13 Januari 2017

Singapura (selalu dan lagi)


Assalamualaikum :)

Keinginan untuk kesini lagi sebelum kita dipindah sih, sekalian ngajak zaf dan ruby ke Singapore Zoo yang memang kita niatkan setelah mereka ulang tahun. Tetapi kondisi hari libur natal dan tahun baru, mengurungkan niat kita kesana, alasan satu-satunya karena pasti sangat ramai didukung juga libur anak sekolah. Makanya kita tunda di minggu awal bulan januari.

Kenapa harus kesini lagi? Hahahaha, Memanfaatkan suami masih di batam aja. Posisi yang hanya 45 menit dari batam membuat kita gampang akses kesini, beda jika sudah tidak di batam, akan ada cerita sendiri lagi, dan maunya jangan kesini lagi kan yah hehehehe. 

Karena masih banyaknya tempat hiburan anak-anak yang edukatif di singapore yang belum kami kunjungi, makanya aku lebih niat kesini ketimbang tempat lain. Seorang Ibu harus tahu skala prioritas, dilihat dari sisi umur anak-anak, kenyamanan anak-anak, harga, dan intinya tidak membuat anak-anak merasa bosan dengan aktifitas yang monoton. 


Seminggu sebelum kami berangkat, saya sudah banyak cerita ke pada zafran tentang perjalanan yang akan kita jalani, tentang kita akan ke kebun binatang ketemu itu dan ini, mengunjungi mesjid sulthan sambil mengambil bukunya yang salah satunya ada bercerita tentang mesjid sulthan, kita akan naik kereta cepat (MRT), naik bus, di singapore nanti kebanyakan jalan kakinya ketimbang naik mobilnya jadi harus fit dan menyediakan tenaga yang banyak, jadwal tidur siang kakak bisa jadi dihilangkan selama disana, istirahat bisa berkurang karena pagi-pagi sudah harus siap kembali, dan masih banyak lagi yang saya ceritakan untuk mempersiapkan anak sulung saya supaya dianya tidak kaget, dan perjalanan bisa berjalan dengan lancar. Secara tidak langsung sayapun melihat ekspresi dia apakah memang setuju dengan kami atau tidak. Tampaknya dia sangat senang.

Sambil sayapun mencari hotel yang nyaman buat keluarga, akses kemana-mana dekat, destinasipun juga ada disekitar, nyari makanan halal juga banyak, dan tentunya tetap MURAH hahaha. Setelah dapat hotel sayapun menyiapkan perlengkapan dengan tiket ferry + tiket wisata yang saya beli di batam, lumayan murah dapatnya, menyiapkan bekal anak-anak khususnya ruby yang masih baru selesai mpasi, menyiapkan cemilan berupa beberapa finger food dan nasi tim untuk makan beratnya, minimal makanan untuk sehari yah, karena doi juga sudah bisa sih ikut makanan dewasa, tapi yah itu  perhitungan karena ruby sukanya ngemil jadi rencana dibuatin nugget dan martabak. sampai jam 12 tengah malam sebelum paginya berangkat, saya dan suami memulai untuk packing.

Awalnya mau berangkat jam 6 pagi melalui kapal ferry, jadi harus ke pelabuhan jam 05.30 tapi kondisi anak-anak yang masih tidur gak tega banget bangunin, didukung juga seharian kedepan akan padat rencananya jadi saya dan suami sepakat kita kepelabuhan jam 7 pagi, mengambil ferry di waktu jam 08.15 wib. waktu singapore dengan Indonesia beda sejam lebih cepat, alhasil kita sampai di singapore jam 10.30 wita, ditambah Imigrasi yang antrinya panjaaaaaaang banget, untungnya saya didukung dengan kondisi Ruby yang tidur, maka sejam lebih kami di imigrasi tidak membuat panik karena anak-anakpun juga anteng, cuman yah itu ada perasaan was-was karena zaf takutnya minta pipis atau pup disaat tengah mengantri dan untungnya tidak hahhaaha *selamat :D hanya berkali-kali minta nasi bilang lapar hahahha


Hampir jam 12 siang selesai di Imigrasi, kita putuskan untuk hari ini tidak ke singapore zoo karena kondisi anak-anak yang sudah letih ditambah setelah ini ada sedikit kerjaannya ayah yang harus doi selesaikan dulu, Makan siang karena zaf udah minta, lalu kita ke lokasi kerjaannya ayah, dan langsung ke hotel hanya sholat dan kembali jalan lagi hahhaa

Jam 2 siang kita sudah berada di Merlion Park, Zaf udah kelihatan letih karena kalau ditanya, "Zafran capek anakku?" "Iaa Capek bun!" kebetulan juga ruby udah tidur di stroller , padahal niatan mau foto  berempat dengan latar merlion, gak maksimal, zaf masih semangat sih tapi udah uring-uringan hehehe, ruby yang tidur membuat kita langsung jalan menuju MRT ke daerah orchard.

Zaf sebenarnya capek kalau kita diem disatu lokasi, tapi ketika kita jalan mencari/menuju MRT yang begitu jauh, semangat banget sampai ayahnya bertanya lagi "Zafran capek nak?" "Tidak ayah, yukk!" Haahahah Betapa senangnya dia ikut ke mesin bayar kereta MRT, masuk ke pintu masuknya dan menunggu kereta. Dan tegang pas MRTnya mulai jalan hahahha

Karena MRT orchard bersambungan dengan banyak mall makanya kita ngadem sambil mencari pintu keluar tujuannya mencari Es Cream 1 dollar yang udah naik menjadi 1,2 dollar hahahah, duduk bentar menikmati udara singapore yang lagi mendung, dan memang terasa banget capeknya hahaha,

Tepat jam 5.30 wita kita sudah di kamar hotel, yang suasana di sana masih sangat terang, sholat, mandi, makan hanya dihotel dan untungnya saya bawa bekal banyak padahal cuman untuk ruby, ehh malah dieksekusi untuk 1 keluarga, sepanjang pulang tadi sebenarnya ada makanan halal disekitar orchard niatan untuk bungkus tapi karena kondisi anak-anak yang sepertinya sudah letih, mengurungkan niat untuk mencari dan langsung pulang, disekitar hotel sebenarnya banyak, tapi karena kitanya belum sholat maka langsung masuk ke hotel dan malas lagi untuk keluar hahah, jam 7 malam yang tetap masih terang, anak-anak sudah tidur, kitapun juga demikian hahahah

Satu yang saya syukuri untuk merubah rencana untuk ke singapore zoo di hari pertama yang memang menjadi tujuan utama kami kesana, bayangkan jika kami tetap ngotot kesana, anak-anak tidak menikmati karena letih, waktunya juga sempit biarpun memang ada acara nigth safari tapi yah itu karena anak-anak gak tidur siang, makan diawal malam biasanya mereka sudah tidur, jadi sore kita harus balik ke hotel, waktu yang sempit tidak maksimal untuk mengelilingi kebun binatang yang luas itu, padahal itu menjadi tujuan utama kita kesana.Sayangkan sudah diluangkan waktu tapi gak maksimal.

Terima kasih untuk tim saya, suami, zafran dan ruby, Insyaa Allah perjalanan selanjutnya kita semakin solid sayang-sayang yah :*

Untuk cerita singpore zoonya saya sudah nulis di sini 

Baca Juga cerita waktu kami ke Sea Aquarium Singapore

Setelah kami dari Singapore Zoo, kita kembali ke hotel untuk mengambil barang kita, sekedar informasi jika kasus sama dengan kami ada bagasi dan rencana langsung pulang ke tempat masing-masing entah bandara atau pelabuhan, mending bawa aja ke Singapore Zoo ternyata ada tempat penitipan yang dikenai biaya, maaf dengan biayanya saya kurang tau karna tidak sempat bertanya, setidaknya bisa lebih mengefisienkan waktu agar tidak terburu-buru.

Hanya mengambil bagasi dan numpang sholat, dan langsung menuju pelabuhan harbourfront, langsung nyari makan karena kita pada tingkat kelaparan sangat akut :p setelah itu lanjut untuk ngemol di vivo city, dan gak kerasa waktu sudah jam 6 sore, siap-siap chek-in untuk ke batam.

Sampai ke batam sudah menunjukkan waktu hampir jam 7 malam, anak-anak saya tau sudah lapar banget tapi hanya minta susu, mandi, dan langsung sudah tidur. ahh, lelah pastinya,, tidak sabar untuk mendengar ceritanya besok tentang perjalanan ini dari zafran, semoga saja dia senang :D

Diluar dengan liburan keluarga besar, jikalau kami keluarga paingngi family saya usahakan untuk kami saja yang berangkat, Ayah-bubun-anakanak, tidak ada nanny atau keluarga yang lain ikut dengan tujuan menemani atau membantu. Semoga kami orangtua yang kuat. Kami termasuk rugi jika bukan kami sendiri yang layani dan temani anak-anak, kami termasuk yang hobby jalan terkhusus saya sebagai bubunnya, begitu banyak pelajaran berharga dalam perjalanan bersama keluarga, mengajar banyaknya toleransi, saling membantu, bagaimana mengolah waktu, mengolah fisik (tau diri jika sudah letih), mengolah emosi jika memang tidak sesuai dengan rencana, komunikasi termasuk bahasa daerah atau negara yang kita kunjungi, dan masih banyak lagi, yang paling inti adalah pelajaran bagaimana kita besyukur apapun itu kepada Allah SWT.

Ada beberapa tips dari lubnahlukman.com membawa travelling (menggunakan kapal ferry) balita :

1. Jika sudah mengetahui lokasi yang dituju, usahakan minimal seminggu sebelumnya adakan dialog dengan anak-anak, conohnya : apa maunya dan apa maunya orangtua terhadap anak-anak, apa dan siapa yang kita temui, dan masih banyak lagi. permudah dengan menyiapkan point-point yang apa orangtua sampaikan ke anak-anak.

2. Memilih hotel yang ramah anak. diantaranya kamar yang no smoking area, lokasi yang aman dari 'mata' anak-anak, akses yang gampang, dan mudah kemana-mana. khusus di singapore ini aku memilih yang tidak termasuk sarapan, sayang saja jika ada tapi gak digunakan, dan memang saya agak meragu dengan kondisi ke'halal'an dimana menunya ada makanan yang non halal.

3. Merencanakan dan membuat makanan sesuai lokasi dan beberapa hari perjalanan.

4. Membuat rencana awal dengan mantap, mulai dari lokasi yang dikunjungi, transportasi yang dipakai, tempat makanan yang dikunjungi, biaya ini-itu, pakaian yang dibawa baik di tas atau di ransel. 

5. Menyiapkan banyak rencana-rencana (tulis di note), takut jika rencana awal gagal karena hujan mungkin, atau anak-anak yang lagi tidak mood untuk kesana karena letih atau apapun jadi ada rencana-rencana untuk mengifisienkan waktu dan menghindari perdebatan dengan suami/istri atau anak-anak.

6. Usahakan membawa semua kebutuhan anak tapi jangan berlebihan, dikhawatirkan jika kehabisan misalnya popok atau susu, makan banyak waktu untuk mencarinya.

7. Menyiapkan stock sabar yang banyaaaaaaaaaaaaaaaaak :D


Aku ingat percakapan kami berdua(suami-istri) waktu selesai diimagrasi singapore yang antrinya panjang buangeeeettt : dengan muka kusut saya berjalan mencari tempat duduk, tapi gak dapat akhirnya dapat tempat yang bukan tempat duduk tapi bisa didudukin*hahah apasih, langsung ngasih nenen ruby yang udah nangis kejerrrrr gegara di akhir antri ruby dah bangun dan masih lama ngantri dan doinya udah minta nenen. terus datanglah ayah dan zafran. Mana zafran dari tadi minta terus nasi. hahahha.
Suami : "kenapa sayang?" (udah tau sepertinya, istrinya lagi badmood lihat muka saya yang bengkok)hahhah
Istri : "gak kok!" (sambil nenenin ruby) padahal dongkol banget, belum apa-apa udah jam 12 siang aja.
Suami : "Sabar sayang, memang begitu kalau bawa anak-anak,masih panjang perjalanan"
Istri : *dalam hati (sekate-kate, eike sebenanya sabar, tapi karena lapaaaaarrr banget, mana sarapan cuman roti, menyusui terus) *mengeluh, jangan ikutin.
Suami : "yuk makan dulu!"
Istri : *langsung semangat ke resto dan ngabisin 2 piring nasi huahahaaah. Alhamdulillah, makasi Yaa Allah.




 
Foto berempat yang apa adanya hahha

Lobby Hotel

Makan Ice Cream 1 dollar
Bekal yang saya buat selama di singapore



Chek-in kapal ferry

Ngambil tiket MRT

Lobby Hotel

Suasana didalam kapal ferry menuju singapore





Doinya kaget hahhahah

Menunggu datangnya MRT

Penampakan dari luar hotel

Sampai sini dulu yah cerita saya, Insya Allah diberi kesehatan dan rejeki lagi, kita jalan-jalan lagi. Amin.

Lubnah Lukman
Seorang bubun yang senang bikin rencana macam-macam kalau liburan

4 komentar:

  1. waaa, mau juga merasakan Ferry Batam - Singapore! Berapa duit itu? berapa kali tiap hari?

    btw,konsistenG ki Buuun, subyeknya baiknya pake "Kami" saja, jangan diganti-ganti dengan 'kita' :p


    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoooo kak, seya sedia mengantar :D
      2way - 300ribu+taxmi itu. setiap jam dari jam 6 pagi sampe jam 10 malam. dengan 4 pelabuhan di batam menuju 1 pelabuhan di SG.

      dehh kak af na perhatikannya :D kah berapakali masuk kamar untuk nenen ruby kalo bangunki jadi dilupami apa sudah ditulis lagi hahah *alasan..

      Hapus
  2. Saya udah 2X ke Singapore tapi belum pernah sekali pun naik ferry ke sana... sepertinya kapan2 harus coba nih! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoookk kak ery, kabari kalao di SGki mau ke batam nah :D atau meetup di Sg juga boleh heheheh

      Makasih mama ery udah mengunjungi blogku,, terharuku gank :))

      Hapus