8 November 2017

Tebak Gambar #tantangan10hari #level1 #hari7


Assalamualaikum

Sampai sekarang saya termasuk seorang ibu yang bersyukur berjuang untuk saya sendiri dan untuk anak-anak untuk tidak menggunakan media belajar menggunakan gadget. yah memang anak menggunakan media gadget ataupun tivi memang cepat banget menangkap sekaligus meng-copy-paste apa yang dia lihat tanpa melihat begitu banyaknya efek samping yang negatif yang kita tawarkan buat anak kita. tapi sebelum melirik efek sampingnya apakah memang itu perlu atau tidak? khusus saya, itu tidak perlu karena ada Ibunya yang setia mendampingi. Saya sudah memilih menjadi Ibu Rumah Tangga yang bekerja di ranah domestik, dan begitu banyak amal jariyah yang bisa saya dapat jika saya bersungguh-sungguh mengerjakannya, kenapa saya abaikan?

Tak terkecuali tadi pagi setelah mereka makan pagi dan mandi karena suasana batam lagi hujan yang biasanya kita wajib keluar akhirnya kita memilih main dirumah, main tebak gambar.

- Zaf kita main dalam rumah aja sayang yah, hujan soalnya nak.
+ Hujannya keras atau tidak?
- Keras nak.
+ Berarti bisa mandi hujan bund?
- Boleh. Tapi liat ada guntur dan petir, bubun khawatir nak. zafran mau?
+ kalau tak ada petir dan guntur boleh bund?
-boleh banget zaf, kan kemarin bubun bolehin, asal hujannya keras dan gak ada petir dan guntur yah.
- oke?
+ Iaa bund.
- Jadi kita main apa nih?
+ Main tebak gambar sapi aja bund.
- Wokehhh
- (Sayapun memainkan dan menata di depannya, ini kartu berjumlah 15 pasang total 30 kartu dan saya memainkannya dengan zaf ada 10-15 kali gocokan hahah, sekitar hampir 1 jam)

- Siapa yang duluan?
+ Zaf bund



Sangat menikmati jika saya bermain tebak gambar atau puzzle bersama anak lelaki saya ini kadang kita saling tertawa, berlomba untuk menyelesaikan gamenya, bercerita, atau paling sukaa ketika saya bermain pura-pura melambat ketika main puzzle atau ketika main tebak gambar saya lupa pasangannya ada dimana dan dengan sigap dan cekatan dia menuntaskan semuanya hahahaha Kalau seperti ini kadang saya mengabaikan rumah yang berantakan, kerjaan domestik yang gak ada habisnya dan menikmati betul waktu sama anak-anak, kita hanya ditemani lantunan ayat suci alquran dirumah yang memang saya menyiapkan mainan, yang malam saya tata ulang karena ketika anak-anak yang rapikan belum sempurna, dan paginya hanya hitungan detik terbongkar lagi. Ahh anak-anakku... bayangkan jika saya sibuk dengan kerjaan domestik dan kamu sibuk dengan dunia didalam layarmu, betapa hambarnya hari-hari kita dan gak ada chemistry yang kita dapat secara kuat.

Lubnah Lukman
Bubun yang masih menata waktu untuk full bersama anak-anak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar