29 Januari 2017

The Sumii Cafe & Resto


Assalamualaikum :D

Syukur punya suami yang hobbynya sama yaitu suka jalan dan makan/ngemil dimanapun dan bagaimapun keadaannya hahaha, tak lepas kalau akhir pekan saat ayahnya zaf libur ngantor sayapun dengan otomatis masuk di waktu hari bebas masak, biarpun saya tetap masak sih untuk makan malam, gak enak juga kalau sepanjang hari makan diluar terus, lidah seperti kangen dengan makan yang polos-polos saja *memang saya handal masakan polos hahahah karena masakan polos yang gampang, tidak menyita waktu lama dan tentunya juga enak sih minimal ada rasanya :D adalah andalan untuk ibu-ibu yang anaknya selalu bilang "janganmi masak bun, temani sini main" hahaha Kalau begitu saya cepat sudahi kerjaan dirumah, rugi saya jika sehari itu saya terlalu sibuk dengan urusan rumah tangga.

Dan tiap minggu tugas saya dan suami nyari tempat makan apa yang kita coba kali ini, dan untuk hari sabtu kemarin kita memilih di Resto dan cafe The Sumii. Seperti biasa sabtu ini saya ke pasar untuk nyetock belanjaan selama seminggu sekalian singgah sarapan di tukang bubur andalan dekat pasar, setelah itu pulang dulu beberes rumah, mandi, dan kembali jalan lagi :D karena tadi sarapan agak telat, kita menunda untuk makan siang dulu karena masih kenyang, menemani suami untuk nyari perlengkapan kantor sekalian mencari kebutuhan anak-anak yang sudah habis, setelah semua urusan kelar, termasuk sholat dhuhur kita menuju resto yang dituju.

Hampir jam 2 kita sampai disini, suasana udah sunyi banget sih, cuman kita pengunjungnya, disatu sisi sih bagus juga jadi leluasa makannya :D sebenarnya menunya hampir sama aja dengan rata-rata cafe dan resto tapi ada yang unik dari penyajiannya dan salah satu menunya. Kebetulan kami pesan Nasi Ayam + Nasi Ikan Gurame goreng yang disebut Nasi Tempong berangkali nama alasnya itu tempong yah?! Gak tau juga lupa nanyanya, kalau orang makassar sebut dengan "pattapi" gak tau kalau di batam hehehe ikannya juga sangat besar dan segar, dilengkapi dengan sambal yang pedesnya mantap dan lalapan yang lengkap karena kesukaan saya seperti pete gorengnya ada heheh, dan menu utama yang paling istimewa adalah Kerang tumpah, kerang tumpah dengan berbagai jenis kerang yang disajikan di atas pattapi yang agak besar tapi dialasi plastick, pelayannya datang dengan membawa pattapi plus 1 ember sedang yang didalamnya kerang yang bersauskan blackpapper, ada beberapa saus tinggal pilih. Kerang tumpah ini macam-macam harganya kebetulan karena kita cuman berdua yang dewasa kita memilih yang porsi kecil tapi inipun kita puas memakannya rasanya juga sangat enak, padahal ketika kerang tumpahnya datang saya sempat bilang sama pelayannya " Mba bisa gak bungkus kalau nanti gak habis?" dan ternyata semuanyaaa habis  hahahhah. Alhamdulillah. Selanjutnya berangkali mau nyoba rasa lain.


Dari segi harga juga sangat terjangkau, Nasi Tempong yang kebetulan saya pesan 2 dengan Isi Ayam dan Ikan Gurame sangat terjangkau karena sebanding dengan Rasa dan Isinya, begitupun kerang tumpah, yang bukan hanya beberapa jenis kerang tapi ada sajian Isi seperti jagung, kentang, yang bisa jadi sayurannya jika ada yang gak memsan sayur. Hanya saya pesan sayur baby kailan yang saya rasa agak mahal sih gak sebanding dengan porsinya yang kecil, tapi untuk keseluruhan sih enak, dan saya sangat menyarankan untuk mencoba cafe dan resto ini.

Terima Kasih untuk The Sumii Cafe dan Resto semoga makin sukses yah.

Tampilan Nasi tempongnya dan pelengkap kerang tumpah yaitu roti mantau yang disajikan dengan sambel ijo + kecap






Kerang Tumpah dengan saus blackpapper

Penampakan setelah semuanya makan, Habisssssss :D

Zaf yang selalu diajak kulineran doinya sukaa banget :D

Daftar menu yang sempat saya foto.
Penampakan Restoran dari luar.


Lubnah Lukman
Seorang Ibu yang senang berbagi cerita dan info
.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar