17 Januari 2018

Meja Makan Bersama :)


Assalamualaikum,

Berbicara sedikit tentang babychair, kursi yang mereka pakai berdua ini awalnya punya zaf yang kami belikan pada saat usianya 5 bulan, jadi usia kursi ini sudah hampir 4 tahun, sudah lapuk dan tak berwarna hahaha, setelah kita pindah rumah yang sudah ada meja makannya, kursi ini tak terpakai saya simpan karena zaf sudah bisa duduk makan di meja makan dewasa seperti kami. Kehadiran Ruby sayapun kembali membersihkan kursi ini untuk kelak mpasi ruby dia memakainya, tetapi setelah ruby awal mpasi hari pertama, zafran nolak untuk dinaiki dia hanya mau dia memekainya, padahal sounding sebulan sudah diberikan dengan kata-kata "Zaf, kursinya dipinjam adek dulu yah untuk makan, zafnya kan udah duduk di kursi meja makan sama ayah-bubun, oke nak" dan dia selalu menjawab 'Oke bubun, zaf duduk dikursi sama ayah'. Tapi pas harinya gak demikian, hahaha

Semingguan setelah hari pertama Ruby mpasi, zaf kalau makan mau duduk dikursinya, setiap adeknya duduk, dianyapun ikutan mau duduk, otomatis ruby saya amankan. 2 minggu ternyata belum berubah, selama sebulan saya memberikan pengertianpun belum membuahkan hasil, karena ruby sama dengan kakaknya mpasi memakai metode BLW maka kursi makan ini sangat penting sekali untuk menunjang mpasi dengan metode ini, maka dengan itu saya dari pada membeli mending menyewa kursi makan sambil menunggu zaf bersedia berbagi kursi.

Hampir 2 tahun saya menyewa kursi makan itu dan sampai pada saya melatih ruby untuk makan di kursi biasa dan kakaknya masih di kursinya hahahha, dan berhasil . seminggu saya rasa sudah cucup untuk ruby latihan dan saya mengembalikan kursi makannya kepada pemiliknya.

Sebulan terakhir ini setelah kami umroh dan mudik ke makassar, balik batam bukan rebutan kursi tapi pada mau makan bersama menggunakan kursi makan zaf. Hahaha. Bukan hanya sempitnya, tapi drama karena kesempitanlah, saling ganggulah, saling berkomentar kok makanan saya berbeda bund? padahal sama hanya porsi + piring aja yang berbeda, dan drama lainnya.

Yang serunya dari makan semeja ini, anak-anak jadi semangat doa Makan dan sesudah makannya barengan, semangat makannya terutama ruby, apalagi lihat mereka sudah makan sendiri saya juga bisa sambil makan dan bercanda bersama, setelah makanpun mereka semua membawa piring mereka masing-masing, tapi zaf lanjut untuk cuci piring, ruby kembali bermain, saya membersihkan meja dan menyapu makanan yang terjatuh akibat ruby yang masih belum sempurna makannya, tapi satu yang saya syukuri ruby jadi gampang pegang sendok karena dari contoh awalnya sudah melihat zaf dengan sempurna makan pakai sendok bahkan dilengkapi dengan garpu.

#tantangan_hari_ke_11
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman
 

16 Januari 2018

Sendal favoritku!


Assalamualaikum,

Tadi pagi rencana mau nyapu halaman yang sangat dipenuhi daun kering karena hujan dan angin selama 6 hari terjadi di batam membuat saya malas gerak untuk keluar rumah, alhasil karena saya gak pernah keluar, anak-anak yang mendengar saya membuka pintu sudah lari panik mengejar saya, hahaha

sampai zaf berteriak, horeeeee kita keluar!! hahaha, ini aja sebenarnya gak mau nyapu tapi ngeri juga lihat penampakan rumah dari luar seperti rumah yang tak berpenghuni saking banyaknya daun kering, Nah Ruby kala itu menemukan sendal yang menjadi andalannya dulu, kenapa sudah gak sekarang? karena satunya udah hilang entah di mana, tapi dulunya saya tidak membuangnya satu karena kemana-mana dia membawa dan kadang memakainya didalam rumah hehehe. Karena kejadian itu saya sempat membuangnya, tapi kenapa entah hari ini ruby dapat kembali, entah saya juga gak tau dia dapat dari mana, soalnya pas mereka keluar saya sempat ijin sama mereka untuk masuk ke belakang ambil skop sampah.

Tau apa yang terjadi??

Selama saya menyapu dia gak pernah lepas sendal ini, saya sudah bujuk rayu sampai dia menangispun, sebelum menyapu saya hanya bujuk rayu sambil berkata,

B : Ruby kakinya da berapa nak?
R : satu, duaa (sambil menghitung kakinya)
B : terus ruby pakai sendalnya berapa?
R : satu bubun
B : kalau begitu cari sendal lainnya yang ada 2?
R : yang mana?
B : (dan sayapun ambil sendalnnya) 
R : Tidak mau, ruby mau ini!!
B : tapi itu cuman satu nak, ditukar yang 2 yah, supaya kakinya ruby pakai sendal semua.
R. Dak mau, ruby mau pake ini, ih!!
B : Ini bagus tidak? (sambil memegang sendalnya yang lengkap)
R : Bagus
B : dipakai yuk!
R : Dak mau, ihhh

Selama saya menyapu halaman diapun kesana-kemari memakai sendal satu, takut juga sih takut ada benda tajam, tapi saya sudah menjelaskan resikonya, tapi saya gak tau ruby sudah paham atau belum. Nah, tetiba berangkali zaf mendengar saya selalu membujuk ruby memakai sendalnya yang lain, zafpun ambil paksa sendalnya dan menukar dengan sendal lain. Pecaaaaahhhhlahhh tangisnya... Huaaaaaaaaa

Z : Ruby pake ini saja!
R : huhhuhuhuhuhuhuh

Dan tau kalau ruby sudah nangis, lama redanyaaaaa, otomatis sampah yang masih setengah mau disapu saya hentikan sementara, dan membawa ruby untuk ke dalam rumah, sebelum saya menjelskan ke zaf dengan tindakannya, saya harus menenangkan ruby dulu dengan cara menemani dia menangis, ketika melihat agak reda, sayapun mengalihkan dengan kegemarannya, Boneka bebek diaa dan mendongeng dengan suara cempreng.

Ahh, dengan ini saya memasukkan kata-kata penyejuk, dan anak ini kembali bisa diajak komunikasi.

dan sendalnya sudah saya masukkan ke tong sampah, heheh

#tantangan_hari_ke_10
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

15 Januari 2018

Ngemil tapi Lapar


Assalamualaikum,

Alhamdulillah kembali nulis untuk tantangan bunda sayang, kemarin 2 hari drop yang mengakibatkan stamina untuk bangun diwaktu nulis jadi agak berat, yah demam, Batam lagi mengalami musim dingin yang katanya orang yng sudah lama di batam belum pernah mengalami batam yang hujan tanpa henti dan suhu yang teramat dingin, untungnya alhamdulillah cuman emaknya yang mengalami tidak enak badan, anak-anaknya masih on tiada henti hehehe

Kali ini ruby habis selesai rapikan mainan biarpun tidak sempurna tapi alhamdulillah hati emak yang lagi gak enak badan, seketika sumringah. Tapi jangan senang dulu, Entah ruby jadi kebiasaan setiap merapikan sesuatu langsung buka kulkas dan nyari cemilan. saya gak pernah mengatakan 'ayo rapikan mainan, nanti bubun kasih nyemilan' gak pernah hanya memang setiap kami bereskan mainan saya ngambil makanan-minuman terus kami bertiga atau berempat kalau ada ayahnya duduk dilantai lesehan sambil ngemil. Nah dari sini berangkali ruby menjadikan kebiasaan.

Nah ketika melihat kulkas seperti terowongan tanpa ujung, bersih tak berbekas hehehe yah memang karena kita belum belanja mingguan dan saya lagi gak mood untuk membuat cemilan dikarenakan kondisi yang gak stabil. Mulailah tantrum. Ruby terkenal anak ngemil tapi alhamdulillah makannya juga jalan, dan saya meng-izinkan memang untuk nyemil apapun. 

Dia mengikuti saya dimanapun berada sambil menangis, kadang duduk dan memberikan pengertian bahwa gak ada bahan, saya menawari makan lagi dan membuatkan susu juga gak mau. Setelah bujuk rayu tanpa henti saypun menawarkan sayur sup aja, dia penikmat wortel jadi saya mengambil wortelnya saja dan memberi ke ruby, tanpa nafas diapun melahapnya, "ehh doanya uda belum by?" dengan kencang dia membaca doa makan padahal setengah udah terlahap, Dan setelah habis sayapun berkata 'kalau udah makan ngapain' 'baca doa bund' oke. dan setelah tantrum dan makan wortel itu, dia minta nasi...... huaaaaaa.. lapar ternyata..

Kadang Emosi yang marang dan pengen keluar tidak membuat anak-anak tahu apa yang menjadi masalahnya, mencoba untuk mengikuti maunya dengan wajar, mengajak komunikasi, dan berakhir dia memberi tahu apa maunya.

#tantangan_hari_ke_9
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman


12 Januari 2018

Ini legoku bukan Legomu!


Assalamualaikum :D

Adakah anak-anak yang tidak mengalami pertengkaran?

Adakah suasana rumah yang anak-anaknya yang tidak mengalami saling tarik-tarik mainan?

Adakah anak-anak yang ketika kakaknya tertarik dengan mainannya diapun langsung tertarik dengan mainan yang dipegang kakaknya begitupun sebaliknya?

Adakah suasana yang selalu tentram dan damai, anak-anak main sesuai kontenernya padahal sudah diberikan nama kontener masing-masing sesuai mainannya?

Untuk keadaan rumah saya tidak berlaku situasi demikian, bertahan hanya jika anak-anak sedang tidur. Tapi tenang, saya tipikal ibu yang tahan rengekan anak-anak dan ributnya anak-anak, hehehe, selama anak-anak tidak menggunakan fisik saya kadang melihat saja, atau sambil mengerjakan kerjaan yang urgent atau bahkan mendampingi mereka saling berargumen atau sampai berebutan mainan, kadang ruby yang langsung nangis, datang menghampiri saya, bercerita ala dia yang berusia 2 tahun setelah itu saya tanyakan zaf, 'kenapa adeknya nangis sayang?' dan zaf dengan mulut mengilnya menceritakan kejadiannya, dan sayapun berkata 'terus supaya adeknya tidak nangis, zaf dan ruby harus ngapain' atau 'zaf senang gak kalau adeknya nangis?' dan pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka saling berpikir apa yang seharusnya dikerjakan tanpa saya yang memulai menyelesaikan sebelum mempercayakan anak-anak sendiri menyelesaikan konflik mereka sendiri.

Tapi kadang tidak berlaku di luar rumah, kadang saya memang sebelum berangkat ke rumah saudara atau teman menegaskan sama anak-anak bahwa mainan yang ada dirumah yang kita kunjungi bukan milik kita dan sayapun bertanya 'jadi kita harus melakukan apa' dan anak-anak pasti tahu jawabannya, tapi tetap aja mereka berebutan mainan hehehe 

Dan siang ini ketika mereka main legopun, bertengkar juga. Lego adalah mainan bersama, mereka sudah tau itu, tapi namanya anak-anak masih lekat dengan egosentris mereka masing-masing, mempertahankan mainan itu selalu ada dihari-hari rumah kami. Dan untuk itu lebih amannya supaya mengurangi pertengkaran saya terjun ikut bermain dengan mereka, mereka senang, aktifitas bounding ada, dan permainan jadi terarah dan beragam.

#tantangan_hari_ke_8
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman
 

Mendongeng Buat Ruby


Assalamualaikum :)

Untuk usia 2 tahun ruby sangat lincah sekali, manjat sana dan sini, satu detik lengah dia sudah kemana-mana, untuk membacakan bukupun tipikal anak yang tidak bisa diam ditempat, sangat berbanding terbalik dengan kakaknya yang diusia belum genap 2 tahun sebelum tidur bisa sampai 5 - 10 saya baca sampai dia tertidur.

Berapa kali saya mencoba untuk membuat dia tenang untuk didekat saya selama saya membacakanpun tak bisa hehehe, kondisi jika ruby dan zaf tidur entah siang atau malam, ketika saya atau ayahnya yang bacakan zaf yang anteng dan nyimak sedangkan ruby itu kesana-kemari membongkar entah baju, lemari buku dia bolak-balik bosan kembali mencari aktivitas lain yang memang membuat dia bergerak terus.

Tapi dia paling senang kalau dia membuka sendiri buku ketimbang saya membacakannya, awalnya dia meminta membacakan buku tapi hanya menjelang 5 menit dia pergi mencari kesibukan lain. Tapi saya percaya telinga anak sangat peka, tajam dan selalu terekam biarpun dia melakukan aktifitas yang lain, maka dari itu ketika saya membacakan buku buat zaf, suara saya lebih power supaya anak yang lagi sibuk utak-atik tetap mendengar.

Dengan memebrikan kebiasaan mendongeng atau mendengarkan kita bercerita itu membuat dia menambah kecerdasaan dalam bentuk Intelektual seperti kosa kata, mimik dan intonasi. Ohh ia ruby juga senang dibacakan buku jika saya seperti 'tukang demo di jalan' berorasi dengan gaya, mimik, intonasi yang maksimal, subhanallah, tunggu sedetik aja, langsung heboh mendekat kesaya, memperkatikan saya, dan jika selesai, dia bilang 'buku ini lagi bund' padahal bukunya juga berjudul 'aku pandai berterima kasih' hahaha dan seketika itu zaf yang memang tidak suka suara saya keras berkata : 'gak usah marah-marah bund' hahaha, serba salahnya saya ini :D tapi dengan ini saya jadi tertantang untuk lebih mencari cara belajar ruby ini.

#tantangan_hari_ke_7
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

11 Januari 2018

Cerita Umroh Keluarga (Paingngi Family - 1)



Assalamualaikum,

Ketika dipesawat berganti dari batik ke pakaian ihram 
dekapan jantung semakin kuat,
menginjak ke jeddah, ruby yang kala rewel waktu itu belum apa-apa dijadikan ujian,
naik bus jeddah ke Mekkah, mengalir air mata sambil menyebut kalimat talbiyah,
Sampai ke Mekkah berjalan kaki menuju Masjidil haram dengan menggendong ruby,
dan tangan kita (saya dan suami) saling berpegangan erat,
sangat erat,
seakan kami malu tertunduk,
manusia hina ini terpanggil oleh Yang Maha Kuasa
Air Mata ini tak henti mengalir...
Sesak di hati...
Aku rinduuuuuuuuuu....

Seakan saya seperti 'pulang kampung'

kembali ke asal...
Sudah lebih sebulan saya baru bisa menulis dengan waktu yang panjang, berhubung anak-anak yang tidak tidur siang, maka tidur malam dipenghujung maghrib dan setelah itu saya punya waktu untuk menulis, bukan hanya waktu tapi hati dan rasa yang harus saya jaga untuk menulis cerita paling bermakna kami dipenghujung tahun 2017.

Bermimpi dan selalu diucapkan

Saya dan suami selalu punya mimpi untuk umroh sebelum suami berumur 35, setiap malam setiap waktu perkataan itu selalu kami lontarkan yah dengan berkata : 'Insyaa Allah ada malaikat yang men-Aminkan doa kita', saya yakin perjalanan ibadah apapun buka perkara materi, umroh pertama sayapun demikian, gak ada sepeserpun uang saya keluar untuk pergi umroh tapi ada saja materi itu datang dari arah yang kita tidak sangka, siang itu lewat teman kantor yang kebetulan mejanya bersampingan dengan saya berkata : 'un, siapkan paspor yah, awal tahun ini kita dengan rombongan pergi umroh' ahhhhh, menangis dengan hebatnya saya, dari situ saya punya pengalaman materi adalah point paling sekian jika kita berniat untuk beribadah, dari situ selalu saya yakinkan suami dan saya sendiri untuk selalu 'Memantaskan Diri'. Teringat orangtua saya selalu berkata 'Niatkan dan selalu berdoa untuk pergi haji ataupun Umroh' dan saya memang dari awal kami menikah target utama untuk bepergian jauh adalah pergi beribadah. Intinya mah, kalau memang udah takdir kita berangkat, dan kalau enggak berarti yah belum saatnya, Gimana Allah saja.


10 Januari 2018

Meet And Greet Natasha with beauty Blogger Makassar


Assalamualaikum Cantik,

Desember lalu setelah pulang umroh (cerita perjalanan masih di draft) :p saya langsung ke Makassar, tujuannya mau memeluk keduaorantua saya, kakak-kakak saya, keponakan-keponakan saya dan masih banyak yang saya mau peluk saking rindunya.

Dan salah satu yang teristimewa ketika Qiah salah satu blogger hits di Makassar selalu mengundang event jikalau saya ada di Makassar, Ahh senangnyaaa, silaturrahmi yang tak direncanakan dan terjadi, ketemu teman-teman blogger Makassar kembali yang memang banyak yang baru, tapi tidak membuat saya canggung untuk bersapa dan berbincang karena Acara Meet And Greet yang dibuat oleh Natasha Skin Care untuk menyambut ulangtahun Natasha yang ke 23 tahun dikemas sangat hangat, seru dan sangat kece. Selain saya dapat bersilaturrahmi dengan teman-teman blogger Makassar, mendapatkan ilmu baru tentang betapa pentingnya merawat kulit dan rambut apalagi yang menggunakan hijab seperti saya, dan memperkenalkan produk baru dari Natasha. 

Penasaran?

Meng-ASI-hi kembali (bag.2- tamat)


Assalamualaikum :)

Sekarang ketika saya kembali meng-asi-hi ruby, makan yang memang masih standart, tapi pola susu yang memang saya berikan ketika nyapih tak tersentuh sedikitpun, UHT pun demikian, tapi semenjak saya mengembalikan pola ASI, susunya selalu habis, saya memang membuat dia lebih kenyang dulu, mengajak dia untuk kenyang dan ketika waktunya nenen kadang sudah lupa, dia hanya mencari pas bangun tengah malam dan siang, setelah itu sudah tidak lagi.

selalu ruby bilang, 'Bund sudah 2 tahunkan adek ruby" "iaa sayang, itu tandanya?" "minum pake gelas bund" "subhanallah, peluk boleh?" dan sayapun memeluknya sepanjang yang dia nyaman didekap saya.

Tadi saya berbincang dengan teman yang sangat mudah nyapihnya, padahal sounding, dekapan, dan alat perang lainnya saya sudah siapkan. tetapi di ruby tidak mempan, ada yang salah atau ruby yang tak cocok metode ini, makanya saya mundur selangkah semoga bisa langsung maju melangkah dengan cepat. Dengan memberikan waktu buat saya dan ruby, setidaknya saya bisa mengoreksi apa yang mau diubah, diteruskan atau diganti caranya.

Dan yang saya sounding ini bukan hanya ruby, saya butuh zaf untuk membantuk mendukung adeknya untuk lepas nenennya, karena zaf ketika ruby rewel zaf berkata "Bund kenapa ruby rewel? berangkali dia mau nenen bund? kasihlah nenennya,  kasihan nangis terus bund?" ahh, zaf saja empatinya bisa sekuat itu apalagi saya emaknya, andaikan bukan untuk dia akan saya berikan sampai kapanpun.

#tantangan_hari_ke_6
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

9 Januari 2018

Meng-ASI-hi bagian 1


Assalamualaikum, 

Setelah saya memberika asi kembali, hari ruby kembali ceria, tidurnya lama banget setelah dia mendapatkan apa yang dia inginkan, berangkali setelah beberapa lama jadwal tidur kurang dan berantakan dan hari ini dia membalasnya, gak ada lagi rengekan malam dan siang, Alhamdulillah.

Hari ini setelah memutuskan kembali memberika ASI, saya tetap memberikan sounding untuk ruby sama dengan yang yang lalu dan lebih intens, dan menambahkan ketetapan jadwal, saya memberi target 5 bulan lagi, seperti ini kata-kata saya :

'Ruby, oke bubun memberikan nenen lagi yah, tapi ini bulan januari kelak bulan mei tanggal 1 udah tidak lagi yah, bubun senang kalau itu datang dari rubu sendiri, bukan dari mulut bubun, ruby kan udah 2 tahun'

kira-kira itu sounding saya kepada dia, setiap ada kesempatan terutama ketika menjelang tidur sambil memberikan nenen saya masuk ke alam bawah sadarnya semoga berhasil, Aminn.
semoga sih sebelum bulan mei rubynya udah mau lepas nenennya, ahh mimpiku semoga bisa....

#tantangan_hari_ke_5
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Lubnah Lukman

8 Januari 2018

Drama Resep Sop Ikan Batam

Assalamu Alaikum :)

Udah dari dulu pengen bikin Sop Ikan Batam ini, tapi belum nemu resep yang pas   dapat resep yang gampang untuk dieksekusi dalam waktu yang singat tanpa rumit bahannya hehe
Kira-kira teman baik saya mbak Desy udah sebulan lalu posting di blog dan channel youtubenya tentang cara pembuatan Sop Ikan Batam, Langsung blogwalking baca sampai tuntas. Setelah itu sebulan kemudiannya baru niat untuk membuatnya. 2 hari yang lalu saya beli ebi yang memang niat hari senin mau menyajikan buat suami sop ikan ini, paginya diantar suami membeli bahan-bahannya yang sekalian belanja mingguan di pasar.

Sorenya saya dengan percaya diri tidak membaca kembali bahan dan teknik pembuatannya, yang saya ingat hanya ada bakso ikan yang saya ganti menjadi bakso daging, selebihnya sama. Nah Drama pun terjadi, hahaha

Membuka bungkus ebi yang 1 ons jumlahnya, menuangkan dalam tumbukan batu, dan menumbuknya lamaaaaaa sekali hampir sejam saya menumbuk tapi tidak sehambur yang saya lihat di video mbak desy, sayapun kepikiran dan menggerutu dalam hati, 'ini katanya mbak des gampang dan ringkas, tapi hampir seja numbuknya tidak halus-halus, ini mah mending numbuh bawang putih-bawang merah aja, seleseeee ini" 

Saya yang penasaran langsung wapri beliau menanyakan kenapa demikian, dan ternyataaaaaa saya memang salah hahahaha ketawapun berlangsung sepanjang menit, dan baru membuka kembali resep di blog mbak des menyocokkan dengan apa yang baru dia tuliskan di wapri ini, ternyata memang EBInya harus di sangrai bubuuuuunnnnnn Hahaha, dengan sekejap sayapun langsung sangrai menunggu sampai kecoklatan setelah itu menumbuknya lagi hanya dengan 5 menit sudah halus hahahahaha

Menyapih dengan Cinta (bag-4)


Assalamu Alaikum :)

5 Malam 

Dan SAYA MENYERAH!!

Dari berbagai cerita, dari berbagai yang saya baca, dari pengalaman Ibu-ibu yang saya dapat, yang menggunakan metode dengan cinta ini, semua hanya bilang 2 atau 3 malam saja rewelnya setelah itu udah kembali normal dan anaknya sudah bisa move on

Tapi 5 malam saya dan suami menunggu, mencoba untuk bertahan, dan Ruby tetap saja rewel tanpa henti, saya tipikal ibu yang bertelinga tebal untuk mendengar tangisan anak-anak, tapi disini saya melihat kasihan untuk anak saya, 5 malam ruby rewel menangis tanpa ampun, apakah saya dzolim sama anak saya sendiri, ada perasaan dalam hati ketika melihat dia menangis sedih sambil berkata 'nenen bubun!!'
Bubun : B
Ruby : R

B : Ruby kenapa menangis sayang, gak capek?
R : Mau bobo bund!

Sayapun membawa ke kamar dengan menggendong dia, membawa ke tempat tidur tapi hasilnya nihil, sayapun kembali keluar kamar karena gak berhasil menimang dia untuk tidur.
Rewelpun berlanjut

Dan sampai jam 3 shubuh...
R : Bobo bund!
B : Ruby ngantuk yah? tapi kenapa gak mau tidur?
R : Nenen Bund!
B : Ayokkkk

Dan sayapun menyerah, memberikan haknya, mengelus rambutnya, hanya 10 menit dan dia melepasnya, tidur dengan pulas. Ya Allah, langsung terfikir, apakah saya dzolim sama anak saya ini, apakah memang belum waktunya dia nyapih, padahal sounding yang saya berikan udah 4 bulan lamanya dan ternyata itu belum cukup untuk menyadarkan ruby bahwa dia mau dengan rasa sadar sendiri dan kemauan dia untuk tidak nenen lagi.
Yah, saya masih menunggu nak, kapan momentum terindah itu akan tiba...

Nenenlah sepuasmu, kalau memang itu yang membuat ruby nyaman..

#tantangan_hari_ke_4
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Lubnah Lukman

6 Januari 2018

Menyapih dengan Cinta (bag-3)


Assalamualaikum :)

Ketika hari ini saya hanya menghitung waktu mundur, ini sudah 4 malam dan 4 hari, dan ruby masih demikian rewelnya, beda dengan kondisi saya yang kemarin, kuat dihadapan ruby, zaf dan suami. suami yang hari ini sudah berkata, Bund mau diteruskan sayang? apapun keputusan saya tetap mendukung, dan kali ini dengan ragu yang sedikit saya tetap berkata, Insya Allah, kita lanjutkan ay.

Kepikiran saat itu, saya menoleh kebelakang, memperbaiki niat saya, ditambah saya ngobrol disela-sela kerewalan ruby tengah malam bersama suami. Dan entah semakin ragu tapi saya tetap kuat, entah ini godaan karena memang 4 malam waktu tidur dan bangun semua berantakan bukan hanya saya tapi zaf dan juga suami, terlebih Ruby saya yakin dia capek banget.

Dan ada selalu kejadian yang lucu ketika kondisi hati ruby enak, selalu berkata 'nenen bund!' sambil senyum dan melihat nenennya seolah-olah meledek berangkali seperti menggoda saya, atau mengetes saya apakah waktu itu saya luluh atau tetap konsisten menjalani janji saya terhadap ruby.

5 Januari 2018

Menyapih dengan Cinta (bag.2)


Asslamualaikum

Hari ini saya sempat telat lagi untuk menulis tantangan game level 3, niat untuk komit bukan hal yang mudah ternyata, ditambah jadwal yang berantakan gegara Ruby yang lagi nyapih rewel diawal tidur dan selalu terbangun di tengah malam, menemani dia rewel yang kadang 1 sampai 1,5 jam belum ajak ngobrol dia dan menemani baca buku yang itu sudah hampir shubuh, Subhanallah....

Hari ini tepat 3 malam dan 3 hari Ruby di sapih, tak ada perubahan rewelnya, yang saya kira menurut pengalaman teman-teman hanya berlangsung 2-3 malam setelahnya anak ini sudah lupa dan kembali tidur nyenyak tidak dengan nenen lagi. Saya yang masih 3 malam masih menunggu itu, selalu terpikir semoga besok sudah tidak demikian.

Hari ini dengan bangun pagi yang bablas, 05.30 semenjak nyapih ruby, jadwal tidur kami sekeluarga berubah. Dan ketika bangun ruby itu selalu nangis, aku yang pas bangun tanpa melihat amukan ruby saya dan suami segera sholat shubuh. setelah itu saya menyiapkan urusan domestik pagi hari dan suami membujuk ruby agar bisa digendong dengan ayahnya. Tapi ayahnya selalu gagal, ruby mau digendong ketika perasaannya sudah enak kembali, dan ayahnya dengan sigap menggendong dan mengajak keluar jalan-jalan pagi tapi itu membutuhkan waktu 30 menit lamanya..

4 Januari 2018

Menyapih dengan Cinta (Bag.1)


Assalamualaikum,

Karena games ke-3 kelas Bunda Sayang IIP sudah mulai yang tema kali ini adalah mengamati dan melatih Kecerdasan Saya sebagai Ibu dan partner yang kali ini saya bersama Ruby anak ke dua saya.

Karena kecerdasan ini ada 4, Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual dan Kecerdasan Menghadapi Tantangan. Kenapa Memilih Ruby, Apa kaitannya dan apa hasil yang ingin kami berdua capai?

Ruby sudah 2 hari ini saya mencoba Menyapih dengan cinta. Dengan cinta otomatis ada emosi dan tantangan yang kami berdua akan olah menjadi sebuah hasil salah satunya Ruby bisa mengenali emosinya, menghadapi emosinya, mengolah emosi dan berhasil untuk tidak nenen lagi.

Doakan Yah..

Semoga Berhasil menyapih dengan cinta...


Untuk menyapihnya saya sudah melakukan sounding sejak Ruby Umur 20 bulan, tapi lebih intens ketika 22 bulan, 2 bulan sebelum tanggal 11 Desember yang genap usianya 2 tahun. Sebelumnya saya sangat berterima kasih pada anak saya ini, awal meng-ASI-hi alhamdulillah sangat dimudahkan, dan saya merasakan bagaimana mudahnya membawa anak kemana-mana jika Anak ASI, saya tidak perlu repot membawa susu, botol dan termos berisi air panas. Rewel sedikit ataupun banyak jika saya sudah tidak bisa mengantisipasi saya langsung memberi ASI dan tentunya saya sebagai manager keuangan dirumah bisa sangat lebih irit, alokasi susu bisa dipindahkan ke pengeluaran lain.