11 Agustus 2017

Pasir buatan ZafRuby

 Assalamualaikum

Dari dulu pengen banget setiap aktifitas anak-anak 'disejarahkan' di blog ini, tapi apa daya membersihkan tiap aktifitas mereka sudah makan waktu dan energi hehehehe, kenapa? karena ngebersihinnya pake asisten istimewa, yah mereka berdua, yang mana membersihkan itu masuk diagenda permainan hahaha apalagi ruby yang sudah menginjak 19 bulan dengan ritme mainan yang saya harus buat untuk kakaknya juga berarti untuk ruby saya harus naikkan levelnya sedikit membuat saya harus ekstra hati-hati menjaga ruby.

Ruby yang memang beda banget karakter dengan kakaknya, mencoba segalanya dan kemauan yang sangat kuat, biarpun saya membuat mainan yang khusus buat zaf tetap saja ruby ikut nimbrung hahaha itu makanya kadang dokumentasi saya tidak abadikan karena untuk main bersama mereka ditambah menjaga mereka berdua saja sudah membuat saya urut dada hehehe

Tapi memang untuk membersamai anak-anak apalagi dalam permainan kalau bisa ini bukan jadi ajang selingan, ini malah menjadi prioritas, karena dengan mendengarkan mereka, menatap matanya, bermain bersama mereka sebanyak waktu yang kita punya, akan bisa jadi kita lebih mengetahui potensinya sejak dini, apa yang menjadi membuat mata mereka sangat berbinar-binar melakukannya, apa yang mereka tidak suka ataupun tidak, terjadi bonding yang kuat dengan mereka, dan itu yang saya harapkan, apalgi untuk saya yang memilih kerja di ranah domestik, tantangan kerjaan rumah yang tidak pernah habis-habisnya, membuat saya harus disiplin tentang waktu.

Dan semenjak zaf sudah menginjak hampir 4 tahun untungnya TV tak pernah saya hadirkan dirumah, apalagi handphone (emaknya tak update untuk informasi apapun, contohnya raisa-hamish tunanganpun eike tau dari orang, dan memang gak penting juga sih ditau :p) dan terkadang update informasi yang lain saya dapat ketika ngobrol dengan pak awal hahaha baru deh googling itupun jika memang penting buat saya.  


Terlalu banyak yang harus dibaca jika kita bermain social media, padahal saya banyak mimpi yang harus saya kejar, menjadi Ibu produktif sambil membersamai anak, upgrade ilmu diranah bisa dan saya suka, mengerjakan kegiatan domestik, mebuatkan rencana harian termasuk mainan anak, membaca buku, menemani anak main, dan lainnya, apalagi pas suami udah ada dirumah, pas anak-anak sudah tidur kadang ngobrol ngalur-ngidul saja begadangnya minta ampun hahaha 

Lah kok saya jadinya curhat yahh haha, dari dulu pengen banget beliin pasir kinetik buat anak-anak tapi yah itu mahal, perhitungan saya begini pasir buat mereka bukan makanan pastinya, otomatis mereka pake main-main setidaknya setiap kali main mereka pasti menghabiskan/membuang setengahnya secara tidak langsung, entah terbuang dilantai, tertempel dibaju mereka, buang kiri-kanan, pindah dawah-ke dawah lainnya pasti ada yang terbuang, apalagi saya yang pasti mainnya dihalaman otomatis mereka main pasir seakan main pasir dilaut yang jumlahnya gak keitung banyaknya, nah ini beli sekilo aja udah bisa membelikan mereka beberapa buku yang tipis, makanya inisiatif saya buat aja, toh harganya 10 kalilipat lebih murah dibanding beli (baca : emak irit)

Jadi kalian mau membuat gampang aja kok, cukup sediakan tepung maizena (9 sendok) air (1 sdm) baby oil (1 sdm) pewarna makanan (menurut selera), dicampur aja semuanya, pisah diwadah lain jika kalian ingin membuat pasir dengan warna berbeda. Nah proses ini yang penting, jangan emaknya yang buatkan kalau bisa sama-sama buat karena ada proses belajar yang emakya bisa jelaskan, untuk umuran zaf sudah bisa mengerti tapi untuk ruby mengiyakan saja hahhaaa

Untuk tekstur hampir sama kok dengan dijual dipasaran dan lebih aman tentunya buat anak-anak karena kita tau kandungannya.

Selamat Mencoba,

Dan benar kan mereka membuat di dapur tapi eksekusinya dihalaman belakang, bagus juga sih gak terlalu membersihkan tapi 20 menit main gerimis datang, pindah ke dalam ruangan lagi (emaknya sudah gak enak perasaan :P) sebungkus tepung maizena yang kami buat menjadi 3 warna pasir, ludes semuanya hahahha, endingnya mereka main lempar-lemparan hahahah

akhirnya start dari jam 8 sampai hampir jam 12 selesai membersihkan, makan siang, baca buku, dan bobo deh merekanya. Kadang hanya 1 permainan yang saya persiapkan karena itu sudah menjadi waktu yang efektif buat mereka, pas bangun tidur saya hanya memberikan mainan yang jadi seperti lego-legoan, puzzle atau mainan ringan biasanya juga sekedar main kerumah teman atau main kehalaman.






Lubnah Lukman

2 komentar:

  1. Hahaha seru banget ya bikin mainan dan berakhir rusuh begitu.. Aku juga sering, bikin-bikinnya seneng, giliran beresinnya duh rasanya males pisaaan! Apalagi kalo udah pake dilempar-lempar gitu. Tapi nanti, momen-momen kayak gini yg bakal kita kangenin yaa :)

    BalasHapus
  2. Wah pasirnya bisa warna-warni. Seru mainan kayak gini!

    BalasHapus