29 Agustus 2015

Trimester 2

Assalamu Alaikum :D

Assalamu Alaikum juga buat baby dalam perut saya :*

Alhamdulillah, hari ini jadwal berkunjung kami ke dokter , ketemu sama adek bayi lagi :*


Kehamilan kedua ini sampai masuk trimester kedua ini, gak terlalu beda dengan zaf, kalau mual sama sih, cuman diawal dan itu masih bisa diatasi, waktu zaf trimester pertama aku masih ngantor jadi mual hanya sebentar ketemu kerjaan langsung lupa, sama dengan kehamilan kedua ini, diawal trimester pertama juga karena udah full time di rumah ngurus sendiri tanpa ada pembantu membuat saya gak manja dengan mual jika timbul, itupun mual karena gak mau makan nasi dan akhirnya diganti dengan pisang, tapi tidak berangsur lama kok cuman seminggu lah, dan semua kembali normal. Alhamdulillah :)

Hanya, suami kadang ingatkan saya untuk perhatikan kehamilan saya, saya terlalu konsentrasi hanya tentang tumbuh kembangnya zaf. Ajak bermain, siapin makanan yang sehat dan enak buat zaf, kerjaan seabrek yang ada dirumah, kadang saya lupa bahwa sayapun butuh Istirahat, asupan yang sehat dan cukup buat kandungan saya. Yang dulunya sering ajak bicara zaf waktu dikandungan, kehamilan ini sangat jarang, kadang sih sama-sama zaf ajak bicara sama baby dalam perut tapi itu hanya singkat, karena zaf sudah masuk fase lincah-lincahnya goyang ada khawatiran zaf menendang perut saya, jadi untuk amannya saya cepat sudahi obrolan saya bersama dedek bayi.. Nyari info + googling kemana-mana waktu kehamilan zaf, sampai hasil dari googlingan suami print dan dijadikan 1 bundel tebal :D, tapi pada saat kehamilan kedua ini, tidak terlalu mencari tahu, hanya membaca tidak sampai dirangkum seperti zaf dulu hehehehe, berangkali karena bekal waktu zaf sudah ada, Intinya semua berjalan sewajarnya.   

Alhamdulillah diusia hampir masuk trimester 3 ini, dedek bayi sudah sering menendang kuat, suami jika memegang perut saya sudah merasa tendangannya juga. Tadi pagipun waktu kita bertemu dengan dokter, adek bayi goyangnya minta ampun heheheh, dan alhamdulillah Yaa Rabb sampai detik ini pemeriksaan dalam keadaan normal. Semoga sehat-sehat terus kamu nak :*

Hanya karena perut semakin membesar kadang sudah setengah mati mengikut ritme mainnya zaf, kelincahan zaf membuat saya kadang duduk sebentar untuk istirahat dan menarik napas panjang heheh, sudah gak terlalu lincah seperti awal-awal kehamilan.  Tapi saya gak mau manja, Allah SWT memberikan saya kepercayaan ini, itu tandanya Dia tau saya mampu melewatinya. gak ada alasan untuk mengurangi aktifitas zaf atau tidak menemani zaf main dan gak ada alasan pekerjaan rumah ketetaran gegara saya hamil. Insha Allah semua akan berjalan sesuai kodratnya, saya usahakan semaksimal mungkin. Saya hanya berdoa semoga Saya, Suami, Zaf, dan dedek didalam perut, semua diberikan kesehatan. Aminnn Yaa Rabb

salam hangat,
LubnahLukman

Amazing!!! SEA Aquarium Singapur


Assalamualaikum :D

Sebenarnya ini udah 2 bulan yang lalu pengen posting tapi mentok di draft, dikarenakan foto masih dalam iphone yang belum dipindahkan ke laptop, sekali lagi karena alasan malas :p dan memang seminggu setelah ke SG saya langsung ke makassar yang tidak membawa laptop, tinggal sebulan di makassar, kembali ke batam kembali menjadi IRT tulen dengan seabrek pekerjaan, makanya saya butuh waktu kosong yang panjang untuk melanjutkan tulisan ini, dan baru malam ini *panjang banget yah pengakuan dosanya* hahahahhaah


Lanjut...
Zaf setiap aquarium gayanya sambil mangap gitu haha
Seminggu sebelum rencana ke SG (Singapur), udah direncanain memang klo ada waktu dan rejeki lagi pengen bawa zaf ke SEA Aquarium di SG, dan kebetulannya lagi ada kerjaan suami pada minggu ini, yaitu hari kamis. Maka berangkatlah kita jam 6 pagi, tiket ferry pertama, berangkata dari batam center yang kebetulan dekat dengan rumah.
Saran untuk warga batam, atau warga lain yang menginginkan masuk SG lewat batam bagusnya weekday, kenapa? pada saat weekend atau hari besar SG or Indonesia antrian loket di Imigrasi SG maupun Indonesia sangaaaaaaatttt panjang, kasihan jika membawa anak kecil, lebih kasihan lagi jika ke SGnya cuman sehari seperti saya, yang pergi pagi pulangnya sorean, setengah hari habis waktu hanya di loket *pengalaman :( bukan langsung ke tempat tujuan kita malah melipir sebentar untuk makan di foodcourt harbourfrount saking capeknya ngantri.
Begitu juga di tempat rekreasi seperti universal studio salah satunya, antrian sangaat panjang, bisa jadi waktu untuk masuk dari wahana satu ke wahana lainnya habis hanya untuk antrian :(

Oh, ia jika kamu mau ke singapura lewat batam, saya sarankan sih lebih bagus beli tiket di money changer di mol-mol yang sediakan tiket ferry batam-singapur, kenapa? karena beli disitu bisa lebih murah ketimbang beli di loket pelabuhan ferry, sekalian juga tukar duit kan :D
  
Dan untungnya kami ke SEA Aquarium itu hari kamis makanya, semua lancar-lancar aja, saya, suami termasuk zaf puas melihat Aquarium yang katanya terbesar di Asia Tenggara, tapi memang aku kiranya SEA Aquarium ini samalah yah dengan yang Sea World di dufan, Jakarta, tapi ternyata sangat beda, di SG ini sangaaaattt besar, percaya deh tempat ini wajib dikunjungi bersama keluarga, AMAZING!!!. Oh ia keunggulan lagi jika dirimu pergi saat weekday, kita tak akan ngantri di pembelian tiket diloket, tapi jika weekend saya sarankan beli teket online saja, lebih cepat dan biasanya lebih murah heheheh, tetapi karena saya tidak punya pengalaman beli tiket online makanya beli aja di loket yang harga untuk dewasa 32 SGD, dan untungnya usia dibawah 4 tahun harga free, asseeeeekkkkkk :D untuk harga anak-anak diatas 4 tahun 28 SGD.

Seharian di SG (singapur) waktunya kebanyakan habis di SEA Aquarium itu, Alhamdulillah juga karena pengunjung yang kesini tidak terlalu banyak jadi zaf sangat aman dari gesek-gesekan orang yang katanya sering terjadi jika weekend zaf yang sangat senang dan menikmati liburan kali ini, dan memang  liburan kali ini untuk zaf sih hehehe, emak sama bapaknya cukup belanja aja :D



Sekian yah cerita singkatnya, Terima Kasih.
Lubnahlukman :*

27 Agustus 2015

Nama Baru, Gairah Baru :))

Assalamu Alaikum :D

Bismillahirrahmanirrahim..

September Insha Allah sudah didepan mata, sangat dinantikan, kenapa? Karena saatnya saya Insha Allah ke Makassar lagi, menetap dengan waktu yang lama, salah satu alasan karena menunggu waktu lahiran. Nah dengan itu saya beberapa minggu terakhir ini ngobrol sama kakak upik tercinta, apakah gerangan yang saya bikin selama dimakassar? Pengen banget waktu selama di Makassar saya produktif tapi tetap full time bersama zafran? Emang di batam gak produktif? Produktif, banget malah, cuman karena di Makassar kemungkinan besar cuman mempersiapkan dan menunggu lahiran, main bareng zaf dan kemanakan-kemanakan saya, bertemu dengan keluarga terutama orantu dan mertua saya. Mencuci dan segala aktifitas rumah tangga yang biasa saya kerjakan selama di batam, bisa jadi tidak saya jalani selama di Makassar :p dan itu kemungkinan waktu kosong saya banyak.


Ada panggilan untuk berkantor lagi tapi berfikir itu pasti gak lama, hamil besar membuat saya gak leluasa untuk bergerak ke mana-mana lagian jika Insha Allah lahiranpun tanggung jawab bertambah lagi, ditambah jika saya ikut kembali diajak suami merantau.

Jika saya berkantor dirumah, segala kondisi yang akan terjadi kemudian hari, Insha Allah masih berjalan karena memang dijalani dirumah dengan waktu yang tidak terbatas, Insha Allah, Makanya hasil dari pemikiran itu, kami ingin menggairahkan kembali *halahhhh bahasanya :p* faniya cookies (nama dulu) yang semenjak 4 tahun terakhir cuman menangani kue kering dihari raya idul fitri. 

Setidaknya ini awal usaha saya dan kakak saya yang Insha Allah bisa menghasilkan dan membantu orang sekitar, dan jika saya kembali merantau, usaha ini tetap jalan.

Cerita sedikit,
Faniya Cookies berasal dari singkatan 3 nama kemanakan saya (Fathul – Nisa – Naya) cuman kata cookies terlalu terbatas jika kita selanjutnya ingin menggarap kuliner bukan hanya sebatas cookies, faniya cookies ini setiap tahun pemesanan dibulan ramadhan selalu meningkat, tetapi yah itu setelah bulan ramadhan langsung stop, tidak disengaja tapi memang tidak menerima orderan karena memang pengerjaan masih sebatas kakak dan mama saya tak ada yang bantu itupun yang bantu karena keluarga yang kebetulan ada di rumah, saya gak bisa diharap tentunya waktu itu saya masih kerja dari pagi dan kadang pulang malam,. Dan tahun ini ada niat besar untuk menciptakan suasana baru, cara baru, semangat baru, menambah jam terbang baru kita dalam hal wirausaha dengan membuka usaha kecil-kecilan tapi Insha Allah dengan perjuangan yang keras bisa menjadi usaha yang besar. Amin.

Maka saya usul ke kakak saya dengan nama “DAPUR UPIK” kakak upik sebenarnya kurang setuju karena ini usaha kami berdua maka seharusnya nama yang dipakai adalah nama kita berdua atau dengan makna yang lain, tapi aku fikir Inspirasi saya salah satunya itu kakak saya ini, baik dalam hal kuliner, rumah tangga, parenting dan yang lainnya, dan memang yang peran utama di dapur nantinya adalah kakak saya, saya hanya menjadi asisten dan lebih menangani di bagian pemasaran :D dan yang penting nama ‘UPIK’ itu menjual banget, Insha Allah :D
 
Dan dengan alasan itu kakak saya terima, mulai hari ini Faniya Cookies akan berganti nama menjadi ‘DAPUR UPIK’ semoga berkah, Insha Allah, Amin.

Untuk awal ini kita hanya menangani kue kering dan pie susu, kue kering yang dulu kita terima jika momen idul fitri sekarang kita perpanjang disetiap momen atau kapanpun dan dimanapun kita siap terima orderan kue kering ini. dan ditambah pie susu, ini resep real dari kakak saya dari gabungan + coba-coba resep yang ada, ini jadi ciri khas kami dulu. dan ditambah fasilitas bisa delivery order, Bismillah, Insha Allah jika Allah, Suami, beserta Orangtua kami merestui, kami bisa melewati tantangan ini. :) Mestakung!!!

Salam :*
Lubnah Lukman