22 Maret 2015

Drama Gigi Bungsuh

Assalamualaikum :)

Ini sebenarnya postingan udah lama cuman gak diselesaikan dan baru hari ini saya mencoba teruskan, maafkan yah, kita lanjut.........
 
Ada lagu yang mengatakan : "Lebih baik sakit Gigi dari pada sakit hati ini..." tapi itu tidak berlaku untuk saya, baru diusia 27 tahun saya baru merasakan yang namanya sakit gigi, dan itu rasanyaaaaaaaaaaaaaaaa.. oh noooo... ngilunya itu loh sampi diseluruh badan.

Yah, drama gigi bungsuh ini sebenarnya udah 2 tahun yang lalu, pas pertengahan jalan pemakaian behel digigi saya, dokter orto saya yang di makassar baru mengatakan bahwa gigi bungsuh 2 kamu yang tumbuhnya miring harus diangkat dan setelah itu baru dilanjutkan tindakan behel kamu. Oh no.. saat itu saya masih lobi dengan dokternya, dok ini gak sakit kok dok, udah lama ini gigi miring gini tumbuhnya tapi Insha Allah gak ngaruh kok dok, kata aku memelas. waktu itu sebenarnya menuju 3 bulan baru menikah makanya saya takut untuk operasi gigi bungsuh dari review yang aku baca-baca semua berakhir dengan satu kata "SAKIIIIIIIIIIIIIIIIIITTTTTTTTTTTTT"

Sebulan mau menikah saya sudah sibuk, lupa urusin gigi saya, ditambah setelah nikah lebih-lebih aku gak kepikiran dengan gigi saya, klimaksnya waktu aku hamil dan ikut suami ke batam, ditunda lagi giginya, klimaksnya pada zaf uah umur setahun, tetiba langsung sakit nyeri-se nyerinyerinyaaaaaaa, ternyata gigi saya dibelakang yang tumbuhnya miring mahkotanya udah lubang. konsul sama teman saya yang dokter gigi, dia ngasih obat asam mefenamat or paracetamol aja plus sering kumur-kumur air garam tapi itu diminum pada saat nyerinya kambuh aja. Tapi kok yah kasihan lambung saya kalau setiap datang sakitnya saya minum obat, wong datangnya seminggu 3 kali, tapi untungnya yah bukan sehari 3 kali, sama jadwal makan itu *makan obattttt :D

Nah, sebulan sebelum eksekusi gigi ini saya nyari info biaya operasi gigi ini ternyata mahal juga yah, karena emang bukan cabut gigi biasa itulah dinamakan ada tindakan operasi, terus jalan saya selanjutnya nyari info lewat suami apakah biayanya ditanggung kantor gak, dan ternyataaaaaa ditanggung sodaraaaaaaa!! senangnya bukan main hahahaha, setidaknya masalah biaya udah selesai tinggal kumpulin keberanian ini.

Nah pas jumat minggu lalu aku bertekad untuk kontrol di dokter gigi di Rumah Sakit Awal Bros Batam, kenapa milih Jumat, karena sabtu dan minggu kan suami libur, ada yang jagain dan masakin zaf plus bubunnya yang lagi sakit hehehe

Tetapi Jumat itu ternyata cuman kontrol dan buat janji operasi yang berlangsung besok malamnya, dan kabar mengejutkannya ternyata hasil rontgen yang disampaikan oleh dokter, 4 Gigi saya atas dan bawah yang harus di cabut.

Kaget!! bangeeeeeeeet!! berangkali kalau ada tempat tidur plus gulingnya eike numpang pingsan dehhhhhhh, satu gigi aja saya butuh bertahun-tahun kumpulin keberanian, gimna ceritanya kalau 4 gigi. Untungnya dokter ini ramah dan komunikatif beliau menceritan baik buruknya masalah 4 gigi di cabut atau hanya 2, dan itu masuk akal menurutku ditambah aku masih sempat googling efek positif dan negatif, bisa atau tidak langsung di cabut 4 gigi. Dan suami mendukung aja, sekali sakit katanya, huhhhhh.. :p

Bismillah saja dan besok sorenya aku titip zafran sama teman pak suami namanya mba ulan kebetulan dulu kita sekompleks, kenapa dititip?? banyak pertimbangan yang mengharuskan zafran gak ikut ke rumah sakit. Jam 5 lewat aku dan suami sampai ke RS dan mulai urus sana - urus ini, saking gemeterannya saya pas suster menanyakan nama saya, refleks aku menyebut dengan sebutan LUNA MAYA, susterpun mengulang bertanya dengan menahan senyum tapi sambil cekikikan, tapi akunya melongo aja, gak sadar nama saya udah berubah ternyata hahahahaha setelah itu kamipun sholat magrib dan setelah itu memulai suntik alergi dan anibiotik.

Tepat jam 8 malam detik penantian nama saya dipanggil oleh susternya drg,lisa, cuman say hay dengan dokternya lalu dengan sigap saya ke kursi panas dan 2 susternya menutup seluruh bagian tubuh saya kecuali mulut dengan kain, gimana eike gak langsung panikan hahahah, betul memang gak penanganan cabut gigi biasa.

2 jam berlalu sampai ada insiden suntik antibiotik sekali lagi karena dipertengahan jalan saya tetiba merasakan nyeri pas dokternya cabu, nyerinya minta ampun, tambah nyeri pas disuntik lagi, tapi setelah disuntik kembali bengkak ini mulut.

 Setelah beres urusan dirumah sakit saya langsung kerumah mba ulan untuk menjemput zafran, emang udah malam sih, sudah jam 10 malam tepatnya, sampai kerumah mba ulan zaf ternyata diajak jalan, dan ketiduran ditaksi, pas nyampe dia nangis sejadinya... makasih banyak mba ulan dan keluarga, udah mau aku titipin zaf. entah kalau dak ada mba ulan aku titipin zaf dimana :( secara kita gak punya keluarga dekat disini.

Sampai rumah langsung nidurin zaf, dan aku kembali bersihin gigi ini sekalian minum obat. rasanya mulut ini kebal dan tebal banget, gak bisa digoyangin, disuruh banyak ngunyah supay cepat sembuh tapi malam itu gak tau ngunyah apaan lagian mulut juga gak bisa bergerak.

besoknya karena gak bisa masak, kita cari makan siang diluar yang ada air-airnya lah yah hehehe, pilihan ada di soto kuali, kunyahan pertama terasa aneh, tapi karena lapar aku sikat aja sampai habis, ehhh, ternyata mulut termasuk gigi saya kembali terasa normal... dan ternyataaaaaaa hasil dari review-review orang yang aku baca yang hampir katanya seminggu baru sembuh, malah ada yang seminggu gak kemana-mana hanya ditempat tidur, ternyata salahhhhh.. saya gak tau sih itu tergantung dokter+ antibodi saya, tapi yang aku tegaskan aku hanya sampai 2 hari pemulihan, dan hari seninnya kembali normal dalam 100% tapi itupun setelah kontrol terakhir sama drg.lisa.  benang hasil jahitannya terlepas sekitar 2minggu pasca operasi, dan lagi itu gak mengganggu proses kerja mulut kita.

Intinya yang saya sampaikan disini, OPERASI GIGI BUNGSUH gak Sakit kokkk, karena itu bukannya cuman saya yang mengatakan demikian, pas seminggu pasca operasi teman aku juga ikutan operasi di dokter yang sama hasil dari aku cerita bahwa tindakan kemarin gak sakit, dan ternyata hasilnya sama, dia juga ngerasain hal yang sama, gak sakit dan pemulihan dia juga gak sampai 2 hari.

Dari pada sakit gigi karena gigi bungsuh mending ditindaki secepatnya deh,
 karena sakitnya mintaaaaa ampunnnnnn sakitnyaaaa :D

Salam :*
Lubnah Lukman


20 Maret 2015

Rumah Kontrakan Baru

Assalamualaikum :)

Bagi yang sudah merasakan kehidupan rumah tangga, rumah secara fisik adalah tempat kita pulang dari seluruh aktivitas luar yang sangat padat. Apapun kondisi kita, rumah tetap menunggu entah yang empunya pulang dengan keadaan gembira, sedih, nelangsa, atau apapun rumah tetap membuka pintunya menerima dengan senang hati. entah itu rumah kontrakan, milik kita, baru, lama, besar ataupun kecil. tapi sesungguhnya  rumah yang akan membuat kita selalu berlomba-lomba dalam kebaikan, rumah tempat merancang segala hal untuk meraih sukses dunia dan akhirat, yang dikenal dengan istilah rumahku syurgaku, baiti jannati.

Dan pada akhirnya disaat kita liburan kemakassar, telepon berdering, ayahpun dengan senang hati mengangkat dan menutup dengan senyum yang membawa tanya. dan sayapun bertanya, dan tanpa buang waktu ayah menjawab : "segera setelah kita balik kebatam, kita akan keluar dari rumah intu dan cari kontrakan baru bun" dan mengalirpun pembahasan rumah kami di batam.

Sangat kecewa sebenarnya dengan pemiliknya, kenapa gak menginfokan kami sebulan yang lalu setidaknya kita ambil ancang-ancang mencari rumah konrakan baru sebelum kami mudik, ditambah kita diberikan tenggang waktu seminggu untuk ngosongin rumah, buseeeeeetttttt... seperti kita gak bayar aja, padahal belum waktunya juga. untung saya dan suami malas ambil pusing untung protes. Bukan tipe kita untuk terus merasa kecewa, terima saja, Insha Allah ada ganti yang lebih. Aamiin.

Cari rumah kontrakan bagi kami di batam itu sulit, ayah yang pergi pagi dan malam baru balik kerumah, sabtu or minggu baru keliling nyari sana dan sini, info dari beberapa teman sebenarnya sangat membantu tapi pas kita cek kesana kemari ternyata rumah tidak sesuai harapan entah lingkungan yang tidak mendukung, keadaan rumah yang tidak sesuai atau pas masuk ada perasaan yang tidak nyaman saja. Intinya bagi saya tidak usah terlalu besar, takut malah kalau rumah yang kebesaran dan nyaman lingkungannya. hampir 2 minggu kami mencari dan tidak membuahkan hasil.

Tetiba saya mengingat teman pak suami yang secara kebetulan ketemu di salah satu mall di batam. beliau berdua (Kak Arham & Kak Aulia) sebenarnya sudah tidak di batam, mereka satu keluarga sudah pindah ke USA tepatnya dimana aku kurang tau. Nah pas kita ketemu itu mereka sudah siap-siap tinggalkan batam, sekaligus meninggalkan rumahnya, pernah Kak aulia mengatakan bahwa rumahnya sementara ini belum dikontrakkan maunya yang tinggal dirumahnya teman-teman yang ia kenal. Tapi saat itu saya tidak kepikiran karena rumah kontrakan kami sudah ada. Dan ternyata, Ini yang dikata jodoh, yang kami tidak harapkan untuk pindah rumah lagi sebelum suami dimutasi ternyata tidak sesuai harapan. makanya saya usul ke suami untuk menanyakan rumahnya. Alhasil, rumahnya masih belum ada yang kontrakkan, Alhamdulillah.

Suamipun langsung teringat dan menghubungi mereka, alhamdulillah disambut cepat dan positif. tanpa buang waktu kamipun melihat kondisi rumahnya. satu yang pasti rumah ini biarpun sudah lama ditinggalkan tetap terawat dan bersih.  Secepatnya kamipun ingin cepat-cepat tinggal dirumah ini, karena dirumah yang lama sudah pengap diisi oleh sebahagian barang dari yang punya rumah, bayangkan kami belum pindah mereka sudah membawa barangnya. * yahhhh dibahas padahal sudah ikhlas un hehehe, maaf cuman luapan emosi :p

Seminggu tinggal dirumah ini, berasa seperti rumah sendiri, nyaman. biarpun kondisi tetangga masih tidak saling mengenal tapi saya yakin yang punya rumah ini sangat merawat rumah ini, kitapun yang tinggal berasa tentram dan nyaman. Insha Allah. Apalagi taman belakangnya yang mempunyai dinding yang tinggi tanpa memakai jilbab saya bisa akses kesana, menjadi tempat favorit kami sekeluarga, tempat minum teh disore dan pagi hari, tempat bermain zafran dan ayahnya, tempat saya nnti berkebun. dan yang paling inti untuk berjemur pakaian hahahaha

Saya pribadi sangat terima kasih sama yang punya rumah ini, Insha Allah Saya akan merawat dengan sepenuh hati. Thanks untuk Kak Aulia, Kak Arham dan Ananda Ulil, semoga kalian diberikan kebahagian dunia dan akhirat, tetap dalam Lindungan Allah SWT.Aamiin.

Waalaikumsalam.
Lubnahlukman.



19 Maret 2015

Mudik yang tak Terduga


Assalamualaikum kamu....

Udah hampir 3 minggu saya gak nulis yah, padahal banyak yang saya mau cerita salah satunya yah pulang kampung kami ke Makassar, tapi belum nyampe ke batam kita dihubungi sama yang mpunya rumah kontrakan bahwa kami harus pindah kerumah kontrakan baru, karna rumah kontrakan lama tetiba orangnya mau pake ditambah setelah itu 4 gigi bungsuh saya dioperasi lengkaplah alasan saya untuk menunda tulisan saya yang sebenarnya saya pengen menulis semua alasan dari penundaan tulisan ini *halahhh, next yah kita selesein satu-satu *sok ada yang baca :p

Yah sebenarnya kepulangan kami di makassar sebetulnya diluar perencanaan, sebenarnya nnti lebaran baru ke Makassar, tapi ada urusan penting yang harus diselesaikan.

Urusan penting itu apa?  Yah sebenarnya setahun lalu kita udah cicil dp untuk rencana rumah kita di java regency 3 bukit baruga tapi tiba-tiba diakhir tahun ini kita dihubungi pihak baruga kalau di java regency 2 ada yang cancel dan menawarkan kita maju menempati di java 2 asal januari ini kita udah akad. Akad?? Oh no. sebenarnya pertimbangan saya cukup berat, namanya akad pasti membutuhkan biaya yang besar ditambah kita akan pulang kemakassar dan itu membutuhkan biaya. Diluar dugaan ayah yang jadi tulang punggung kita malah semangat, pertimbangan java 2 di bukit baruga lokasinya didepan dibanding java 3 makanya ayah sang tulangpunggung kami sangat semangat jika memang itu terjadi.
Ayahnya zaf pun berkata : "Bisa kok bun. Insha Allah kita coba dulu!, kalo kita dimudahkan berarti rumah itu rejeki buat kita. Kalau diujung memang disulitkan kita mundur kembali ke java 3, intinya jangan dipaksakan". Dalam hatipun saya bismillah, suami selalu tau apa yang dia akan lakukan dan saya percaya itu, saya sebagai istri selalu support aja tapi tetap kita lakukan sebisa kita aja.

Sebulan urus sana sini, sebenarnya yang urus sih pihak baruganya, eike cuman telepon sana sini hehehe. Dalam 3 pengajuan bank kita diterima tapi cuman satu bank yang terima kita sesuai limit. Oke berarti minggu ini kita akan ke Makassar. Aseeeeekkkkk. Sebenarnya yang saya senang bukan acc ke bank dan akhirnya punya rumah, tetapi saya akan pulang kemakassar ketemu dengan orangtua saya, keluarga saya, teman-teman saya, kuliner yang saya selalu rindukan, suasananya, apapun tentang Makassar, selalu kami rindukan. bukan main senangnya saya. Alhamdulillah.

Senin pagi tanggal 26 januari 2015 kita terbang kemakassar, perasaan ini seperti rasa ketemu dengan sang kekasih. Serius!! Agak lebay sih, tapi entahlah terakhir ke Makassar waktu zaf umur 7 bulan. Saat sang pramugari mengatakan “selamat datang di Bandara Hasanuddin Makassar” Alhamdulillah saya sudah tiba di Makassar kota kenangan tercinta 25 tahun saya disini sebelum diboyong suami ikut ke batam.

Besoknya, 27 Januari 2015 jam 8 pagi kita menuju bank yang bersangkutan dan memulai akad, pengalaman pertama kami. Hanya setumpuk berkas yang kami tanda tangani dan sejam itu sudah selesai. Yaelahhhh, tujuan kami ke Makassar cuman tanda tangan berkas dan itu cuman 1 jam dan selebihnya silaturrahmi, hehehehe, entah mana yang jadi tujuan utamanya :p

 Alhamdulillah, sebenarnya kami nekat kredit rumah ini karena masih ada kurang setahun cicilan mobil kami, tapi sepasang suami istri ini tetap selalu mencoba tidak ada yang tidak mungkin, ada jalan kenapa kita tidak mencoba, masalah bisa dilalui atau tidak itu urusan belakang. kebanyakan mikir ujung-ujungnya nanti hilang peluang ini. Kadang langkah awal yang sulit kita mulai. Dan Alhamdulillah dimudahkan itu tandanya peluang bagi kami, tinggal kita olah kedepannya. Bismillah Ya Rabb, tak ada tangan yang bisa menggapai tanpa izinmu Yaa Rabb. Doa dan usaha menjadi senjata kami. Saya yakin, kami pasangan yang memulai betul dari 0 (nol) Insha Allah impian kali ini bisa kita raih dengan doa dan usaha yang keras. Doakan kami juga yakkkk!! :D

Seminggu kami dimakassar ternyata sangat-sangat singkat, masih banyak yang kami ingin lakukan bersama keluarga, teman-teman dan suami saya tentunya karena pas pulang kampung inilah kami bias nikmati masa berdua kami tanpa zafran hehehe, menjadi me time kami sebagai pasangan suami istri, zafran yang bisa dititip sebentar di rumah orangtua kami, tapi ternyata meninggalkan anak membuat hati dan perasaan juga gak tenang, alhasil kita tetap cepat pulang juga atau ketemu sama tema-teman tetap membawa zafran wong sebenarnya zafran yang jadi tujuan utama mereka bukan saya katanya huhhhhhhh

Insha Allah kami ketemu lagi dengan Makassar dan semua yang telibat dengan kota saya tercinta ini. Doakan kami dan kamu sehat-sehat selalu bertemu lagi dengan wajah cerah ditambah senyum yang sumringah sambil berpelukan erat saling berkata : AKU RINDU!

Waalaikumsalam.
LubnahLukman.