4 September 2015

Chia Seed


Assalamu Alaikum :D

Alhamdulillah lagi rajin-rajinnya nulis dan update biasanya rajinnya pas awal, tengahnya langsung malas dan berakhir di draft :p entah karena malam ini gak ada yang gangguin, suamik lagi jemput temannya yang datang dari singapur dan zaf yang udah tidur, dan akhirnya akupun punya me time salah satunya berada dibelakang laptop :D

Malam ini mau nulis tentang chiaseed, sebenarnya ini dari dulu yah janjinya dalam hati pas memulai mpasinya zaf, tapi karena terkendala blog yang dihack dan belum ada rumah baru + pas ada 'rumah baru' baru keingat tadi siang klo malam ini mau nulis tentang biji-bijian ini :D

chiaseed aku pertama lihat dan googling pada saat zaf diumur 4 bulan, disaat saya goongling tentang metode apa yang bagus untuk mpasi, mpasi itu apa, mpasi gimana baiknya buat bayi dan orangtua, dan segala tentang mpasi. Proses baca-baca, saya ketemu salah satu akun Instagram seorang ibu yang beda 5 bulan dengan zaf, saya ikuti pas awal mpasi anaknya termasuk lihat foto-foto menunya semuanya menggunakan taburan biji-bijian warna hitam, lalu saya bertanya, itu apa mom yang jadi taburannya? dan diapun bilang  itu chiaseed bagus banget manfaatnya buat baby, tanpa pikir panjang sayapun langsung googling. dan ternyata memang sangat bagus buat bayi, bumil, busui, atau siapapun itu yang sadar akan pentingnya hidup sehat. Dalam hati udah ada janji untuk membeli dan mencoba ini untuk pas mpasi zaf saya kasih.
Hanya karena zaf waktu mpasi pakai metode blw, saya skip bubur, hanya fingerfood. jadi pas zaf udah bisa makan nasi diusia kira-kira menuju 9 bulan, nah disitu baru aku campurin diatasnya. Tapi untuk saya dan ayahnya udah coba duluan sih heheheh. biasa cara penyajian saya kebanyakan dicampur sama nasi putih kaya taburan bawang goreng gitu hehehe, atau kalau makan es buah seperti biji selasih dia akan mengembang, biasa juga kalau ada es krim atau lagi bikin kue atau roti ditaburin aja diatasnya bisa jadi penghias, enaknya chiaseed multifungsi sekali konsumsinya :D

karena chiaseed ini memang teksturnya biji-bijian kecil dan gak terasa dari segi rasa maupun baunya makanya, zaf juga gak ngaruh atau bisa disebut gak sadar kali dia klo ada biji-bijian yang dia kunyah jadi prosesnya juga gampang makan heheheh

chiaseed ini kan saya konsumsi udah lama pas zaf masih umur 8 bulan, tetapi 2 bulan terakhir ini lagi distop karena emang udah habis stock di dapur. biasanya saya beli biji-bijian ini disalah satu online shop di Instagram cuman 2 bulan terakhir ini selalu kalau bukan sold out pasti pre order, dan POnya itu kelamaan kadang seminggu or 2 minggu saya jadi malas untuk selalu tanya-tanya. nah pas 2 minggu lalu saya lihat dipostingan update status salah satu Istri teman kantornya suamik dia foto kemasan chiaseed, tanpa pikir panjang langsung chat dia, dan Alhamdulillah bisa pesan sama dia langsung tanpa tunggu, karena yang punyanya dia mau kasih ke aku, biar dia pesan lagi katanya. ohh baiknya temanku ini hehehe :* makasih yah bu Arief :*

lanjut lagi....

Yang aku baca dari hasil googling + pengetahuan yang saya dapat dari kemasannya, kita tahu tuh sumber Omega-3 hanya  berasal dari ikan dan sayur-sayuran, dimana ikan memiliki kemungkinan tercemar merkuri sedangkan Omega-3 yang berasal dari sayur-sayuran kandungannya rendah. Saat ini katanya Chiaseed adalah sumber Omega-3 tertinggi yang pernah ada dan berasal dari biji-bijian.
Nutrisi yang dikandungnya adalah sebagai berikut:
– 8 kali lipat jumlah sumber Omega-3 dibandingkan salmon,
– 6 kali jumlah kalsium dibandingkan susu,
– 2 kali lipat jumlah protein dibandingkan dengan biji-bijian lainnya,
– 6 kali jumlah potassium dibandingkan pisang,
– 3 kali jumlah antioksidan dibandingkan blueberry,
– 3 kali jumlah zat besi dibandingkan bayam

Tujuan saya sebenarnya dengan mengkonsumsi Chiaseed setiap hari, akan melengkapi kebutuhan nutrisi bukan hanya zaf, tetapi saya dan ayahnya sehari-hari, Insha Allah makin sehat lah yah. kita kan gak tau sayur yang kita konsumsi apakah masih ada pestisidanya atau belum biarpun sudah dicuci dengan bersih, atau berangkali contohnya bayam yang aku masak yang aku kira belum masak ternyata pas masak, masaknya kematangan kan vitaminnya sudah gak ada :( ataupun ikan kita gak tau seperti yang saya tulis diatas kemungkinan tercemar merkuri. Kalau bisa usaha menunjang makanan sehat, kenapa tidak saya lakukan, apapun itu sebisa saya, sebisa kami. :)

Sekian kali yah review saya tentang biji-bijian ini yang kaya manfaat, semoga bisa membantu.
Salam hangat,
Lubnah Lukman :*

2 komentar:

  1. wuih bagusnya di kak
    bisa buat menabah berat badan ibu juga?
    dmn bisa di beli kaka ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa qiah, soalnya lapar terus saya entah selama konsumsi chia seed or emang saya balala hahahha

      instagram coba cari pke #chisseed klo tempatku PO mulukkk... atau coba tanya di IGnya temanku @cibilicious

      Hapus