9 Juli 2017

Belajar Menjadi Manajer Keluarga yang Handal #NHW6

Assalamualaikum,


Alhamdululillah sudah pekan ke enam saya mengikuti kelas Martikulasi Institut Ibu Profesional, itu tandanya ada pekerjaan rumah ke enam atau istilah keren di IIP adalah Nice homework ke 6. Tapi sebelum saya bahas NHW saya kali ini, saya mau apresiasi untuk 5 tahun saya menjalani bahtera perkawinan itu berarti kira-kira hampir 45.000 jam saya lalui dengan banyaknya aktifitas baik rutin dan dinamis, apa hasil dari jam terbang saya yang sebenarnya saya sudah mahir untuk salah satunya contoh, misalnya : menangani rasa kejenuhan tapi ternyata sampai sekarang saya masih terus berputar dipikiran itu tanpa tiap jam bahkan hari tidak ada peningkatan jam terbang saya untuk setiap keahlian yang harus dimiliki dari seorang Ibu.

Bismillah,

Sebelum kita bahas NHW kali ini, yuk kita simak materi saya minggu ini bersama Ibu Septi Peni Wulandari

Memang tiap hari saya senang mengerjakan planning baik untuk saya dan anak-anak, entah menu selama seminggu atau rincian kebutuhan setiap belanja mingguan, bahkan jika kita bepergian saya selalu membuat cheklist yang akan dibawa. Tau diri kalau saya tipikal mudah terbawa arus, stalking berita di sosmed aja saya bahkan bisa melupakan apa kegiatan utama saya pada hari ini. Dan sekarang Insya Allah, jadwal ini akan paten dan berkelanjutan, Dari saya dan untuk saya sendiri dan keluarga, saya yakin berubah meskipun kecil, karena dari perubahan kecil akan mengantarkan kita ke perubahan yang luar biasa. Dan awal semua ini saya persembahkan sebagai hadiah saya yang sudah masuk 5 tahun perkawinan. Semoga Insya Allah ulang tahun yang ke 6, Milestone yang saya buat di NHW 5 bisa terlihat. Aminn.
Awal adanya tugas NHW 6 ini saya sudah japri ke fasilitator saya untuk meminta dispensasi jadwal pengumpulan tugas karena anak pertama saya drop sampai harus di rawat di Rumah sakit, dan ditambah kami baru balik dari mudik yang rumah memang sangat berantakan. Berdua di tanah rantau bersama suami, membuat saya tidak yakin untuk menyelesaikan tepat waktu tugas ini karena saya yang harus gantian dengan suami untuk jaga anak saya di Rumah sakit, tapi tetap jika ada waktu kosong saya upayakan untuk mencicil tugas ini, dan Alhamdulillah tepat waktu.



Karena kita disuruh untuk membuat 3 aktifitas yang penting dan paling tidak penting, padahal bagi saya yang memilih unuk bekerja di area domestik merasakan semua aktifitas itu sangat penting bahkan waktu 24 jam itu sangat kurang untuk menyelesaikan kerjaan domestik. Makanya saya tetap menulis waktu penting itu ada yang mendesak dan tidak mendesak, disitu bisa terlihat yang mana prioritas yang harus dikerjakan tepat waktu dan konsisten ada yang bisa kita renggangkan waktunya, jika ada kejadian yang tak terduga selama sehari kita beraktifitas, dengan cara ini jujur terlihat mana yang banyak memakan waktu padahal itu tidak penting bahkan mendesak, itu bisa menjawab kenapa sampai sekarang kompetensi saya tiap tahun tidak bertambah. 

Maka, 3 Akifitas yang paling penting adalah :
1. Ibadah
2. Melayani Suami dan Mengasuh Anak
3. Membaca dan Menulis

Dan, 3 Aktifitas yang paling TIDAK penting adalah :
1. Stalking Sosial Media
2. Chit-chat yang tidak penting
3. Ketiduran pas Nenenin Ruby

Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras

Jadi jam Dinamis saya itu mulai dari jam 8 pagi sampai jam 19.30, diwaktu ini saya akan memanfaatkan waktu bersama anak-anak dan upgrade ilmu saya di universitas kehidupan diluar jam itu saya menyebutnya jam rutinitas yang saya kerjakan berbagai aktifitas rutin, seperti Memasak, beres-beres dan lain-lainnya. Alhamdulillah saya di bantu oleh seorang ART tapi tidak tinggal dirumah, datang siang hari dan pulang disore hari, senin-jumat jadi sebagian kerjaan rutinitas seperti setrika dan nyucian piring itu saya dilegasikan penuh sama beliau, termasuk beres-beres tapi sama saja sih selesai beres, udah bersih rumahnya pas anak-anak bangun siang berantakan lagi hehehe. Tapi setidaknya itu sangat terbantu, saya tidak terlalu memikirkan banyak kegiatan rutinitas jadi fokus untuk banyak kegiatan dinamis.

Bisa dilihat dari contoh jadwal harian yang saya bikin di bawah ini (materi pokoknya rencana saya akan lampirkan juga bersama jadwal setiap minggu saya) :


Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.


Semangat unna! ini harus! dan bersungguh-sungguhlah!

Lubnah Lukman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar