang diposting oleh salah satu teman saya, tertarik? banget!! Referensi buat rumah yang dimakassar sih :p 
Dan tempatnya itu diatas grapari telkomsel di Nagoya Batam, cafe ini memakai lantai 2 dan lantai 3 dari gedung grapari telkomsel ini. Pas naik, mata saya langsung mencari gambar pohon itu yang ternyata ada di lantai 3, tapi karena lokasi deket wall pohon itu ada orangnya jadi kita cari tempat duduk lain.
Keseluruhan desaign cafenya sih biasa yang unik bagi saya hanya wall pohon itu sih dan tidak merekomendasi jika kamu membawa anak, termasuk makanan dan minuman juga gak banyak pilihan dan gak ada ciri khasnya dari makanan/minuman cafe ini, makanya kami sempat bingung sih makan/minum apa. Jadi pilihan jatu ke Spagetti marinara + expresso + kentang goreng (yang gak ada dimenunya, untungnya saya tanya) + cokelat panas, tapi lumayanlah untuk sekedar duduk manis sambil diskusi bareng teman-teman tempat ini sangat nyaman.

Dan yang tidak buat kecewa, ada special bonus bagi siapa saja pada hari itu (pas imlek) yang memakai baju merah atau mempunyai poin telkomsel sebanyak 100 poin dapat diskon dari cafenya sebanyak 10%. Lumayanlah :D

LubnahLukman.

17 Februari 2015

Jakarta Part 2 | Happy Wedding Widiya & Edi



Assalamu alaikum kamu...
Orangtua saya selalu berkata jika saya ngeluh atas kesibukan saya pada waktu masih ngantor + kuliah, mereka cuman bilang : Terima Kasih sama waktu dan dirimu, bahwa kamu masih efektif!

Yah, 2 bulan ini memang sangat efektif bagi kami sekeluarga, gimana tidak bulan lalu kami sudah ke jakarta untuk menghadiri pernikahan sepupu saya, dan bulan ini kejakarta lagi untuk menghadiri pernikahan anak dari pimpinan suami di batam. Dan rencana bulan ini juga doakan akan pulang kampung ke makassar. Semoga dimudahkan. Aamiin.
 

Alhamdulillah, rencana ke jakarta ini sangat dadakan terhitung 2 minggu lalu undangan menghampiri saya setelah para suami kita-kita berencana untuk mengajak isteri dan anaknya untuk ke jakarta. Senang? Bangetlah. Hahahaha. Dan di grup bb para isteripun heboh, rencana tiket dan hotelpun gempar dibicarakan. Yah, waktu liburan terakhir kita sama buibu di batam waktu di bintan, sekarang ada rejeki bersama lagi biarpun dipastikan disana akan jalan-jalan sendiri tapi setidaknya ada moment bersama kita disana.
Tepat, hari Rabu sebelum berangkat di hari sabtu, tikep pp dan bookingan hotel sudah ditangan, panjang perhitungan saya pribadi untuk jalan-jalan kali ini, ahh bukan kali ini aja deh setiap perjalanan saya, hahahaha. Yah, tetap hemat tapi tetap jalan!! Hotel kalau bisa dekat dengan kegiatan + tempat hangout tapi tetap murah dengan perhitungan saya memiliki suami dan anak. Tiket? Tetap yang murah doung!! *Gak berubah yah saya :D Saya tau diri dengan gampangnya keluar uang kalau dah jalan-jalan. makanya bikin jadwal + pengeluaran dan setiap pengeluaran dicatat dan membawa uang yang pas*tips dari saya. Karena sesungguhnya liburan kali ini. BIG NO BELANJA!!

Alhasil,

Jumat, 13 februari ayah masih perjalanan dinas ke palembang makanya saya packing sendiri, tapi belum finish sampe disabtu pagi. Padahal tiket jam 11.50 yang diundurkan pihak maskapai yang sebelumnya 08.30. Dilain sisi bersyukur juga sih, zaf gak buru-buru karena masih bisa mandi dan makan sesuai jadwal, emaknya juga gak buru-buru *itu yang penting karna kadang kalau buru-buru pasti ada yang ketinggal :D
10.30 sudah menuju bandara, antri yang panjang untuk chek in, alhasil pengumuman delay dan akhirnya berujung makan siang di bandara. Hari ini kami 3 keluarga bersamaan untuk kejakarta + menginap di hotel yang sama (Keluarga Pak Suhar dan Pak Ali Akbar).

Perjalanan kejakarta memang melelahkan bukan hanya drama delay waktu pesawat tetapi lamanya menunggu bagasi kita,akhirnya jam 4 sore baru kita meninggalkan bandara setelah berunding mengenai kendaraan kita menuju hotel, awalnya hanya avanza blu****rd yang kita rencanakan karena lebih murah dibandingkan kita cari diluaran tapi perhitungan kita salah, orangnya memang cukup tetapi koper + Stroller yang gak memadai untuk naik mobil jenis itu, diskusi yang panjang berakhir pada ALPARD, ini sebenarnya hitungannya sama jika kita menyewa 2 taksi tetapi berhitung pada taksi yang membuat kita deg-degan klo naik di jakarta takutnya diluar dugaan dengan akhir biayanya plus kita juga pengen ngersaain naik jenis mobil ini makanya tutup mata aja pilih ini. *Ibu-ibunya aja deh yang pada tutup mata bapaknya mah santeeeeeeeeee. Hahahaha.

Setelah sampai hotel,  satu janji saya : pengen nulis review hotel ini, karena memang dari dulu pengen ngerasain nginap disini, bukan karena mewah, malah murah + bersih + menawarkan konsep yang go green. Setelah istirahat sebentar di hotel, malamnya kita langsung cari makan di Mall kelapa gading yang hanya disebelah hotel, cukup jalan kaki.

Besoknya, setelah sarapan di hotel langsung ke rumah tante di daerah tebet, setelah dari situ rencana pengen ke plaza Indonesia malah belok ke thamrin city. Hujan menemani kita jalan menuju kembali hotel, sekitar pukul 5 sore singgah ke MKG dulu untuk temanin ayah cukur, lalu buru-buru kembali ke hotel untuk siap-siap menghadiri pesta pernikahan yang menjadi tujuan awal kita datang ke kota ini.
Lelah, banget!!! Lelah berangkali dikarenakan kurang lamanya waktu kita dijakarta tuk liburan*alasan :p tiba waktunya hari senin untuk kembali ke batam. Dan sekali lagi ada hikmah pihak maskapai memajukan waktu keberangkatan kita ke batam biarpun terjadi adegan delay lagi :( tapi tetap dengan tiba masih sore, masih bisa bersihin rumah istirahat yang gak kemalaman lagi.


Paingngi Family lagi dinner di MKG

2 lelaki yang sangat kelelahan

OOTD sekalian keliling nyari tukang cukur di MKG

Ibu Baso. Me. Ibu Suhar. Neisha (anak dari Ibu suhar)

IIK Cabut Batam Meetupnya di Jakarta :)

Lokasi Kawinan dipadu padankan dengan photoboth kami

Kecintaan :*
 Alhamdulillah, Liburan kali ini biarpun hanya sebentar setidaknya menjadi alat 'refresh' buat keluarga kecil kami, terutama buat ayah sendiri sih, pekerjaan dia yang tiada henti-hentinya setidaknya berhenti sebentar untuk start dengan perasaan yang enak lagi.
Alhamdulillah juga setelah liburan ini zaf gak drop seperti sebulan lalu. tetap sehat terus 2 lelaki kesayanganku, bubun senantiasa menjaga badan agar terus sehat untuk selalu mendampingi kalian. Insha Allah.

Happy Wedding buat Widiya dan Edi,
 berkah buat pernikahan kalian semoga senantiasa mendapat Ridho dan tetap dalam Lindungan
 Allah SWT. 

LubnahLukman.

Review : POP HOTEL

Assalamualaikum cantik :)

Selamat malam batam, alhamdulillah udah nyampe sore tadi dengan selamat di batam. Ada satu janji saya selama disana. Pas nyampe di batam ada keinginan untuk review hotel yang saya tempati selama liburan di Jakarta.

POP HOTEL.

Yeahhhhh, seminggu sebelum hari kita berangkat kejakarta, grup bb buibu sudah gempar berunding tentang hotel yang akan kita tempati selama disana. Setelah berunding + googling kesana –kemari, pilihan jatuh di hotel ini. Besoknya saya langsung booking di agoda. Perhitungan saya saat itu yang pertama karna MURAH!!*tetep yah :p , bangunan yang sangat baru, luasan kamar yang agak besar di banding hotel murah yang jadi bertimbangan kami, dan dekat dengan Mall Kelapa Gading + dari dulu memang penasaran dengan konsep murah + go green yang pihak hotel tawarkan. Saya tipikal orang yang berplanning kalau jalan-jalan. Sampai hotelpun saya gak mau sembarang, bukan hanya murah sih yang saya pertimbangkan, tapi setidaknya ada pelajaran yang saya bisa ambil dalam pemilihan hotel ini. Dan SAYA DAPAT!!

Pas melihat tulisan POP hotel di sisir jalan boelevard, sayapun berdecak kagum sih awalnya, hotel yang murah tapi gak murahan dalam lokasi yang luar biasa dan gedungnya yang besar dan Tinggi. Pikiran pertama sih kiranya hotel ini gabungan ruko yang dipermak tapi ternyata tidak. Masuk hotel kita dilayani dengan pegawai yang memakai pakaian yang casual yang santai namun tetap sopan dan friendly.
Aku jatuh cinta langsung kenapa? karena suka dengan hijaunya itu loh :p 
Lobby hotelnya pun sangat membuat mata yang tadinya letih langsung berbinar-binar, sederhana tapi penuh warna yang ada dihotel ini membuat cerah ada kuning, hijau, orange, dan biru. Sekaligus yang sangat saya sukai anak- anak kita bisa bermain dan belajar dengan warna. tidak lama menunggu kunci kamarpun sudah ditangan dan kita hanya diberikan satu kunci tiap kamar, dikhawatirkan biasanya jika diberikan dua, bisajadi satunya dibawah keluar dan satunya lagi masih tersimpan ditempatnya sehingga AC dan listrik yang lain tetap hidup. Dan itu tidak hemat bukan?!
Sepanjang jalan kita ke kamar kita disuguhi dengan tulisan dan gambar kampanye go green. bukan hanya tulisan, hotel ini mengaplikasikannya ternyata, salah satunya yang saya paparkan diatas penggunaan satu kunci elektrik dan yang lainnya penggunaan lift hotel. jadi kartu/kunci kamar kita hanya untuk lantai Lobby, lantai 3 untuk breakbeat, dan kamar kita (1208) jadi tak ada drama kita salah lantai kamar *cerita nyata saya :p, sampai ke lantai kamar kita ada telepon umum yang langsung ke front office dan memang telepon yang biasanya ada disetiap kamar ini hanya ada satu ditiap lantai. masuk kamar kami juga disuguhi dengan konsep kamar yang sederhana namun nyaman, tetap dengan go green. Tissue hanya ada di kamar mandi yang biasanya tempat tissue ada di buffet, pemanas air yang tidak ada tapi bagi yang mempunyai anak kecil yang ada keinginan air panas bisa mengambil di lantai 3 yang disediakan pihak hotel gratis, kemasan sabun dan shampo yang ekonomis.


Paginya kita menuju tempat breakfast, dan konsep go green juga ada disana, dimana pemakaian daun pisang untuk membungkus salah satu menunya, dimna daun pisang memang material yang organik. beda dengan penggunaan plastik yang tak terurai atau piring yang membuang banyak air lagi untuk mencucinya, ini memang murah konsepnya tapi bukan murahan.

Hotel ini mengajarkan bukan hanya pegawai hotel tetapi kita yang memakai fasilitas hotelpun dapat merasakan konsep 'melek' go green ini. Dan kesimpulan saya sangat merekomendasi jika ada teman - teman yang mencari hotel, coba kesini dan kamu akan belajar konsep ramah lingkungan.



Bagi saya pribadi tidak perlu fasilitas mewah jika kita sendiri hanya datang merusaknya,
tetapi fasilitas yang cukup membuat kita semakin mensyukuri akan nikmat-NYA.
itulah mengapa GAYA HIDUP sulit membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan. 

Lubnah Lukman.


12 Februari 2015

Rindu Beliau :)

Assalamu Alaikum kamu...

Ketika kamu bosan dengan sesuatu maka pergilah, menghilanglah, 
saat itu kamu akan tau apa yang kamu rindukan.

Yah, hampir setahun saya tidak pulang kampung kemakassar, bosan disini? Alhamdulillah tidak. Rindu? Masya Allah banget!! Rindu dengan bau khas orangtua saya, rindu bercengkrama dengan mereka, rindu makan bersama mereka di meja makan, dan rindu dengan pelupanya ibunda saya tercinta. dan semua kerinduan ada pada mereka.

Saya anak bungsuh dari 5 bersaudara memiliki jarak yang jauh (7 tahun) dari kakak saya ke empat Abdillah Khomeini. makanya setelah mereka punya keluarga masing-masing. saya sendiri menemani kedua orangtua saya di rumah beliau. kebersamaan yang panjang kami bangun 3 orang. dan banyak waktupun saya tinggalkan mereka. Dan setelah menikahpun tidak lama kemudian saya ikut rantau dengan suami. dan hasil orangtua hanya tinggal berdua dirumahnya. sekali-kali kakak, kakak ipar, dan cucunya menjenguknya.

Dan merekapun selalu berkata : itu sudah sunnatullah nak, kita akan ditinggalkan sama anak-anak kita, dirimupun akan demikian nanti. 

Yaa Allah saya seorang anak perempuan yang seharusnya bersama mereka menemani di usia yang semakin senja, tapi apa daya, hanya doa yang tidak pernah putus untuk orantua aya yang tercinta, berikan beliau kesehatan, kebagaian dunia dan akhirat, ampunilah dosa-dosa mereka Yaa Rabb, sayangilah beliau sebagaimana beliau menyayangi aku sewaktu kecil.

Foto Keluarga lebaran 2014, kurang satu Fadhillah (cucu) lagi pergi renang gak ada yang jemput :D

Sembah sujud dari anakmu tercinta, dan doakan kami akan segera ke makassar. aamiin.
Seorang anak yang tulus ikhlas menyayangi kedua orangtuanya.
Lubnah Lukman.

IBU RUMAH TANGGA, kenapa tidak?!

Assalamualaikum kamu…

Alhamdulillah, lagi semangat-semangatnya untuk nulis dan langsung posting di blog saya :D semoga semangat ini tidak padam yah, yuuuukkkk :D

Mau bercerita sedikit tentang saya sekarang pasca melahirkan aja, kesimpulannyalah yah, soalnya tulisan terakhir saya tentang proses kelahiran zaf yang sangat panjang dan sepertinya ada sedikit yang terlupa :D

Gini, Saya seorang Ibu Rumah Tangga yang memutuskan tidak bekerja, keputusan ini sebenanya saya ambil tanpa fikir panjang, yah, saya takut sakit hati L saya dari SMP sudah diajarkan organisasi sama orangtua saya dan waktu bukan hanya terbuang di sekolah dan rumah tetapi ada waktu berkumpul dengan teman – teman salah satunya IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH, berlanjut ke SMA sampai Kuliah. Saya tipikal orang yang tidak bisa diam, banyak organisasi yang saya ambil untuk mengisi waktu saya, berteman dengan banyak orang, dan saya suka itu. selama sehari penuh kadang pulang kerumah cuman mandi + tidur :D klimaks pada waktu saya kerja kadang pulang jam 12an malam dikarenakan tempat kerja saya ganda (setelah sore saya lanjut ambil job yang lain).
Nah jika saya memutuskan tidak bekerja dengan pikiran yang panjang, sampai sekarang saya ogah meninggalkan rutinitas saya itu. Tetapi kecintaan pada keluarga saya lebih utama dibanding semua, dilema saya alami, karena suami kerja dengan wilayah yang tidak menetap, hari ini saya di batam entah besok atau kapan hari saya akan di wilayah mana lagi, ditambah kami Alhamdulillah sudah diberikan rejeki berupa anak yang sholeh Aufar Zafran Paingngi.

LDR, no!!!!! saya bisa bekerja sambil mengurus zafran di makassar, dan ayah kerja diwilayahnya!! Maaf saya dan suami gak bisa!! Saya sudah merasakan betapa tersiksanya saya LDR, ketika sudah menikah dan sementara hamil, maaf saya sampai sekarang tidak menganut paham itu, saya tidak kuat mengurus semuanya tanpa suami. Entah nanti yang jelas saat ini saya belum bisa. 

Insha Allah ada waktu yang bisa saya gunakan untuk kerja dari rumah, pernah mencoba bisnis online tapi stop ditengah jalan! Saya belum bisa mengatur waktunya. Saya tidak mempunyai Asisten Rumah Tangga. Jadi uang yang saya dapatkan hanya dari gaji suami. Semua dirumah saya yang kerjakan termasuk mengurus saya sendiri dan dua lelaki saya dirumah. Pekerjaan hari –hari saya diantaranya mulai dari menyapu,  mencuci baju, menyetrika pakaian, memasak, membersihkan halaman, mengepel, memotong rumput hingga memperbaiki mainannya zaf yang rusak plus bersihin kamar mandi. Dan saya sangat menikmati, belum waktunya saya memiliki ART, Insya Allah saya masih sanggup dan diberikan kesehatan. Aamiin.

Ketika mendengar semua yang saya lakukan itu, salah satu teman saya pun berkomentar : Beghhhh, buset un! Udah mirip pembantu aja kamu!!!. Saya memilih tidak berkomentar panjang lembar hanya membalas dengan emoticon tertawa terpingkal-pingkal, ketimbang omentar panjang lebar ditambah dengan ngambek dan memecah persatuan dan kesatuan pertemanan. Mau gimana lagi memang benar adanya saya melakukan itu semua.

Dulu memang selalu sensitif (tersinggung) jika pekerjaan rumah tangga disamakan dengan pekerjaan ART. Saya malah lebih sering (lebih tepatnya berusaha) menjelaskan pada orang-orang sekeliling ketika mereka menanyakan mengapa saya berhenti bekerja di kantor. Diantara semua jawaban itu, saya selalu membawa-bawa pekerjaan suami yang selalu berpindah wilayah, anak yang masih kecil, dan bla-bla lainnya. Lelah cari pembenaran ketimbang mengakui pekerjaan saya adalah Ibu Rumah Tangga yang belum memiliki penghasilan sendiri dan melakukan semua pekerjaan rumah tangga seorang diri.

Pada saat itu saya merasa pekertaan Ibu rumah tangga itu tidak keren. Hahahaha. Tapi Iya sih memang tidak keren tidak terlihat necis dan kurang cantik. Pakaiannya yah gitu-gitu saja, tidak ada penghasilan, tidak ada pakaian kantor, tak ada sepatu dan tas yang khusu di pakai kekantor  dan jarang tampil cantik *tapi untuk suami sering doung :p. karena hal – hal inilah, saya sempat kena hasutan untuk kembali kerja lagi.

Lambat laun zafran tumbuh dengan riangnya, saya mulai enjoy dengan semua pekerjaan Rumah Tangga, saking enjoynya saya merasa tersinggung jika ada orang membantu pekerjaan saya, baik banyak ataupun sedikit. Sembari menjemur pakaian, zafran saya bawa dan dia sambil bermain, saya baru bisa mencuci, menyapu, mengepel, menyetrika dan semua pekerjaan rumah saat zaf mulai tertidur dan berakhir saat dia terbangun. Pada saat dia terbangun pekerjaan semua stop. Fokus pada zaf, bermain + memberikan makanan atau apapun semua berkaitan dengan zafran.

Keinginan untuk bekerja dikantorpun redup. Saya tidak mengambil pusing saat ada beberapa teman lagi, yang menyayangkan keputusan saya untuk tetap berada di rumah. Seringnya saya beralasan “ Duh, Kalau saya kerja lagi, sebentar pas anak dan suami saya sakit terus saya masih di kantor, kan gak bisa seenaknya saya pulang tanpa membereskan pekerjaan. Iya kalau kerjanya dekat sini, kalau di MAKASSAR , yah bubarlah saya. GAK APA DEH, SAYA DIRUMAH AJA DULU, MASIH SANTAI KOK.” Kalau sudah gitu, semua teman saya mingkem.

Saya tahu betapa terbatasnya jadi Ibu rumah tangga tanpa Asisten Rumah Tangga dan belum memiliki penghasilan setiap bulan. Namun saya tidak kecil hati. Nggak punya penghasilan sendiri, ya saya berusaha hemat supaya akhir pekan kami sekeluarga bisa berwisata atau main keluar rumah. Jika orang-orang sekitar tidak melihat kasil karya kita, yah cukup kita dan orang – orang rumah tahu bahwa saya berhasil membersihkan halaman atau selalu menyiapkan makanan sehat dan enak buat suami dan anak. Bahkan kitapun bisa tersenyum saat melihat suami sukses dengan pekerjaannya dan sikecilpun tumbuh menjadi anak yang sehat dan ceria. Apalagi saat melihat zafran sedang melihat saya bubunnya sambil senyum dan tertawa. AHHHHH INDAH BUKAN!! :D

Sekarang Jalan saya masih sangat panjang sebagai Ibu Rumah Tangga. Masih panjang perjaanan saya dan keluarga satu hal yang pasti, saya belajar BANGGA dengan pekerjaan yang saya pilih. Menjadi Ibu yang baik dan benar, menjadi Istri yang baik dan benar serta menjadi invidu yang baik dan benar, pasti memberika efek yang baik dan benar pula untuk kita. Saya berkeyakinan jika kita melakukan hal yang baik dan benar pasti aakan berakhir dengan kebaikan. 

Cuman satu doaku Yaa Allah, Berikan kami sekeluarga kesabaran yang tiada batasnya. Aamiin.

Istri dan Bubun yang terus belajar menjadi baik dan benar

8 Februari 2015

Perdana!! Dan aku senang :)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Aaaaaaaaaaa.. entah gimana mulai lagi, entah gimana caranya lagi, entah, entah, dan masih banyak entahnya. begitu banyak alasan yang membuat saya sulit untuk membuat blog lagi. menulis di blog dan menulis di laptop sendiri emang lain rasanya. mulai ngeblog tahun 2007 dan gimana tidak downnya saya, saat tulisan saya yang terakhir tentang persalinan anak pertama zafran di tahun 2014 tetiba hilang semua diacak orang gak bertanggung jawab. saat itu tetiba buyar semua kenangan seakan sejarah hidup saya terlihat putih semua :(

ahhhhh kenapa saya gak teratur sekali tulisannya, yup, ini dikarenakan hampir setahun saya gak ngeblog. otak ini begitu cepat berfikir, begitu banyak yang ingin dituliskan tetapi tangan sudah lama tidak dilatih makanya maaf kalau tulisan perdana saya ini agak kacau, setidaknya saya sudah melangkah kedepan untuk berani move on membuat 'rumah baru'. setahun lalu blog unnaiko.blogspot.com dihack orang, entah apa ketertarikan dia dengan blog saya, padahal isinya cuman nyampah saya sehari-hari. Dan karena itu saya takut untuk move on dari 'rumah lama' saya. begitu banyak cerita yang saya tuliskan di blog itu, beranggapan jikalau saya sudah tak ada, warisan untuk anak-anakku yang paling berharga yah adalah blog itu.

Saya tidak mau terlalu banyak menulis tentang rumah lama saya, semkin banyak ditulis semakin susah untuk memulai mengisi di rumah baru.

Kali ini ada dua orang yang sangat berperan dalam kembalinya saya ngeblog #yanginilebay :D Pertama Suami saya sendiri Awaluddin Paingngi, beliau adalah salah satu pembaca terbaik dari rumah lama saya dan tidak hentinya mengingatkan saya untuk memulai kembali dari awal. sewaktu blog itu tak bisa diakses dalam segala cara, laptop yang saya gunakan saya pensiunkan ke makassar, yah ngeblog ibarat jiwaku, semua skill saya gunakan di blog entah menulis dan mendesaign foto, semua terhenti!! pensiun blog maka pensiun juga laptop dan kamera DSLR saya :( tetapi suami selalu support saya salah satunya membelikan saya laptop kembali :D dan tak hentinya untuk menyuruh saya membeli domain saja jikalau saya trauma dengan aplikasi yang gratis.

Didukung dengan orang kedua yang mempunyai sumbangsi terbesar untuk ngeblog lagi, Zilqiah Angriani | mamaZAM, Salah satu inspirasi dalam Motret, desaign, dan ngeblog (semoga ilmunya berkah qiah yah :))  Teman jaman kami belum menikah, gabung dalam komunitas Fotographer dan Model Muslim Makassar (FM3) Teman yang banyak memberikan ilmu, benar kata bapak saya 'Investasi yang paling besar sebenarnya bukan terletak pada harta tetapi teman-teman yang positif yang banyak mengajarkan nilai kehidupan. yah kemudahan untuk move on di rumah baru ini saya dapat jalannya melalui ibu satu anak ini dan tak lama lagi melahirkan anak kedua *peluk dan cium.

wanita ini sebenarnya belum lama mengetahui jikalau blog saya bermasalah, saat dia mengetahui saya sebenarnya sudah hampir melupakan untuk ngeblog lagi tapi sepertinya otak ini diketuk 'bangkit un!! bangkit!!' ahhhhhh.. saat itu saya nangis, memang ini lebay tapi tidak bagi saya, tulisan dari tahun 2007 sampai 2014 masih tersimpan apik dan tetiba langsung hilang entah kemana dan saya harus memulai dari nol lagi. BODOH!! pertama kali kami ngobrol tentang kenapa blog saya bermasalah, mengalir saja, saya terbawa perasaan dan berakhir sama seperti biasa. NIHIL!! tapi entah pada saat wanita ini menghubungi untuk kedua kalinya, saat itu entah dari mana power saya dapat untuk berani start lagi!! Ayo un!! AYO!! Nulis lagi yuk!! 

dan lubnahlukman.com pun sudah ada cuman menunggu 2 hari rumah ini sudah siap dijamah *halah*

Thanks semuanya maaf tulisan perdana ini masih random, salah satunya takunya waktu saya habis ditandai zaf yang mulai nangis di kamar.

selamat menikmati sajian-sajian di rumah baru saya :))

Minggu, 8 Februari 2015
Lubnah Lukman | Ibu Awal | Bubunnya ZAF