18 September 2017

Cooking Class with ZafRuby : Puding Coklat Vla ala KFC

Assalamu Alaikum :)

Sebelum beraktifitas sesuai jadwal, pasti ngabsen kesini dulu :D (taman depan)
Batam yang masuk di musim penghujan bukan berarti tak mengenal terik, pagi menuju siang itu teriknya minta ampun, tapi alhamdulillah jam segitu memang selalu kami pakai dengan kegiatan bersama, entah main pasir diluar, olahraga, membuat prakarya atau sekedar cooking class. Karena saya punya komitmen gadget 8 to 8, jam 8 pagi sampai jam 8 malam, tak akan memegang gadget apalagi sekedar melirik kecuali ada suara dering telepon, makanya kadang saya susah untuk mendokumentasikan kegiatan anak-anak, tapi kali ini, karena saya lagi menunggu beberapa e-mail penting pas anak-anak jadwalnya cooking class, cekrek pun seadanya, itupun beberapa kali dilanda protes oleh zaf hehehe *anaknya gak suka difoto, emaknya yang doyan :p

Karena cuaca yang terik banget, niat bikin donat kentangpun tergantikan dengan puding coklat ala KFC, alasan utamanya karena lupa beli bahan pengembang donat, hahaha makanya memanfaatkan bahan yang ada.

Bahan : 
1 bungkus agar-agar coklat
1 bungkus nutrijel coklat
2 sachet susu kental manis coklat 
2 kotak milo uht 115 ml
1 sdm coklat bubuk (aku pakai Tulip) 
150 gr gula pasir (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera) 
1/2 sdt garam 
5 gelas takar air 180 ml

Bahan Vla ala KFC 
1 kaleng susu evaporated F&N 
200 ml susu UHT plain 
6 sdm gula pasir 
2 sdt maizena + 2 sdt tepung custard 
1/2 sdt vanilla 

Cara Membuat : 
- Puding : campurkan semua bahan kecuali gula dan garam. Aduk-aduk hingga rata dan saring. Tuang ke dalam panci. - Tambahkan gula pasir dan garam. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Tuang ke dalam cetakan puding yang sudah dibasahi air atau ke dalam cup puding. Dinginkan. 

- Vla : Campur semua bahan kecuali gula pasir. Aduk rata hingga tidak bergerindil dan saring bila perlu. - Tambahkan gula dan masak hingga meletup-letup. - Angkat dan dinginkan dikulkas. 

- Sajikan puding dingin bersama vla

7 September 2017

Bazaar Syari'ah Khazanah Plaza dalam membangun peradaban ekonomi Batam



Assalamualaikum Wr. Wb.


Ekonomi batam sekarang memang mengalami kemunduran, yang katanyanya hanya 2 persen untuk tahun ini dibanding tahun sebelumnya. saya sebagai penduduk yang udah hampir 4 tahun di batam memang merasakan betul awal kami tinggal di batam dan sampai sekarang, wajah batam sangat banyak berubah, apalagi suami kerja yang berhubungan langsung dengan banyaknya perusahaan galangan kapal. Sampai sejauh ini ada kira-kira 150an galangan kapal yang tutup di batam, ini membuktikan ekonomi di batam sangat lesu apalagi dampak akibat banyaknya perusahaan-perusahaan khususnya kapal membuat banyaknya pengangguran yang harus banting stir untuk tetap bertahan hidup.

Nah, Menariknya kondisi perekonomian yang makin lesu sementara didekat rumah saya, ada sejenis market place yang memiliki konsep yang lain dari pada yang lain dan hanya satu-satunya di batam, Yaitu Khazanah Plaza. Berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Berdekatan dengan Komp. Bukit Indah Sukajadi dan Mesjid tentunya, Dan ada sekolah tahfidz yang bernama Baitul Hikmah. Khazanah ini memiliki tempat yang sangat strategis, berada dijalan protocol dan dikelilingi dengan tempat rutinitas masyarakat, yah itu tadi, ada masjid, kompleks perumahan, gedung perkantoran dan sekolah.

Ketika saya tinggal di Kompleks ini, saya sudah tertarik dengan konsep khazanah plaza ini, supermarket nya yang nyaman dan pelayanan yang sopan, sekedar info pegawai yang perempuan semuanya memakai jilbab, dan ketika setiap azan sholat mereka berhenti beberapa waktu untuk sholat berjamaah, dan Insyaa Allah barang-barang yang mereka jual-belikan adalah barang halal, termasuk rokok dan minuman alkhohol tidak disediakan dikhazanah ini. Menarikkan, Bukan hanya supermarket yang menjual bahan baku, ada juga menjual busana muslim dan muslimah, anak-anakpun tak ketinggalan.

Dan pada pertengahan September nanti Khazanah plaza akan membuat Bazar Syari’ah dan Pesta Kuliner Nusantara. Menurut General Manager Khazanah Plaza Bapak Muhammad Fajri Nasution yang kebetulan kita sempat bincang-bincang dengan beliau pada akhir bulan agustus lalu di cafe tea box yang terletak juga di kawasan khazanah plaza, Salah satu tujuan yang paling mendasar adalah bagaimana meningkatkan ekonomi batam lewat jalur perdagangan, dengan ini khazanah plaza lebih mensyiarkan kepada khusunya warga batam tentang ekonomi berbasis syariah, yang didalamnya ada nilai khazanah (nilai-nilai kebaikan) dan trust-ability (Kepercayaan dan kejujuran) dari masing-masing pihak. Biarpun ini mengacu ke konsep syariah, tapi bazar ini terbuka untuk umum, tapi tetap ada batasan-batasanya yang harus dijaga seperti tidak menjual yang mengandung babi, minuman yang diharamkan seperti alkhohol dan yang lainnya, dan itu akan dibicarakan tekniksnya oleh tim Khazanah plaza dengan peserta-peserta yang ingin mengikuti bazar.

4 September 2017

Idul Qurban 1438 H


Assalamualaikum Wr. Wb.

Semingguan sebelum masuk awal bulan september adalah moment dimana bacaan zaf saya fokuskan ke perjuangan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, bukan semata-mata untuk anak-anak tapi pembelajaran utamanya terletak untuk keduaorangtuanya terkhusus saya sebagai ibunya.

Satu pertanyaan Zaf yang membuat saya harus mencerna baik-baik dan memberikan jawaban yang tepat namun sederhana untuk seumuran zaf. Kenapa Nabi Ibrahim membunuh anaknya bund? entah kesimpulan apa yang zaf peroleh sampai dia memilih kata 'bunuh' apakah zaf mengerti kata itu? kenapa zaf memilih kata anaknya dibanding menyebutkan kata Nabi Ismail?  Dan memang ada beberapa cerita yang saya angkat untuk kisah ini memakai kata 'bunuh'. Sepertinya timingnya pas ini untuk menjelaskan pertanyaan dan hikmah yang bisa saya ambil dalam kisah ini. biarpun memang anak dibawah umur 5 tahun memahami semua cerita masih dalam bentuk abtract. Sampai pernah saya menceritakan tentang kisah nabi ayyub yang memiliki tingkat kesabaran dalam menghadapi penyakitnya karena diuji oleh Allah. Alasannya karena saya mau menjelaskan tentang kesabaran untuk anak saya. Tapi malah bukan pertanyaan yang saya inginkan yang keluar dari bibir mungilnya malah pertanyaan abstract yang saya juga gak kepikir pertanyaan apalagi jawabbanya, duhhhhh.... Tapi untuk menceritakan tema kesabaran untuk anak dibawah 5 tahun adalah butuh perjuangan dan jangan memaksakan. karena balita itu belum mengerti arti sabar. Yang punya balita pasti paham nih hehehe Anak kalau sudah maunya, yah harus sekarang!!! hahaha


Lanjut yah....

Untuk jawaban saya untuk zaf saya skip dulu yah. karena sesungguhnya jawaban yang saya mau ucapkan kepada anak saya hanya bisa membatin dalam diri saya. Kenapa Allah menyuruh Nabi Ibrahim 'membunuh' Nabi Ismail padahal sudah jelas hubungan kedekatan mereka sebagai Ayah dan juga anak. Tapi dari kisah ini kita digambarkan sebagai Ibrahim dan semua yang kita miliki termasuk kekayaan, jabatan, keluarga, itu adalah ismail. Allah tak menyuruh Nabi Ibrahim membunuh fisik Nabi Ismail tetapi jauh dari pemaknaan itu, Allah menyuruh Nabi Ibrahim membunuh 'rasa memilik' terhadap Nabi Ismail. Karena hakikatnya semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Semoga kita dianugerahi oleh Allah Kesolehan seperti Nabi Ibrahim, dan keikhlasan seperti Nabi Ismail.

Ada banyak hikmah yang saya ambil dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Terhadap hubungan Ayah-anak, hubungan suami-istri, Anak dan orangtua, Menantu dan Mertua. 

Semoga Qurban dan teman-teman yang melakukan Ibadah Haji, diterima oleh Allah SWT. Aminn Yaa Alla.

Love from us

Awal. Unna. Zafran. Ruby.


28 Agustus 2017

Menghadapi Tantrum ala Bubun ZafRuby


Assalamualaikum :))

Mempunyai dua anak batita dan memiliki jarak umur yang berdekatan sebenarnya gampang-gampang susah, gampang kalau emosi mereka stabil jadi mudah diarahin dan kitanya juga tidak menguras energi untuk membujuk rayu, tapi gak selamanya mereka mempunyai mood yang stabil kita aja orang dewasa kadang susah untuk mengontrol emosi apalagi anak-anak batita yang masih dikuasai dengan sikap egosentris mereka. Satu yang saya tekankan selalu bahwa mereka bukan bertengkar tapi belajar hidup! 

Anak-anak seumuran zaf dan ruby adalah masa mereka mengenal segala emosi, senang, bahagia, jijik, takut, dan sebagainya. kita sebagai orang yang lebih dewasa seharusnya mengajarkan mereka untuk lebih bijak untuk menyikapi jika ada pergolakan emosi diluar kontrol mereka, salah satunya bagaimana supaya emosi mereka tidak terpendam tapi terlampiaskan dengan cara yang wajar salah satunya bicara dengan bahasa ibu yang sedikitnya kita (yang lebih dewasa) bisa memahami.

Ada beberapa cara yang biasa saya lakukan untuk menghadapi tantrum anak-anak (Ini ditujukan untuk orangtuanya, karena sesungguhnya kitalah orang dewasa yang harus banyak belajar dari pada anak-anak, kenapa demikian, karena diumur 0-7 tahun itu adalah fase dimana imaji dan abstraksi berada pada puncaknya, alam sada mereka masih terbuka lebar, maka dengan itu kita harus tanamkan figur yang bisa mereka lihat dan contoh)

1. Bangun dan mandi diawal waktu sebelum anak-anak bangun tentunya. Ini salah satu me time saya untuk tetap fresh menjalani hari-hari.
2. Selesaikan Urusan domestik (masak, mencuci, menyapu, mengepel, membersihkan dan lainnya)  sebelum anak-anak bangun atau minimal Ayahnya masih ada dirumah, jadi urusan domestik masih kita bisa selesaikan.
3. Jika anak-anak lagi tidak mood dan Sayapun demikian, tarik nafas panjang-panjang, minum airputih segelas tanpa bernafas, kalau tak kunjung reda, abaikan anak-anak dan menjauh (kalau saya menyendiri di kamar) stabil baru saya keluar menenangkan anak yang tantrum.
4. Setelah itu cari tau kenapa mereka tantrum, untuk usia zaf udah bisa diajak bicara. usahakan bicara dengan anak saat kondisi kita stabil.
5. Mengurangi standart kebersihan. Kadang Ibu-Ibu seperti saya dulu belum menikah, atau baru memiliki anak 1, kondisi rumah masih stabil hehehe, tapi sudah 2 dan alhamdulillah bersihnya cuman ketika anak-anak tidur selebihnya (tebak sendiri hehehe)
6. Anak-anak tantrum kadang mereka mencari perhatian, perhatikan mereka, lalu seringlah memeluk dan mengucapkan bubun sayang zafran dan ruby. 
7. Atur waktu bersama mereka. sehari saya membuat jadwal, 8 to 8. Sebelum jam 8 pagi pekerjaan domestik saya sudah beres, suami yang bertugas menemani anak juga sudah siap-siap untuk ngantor, waktunya saya menemani anak-anak berarti tidak menyentuh urusan domestik (kecuali tugas yang berkaitan dengan anak-anak, misalnya : memasukkan baju zaf di lemarinya yang memang menjadi tugasnya). Sampai jam 7 atau 8 malam (menunggu suami pulang ngantor) saya baru melanjutkan tugas domestik saya lagi.
8. Ganti mindset kita dengan Lembut, lembut, lembut, lembut, dan lembut. Karena jika kita marah, anak-anak bukan hanya takut sama kita ibunya tapi terekam di alam bawah sadar mereka.

21 Agustus 2017

Launching Rumbel(Rumah Belajar) Homeschooling IIP Batam


Assalamualaikum
 
Berkomunitas cara saya meng-charge semangat saya
Berkomunitas pula cara saya menemukan guru-guru baru

Saat kuliah, berkomunitas bermanfaat untuk masa bekerja dan cara menyikapi masalah

Saat menjadi Ibu, berkomunitas itu menguatkan. Saat pilihan berbeda dari kebanyakan. Layaknya sebatang lidi yang disatukan. Ia mampu menyapu dan bermanfaat saat bersama.

"Raise Your self, Raise Your child"
Beginilah ibu-ibu Batam meng-upgrade diri. Karena menjadi ibu bukan tentang siap atau tidak. Tapi lebih kepada tanggungjawab pada Ilahi.

Menjadi Ibu adalah ladang Amal. Membersamai hingga anak tumbuh sholih-sholihah adalah amal jariyah yang menyelamatkan. Begitu ujar bunda Rika S yang sudah memulai HS untuk putra putri.

Ya, seringkali kita lupa. Jungkir balik mengurus anak tapi kemudian menyerahkan pendidikan anak kepada orang lain, kita dapat apa ?

Menohok pertanyaan ini. Benar. Jangan mau dapat capeknya saja. Amal jariyah bukan milik guru aja. Kitapun sebagai ibu, wajib berburu amal jariyah dengan mengajarkan hal bermanfaat untuk anak.

Menjadi guru bagi anak sendiri menjadi menarik. Topik hangat dengan hadirnya Homeschooling. Seolah menjawab keresahan setiap ketidakcocokan pada sistem pendidikan yang saat ini full day school, ditengah hempasan kasus bullying. Maraknya tingkat kriminal yang pelakunya remaja, dan seks yang terlanjur jadi candu bagi anak berseragam putih abu-abu. Bahkan seragam putih-merah pun sudah mulai menggemari seks dan coba coba.

13 Agustus 2017

Manage Your Team #NHW11

Foto Kopdar ke 3 IIP Batam

_Nice Homework #11_

_Matrikulasi IIP batch#4_

*MANAGE YOUR TEAM*

Setelah kita belajar bagaimana mengelola komunitas, maka sekarang saatnya teman-teman praktek membuat team untuk masing-masing kota, dengan cara sbb:
Lihatlah peran yang cocok pada diri anda saat ini kemudian buatlah satu judul sesuai peran anda
Misal:
"Andaikata aku menjadi KOORDINATOR IIP KOTA....."
"Andaikata aku menjadi KETUA RUMBEL IIP KOTA....."
dll.

b. Diskusikan dengan yang lain struktur organisasi dan bentuk kegiatan semacam apa yang cocok dg kondisi sumber daya manusia dan sumber daya alam yg ada di sekitar kita saat ini.

c. Apabila dalam grup ini peserta dari kota anda lebih dari satu, berdiskusilah. Apabila anda hanya sendiri di grup ini, diskusikan dengan teman satu kota anda yg satu _chemistry_ dengan anda di luar grup ini.

Andaikata tidak ada keduanya, anda sendiripun cukup.
Selamat memanage dan merencanakan pola kerja tim anda di setiap kota.
*_If you can manage your self, you can manage your team_*

Salam Ibu Profesional,
/Septi Peni/


11 Agustus 2017

Pasir buatan ZafRuby

 Assalamualaikum

Dari dulu pengen banget setiap aktifitas anak-anak 'disejarahkan' di blog ini, tapi apa daya membersihkan tiap aktifitas mereka sudah makan waktu dan energi hehehehe, kenapa? karena ngebersihinnya pake asisten istimewa, yah mereka berdua, yang mana membersihkan itu masuk diagenda permainan hahaha apalagi ruby yang sudah menginjak 19 bulan dengan ritme mainan yang saya harus buat untuk kakaknya juga berarti untuk ruby saya harus naikkan levelnya sedikit membuat saya harus ekstra hati-hati menjaga ruby.

Ruby yang memang beda banget karakter dengan kakaknya, mencoba segalanya dan kemauan yang sangat kuat, biarpun saya membuat mainan yang khusus buat zaf tetap saja ruby ikut nimbrung hahaha itu makanya kadang dokumentasi saya tidak abadikan karena untuk main bersama mereka ditambah menjaga mereka berdua saja sudah membuat saya urut dada hehehe

Tapi memang untuk membersamai anak-anak apalagi dalam permainan kalau bisa ini bukan jadi ajang selingan, ini malah menjadi prioritas, karena dengan mendengarkan mereka, menatap matanya, bermain bersama mereka sebanyak waktu yang kita punya, akan bisa jadi kita lebih mengetahui potensinya sejak dini, apa yang menjadi membuat mata mereka sangat berbinar-binar melakukannya, apa yang mereka tidak suka ataupun tidak, terjadi bonding yang kuat dengan mereka, dan itu yang saya harapkan, apalgi untuk saya yang memilih kerja di ranah domestik, tantangan kerjaan rumah yang tidak pernah habis-habisnya, membuat saya harus disiplin tentang waktu.

Dan semenjak zaf sudah menginjak hampir 4 tahun untungnya TV tak pernah saya hadirkan dirumah, apalagi handphone (emaknya tak update untuk informasi apapun, contohnya raisa-hamish tunanganpun eike tau dari orang, dan memang gak penting juga sih ditau :p) dan terkadang update informasi yang lain saya dapat ketika ngobrol dengan pak awal hahaha baru deh googling itupun jika memang penting buat saya.  

6 Agustus 2017

Aliran Rasa


Assalamualaikum

Kali ini bukan Nice Home Work lagi yang saya kerja tiap malam dan posting dipenghujung malam senin hehehe, tapi Aliran Rasa yang selalu ada di jadwal tiap materi dan disampaikan di grup WA hanya special hari ini dibuat bentuk gambar jpg dengan ukuran standart instagram yang bertuliskan aliran rasa masing-masing peserta selama mengikuti kelas ini, bukan lagi share di grup WA tapi publish di sosial media pribadi masing-masing peserta.

Beberapa hari mencari ide tulisan yag singkat dan mewakili itu susah banget ternyata, apalagi 9 pekan ini emosi dan perasaan campur aduk setiap membaca atau menonton ibu septi di youtube membawakan materi, berkali-kali dibaca, dinonton, dipahami, dihayati belum lagi kerja NHWnya dan yang paling penting diikat dengan amal (dipraktekkan) dan yang paling seru itu ketika ngobrolnya dengan suami, yah NHW saya sangat turut andil suami saya untuk menuangkan ide-ide dan jadi cermin saya untuk berbuat atau menulis sesuatu. 

Dan karena saya kebingungan mencari kata-kata yang singkat itu saya berniat untuk menulis diblog, menuangkan perasaan nano-nano ini untuk 9 pekan mengikuti kelas martikulasi IIP.

5 Agustus 2017

Membangun Komunitas, Membangun Peradaban #NHW10


Assalamualaikum

_Nice Homework #10_
_Program Matrikulasi IIP batch #4_

*MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN*

Apa kabar bunda semuanya? Semoga masih semangat belajar di sela-sela aktivitas liburan bersama anak-anak.

Kali ini kita akan melihat diri kita sebagai seorang yg sudah menjalankan peran di komunitas.

Lihat posisi anda saat ini, kemudian amati peran peradaban apa yg sedang dititipkan Allah di pundak teman-teman semuanya.

Maka buatlah essay pendek, dengan judul posisi anda saat ini.

Contoh :
KOORDINATOR KOTA

a. Bagaimana kondisi masyarakat/member yg saya pimpin saat ini?
b.Tantangan-tantangan apa saja yang saya hadapi?
c.Apakah bakat yg sudah Allah berikan untuk saya, shg mendapatkan amanah ini?
d. Bagaimana saya menggunakan bakat tersebut untuk kebermanfaatan komunitas?
e. Tahun depan, perubahan apa saja yang akan saya lakukan untuk komunitas/Rumah Belajar/ di kota kami?

Pertanyaan-pertanyaan itu hanya contoh, bisa anda modifikasi sendiri sesuai aliran hati yang teman-teman rasakan.

"Allah tidak akan membebani kaumnya, melebihi kemampuannya"

Salam Ibu Profesional,

/Septi Peni/




30 Juli 2017

Bunda Sebagai Agen Perubahan (NHW 9)

Assalamualaikum :)

Memasuki materi terakhir dari kelas Matrikulasi IIP ini, membuat saya semakin banyak mencerna, ke arah mana sebenarnya maksud dari pembelajaran saya selama ini. Maka seperti kata Bunda Septi, untuk teruslah berproses, nanti Alloh yang akan pahamkan. Berbekal keyakinan itu, saya semakin bersemangat mengerjakan NHW demi NHW.



Bunda Sebagai Agen Perubahan
Materi #9 - Matrikulasi Koordinator IIP
---------------------------------------------------------------

Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama.
Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat.
Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena,

“Mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi” 

Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. Luar biasa kan impactnya.


Darimanakah mulainya?
Kembali lagi, kita harus memulai perubahan di ranah aktivitas yang mungkin menjadi Misi Spesifik hidup kita, Kita harus paham jalan hidup kita ada dimana. Setelah itu baru menggunakan berbagai cara menuju sukses.
Setelah menemukan jalan hidup, segera lihat lingkaran 1 anda, yaitu keluarga.
Perubahan-perubahan apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat keluarga kita menjadi CHANGEMAKER FAMILY. 
Mulailah dengan perubahan-perubahan kecil yang selalu konsisten dijalankan. Hal ini untuk melatih keistiqomahan kita terhadap sebuah perubahan. 
Maka gunakan pola kaizen (Kai=Perubahan, Zen=Baik).
Kaizen adalah suatu filosofi dari Jepang yang memfokuskan diri pada pengembangan dan penyempurnaan secara terus menerus dan berkesinambungan.
Setelah terjadi perubahan-perubahan di keluarga kita, mulailah masuk lingkaran 2 yaitu masyarakat atau komunitas sekitar kita.
Lihatlah sekeliling kita, pasti ada misi spesifik Allah menempatkan kita di rumah tangga ini, di Kecamatan ini, di kota ini atau di negara ini.
Lihatlah kemampuan anda, mampu di level mana. Maka jalankan perubahan-perubahan tersebut, dari hal  kecil yang kita bisa.
START FROM THE EMPHATY
Inilah kuncinya.
Mulailah perubahan di masyarakat dengan membesarkan skala perubahan yang sudah kita lakukan di keluarga. 
Sehingga aktivitas kita di masyarakat tidak akan bertabrakan dengan kepentingan keluarga. Bahkan akan saling mendukung dan melengkapi.
Setelah Emphaty maka tambahkan Passion, hal ini akan membuat kita menemukan banyak sekali solusi di masayarakat
KELUARGA tetap nomer 1.
Ketika bunda aktif di masyarakat dan suami protes, maka itu warning lampu kuning untuk aktivitas kita, berarti ada yang tidak seimbang. Apabila anak yang sudah protes, maka itu warning keras, lampu merah. Artinya anda harus menata ulang tujuan utama kita aktif di masyarakat.
Inilah indikator bunda shalehah, yaitu bunda yang keberadaannya bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan lingkungan sekitarnya.
Sehingga sebagai makhluk ciptaan Allah, kita bisa berkontribusi kebermanfaatan peran kita di dunia ini dengan “Rasa TENTRAM”.
Salam,
/Tim Matrikulasi IIP/
Sumber Bacaan :
Masaaki Ima, Kaizen Method, Jakarta, 2012
Ashoka Foundation, Be A Changemaker: Start from the Emphaty,  2010
Materi-materi hasil diskusi keluarga bersama Bapak Dodik Mariyanto, Padepokan Margosari,  2016

24 Juli 2017

Halal Bihalal Tea Box Cafe



Assalamualaikum :)

Kata orang teman itu ada dua macam ada yang Energy giver dan Energy sucker, Energy giver adalah orang-orang yang beroperasi di zona ikhlas ( sabar, fokus, tenang, syukur dan bahagia) akan membentuk support sistem yang membantu kita untuk ikutan termaintain di zona ikhlas, sementara bergaul dengan teman-teman sucker, adalah orang-orang yang yang beroperasi di zona nafsu (takut, pembanding, cemas, lebay, pengeluh, pemarah, putus asa) membut butuh kerja ekstra diri untuk bisa tetap ikhlas. Bagaimana diri kita, tentu menularkan pula ke sekitar kita. 

Hampir 4 tahun di batam, dengan frekuensi interaksi dengan sesama itu hanya 15 persen, selain itu hanya sosial media. ihh, ngeri juga yah akunya hahah. Resign dari kantor lalu cabut ke batam ikut suami, keluarga yang hanya seorang disi tapi itupun jarang ketemu, otomatis saya tidak punya banyak teman selain teman kantor suami tentunya, tapi itupun hanya segelintir ditambah dengan tempat tinggal yang seperti 'tidak bertetangga' alias sepi dari obrolan sana-sini, disyukuri sangat karena saya yakin Allah punya misi spesifik kenapa saya dihadirkan di lingkungan seperti ini, yang salah satunya yang saya pahami 'anak di usia 0-6 tahun, ini masa paling rentan, maka lingkungan sebaiknya cukup steril. Karenanya bersosialisasi terbaik adalah dengan orangtua dan keluarga dekat, dengan asumsi bhw orangtua dan keluarga terdekat mustahil merusak. Bersosialisasi di tahap ini justru dengan menguatkan fitrah individualitasnya, misalnya memuaskan ego sentrisnya, mengakui sifat uniknya dstnya. Anak yang dipenuhi hak hak individualitasnya di usia ini, kelak akan menunaikan kewajiban sosialnya termasuk kokoh fitrah sosialitasnya seperti suka bersosial, suka berbagi, tidak mudah dibully, percaya diri untuk mengendalikan lingkungannya dstnya' (Ustadz Harry Santosa), Maka anak-anak saya zafran dan ruby hari-hari mereka yang tanpa tivi dan gadget hanya ditemani dengan Ayah dan bubunnya.  Dan tahun ini yang isu mutasi sudah merekah ke mana-mana saya menemukan 2 komunitas yang Insyaa Allah menjadi Energy giver bagi saya sebelum saya ikut suami pindah ke kota lain, salah satunya Blogger Kepri.

Saya dikenalkan dengan komunitas ini lewat sahabat blogger makassar yaitu mommy Zilqiah Angriani tidak tinggal lama saya langsung menghubungi salah satu dari pengurusnya yaitu Kak Dian Radiata follow Instagramnya dan langsung chitchat heheh seminguan gabung dikomunitas ini ada undangan untuk halal bihalal cafe tea box cafe, gak pikir panjang komunikasikan waktu dengan suami dan saya langsung bersedia untuk datang. semangat! banget! hehehe karena saya ketemu dengan teman saya sendiri, tidak dengan jalur atau lewat teman suami hahahah

Berbicara tentang cafe yang baru opening tanggal 16 Mei yang lalu atau baru 2 bulan, saya ternyata sudah kesini 2 kali pertamanya dengan suami dan anak-anak, keluarga yang tipikal nyari jajanan pas akhir pekan, dan yang kedua kalinya yah pas bareng blogger kepri ini. Cafe ini sangat dekat dengan tempat tinggal kami bahkan salah satu pemiliknya tetanggan kita, heheh Ibu Megawaty, Wanita yang cantik nan ayu, padahal sering lewat rumahnya, tapi ketemunya pas halal bihalal cafe ini.

Konsep yang ditawarkan dari cafe ini adalah modern vintage dengan banyaknya pilihan furniture dan design interior yang unik dan modern. Mulai dari pilihan keramik lantai, mural furniture antik dan modern yang dipadu padankan, memberi kesan elegan namun tetap nyaman dan hangat. Jadi jika kita ingin kumpul bareng keluarga atau teman-teman kita tinggal milih mau duduk dengan konsep yang mana. Nah dari itu cafe ini bisa dijadikan acara formal maupun informal seperi perayaan ulang tahun, meeting, arisan, atau farewell party. Dan yang jelas cafe ini instagramable. Ada juga yang paling suka dari penataan warna di cafe ini, ada nuansa yang hijau, jadi biarpun dengan banyak konsep tapi mata saya tetap segar melihatnya.

23 Juli 2017

Misi Hidup dan Produktifitas #NHW8


Assalamualaikum :)

Setelah kita mengetahui tahapan untuk menjadi bunda produktif yang menjadi bahasan dimateri 7 dan mengerjakan NHW 7 sekarang untuk minggu ini kita masuk ke materi Misi Hidup dan Produktifitas, untuk materi yang dibawakan oleh Ibu Septi Peni Wulandari bisa lihat di bawah ini :


Nah sekarang kita masuk ke NHW ke 8, NHW kali ini mengarahkan kita untuk lebih menggali bagaimana menerapkannya secara tekni, Yaitu :

16 Juli 2017

Tahapan menjadi Bunda Produktif #NHW7


Assalamualaikum :)

Bunda produktif adalah bunda yang senantiasa menjalani proses untuk menemukan dirinya, menemukan “MISI PENCIPTAAN” dirinya di muka bumi ini, dengan cara menjalankan aktivitas yang membuat matanya “berbinar-binar” (Septi Peni Wulandani).

Bukan berarti saya selalu mengumpulkan NHW dipenghujung waktu saya tidak 'berbinar-binar' mengerjakannya, malah saking berbinarnya disetiap munculnya NHW saya selalu membuat schedule untuk mengerjakannya, dari malam pertama sampai malam terakhir itu berada di malam minggu atau malam senin. Jujur untuk mengerjakan setiap NHW harus menggunakan tingkat fokus yang tinggi, dimana saya bisa mendapatkannya jika waktu malam, anak-anak yang sudah tidur, kecuali suami saya menarik untuk menemani saya selalu, setidaknya bisa sambil ngajakin diskusi dan tidak membuat malam terlalu sunyi :)) Dan memang target pegang laptop untuk ngerjaiin NHW hanya sejam itupun disambi dengan panggilan nenen ruby dari kamar.

Nah untuk NHW kali ini lebih aplikatif dan tepat sasaran karena kita menggunakan aplikasi dari Abah Rama 'Talents Mapping'  tes ST-30 (Strenght typology) di www.temubakat.com saya butuh hampir 5 kali atau lebih untuk mengulangi aplikasi ini, penasaran dan bahkan speechless dengan hasilnya yang memang dari awal sampai saya yakin ini hasil sesungguhnya tak jauh berbeda. Ternyata untuk menemukan passion atau bakat kita bukan hanya kita mengetahui diri kita secara pribadi tapi lebih menemukan bakat kita secara kebermanfaatan kita kepada lingkungan kita, dan ini memang menjadi misi Bunda Produktif.

Dan untuk hasil dari tes ST-30 saya adalah :

9 Juli 2017

Belajar Menjadi Manajer Keluarga yang Handal #NHW6

Assalamualaikum,


Alhamdululillah sudah pekan ke enam saya mengikuti kelas Martikulasi Institut Ibu Profesional, itu tandanya ada pekerjaan rumah ke enam atau istilah keren di IIP adalah Nice homework ke 6. Tapi sebelum saya bahas NHW saya kali ini, saya mau apresiasi untuk 5 tahun saya menjalani bahtera perkawinan itu berarti kira-kira hampir 45.000 jam saya lalui dengan banyaknya aktifitas baik rutin dan dinamis, apa hasil dari jam terbang saya yang sebenarnya saya sudah mahir untuk salah satunya contoh, misalnya : menangani rasa kejenuhan tapi ternyata sampai sekarang saya masih terus berputar dipikiran itu tanpa tiap jam bahkan hari tidak ada peningkatan jam terbang saya untuk setiap keahlian yang harus dimiliki dari seorang Ibu.

Bismillah,

Sebelum kita bahas NHW kali ini, yuk kita simak materi saya minggu ini bersama Ibu Septi Peni Wulandari

Memang tiap hari saya senang mengerjakan planning baik untuk saya dan anak-anak, entah menu selama seminggu atau rincian kebutuhan setiap belanja mingguan, bahkan jika kita bepergian saya selalu membuat cheklist yang akan dibawa. Tau diri kalau saya tipikal mudah terbawa arus, stalking berita di sosmed aja saya bahkan bisa melupakan apa kegiatan utama saya pada hari ini. Dan sekarang Insya Allah, jadwal ini akan paten dan berkelanjutan, Dari saya dan untuk saya sendiri dan keluarga, saya yakin berubah meskipun kecil, karena dari perubahan kecil akan mengantarkan kita ke perubahan yang luar biasa. Dan awal semua ini saya persembahkan sebagai hadiah saya yang sudah masuk 5 tahun perkawinan. Semoga Insya Allah ulang tahun yang ke 6, Milestone yang saya buat di NHW 5 bisa terlihat. Aminn.
Awal adanya tugas NHW 6 ini saya sudah japri ke fasilitator saya untuk meminta dispensasi jadwal pengumpulan tugas karena anak pertama saya drop sampai harus di rawat di Rumah sakit, dan ditambah kami baru balik dari mudik yang rumah memang sangat berantakan. Berdua di tanah rantau bersama suami, membuat saya tidak yakin untuk menyelesaikan tepat waktu tugas ini karena saya yang harus gantian dengan suami untuk jaga anak saya di Rumah sakit, tapi tetap jika ada waktu kosong saya upayakan untuk mencicil tugas ini, dan Alhamdulillah tepat waktu.


18 Juni 2017

Desain Pembelajaran, NHW#5 2017


Assalamualaikum:))

_NICE HOMEWORK #5_
_MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #4_

πŸ“ *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*πŸ“ (Learning  How to Learn)

Setelah siang ini kita mempelajari  tentang “Learning How to Learn”  maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.

Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.

Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.

Bukan hasil  sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.

Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.

Salam Ibu Profesional,


/Tim Matrikulasi IIP/


Alhamdulillah udah memasuki minggu ke-5 perkuliahan kelas Martikulasi Institut Ibu Profesional, itu tandanya ada Nice Homework yang ke 5 yang saya harus kerjakan, yang sebelumya NHW#4 saya tidak sempat nulis ke blog, Insyaa Allah setelah ini akan saya salin masuk ke blog sebagai bahan pegangan yang akan terus mengingatkan saya. 

NHW#5 tentang Desain Pembelajaran, yang sejatinya saya belum pernah membuat seperti itu, memikirkan saja belum pernah. Yah saya jadi tertantang ngerjaiin ini, karena ada proses yang namanya belajar, dari yang tidak tahu menjadi tahu, jadi yang minim ilmu jadi ada sedikit nambah pengetahuan, dari yang tidak mampu menjadi mampu, tapi tetap saya harus mencoba karena itu salah satu ikhtiar untuk mencapai ilmu, semoga dimudahkan dalam merencanakan dan merealisasikan dikehidupan yang nyata.


Kali ini saya membuat desain pembelajaran 1 tahun kedepan sesuai dengan milestone yang saya buat, dan seterusnya saya akan membuat beberapa desain pembelajaran sesuai milestone saya, dan berikut penjelasan  Desain Pembelajaran

Demikianlah desain pembelajaran yang saya buat, semoga dengan adanya desain ini Allah meridhoi, memberi jalan, dan memberkahi segala urusan dalam menjalani misi hidup saya.  Aamiin.

Lubnah Lukman

4 Juni 2017

Membangun Peradaban dari Dalam Rumah


Assalamualaikum Wrahmatullahi Wabarakatuh

Bismillah,

NICE HOMEWORK #3
πŸ“šMEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH πŸ“š
Bunda, setelah kita belajar tentang "Membangun Peradaban dari Dalam Rumah" maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.
πŸ™‹Pra Nikah
a. Bagi anda yang sedang memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik, tulislah suara hati anda dengan tema “UNTUKMU CALON IMAMKU”
b. Lihatlah diri anda, tuliskan kekuatan potensi yang ada pada diri anda.
c. Lihatlah orangtua dan keluarga anda. Silakan belajar membaca kehendakNya, mengapa anda dilahirkan di tengah-tengah keluarga anda saat ini dengan bekal/senjata potensi diri anda. Misi rahasia hidup apa yang DIA titipkan ke diri kita. Tulis apa yang anda rasakan selama ini.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda?adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa anda dihadirkan di lingkungan ini?
πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘¦‍πŸ‘¦Nikah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
πŸ‘©‍πŸ‘§‍πŸ‘§Orangtua Tunggal (Single Parent)
Bagi anda yang saat ini sedang mendidik anak-anak anda sendirian tanpa kehadiran pasangan hidup kita
a. Buatlah “Tanda Penghormatan’, dengan satu dua kalimat tentang sisi baik “ayah dari anak-anak kita” sehingga dia layak dipilih Allah menjadi ayah bagi anak kita, meskipun saat ini kita tidak lagi bersamanya.
b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak anda, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan dengan tantangan keluarga yang luar biasa seperti ini. Apa misi hidup rahasiaNya sehingga kita diberi ujian tetapi diberikan bekal kekuatan potensi yg kita miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Setelah menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya "peran spesifik keluarga" anda di muka bumi ini.

Alhamdulillah Yaa Rabbal Alamin, puji  syukur tak henti-hentinya untuk bersyukur untuk tahun ini saya diikutkan kuliah/belajar di kelas Martikulasi di Institute Ibu Profesional, setiap diawal minggu (masuk materi baru) sekarang udah ke Materi ke-3 (mengikuti kelas dengan dibaca baik-baik, mengerti satu-persatu kata dan kalimat, setelah itu dicicil tiap shubuh untuk mengerjakan) dan untuk materi ke-3 ini saya sangat terlalu dibawa perasaan sampai tiap waktu cuman baca baik-baik materi ini, nonton youtubenya ibu septi untuk materi ini, dan membaca NHWnya tanpa sampai malam sehari sebelum ngumpul NHW saya masih tetap belum sekatapun ditulis untuk mengumpulkan NHW kali ini.

Yah saya mengerti kenapa tugas ini sangat 'berat' bagi saya, untuk minggu ini dan beberapa minggu ke depan saya LDM (Long Distance Marriage) dengan suami, sampai surat cinta yang jadi satu point NHW kali ini saya kirim via email jadi saya gak tau reaksinya pas baca email saya hahaha, saya cuman naya gimana sayang? doi cuman menjawab dengan ketawa terbahak-bahak, sayapun memberikan reaksi 'kok ketawa, reaksimu itu menentukan NHW saya kali ini" dan doipun menjawab dengan singkat 'yah, kamu bisa lihat diseharian kita'

28 Mei 2017

Pribadi, Istri dan Ibu yang lebih baik


Assalamu Alaikum :))

πŸ“šNICE HOME WORK #2πŸ“š
Bunda, setelah memahami tahap awal menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga. Pekan ini kita akan belajar membuat

πŸ“✅“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”✅πŸ“
a. Sebagai individu
b. Sebagai istri
c. Sebagai ibu

Buatlah indikator yg kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia.Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita.

Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan.
Kita belajar membuat "Indikator" untuk diri sendiri.

25 Mei 2017

Marhaban Yaa Ramadhan 1438 H

Assalamualaikum :))

Marhaban Yaa Ramadhan,
Bulan Suci penuh ampunan telah tiba,
Maka kami sekeluarga,
Mohon Maaf jika ada perbuatan dan perkataan 
baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja,
karena manusia tempatnya khilaf,
 Mohon maaf lahir dan Bathin.

Paingngi Family,
Awal, Unna, Zafran dan Ruby

Pariss Hotel Johor Bahru

Assalamualaikum :))

Foto diambil dari sini
Saya tuh paling senang jika disuruh bikin itin dan kawan-kawannya hehe, blogwalking kemana-mana nyari destinasi yang kita mau kunjungi, mencari tempat makanan yang enak dan tentunya halal, mencari akomodasi apa yang pas kita gunakan selama liburan, dan yang penting mencari hotel yang nyaman dan murah tentunya hehehe, ahh banyak sih yah yang kudu dicari jika kita mau bepergian kemanapun itu apalagi bawa anak-anak.

Semingguan saya mencari hotel di Johor Bahru ini, maklum saya baru pertama kali kesini, dan belum ada gambaran mengenai jarak atau lokasi tertentu. Jadi kerjaan saya nyari review sebanyak-banyaknya, menentukan kita kemana dulu, mencari akomodasi yang paling pas dan terakhir menentukan hotel yang kita tempati.

Menemukan Hotel Pariss ini detik-detik terakhir, Alhamdulillah untuk pilihan hotel di JB ini sangatlah banyak dan murah untuk ukuran kita yang keluarga jika liburan tidak terlalu menentukan kamar yang mewah haha, yang penting nyaman buat anak-anak dan dekat kemana-mana, maunya juga sih kalau bisa dekat mencari makanan yang enak, murah dan halal (tetep yah murah hahaha) Ada banyak pilihan tapi kok akunya belum dapat feeling yah untuk menentukan yang tepat (saking banyaknya yang memenuhi semua persyaratan hahaha), padahal suami udah nanya-nanyain gimana penginapan kok belum dimasukin di itinnya?? hahaha, setiap malam memang salah satu obrolan sama suami yang panjang ini mengenai hotel di JB, karena banyak yang murah dan bagus jadi sulit menentukan.

2 hari sebelum hari kita ke JB, pagi-pagi mencoba googling lagi kebetulan zaf masih mandi dan ruby masih anteng dengan mainannya, tiba-tiba saya masuk di forum female daily. Nah disitu dibahas panjang lebar mengenai JB, dan saya menemukan hotel ini, langsung cari informasi mengenai hotel ini, entah langsung aja jatuh cinta, langsung booking dan menelpon suami untuk menyelesaikan administrasinya. Hahaha. 

24 Mei 2017

Wisata Legoland ala Paingngi Family :)



Assalamualaikum :))

Akhirnya ke Johor Bahru juga yah kitanya :))

Kenapa demikian, Malaysia lebih tepatnya Johor Bahru yang dari batam menggunakan kapal ferry kurang lebih hampir 2 jam, adalah tempat yang sebenarnya gak ada rencana sama sekali, bahkan saya belum terlalu minat kesana. Alasan pertama karena disana hanya wisata Legoland yang saya kira untuk seusia zaf belum maksimal jika diajak main kesana, terlebih buat ruby. 

Sufi Darulia, Ibu Dokter Cantik, yang tetangga terbaik saya,  habis pulang dari liburan bareng keluarga di legoland, dengar keseruan ceritanya, sepertinya saya tertarik, satu pertanyaan saya yang membuat saya 'oke, bisa kita coba kesana' adalah untuk seusia zaf banyak gak wahana yang bisa dinikmati?, maklum emaknya takut rugi heheheh Yaiyah doung, udah kesana membiayai semuanya harga tiket yang lumayan mahal, yang seumuran zaf udah bayar tapi wahana hanya sedikit yang zaf ikuti kan jadinya sedih, apalagi tujuan kita selalu untuk liburan kan untuk anak-anak!! Dan jawaban Bubu DamaKiral yang biasa saya panggil, Kebetulan memang Kiral usianya masih 2,5 tahun, mengatakan dengan semangat : 'Banyak Kok Bund! Kesana aja, mumpung masih di batam!'

Benar juga sih! Mumpung Masih di batam!

Memang untuk ke Johor Bahru sudah gampang, ada penerbangan langsung dari jakarta ke johor bahru, Jika dari Malaysia butuh waktu 4-5 jam untuk ke JB ini, tapi karena kita masih di batam, kenapa kita tak ambil peluang untuk jalan kesana, lepas dari batam pasti gak kepikiran lagi kesini dan pastinya kita nyari destinasi lain yang dekat tempat kita merantau ikut Pak Awalnya hehehe Mengajukan proposal dan rencana itin ke suami, dan suami mengiyakan itu sudah menjadi kabar baik hehehe Tak sampai 2 jam kita sudah tiba disana dengan menggunakan kapal ferry dari pelabuhan harbourbay menuju stulang laut yang perorangnya dikenakan biaya (Rp.295.000) untuk anak dibawah 2 tahun hanya dikenakan biaya tax (Rp.70.000).

Akhir pekan yang panjang kemarin dan kebetulan ada kerjaan dari Pak Awal di sana, kamis siang kita berangkat menuju JB, karena disana suasana tidak seperti di SG, misal makanan yang banyak ditemukan halal, dan hotel kami pas didepannya ada supermarket GIANT (Review hotel di post selanjutnya) Jadi, kita hanya membawa 1 ransel besar dan itu semuanya untuk kebutuhan 4 orang hahaha. Yah, kita tipikal keluarga yang anti rempong, kalau ada yang diransel kenapa kudu harus dijinjing ataupun didorong, kami didukung juga karena zaf udah gak minum susu + popok, Ruby yang masih ASI dan kedua anak ini makan-makanan dewasa, jadi kita memang bawa cuman perlengkapan yang dipakai di badan selama kita disana, untuk bekal anak-anak kita bisa beli disana. Dan point utamanya sebenarnya supaya tangan kita bisa dengan leluasa menjaga anak-anak.

20 Mei 2017

My Garden Resto-Cafe-Bar

Assalamualaikum :)

Udah lama penasaran mau kesini, tapi ternyata belum opening (itu tahun lau loh) dan baru opening di awal bulan mei tahun ini. Gimana saya gak penasaran coba, tanpa pikir panjang langsung datang pas dihari kedua resto ini buka :)) 

Karena dari akun Instagram Resto ini, saya sudah kepikiran, resto ini sangat banyak menggunakan lahan, yah namanya garden yah gak mungkin sekecil ruko yang memiliki luas yang standart. Makanya waktu kita mencari lokasi tersebut agak bingung, dan gak percaya pas kita dapat tampak luarnya. Hanya sebuah ruko yang bertuliskan "My Garden" untungnya saya pernah lihat di webnya tampak luar dari resto ini didukung masih banyak karangan bunga 'Opening My Garden". Hanya karena kita udah kelaparan, kita langsung masuk saja :))

Membuka pintunya kita hanya mendapatkan sebuah lorong panjang yang didesain unik, hanya terdapat tempat duduk panjang jika ada pengunjung yang ingin berfoto, dan langsung kami disambut dengan pelayannya dan mengantarkan kita ke tempat yang sudah ditentukan, Nah disitu ada pintu lagi yang menuju lokasi gardennya, karena pelayannya melihat kami membawa seorang bayi, kita diantarkan di sebuah kursi macam gazebo yang ada pelindung atap kacanya agar kita tidak langsung terkena sinar matahari yang memang pada saat itu panas banget. Masuk dari pintu itu, kami dibuat takjub, Wowwwwwwwwwwwww..... Ternyata Pintu depan dan lorong penghubung itu hanya sebuah ruko tapi setelah ke belakang, resto ini jika saya hitung menggunakan 7 ruko kali yah (maaf kalau salah) tapi informasi yang saya dapat dari pelayannya luasnya 1/3 Ha, besar yah? banget! Karena memang jika kamu kesini, ada beberapa konsep garden yang kamu bisa pilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Ada Sky Terrace, Sky Garden, Sky View, Cabana, Coffe shop, Bean Bag Area, Lagoon Area, Bakery Corner, Gelatto Ice Cream, Dan masih banyak lagi. Saya saja belum puas mengelilingi resto yang mempunyai banyak konsep ini.

Kebetulan kita kesini diwaktu weekend dan baru opening makanya rame banget, rata-rata kursi terisi penuh tapi biarpun ramai, konsep gardennya tetap kelihatan, karena dari meja satu ke meja lainnya berjauhan. Sambil menunggu makanan yang kita pesan datang, saya dan zafran berjalan mengelilingi resto ini sambil foto-foto tentunya :) (jangan tanya pak awal, doi lagi jagain ruby yang lagi asyik terlelap di pelukannya, aseeekk) :D

29 Januari 2017

The Sumii Cafe & Resto


Assalamualaikum :D

Syukur punya suami yang hobbynya sama yaitu suka jalan dan makan/ngemil dimanapun dan bagaimapun keadaannya hahaha, tak lepas kalau akhir pekan saat ayahnya zaf libur ngantor sayapun dengan otomatis masuk di waktu hari bebas masak, biarpun saya tetap masak sih untuk makan malam, gak enak juga kalau sepanjang hari makan diluar terus, lidah seperti kangen dengan makan yang polos-polos saja *memang saya handal masakan polos hahahah karena masakan polos yang gampang, tidak menyita waktu lama dan tentunya juga enak sih minimal ada rasanya :D adalah andalan untuk ibu-ibu yang anaknya selalu bilang "janganmi masak bun, temani sini main" hahaha Kalau begitu saya cepat sudahi kerjaan dirumah, rugi saya jika sehari itu saya terlalu sibuk dengan urusan rumah tangga.

Dan tiap minggu tugas saya dan suami nyari tempat makan apa yang kita coba kali ini, dan untuk hari sabtu kemarin kita memilih di Resto dan cafe The Sumii. Seperti biasa sabtu ini saya ke pasar untuk nyetock belanjaan selama seminggu sekalian singgah sarapan di tukang bubur andalan dekat pasar, setelah itu pulang dulu beberes rumah, mandi, dan kembali jalan lagi :D karena tadi sarapan agak telat, kita menunda untuk makan siang dulu karena masih kenyang, menemani suami untuk nyari perlengkapan kantor sekalian mencari kebutuhan anak-anak yang sudah habis, setelah semua urusan kelar, termasuk sholat dhuhur kita menuju resto yang dituju.

Hampir jam 2 kita sampai disini, suasana udah sunyi banget sih, cuman kita pengunjungnya, disatu sisi sih bagus juga jadi leluasa makannya :D sebenarnya menunya hampir sama aja dengan rata-rata cafe dan resto tapi ada yang unik dari penyajiannya dan salah satu menunya. Kebetulan kami pesan Nasi Ayam + Nasi Ikan Gurame goreng yang disebut Nasi Tempong berangkali nama alasnya itu tempong yah?! Gak tau juga lupa nanyanya, kalau orang makassar sebut dengan "pattapi" gak tau kalau di batam hehehe ikannya juga sangat besar dan segar, dilengkapi dengan sambal yang pedesnya mantap dan lalapan yang lengkap karena kesukaan saya seperti pete gorengnya ada heheh, dan menu utama yang paling istimewa adalah Kerang tumpah, kerang tumpah dengan berbagai jenis kerang yang disajikan di atas pattapi yang agak besar tapi dialasi plastick, pelayannya datang dengan membawa pattapi plus 1 ember sedang yang didalamnya kerang yang bersauskan blackpapper, ada beberapa saus tinggal pilih. Kerang tumpah ini macam-macam harganya kebetulan karena kita cuman berdua yang dewasa kita memilih yang porsi kecil tapi inipun kita puas memakannya rasanya juga sangat enak, padahal ketika kerang tumpahnya datang saya sempat bilang sama pelayannya " Mba bisa gak bungkus kalau nanti gak habis?" dan ternyata semuanyaaa habis  hahahhah. Alhamdulillah. Selanjutnya berangkali mau nyoba rasa lain.

S.E.A Aquarium Singapore (jilid 2)


Assalamualaikum

Jumat sebelum minggu kami kesini, tetiba suami menelpon pada waktu sore saya mengajak anak-anak keliling kompleks. Beginilah kira-kira percakapan kami :
S : Sayang kita ke SG yah hari minggu lusa, ada urusan kantor sekalian kita ngajak anak-anak ke SEA Aquarium lagi gimana?
B : Hah? beneran *saya kalau diajak jalan gak mikir panjang langsung mengiyakan.hahaha Dan langsung saya bilang, OKE Say, dirumah kita lanjut yak :D

Karena dadakan dan hanya sehari plus cuaca yang lagi tidak mendukung untuk kemana-mana, di batam udah hampir seminggu hujan terus, hanya karena kami tau kalau di SEA Aquarium SG tempatnya didalam ruangan, dan gak ada kegiatan luar selain perjalanan ke kerjaannya suami, dengan pertimbangan itu semua kita Insyaa Allah kesana lagi. Padahal sebenarnya kita sudah pernah kesana, pengennya kalau ke SG lagi mau ke Garden By The Bay, tapi saya memang tunda dari awal karena untuk usia anak-anak belum terlalu dibutuhkan Insyaa Allah kalau Rubynya bisa jalan diikuti dengan Zafrannya sudah agak besar dan ada kesempatan lagi kesana, Wajib harus jadikan prioritas kalau kesana lagi. Insyaa Allah.

Sabtu siang, saya, suami beserta anak-anak, membeli ticket ferry dan SEA Aquarium di tempat biasa yang hanya Rp.220.000/dewasa, dibawah 4 tahun masih gratis. Ini murah banget ketimbang kita beli tiket pas di lokasi yang mencapai $38/dewasa, Jauh banget kan bedanya (Bisa japri kesaya jika ingin mengetahui lokasi beli tiket yang murah)

15 Januari 2017

RM. Laluna Tarempa


Assalamualaikum :))

Akhir pekan bagi saya pribadi adalah angin yang segar, banget!! :D, Setidaknya akhir pekan bisa pakai baju bagus, make-up yang maksimal biarpun minimalis :p, merencanakan kita mau kemana dan direalisasikan  diakhir pekan ini hahaha, dan biasanya juga 2 hari ini menjadi hari bebas masak. :D

Hari senin sampai jumat saya lalui dengan lelah yang Insya Allah menjadi lillah dengan salah satu alasan semoga menjadi saksi pemberat timbangan amal baik saya di hadapan-Nya, sebenarnya tetap sampai minggu sih hahah hanya akhir pekan ada suami yang off dari dunia kerja, yang jika kadang saya butuh rehat sebentar ada yang take over atau 2 harian sabtu dan minggu kita keluar entah nyari permainan untuk anak-anak atau nyari kulineran baru di batam.

Dan kali ini, ada tempat baru info dari suami yang niatan akan kesini akhir pekan ini. Dan kita kasih angka 9/10 menurut paingngi family yah. kita sangat Alhamdulillah puas, dan niatan mau langsung review sekaian abadikan di blog hehe, dan setelah hari ini pengen kesana lagi dengan mencoba menu yang lainnya. Insyaa Allah.

Kenapa? begini ceritanya...

13 Januari 2017

Singapura (selalu dan lagi)


Assalamualaikum :)

Keinginan untuk kesini lagi sebelum kita dipindah sih, sekalian ngajak zaf dan ruby ke Singapore Zoo yang memang kita niatkan setelah mereka ulang tahun. Tetapi kondisi hari libur natal dan tahun baru, mengurungkan niat kita kesana, alasan satu-satunya karena pasti sangat ramai didukung juga libur anak sekolah. Makanya kita tunda di minggu awal bulan januari.

Kenapa harus kesini lagi? Hahahaha, Memanfaatkan suami masih di batam aja. Posisi yang hanya 45 menit dari batam membuat kita gampang akses kesini, beda jika sudah tidak di batam, akan ada cerita sendiri lagi, dan maunya jangan kesini lagi kan yah hehehehe. 

Karena masih banyaknya tempat hiburan anak-anak yang edukatif di singapore yang belum kami kunjungi, makanya aku lebih niat kesini ketimbang tempat lain. Seorang Ibu harus tahu skala prioritas, dilihat dari sisi umur anak-anak, kenyamanan anak-anak, harga, dan intinya tidak membuat anak-anak merasa bosan dengan aktifitas yang monoton. 

12 Januari 2017

Singapore Zoo


Assalamualaikum :)

Rencana ke singapore zoo sebenarnya dihari jumat, tapi karena kita lama di imigrasi, antrian yang puanjang kaleee, ditambah suami yang ada kerjaan dikit di singapur makanya saat itu kita putar rencana, kesini dihari kedua saja yang alhamdulillah kesini memang rencana menginap. 

Jam 7 pagi teng kita udah siap semuanya, keluar hotel dan langsung chekout tapi untuk tas bagasi kita dititip dihotel dulu. Jam 7 waktu sana masih dengan suasana yang masih pagi, udara yang masih sejuk dan matahari yang belum kelihatan. Memilih hotel dekat kemana-mana termasuk banyaknya makanan halal memang menjadi pilihan wajib memilih hotel didaerah sekitar mesjid sultan atau daerah kampung glam. keluar hotel kita hanya berjalan beberapa meter sudah berada di cafe kampoeng glam yang terkenal dengan historynya membuat penasaran mau sarapan disitu. dan ternyata memang enakkkkkk, murah dan tentunya halal yah :) jalan sedikit lagi kita menemukan mesjid sulthan hanya melihat dari luar rencana awal kita kesini di hari jumat setelah balik dari singapore zoo, sekalian sholat ashar tetapi rencana hanya tinggal rencana kita kesini jam 8 pagi, dimana mesjid masih tertutup dan aktifitas sekitar juga yang belum pada ramai, toko-toko jualan pernak pernik unik juga masih pada tutup, tapi tidak meninggalkan suasana yang hangat dan unik disetiap bangunannya.

Ke Singapore Zoo kita memilih memakai Taksi Grab, mengefisienkan waktu dan tenaga anak-anak khususnya dan memang lebih murah sih ketimbang kita memilih naik MRT + bus. kira-kira 30 menit perjalanan sudah sampai ke gerbang Singapore Zoo. karena memang kita sudah memiliki tiket  yang saya beli dibatam, yang lebih murah dan tidak antri tentunya plus tiket tersebut sudah termasuk dengan biaya tram. Karena ternyata ada tiket yang tidak include dengan tram yang jikalau mau naik tram biayanya $5/dewasa dan $3 untuk anak kecil. Oh ia, saya membeli tiket Singapore zoo itu Rp. 270.000 yang kira-kira jika dikurskan menjadi $29 yang jika beli ditempat $33 itupun belum termasuk biaya tram,  dan untuk anak-anak dibawah 4 tahun belum dikenakan biaya. :)

Karena hari sabtu, banyak orang yang kesini, tapi tidak membuat kita berdesakan lokasi yang sangat besar, tinggal pilih lokasi mana dulu yang kita kunjungi, dan dimudahkan dengan peta singapore zoo yang dibagikan tiap menukar tiket kita. Ohh ia bagi ada yang mau menitipkan barangnya atau menyewa stroller ada kok tempat penyewaan didalam arena kebun binatang ini, stan maupun restoran makanan dan minuman juga ada dimana-mana, dan yang paling penting untuk minuman kemasan ulang juga ada dimana-mana tinggal menyediakan botol kosong, air minum siap dieksekusi hehehe.