7 November 2015

Seminar dan Workshop Morinaga : " Siap Cerdaskan si Kecil Sejak Dini?"


Assalamualaikum :D

Mau cerita dulu sebelum saya review kegiatan yang saya lakukan ini hari:

Hari inis aya ikuti seminar yang sangat keren yang dipersembahkan oleh moringa 'Siap Cerdaskan si Kecil Sejak Dini?' yang jadwal mulainya jam 8.00 - 15.00 karena saya gak tau jadwal registrasi sampai jam 9 bahkan jam 10, sayapun pagi-pagi sudah menyiapkan kebutuhan zaf sehingga dititip di kakak saya juga dengan keadaan zaf yang sudah siap beraktifitas, termasuk makan dan mandi saya sudah handle sendiri. Menuju siang hari saya sudah kangen berat sama zaf, pengen rasanya pulang dan memeluk erat anak itu, tapi kepikiran materi kedua emang gak kalah seru, makanya hanya melihat foto dan video dia saja. Sampai pulangpun saya memakai go-jek saya suruh cepat-cepat abang ojeknya sambil bilang : 'Bang cepat-cepat yah, saya udah kangen berat sama anak saya' langsung abang ojeknya jawab dengan singkat 'iya bu!' langsung tancap gasnya. itu baru sehari loh, gimana keadaan ibu pekerja yang memiliki anak pada masa tumbuh kembangnya selama 5 hari jam kerja :((

Yang saya mau sampaikan sebenarnya : saya sangat apresiasi buat ibu-ibu yang bekerja diluar rumah, menyiapkan sepagi mungkin kebetuhan anak dan suami, belum lagi kepikiran keluarganya di tengah-tengah pekerjaan yang semakin banyak, pulang kerumah harus mempersiapkan kebutuhan keluarganya lagi. Capek pastinya. tapi jika dikerjakan dengan senang hati pasti semua akan terlewati dengan ikhlas.

salut...

dan saya baru ngerasain, gak ngerasain amat sih tapi itu saja yang membuat saya gak tenang sebagai ibu biarpun aku titipkan di keluarga yang terdekat dan terpercaya tapi satu yang saya bilang : bagaimanapun terdekat dan terpercayanya anak yang kita titipkan sama mereka, beda halnya dengan ibunya sendiri :)

Saatnya saya review hasil workshop dan seminar yang dipersembahkan oleh Morinaga
'Siap Cerdaskan si Kecil sejak dini?

Ahhhhh, ini acara super duper keren dari segi materi dan pemateri saya bahkan sangat menyesal jikalau saya tidak datang ketempat ini. saking semangatnya saya gak buang-buang waktu untuk mereview di blog kembali takut lupa, kenapa? baru kali ini saya gak mencatat, hanya duduk dengan antusias yang tinggi mendengarkan paparan dari 2 pemateri ini.

Dr.dr.Ahmad Suryawan, SpA(K)  (Dr.Wawan)
Masa Awal yang Menentukan : 1000 Hari tak tergantikan untuk Kecerdasan Anak.

Saya baru tau ternyata Dokter spesialis anak ada spesifikasinya lagi di bagian tumbuh kembang anak, dan di Indonesia hanya memiliki 60 dokter dibidangnya, dan beruntungnya di Makassar kita memiliki 1 dokter spesialis anak yang menangani tumbuh kembang anak yaitu Dr. Mardiah (maaf kalau salah ejaan) yang penting prakteknya ada di RS. Wahidin dan Klinik Annisa Jln. Urip Sumihardjo. Nah Dr. Wawan ini salah satu dari 60 dokter yang ada di Indonesia yang menangani tumbuh kembang anak.

"Masa 1000 hari pertama kehidupan anak akan menjadi sebuah "jendela kesempatan" yang hanya terjadi sekali seumur hidup yang membentuk kecerdasan dan perilaku anak. Cerdas-pantau tumbuh kembang anak untuk memastikan kesempatan 1000 hari pertama dimanfaatkan sebagai penentu kualitas masa depan anak" Dr.Wawan

Nah, dalam 1000 hari pertama di bagi menjadi 3 periode titik kritis, yang pertama pada saat anak dalam kandungan (280 hari) sangat penting terutama dalam hal mengawali pembentukan organ-organ utama manusia seperti : otak, jantung, paru, hati ginjal dan organ indera dan sebagainya. sehingga bila terdapat gangguan atau kelainan dalam kesehatan kandungan saat periode ini, maka dapat berdampak negatif untuk kesehatan seumur hidup.
Yang titik kritis yang kedua yaitu dari lahir sampai 6 bulan pertama (180 hari) titik kritis ini sebagai 'pintu' yang menjadi batas transisi antara dunia dalam kandungan dan dunia luar. adanya gangguan pembentukan dan fungsi suatu organ harus dapat terdeteksi dan diatasi langsung diperiode ini. bila tidak, maka gangguan fungsi organ tersebut akan sangat mungkin bersifat menetap seumur hidup.
Yang titik kritis ketiga pada saat 6 bulan sampai anak usia 2 tahun (540 hari). salah satu kejadian terpenting diakhir 1000 hari pertama kehidupan adalah pembentukan sirkuit otak. pada saat baru lahir, struktur otak masih terbentuk sekitar 25% namun pada hari ke 1000( 2 tahun) struktur otak anak telah mencapai 80 % struktur orang dewasa.

Bayangkan, hampir semua pondasi dasar kemampuan manusia harus sudah tersusun dengan baik periode ini. antara lain : kemampuan fisik, komunikasi verbal, kompetensi sosial dan bahkan pembelajar perilaku benar dan salah. Selain itu katanya pak dokter, bukti ilmiah kedokteran saat ini menyimpulkan bahwa sebagian besar penyakit orang dewasa misalnya diabetes, jantung, kanker, alergi dsb. sejatinya telah diprogram sejak usia dini pada 1000 hari pertama kehidupan manusia.

Maka masa 1000 hari pertama kehidupan anak akan menjadi sebuah "jendela kesempatan" yang hanya terjadi sekali seumur hidup. bila kesempatan ini dipergunakan dengan baik, maka inilah periode terbaik untuk membentuk anak yang berkualitas atau membetulkan sebuah gangguan. Namun disisi lain, bila kesempatan ini tidak dipergunakan dengan baik, maka akan mengalami gangguan permanen seumur hidupnya.

Nah yang aku ingin tulis lagi yang penting adalah Puncak kecepatan pertumbuhan otak manusia bukan terjadi ketika dewasa ternyata. melainkan pada 1000 hari pertama kehidupan anak, sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun, berat anak otak sudah mencapai 80% berat otak orang dewasa. sisanya 20% yang akan tumbuh sampai anak kita remaja. Nah yang saya tulis tadi, periode kritis, periode yang terjadi hanya sekali seumur hidup anak!!!

Salah satu ciri khas otak anak ketika masa 1000 hari pertama adalah otak anak masih belum mampu membedakan sebuah rangsangan baik negatif dan positif. semua rangsangan yang bersifat dari luar akan diterima otak anak dan akan diserap cepat oleh anak. Jadi jika anak mendapat rangsangan yang positif maka anak akan berkembang ke arah yang positif pula, sebaliknya, jika anak dirangsang dengan negatif maka anak aka mengarahkan otaknyanya ke hal-hal negatif.

Ciri otak tersebut harus benar-benar dipahami oleh kita sebagai orangtua, sehingga mengasuh anak berusia dua tahun kebawah harus dengan "memperkaya" lingkungan supaya anak mendapatkan kesempatan lebih banyak menerima rangsangan eksternal yang positif. Maka mengingat sangat pentingnya periode 1000 hari pertama untuk perkembangan otak anak, maka saya dan orangtua semua harus menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin, atau kalau tidak akan kehilangan selamanya!!!



Ahhh, masih banyak lagi sebenarnya yang disampaikan oleh dr.wawan yang semuanya sangat amat bermanfaat bagi saya, pembahasan yang tak pernah saya baca, cara penyampaian yang sangat apik dan bahasa yang mudh dimengerti, sehingga saya khususnya sebagai orangtua merasa tertantang untuk terus berbuat yang terbaik buat anak-anak saya.

yang kedua yang saya mau bahas adalah materi kedua yang dibawakan oleh :

Dr. Rose Mini, A.P., M.Psi. (Bunda Romi)
Kiat Pola Asuh Anak : 1001 Kiat mengembangkan kecerdasan emosi anak 

"Kecerdasan merupakan kemampuan untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah. IQ mempengaruhi 20% dari keberhasilan Individu di masyarakat, sementara 80% ditentukan oleh kemampuan lainnya, termasuk kecerdasan emosi" Bunda Romi

Nah kecerdasan emosi adalah kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk mengetahui perasaan diri maupun orang lain dan dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengarahkan pikiran dan tindakan. ada 5 area kecerdasan, yaitu :

1. Kemampuan Mengenal emosi (kemampuan menganalisis perasaan dan reaksi emosi yang tampil dalam diri)
2. Kemampuan mengelola Emosi/kontrol diri (kemampuan mengendalikan emosi yang yang dirasakan dan kemudian menampilkan reaksi yang sesuai atau tidak berlebihan)
3. Kemampuan Memotivasi Diri (kemampuan menguasai diri untuk mencapai tujuan tertentu)
4. Kemampuan Mengenali Emosi orang lain/Empati (kemampuan untuk memahami perasaan, keinginan, dan pikiran orang lain)
5. Kemampuan membina Hubungan ( kemampuan membina hubungan baik dan persahabatan dengan orang lain)

Setiap orang memeng memiliki 5 area tersebut, namun kadarnya berbeda-beda. Nah dengan cara itulah menentukan seberapa cerdas emosi seseorang. Smentara perkembangan emosi seseorang memang dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pendidikan, lingkungan pergaulan kepribadian dan pola asuh orangtua.

Nah, disinilah peran kita sebagai orangtua mengajarkan atau mengenalkan dari awal emosi yang dia miliki, dan tentunya kita sebagai orangtuapun harus terus belajar mengenal potensi kecerdasan emosional kita sendiri sebelum mengajarkan ke anak.

Banyak manfaat jika kecerdasan emosional ini yang kita kembangkan sejak awal pada anak, karena jika emosional anak dibina dengan baik, semua stimulasi dini dan nutrisi akan bekerja lebih maksimal lagi.

Dan sekali lagi saya bilang, di seminar yang dibawakan bunda romy ini sangat banyak manfaatnya karena bukan hanya kita dikenalkan 5 area kecerdasan emosi, tapi bagaimana orangtua juga bisa mengenal emosi yang dia miliki sambil mengajarkan ke anak, dan yang terpenting tips-tips untuk mengembangkan kecerdasa emosi pada anak.
 

Yuk saya khususnya dan para orangtua teruslah untuk belajar dan terus mengasah potensi anak kita di 1000 hari pertama, yang ternyata baanyak sekali manfaat yang akan kita dapat jika dioptimalkan dengan baik. Saya bukan ibu yang sempurna tapi saya hanya punya motivasi diri agak anak saya bangga punya ibu seperti saya. Berbuat yang terbaik buat anak, sehingga anakpun bisa berbuat baik khusunya buat dirinya sendiri dan akan berdampak buat orangtuanya.

Dan, Alhamdulillah Sepupu tercinta yang sekarang juga sudah menjadi seorang ibu menemani saya untuk ikut seminar ini, wanita pekerja, masih memberikan full asi diberikan kepada babynya, baby maliqa, dan masih LDM sama suaminya (didoakan yang terbaik semoga bisa berkumpul cepat disatu kota) salut saya sama wanita seperti ini. Dan hari ini beruntung mendapatkan door prize. Horeeeeeeeee!! tidak sia-sia perjuangan datang pagi-pagi di' :D 

Saya sudahi dulu yah, yang pengen ngobrol bisa langsung contact via email *halahhh sok ngartis :p

Lubnah Lukman
Bubunnya Zaf :*

1 komentar:

  1. kerennya seminarnyaaa morinaga ya kak
    uuhuhu sayangnya saya waktu ini ga di makassar

    BalasHapus