27 Maret 2016

Pantai Marina Batam

Lokasi permainan di pantai marina

Assalamualaikum

Banyak sekali ragam aktifitas yang kita bisa rencanakan buat putra putri kita,
ketimbang "menyerah" di tangan gadget. 

Yah, saya sangat sepakat dengan caption diatas, entah saya pernah baca di mana, yang penting sepenggal kalimat itu langsung teringat dikala weekend sudah mendekat hehe. Memanfaatkan waktu yang hanya sedikit terkhusus buat kebersamaan ayah dan anak-anak, ayah yang sehari-hari yang hari kerja biasanya bertemu dengan anak diwaktu hanya pagi hari, itupun kadang sejam dan langsung ke kantor lagi, datang kerumah dikala anak-anak sudah tidur. Nah waktu weekend lah yang saya sebagai bubunnya memanfaatkan, atau mencari konsep kita kemana lagi yah weekend ini.

2 minggu sudah saya di batam, 2 minggu pula merasakan weekend lengkap bersama suami dan anak-anak, sudah ada rutinitas wajib yang tanpa kami bicarakan, yang didiskusikan palingan mengenai tempat dan rutinitasnya. dan 2 minggu ini kita outbound disatu tempat yaitu pantai marina. Entah saya senang saat terutamanya zaf sangat menikamati, berkunjung diminggu pertama agak cepat kita pulang karena matahari sudah sangat terik, buat zaf sih gak mengapa, tapi kasihan ke rubynya, agak gerah membuat dia sedikit rewel dan memutuskan kembali ke mobil untuk pulang. Dan tanpa pikir panjang minggu depannya kita rencana kesini lagi tapi kesana agak pagi.

Alhamdulillah, Batam masih banyak terdapat lokasi yang hijau, pohon-pohon yang rindang, taman kota yang sangat banyak di banding makassar, pantai yang masih asri dengan pasir putih yang bersih dan tidak terlalu ramai. Jadi untuk mencari kegiatan luar untuk anak-anak gak pusing kok.

Dan kali ini, weekend pertama kita memilih di pantai marina. Pantai marina terletak di kawasan marina, kebetulan rumah kami di daerah sukajadi, agak jauh dari lokasi, jadi kami memerlukan kurang lebih 30-40 menit tiba ke sana. Tapi perjalanan kesana tidak sangat membosankan kami disuguhi dengan pemandangan yang asri, samping kiri dan kanannya banyak pohon yang menjulang tinggi, seperti jika kita keluar daerah menuju enrekang, tapi di batam, ini tengah kota loh dan pemandangan yang sangat asri, ini salah satu yang bikin kami betah di batam, pemandangan dan kondisi lalu lintas yang sangat lancar.

Kembali Ke pantai marina, sampai kesini dan hanya membayar Rp.10,000 untuk dewasa, dan Rp.5,000 untuk anak-anak. dan itu sangat murah menurutku, kami disuguhi dengan pemandangan laut dan pepohonan yang sangat rindang. Minggu pertama, sebenarnya awalnya saya ngajak zaf ke laut tujuannya mau main pasir untuk memantapkan sensorik tangan dan jari-jarinya. Tapi ketika kami sampai di lautnya, ternyata bukan pasir yang kami temukan tapi batu-batuan ada yang kecil dan besar tapi sangat tajam. tetiba zaf tidak tertarik untuk bermain, padahal ada cukup banyak anak juga yang berenang disana. Saya juga sih jadi gak tau mau ngapain, planning yang saya buat yang bertemakan pasir langsung gak terlaksana, soalnya pas saya buka sepatu saya untuk mencoba bermain air memang sakit pas keinjak sih. Tinggal hanya duduk-duduk, ngobrol dan foto-foto sepertinya tidak efektif nih kalau disini saja, ayahnya zaf mengajak untuk ke taman bermainnya saja. Dari pantai kita terus lalu belok kiri sedikit sudah terlihat arena bermainnya. Dan zaf mulai terlihat semangat dan antusias, langsung berlari naik dari permainan satu ke permainan yang lainnya, saya sama ruby hanya mencari tempat teduh untuk sekedar foto-foto dan nenenin ruby jika sudah nangis. Zaf dan Ayahnya terlalu asik dengan rutinitasnya.


 
 
Arena bermain di kawasan pantai marina ini tergolong terawat sih menurutku, ada memang beberapa yang kurang aman karena ada tali yang putus tapi itu hanya di satu permainan saja, cat yang memang sudah agak kusam tapi tidak menghilangkan rasa nyaman buat anak-anak yang bermain. tempat duduknya juga banyak, dan satu yang saya paling suka yaitu sampah yang hampir tidak ada. Entah penjaga pantai ini yang selalu membersihkan atau para pengunjung yang memang sadar akan kebersihan tempat ini. Tapi bukan hanya di Pantai marina saja sih, arena hijau yang lain juga gitu. Sangat terawat padahal sangat banyak pengunjungnya. 

berbicara tentang feedbacknya ke zaf dan ruby, Zafran Minggu pertama sangat antusias banget, sampai ayahnya kualahan plus keletihan mengikuti ritmenya zaf, dan memang didukung cuaca batam lagi panas-panasnya. Zaf yang kata orang balita laki-laki memiliki jumlah energi yang sangat banyak. Untuk mengurangi tantrumnya salah satunya diajak bermain diluar agak emosinya keluar dengan jalan yang positif bukan dengan menangis sekencang-kencangnya. Jadi ini salah satu tujuan saya kenapa setiap weekend harus ada kegiatan seperti ini. Kondisi Rumah yang tetangga tidak saling kenal karena alasan kesibukan masing-masing, membuat saya dan anak-anak malas untuk keluar rumah. Jadi yanh memang weekend dan tempat seperti ini yang pas untuk kami kenalkan untuk zaf.

Lain dengan ruby yang masih usia 3 bulan, hanya duduk diam di stroller sekali-sekali nangis minta nenen. jika sudah kondisi nyaman, ruby bisa diletakkan di atas stroller sambil diarahkan ke matahari tapi tidak langsung bertujuan untuk berjemur hehehe. Atau ruby yang masih berjemur, emaknya bisa sekalian naik ayunan bisa sambil teriak dan nyanyi-nyanyi gak jelas, melepas keletihan selama 5 hari dirumah mengurusi anak-anak dan suami. Dan sumpah itu mengurangi stress loh hahahaha
Liatkan, bagaimana bahagianya saya :p
Ruby lagi asik melihat pemandangan :D

Alhamdulillah,
Ngajak anak-anak untuk melakukan aktifitas bersama, 
bisa makin merekatkan bonding kita ke mereka.
Waktu ini gak lama, gak terasa mereka sudah sekolah,
sudah mempunyai teman-teman sendiri,
sudah punya mimpi-mimpi sendiri,
maka kami tidak mau membuang-buang waktu yang sedikit ini untuk mereka.
Inshaa Allah Amin Yaa Rabbi.

Lubnah Lukman
Ibu yang selalu berusaha menciptakan kenyamanan buat anak-anaknya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar