11 Desember 2016

Ruby is turning 1




Assalamualaikum :)

Tahun lalu, yang berawal dari kenekatan mau melahirkan normal, tapi berakhir sc kembali, karena pendarahan yang membuat jadwal sc saya maju seminggu. merasakan perbedaan pada saat sc yang tidak direncanakan dengan sc yang direncanakan, ke rumah sakit sampai saya suntik dibagian belakang saya, perasaan lebih campur aduk. Tapi setelah mendengar tangisan anak saya langsung lega, alhamdulillah. Adibah Ruby Paingngi, 11 Desember 2015, jam 05.45 wita, RSB. Sentosa Makassar.

Berbicara tentang anak perempuan saya ini, sama seperti saya melahirkan anak pertama lagi. Kenapa? karena, pertama  jenis kelamin yang berbeda dengan kakaknya yang lelaki, berarti beda persiapan barang perlengkapannya dan penanganannya, kedua, sejauh setahun ini ruby dan zaf sangat berbeda dalam hal karakter, yah saya tahu, beda anak beda pintar padahal berada pada rahim yang sama. Makanya setiap tindakan saya yang saya lakukan untuk ruby sangat berbeda dengan kakaknya. Banyak belajar lagi, betul jika menjadi orangtua, adalah menjadi pembelajar sepanjang hidupnya.

Si bayi kangguru yang sering kami sebutkan kepada ruby, kemana-mana selalu ngikut kesaya, jika saya menghilang dari penglihatannya, entah langsung menangis, atau mencari saya kemanapun berada. Jadi untuk amannya setiap aktifitas rumah tangga mending libatkan dia, hahaha, saya menjemur, usahakan dia juga duduk dekat saya, memasak, diapun ada sekitar saya entah sambil digendong atau duduk sambil bermain, mandi-bak-bab, ruby selalu ada didepan pintu kamar mandi, tidurpun, gak nyenyak jika tak ada saya disampingnya hahahaha dan masih banyak akifitas yang saya lakukan, pasti selalu lengket dengan saya :)

Tapi yang paling saya syukuri, kakaknya zafran, sangat respek dengan kehadiran adeknya. jadi jikalau saya lagi ada kegiatan dan zafran lagi bermain atau baca buku, saya kadang berani meninggalkan mereka berdua di kamar, karena ruby jikalau gak ada saya dilihat yang penting ada kakaknya, ruby juga senang :D


Dan hari ini si bayi kangguru, ulang tahun yang pertama, alhamdulillah masih ASI dan semoga sampai 2 tahun, MPASI ruby adalah perjuangan, beda dengan zafran yang berjalan mulus, ruby selalu membikin saya hampir putus asa, dan dengan semangat dari suami, membuat saya menerima kondisi anak saya ini, tidak memaksakan kehendak seperti keinginan saya sama seperti zaf dulu. Betul kata suami, nikmati bun! maka semuanya akan ringan! yahhhhh, saya menerima keadaan, saya ikuti alurnya, biarpun memang sangat menguras otak dan energi, alhamdulillah! semoga semakin pintar makannya anakku, intinya kamu senang makan aja :*

Setahun ruby, dan pas hari ini, doinya baru bisa berdiri dengan berpegangan, alhamdulillah, saya dan suami masih menunggu waktunya dia siap untuk melangkahkan kaki pertamanya. Semangat sayang :* setahun rubypun tidak ada perayaan, hanya kita berempat wong dia masih kecil dan belum ngerti, hanya membeli balon dan membeli bahan kue untuk saya buatkan sendiri. ruby baru selesai mpasi dan jika membeli kue yang dijual ditoku-toko kue pasti banyak bahan yang tidak cocok untuk bayi setahun, pengalaman dari zaf waktu setahun juga saya bikin ritual smash cake dimana kuenya saya bikin sendiri tentunya dengan bahan-bahan yang aman, tapi lebih ke inti kegiatan ini yaitu membiarkan ruby memakan dan menikmati sendiri kue ulang tahunnya. Mengacak-ngacak, melempar, meremas, mungkin memakan sebahagian dari kuenya, yang pasti akan belepotan krim kuenya. Dan yang pastinya dia bahagia sekali apalagi ruby mengacak-ngacak kuenya dengan ditemani dengan kakak zafnya hahahaha. Yah, sekali lagi ini harimu anakku, bersenang-senanglah :))

Sehari sebelum hari ultanya ruby, saya ke rumah bunda ifwat, seminggu lalu memang ijin mau kerumahnya mau bikin kue ultah ruby, karena oven di rumah udah jarang digunakan hampir 3 tahun gak disentuh :p, takut jika digunakan petama kali dan ternyata ada insiden yang diluar kendali membuat gagal kuenya, jadi saya membuat kuenya di rumah bunda ifwat, makasih bund yah, udah diijinin bikin di rumahnya, di kasih makan siang pulak hehehheh

Inilah resep banana cake yang saya buat untuk smash cake bash ruby, siapa tau ada yang minat :p

Bahan :
125 gr tepung terigu protein sedang
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
1 sdt bubuk kayu manis (saya skip, kelupaan dirumah :p)
50 gr unsaltbutter, cairkan
1 sdt vanila essence, (saya skip)
1 telur
1 sdm susu cair
2 pisang ambon atau cavendish yang sudah sangat matang, haluskan dengan garpu (saya 3 pisang)

Cara membuat :
- Panaskan oven 180 derajat celcius, lapisi loyang dengan mentega dan tepung terigu
- Ayak dan campur terigu, baking powder, baking soda, dan bubuk kayu manis
-kocok telur, tambahkan susu, kemudian masukkan vanila, mentega cair, kocok lagi (saya cuman kocok pakai garpu :p)
- Masukkan pisang yang sudah dilumatkan, lalu aduk kembali.
- Tuang adonan ke dalam campuran tepung terigu tadi, lalu aduk rata. (saya asal campur, makanya hasilnya bantet :D)
- Tuang adonan ke dalam loyang dan panggang selama 3--40 menit hingga matang.

Untuk frostingnya, saya kerjakan dirumah sendri pada malam harinya pas anak-anak sudah tidur, saya gunakana cream cheese dengan tambahan sedikit gula. bisa juga kalau tidang mau tambahkan gula, bisa digantikan dengan apple sauce.

Bahan :
1 cup crean cheese
1/2 cup unsaltbutter
2 sdm gula bubuk

Cara membuatnya :
Kocok cream cheese dan butter dengan mixer hingga creamy, masukkan gula dan aduk rata kembali. Simpan di lemari es sebelum digunakan.

Sekali lagi sayang,
Selamat ulang tahun pertama anakku
Sehat yang berakal dan pandai, menjadi anak yang sholehah, dan dijauhkan dari Api Neraka.
Amin Yaa Allah
Bubun, Ayah, kakak zaf selalu sayang ruby :*

Lubnah Lukman






2 komentar:

  1. aaaaaaahhh Ruby cantikk selamat ulangtahun nak,. semoga tumbuh jadi anak sholehah nan membanggakan kayak bubun yaaaa.. yg menginspirasi dan bs jd role model seorang mama kreatif ^,^

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mama zam yang cantik :*

      Aminn Yaa Rabbi... aduhhh masih jauhhh mam... masih berjuang setidaknya berjuang untuk menjadi role model buat anak2...

      Hapus