8 Mei 2016

Tiga Mei

Assalamu alaikum :*

Waktu semakin cepat, berlari,
bahkan saya masih ingat detail tiga mei tahun lalu,
saat kami berlibur kebintan-lagoi bersama teman rantauan,
dan itu menjadi hadiah untuk saya dari suami,
saat saya masih hamil ruby dalam kondisi 4 bulan,
mual sampai muntah ditengah perjalanan pulang,
tapi itu tidak menjadi masalah buat saya,
dan senin yang kembali memakai baju kerja,
Daster....

Tiga mei tahun ini,
kembali memakai daster, bedanya..
Alhamdulillah, Ruby sudah lahir dalam kondisi sudah 4 bulan,
tambah banyak daster yang menjadi sejarah hari-hari saya,
Daster, satu kata nyaman,
sama dengan hari-hari yang saya lewati,
butuh kenyamanan, membuat senyaman mungkin
hari-hari bersama suami, zaf, dan ruby:*

Selamat ulang tahun untuk saya :*

Sebelum tiga mei atau tepatnya tiga hari sebelum tiga mei dimulai tanggal
 29 april sepulang kantor suami yang memang selalu jam 8 malam, menghadiahkan sebuah tas. hari besoknya menghadiahkan berupa jam tangan, besoknya lagi menghadiahkan 
voucher menginap di salah satu hotel di batam dengan waktu yang tidak ditentukan, 
dan malam tiga mei, membawa kue mungil yang saya tahu bisa dijadikan 
kue ulang tahun yang sekiranya beberapa lilin bisa bertengker diatasnya. 
dan pada saat hari yang menjadi hari kelahiran saya yaitu tiga mei, 
menghadiahkan segenggam bunga yang tulisannya berupa doa untuk saya.


Bercerita sedikit...............

Saya tahu suami sampai sekarang belum tahu style apa yang saya mau dalam hal barang untuk saya kenakan baik sehari-hari atau buat acara formal, pribadi memang juga gak tau hahaha sekali dapat dan suka biarpun mahal atau murah pasti saya beli, tapi jikapun ada duit dan memang gak suka yah tidak kebeli, jadi kadang suami jarang membelikan barang untuk saya ngasih mentah aja :D *kalau ini saya pasti sukak :p, kecuali buku kalau itu sekedar titipan. Berapa kali suami beli barang untuk saya kadang tidak kepakai atau memberikan ke orang, kadang tas atau beberapa baju, saya menghargainya berupa memberikan ke orang dari pada gak kepake kan. 

Tapi beda dengan 4 hari berturut-turut itu, semua hadiah yang diberikan ke saya SUKAK!! entah karena momen yang pas atau barangnya bagus, entahlah :)

paling membuat saya bikin merona, pas tiga mei anak pertama saya kakak zaf, lagi demam, beberapa hari memang udah pilek berat, tapi baru hari itu disertai batuk dan demam sampai 39 derajat, awalnya saya belum mau ngajak dia ke dokter, karena demam baru semalam, tapi karena hari itu hanya sedikit makannya dan saya gak mau menunda membiarkan seperti itu, ada trauma sedikit waktu saya baru melahirkan ruby dan tetiba dia gak mau makan sama sekali padahal dia dak seperti itu, dan saya menunda seminggu untuk membawa dia ke dokter, ternyata efek dia gak mau makan karena terjadi radang pada tenggorokannya yang sudah mengalami infeksi, dan ending paling gak enak itu, saat zaf harus diopname :( saat itu masih terbantukan karena ada keluarga, tapi saya di batam yang gak ada keluarga yang bisa saya harap, makanya gak ambil waktu yang lama siang itu telfon suami untuk segera ke dokter. sore itu selesai ke dokter, suami yang memang mau singgah ke kantor dulu sebelum balik kerumah ternyata belok, dan berkata "bentar sayang yah, kita singgah dulu disatu tempat" karena tidak ada kepentingan saya langsung menyetujuinya.
 

Saya dan anak-anak hanya menunggu di mobil, doinya keluar ke ruko entah ruko yang mana saya tidak begitu memperhatikan, lama banget! sampai saya banyak selfie-selfie ria bareng ruby, senyum dikit cekrek, manyun sedikit cekrek, sampai bosan dan doinya juga belum muncul-muncul, setelah zaf sudah membongkar sana sini isi mobil, doinya datang sambil membawa segenggam bunga......


Tadaaaaaa..........
ternyata doinya lagi beli bunga di toko bunga *yah ialah di toko bunga masa' di rumah makan padang :p finally ini yang paling bikin kejutaan disaat saya khawatir karena zaf yang badannya masih panas, datang doi yang bikin sedikit lega :)) kenapa lega? karena doi tuh gak romantis, tapi suami saya tipikal selalu menyimpan apa yang setiap kata saya keluarkan, pernah sih sebulan lalu tetiba bilang : Sayang pengen deh dikasih bunga :p" ehh, sepertinya ini perwujudan dia deh :p

Makasih banyak untuk hadiah-hadiahnya, saya bukan lihat harga yang diberikannya, tapi lebih ke perhatian, perhatian untuk istri yang tiap hari selalu menunggu dia pulang dipuntu bersama anak-anak.

Terkhusus untuk saya,
Hari semakin cepat berlalu, perbaikan diri yang selalu menjadi cita-cita kadang melambat direalisasikan, tapi tetap saya memperjuangkan. Dunia ini hanya sementara, saya tidak tahu ajal menjemput saya kapan, yang jelas apa yang saya tahu dan itu kewajiban saya selalu perjuangkan biarpun setengah mati, Inshaa Allah yang sunnahpun tetap berjalan. Apalah Guna Saya sebagai seorang manusia jika tidak mencari bekal di penghujungnya

Alhamdulillah, sampai sekarang saya ditugaskan suami untuk dirumah saja, kami sadar mau tidak mau, suka atau tidak suka, tanggung jawab pendidikan agama sepenuhnya berada di tangan kami selaku orangtua, khususnya Ayah. Tapi karena ritme kerja suami yang 'menggila', maka suami menugaskan saya untuk mewakilinya dalam hal pelaksanaan tapi yang utamanya tanggung jawab kondisi agama sebuah keluarga berada ditangan ayah, maka apalah arti saya sebagai seorang ibu dan istri jika saya tidak membantunya dalam mempertanggungjawabkan keluarga kami di kemudian hari-Nya.

Tapi bagaimanapun saya sebagai istri dan ibu hanya manusia biasa, sangat membutuhkan pengertian dan bimbingan dari suami, setidaknya menjaga 'kesehatan jiwa' dalam mengurus anak-anak, terkadang untuk itu sering beristigfar berkali-kali, berwudhu berkali-kali, nelpon suami meminta semangatpun selalu setiap hari, tapi kadang semua itupun terlupa, setanpun menang, dan sayapun menyendiri, tenang, anak-anakpun tenang, baru kami saling berbicara. kembali teringat niat yang menjadi kekuatan.

Semoga saya selalu mengambil hikmah dalam segala situasi, belajar dari suatu keadaan, karena sesungguhnya semua itu bisa semakin mendewasakan kami terkhusus saya. Aamiin Yaa Rabbi

Lubnah Lukman

2 komentar:

  1. Wahahhhh romantisnya hihihihi..
    kak unna selamat ulangtahun
    telatkuuuu..
    panjang umur berkah usia kak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak mamaZAM...
      gak apa telat asal kado berupa doanya selalu teringat *maunyaaaa heheh

      makasih sayangg :*

      Hapus