10 November 2017

Sepedaku Roda Tiga #Tantangan10hari #level1 #hari9


Assalamualaikum

Alhamdulillah cuaca batam yang kemarin beberapa hari hujan terus, hari ini mataharinya sumringah lebar, hanya anak-anak keluar tadi itu sudah hampir jam 9 pagi hahaha. Zaf baru ditaklukkan mandi itu sekitar jam 8 pagi, untungnya jam 7an udah sarapan, jadi selesai zaf mandi langsung cus untuk keluar ke taman.

Awalnya gak ada rencana untuk naik sepeda, tapi kemarin sempat main sepeda sama kiral (teman satu-satunya yang akrab di kompleks) makanya antusias lagi. Naik sepeda di sekitaran rumah sangat amat jarang karena rumah kita perbukitan, jalanannya gak datar, jadi agak khawatir jika zaf dilepas naik sepeda yang belum lancar, itu aja udah berkali-kali jatu, nah setiap kali jatuh traumanya bisa berminggu-minggu hahaha. Tapi kalau punya teman atau kita main sepeda sengaja ke alun-alun dianya berbinar.

Karena depan rumah turunannya agak curam, zafnyapun minta tolong,
+ Bund gak bisa bund!
- Belum bisa, semangat nak, ayok dicoba! Sambil bubun bantu!
+ Bubun saja boleh ?! (melepas sepedanya) dan langsung kedepan memberikan aba-aba.
+Yah, maju bund, belok kiri, nahhhh bagussssss
- (ini sepedanya siapa cobak, yang naik juga siapaa!! hahaha)
- Boleh zaf lanjutkan.
+ betulll, boleh bund 

karena yang gak turunan hanya di sekitaran tempat duduk dalam taman. Makanya zaf jalan itu melewati jalan dan masuk ke taman dulu. Panjang banget yah jalannya nak hahaha, ini mendingan biasanya naik sepeda itu di belakang pos satpam, itu salah satu yang jalannya datar, jadi kitaharus jalan dari rumah ke pos satpam sekitar kira-kira 150 meter. Jalannya harus membawa sepeda bukan di kayuh tapi di dorong, hahahah

Sampai di taman, zafpun hanya memutar-mutar mengelilingi sebuah pohon mangga, kita bermain peran, seolah-olah zaf mau masuk-keluar di area perbelanjaan, saya jadi kasirnya.
- Selamat Datang, ini pak tiket masuknya (sambil memberikan selembar daun kering yang kita gunakan sebagai karcis masuk)
+ Terima kasih.



Setelah itu zaf parkir, seolah dia masuk ke dalam untuk belanjaan, mebawa belajaan dan memasukkan di keranjangnya.
+ (menuju ke saya sebagai kasir) Ini bu tiketnya,
- Uangnya mana?
+ Ini bu!
- Terima kasih, datang kembali yah.
+ Lah, uang kembalinya mana bu?
- (terbahak) hahaha, ohh ia yah pak, tadi uangnya berapa pak?
+ 100 ribu
- jadi kembalinya berapa pak?
+ 300 ribu bu
- (terbahak lagi) hahahaha

Ahh anakku, bergembiralah sayang, moment kebersamaan kita akan selalu berkurang setiap kamu bertambah umur, dan bubun gak mau melewatkan setiap momennya. Terima Kasih Zaf untuk selalu buat bubun dan ayah terhibur  dan kadang juga buat kita tantrum hahahah

Lubnah Lukman
Seorang ibu yang harus siap menjadi apa aja untuk membersamai anaknya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar