Top Social

Image Slider

Akhir Pekan Terakhir di Batam

3 Agustus 2018
Assalamu Alaikum,

Semingguan sudah saya di surabaya, kota yang pertama kali saya kunjungi itu ditahun 2009, berniat bersama 4 teman dari makassar backpacker menjelajah pulau jawa berawal dari surabaya dan berakhir di jakarta dengan hanya biaya Rp.1,5 juta termasuk tiket pp. Waktu itu kami tidak nginap di kota pahlawan ini tapi sempat menjelajah seharian plus mencicipi kuliner khasnya dan meneruskan perjalanan ke gunung bromo. Dan ternyata gak disangka 9 tahun kemudian saya tinggal disini dan entah sampai kapan, bisa menunggu SK mutasi suami lagi atau bisa jadi menetap gak ada yang tau.

Menikmati setiap hari dengan rasa syukur cukup membuat saya bahagia, masih berkumpul dengan keluarga adalah nikmat yang luar biasa yang mungkin hanya sebentar kami nikmati, termasuk berkumpul bersama anak-anak. 

Tepat seminggupun saya belum sempat menikmati kota ini, masih sibuk dengan barang pindahan yang itupun saya kasih space waktu 3 jam untuk membenahi untuk menjaga kewarasan saya, dimana malamnya saya tetap bisa menikmati waktu dengan membaca, menulis, atau bahkan sekedar memesan layanan pesan antar makanan sambil ngobrol serius bahkan ngakak bersama suami saat anak-anak sudah terlelap.

Pindah-pindahan seperti ini sudah menjadi keputusan bersama, maka dengan hanya cara 'menikmati' setiap apa yang kami temukan selama keputusan yang kita ambil ini. Jangan karena pindahan dengan banyak barang yang belum diatur, me time saya terkuras waktunya, dengan cara membaca, menulis bahkan mengedit foto dan video sudah cukup menghibur saya. 

Dan Batam.... mungkin kami akan kembali, untuk keperluan yang masih akan kami tuntaskan bahkan untuk melepas kangen dengan semua yang terikat dengan kota ini, kota yang menemani saya belajar berproses dari seorang istri yang baru resign dari tempat kerja datang ke kota ini yang tanpa pernah meyentuh dapur apalagi mengerjakan ikan yang akan dimasak sampai menjadi (memaksa) Ahli gizi keluarga (padahal gak suka masak), dari penakut jika sendiri dirumah atau sekedar ngambil jemuran sendiri jika malam tiba sampai dengan entengnya tinggal dirumah sendiri dengan anak-anak tanpa suami bahkan pernah sampai 2 bulan ditinggal dikota ini. Dan masih banyak perubahan-perubahan selama proses belajar saya dari seorang istri yang melengkapi agama suaminya sampai menjadi Ibu yang menjadi pembuka surga buat anak-anaknya.

Video yang saya sempat ambil dan buat ini mungkin tidak bisa mewakilkan setiap aktivitas kami di batam, tapi bisa menjadi kenangan selama kami disana. Akhir pekan bagi kami adalah angin segar bagi saya dan anak-anak, kita kadang setiap kamis atau jumat sudah ada rencana akhir pekan ini kita mau habiskan untuk apa. Itu menjadi rutinitas yang memang kami selalu tunggu. 

Kalau kalian bagaimana? ada kota yang daya tariknya sangat kuat? kenapa? Ada kenangan kah? Kuliner kah? Keluarga kah? Wisatanya kah? Kegiatannya kah? Jalannya kah?

Kalau saya ada.

BATAM.

mungkin akan banyak tulisan lagi tentang kota ini,

yang mungkin membuat saya semakin susah untuk move on

Singapore is always missed

26 Juli 2018


Assalamualaikum

Mungkin salah satu yang menjadi daya tarik batam adalah dekat dengan singapura, luar negri tapi jika kalian tinggal di batam, seperti nyebrang pulau aja, seperti ke tanjung pinang aja hanya ini luar negri, yang akses kesana tuh sangat mudah dijangkau, kalian hanya mau sehari atau nginap pun tak ada masalah selama memang kalian mempunyai tujuan dan tentunya budget yang cukup.

Berbicara budget sepertinya juga relatif, akses kesana memang mudah dan murah ditambah jika kalian memang hanya kepengen jalan-jalan tanpa ada penjelajahan yang menghasilkan kantong belanjaan, apalagi jika hanya bepergian sehari. Lebih mahal banget kalau saya pulang ke makassar ketimbang nyebrang ke singapur.

Tapi semurah dan semudah itupun kamipun juga jarang ke sana, ada alasan yang memang harus kesana, baru kita siapkan apalagi kami tidak jalan sendiri, sudah membawa anak-anak, yang pasti bukan soal budget yang kita siapkan, bahkan fisik dan itinerarypun harus saya siapkan untuk sounding ke anak-anak bahwa perjalanan ini butuh stamina dan emosi yang harus dijaga agar tetap stabil :D

Karena alasan demikian, singapura gak bisa dilepaskan dengan daya tarik kota batam itu sendiri, jika bepergian ke batam kalau bisa menyiapkan paspor untuk nyebrang ke sg, seperti teman saya bilang 'nyesal ke batam kalau gak nyebrang ke singapur' 

Dan ketika ayah zaf dikabarkan untuk mutasipun beliau memang langsung mengajak saya untuk nyebrang ke singapur sekali lagi, dan memang bukan tanpa alasan, sekalian menikmati kesempatan yang entah kapan lagi datang 'ke singapura bisa dengan mudah melalui batam' yah kalaupun ada rejeki ke singapur pasti mending langsung ke singapur tidak melalui batam, atau bisa jadi juga rejeki lagi untuk bisa kembali atau sekedar berlibur ke batam, gak ada yang tau, dijalani yang ada didepan mata kata suami.

Baca juga tulisan saya : Singapore Zoo

Tapi saya kok tidak tertarik yah untuk nyebrang lagi, saya lebih tertarik ketika diajak foto di barelang (bukan jembatannya tapi tulisan yang ada kata 'jembatan barelang') sampai sekarangpun belum pernah kesana, sedih yah :( dan juga lebih pengen menikmati jalan lebar dan lowong yang mungkin saya tidak dapatkan lagi di tempat yang baru, menikmati kuliner pinggir jalan, menikmati pantai, atau menikmati kebersamaan sama teman-teman IIP dengan banyak aktifitas. Semakin mendekati jadwal pindah, semakin banyak yang saya tau bahwa masih banyak yang belum saya kelilingi di batam :D

Ketika ajakan itu tiba dari teman-teman kantor suami yang memang saya belum pernah jalan dengan mereka dan langsung diijinkan sama ayah zaf karena memang doi mau ke sana :D mempersiapkan itin untuk kunjungan anak-anak kesana untuk kali ini saya gak buat, kita ikut aja dengan rombongan. Hanya yang biasanya kami ke SG itu jam 5 shubuh udah siap pergi, anak-anak yang bangun plus mandi jam 04.30 yang khusus itu saya selalu sounding seminggu sebelumnya agar anak-anak lancar dan mematuhi rencana yang kami buat bersama. tapi ternyata rombongan meet-up itu jam 8 pagi. Gak salah memang kalau zaf sempat komplain dikira gak jadi pergi, hahaha




Bahkan ke patung singa itu sebenarnya sudah bosan hanya setiap kesini pasti dengan teman yang berbeda-beda yang memang tujuan mereka pertamanya berfoto di patung singa ini. Tapi perjalanan menuju patung singa yang biasa disebut dengan merlion berbeda seperti biasanya, yang biasanya kita selalu masuk lewat MRT  Raffles Place ini kita diajak melewati MRT Esplanade yang bagi saya baru pertama kali dan memang pemandangan yang baru.

Enak juga ternyata berjalan tanpa rencana apa-apa, mengikuti kemana pergi tanpa khawatir persoalan waktu yang habis terbuang percuma. Hanya menikmati pemandangan bersama anak-anak, duduk sambil makan ice cream dengan santai, tepat mungkin jika saya memberi judul postingan kali ini singapura yang akan selalu dirindukan, salah satu kenapa selalu dirindukan karena dari batam kita bisa menikmati ke luar negeri dengan mudah dan murah. 

Ahh, semoga kami bisa menikmati berkunjung ke singapore ini dengan waktu yang lebih baik lagi. Terima kasih yang sudah bersedia memabaca sampai habis, postingan ini tidak lain karena kenangan. Menulis memang cara yang apik untuk meninggalkan kenangan. dan dengan itu untuk dikenang maka menulislah, hahaha (maafkan sudah mulai gak stabil, saya mencoba menulis ini dengan membersihkan rumah + packing karena besok kita udah terbang ke tempat yang baru dan mumpung Ayah zaf masih di kantor dengan menyelesaikan kewajiban-kewajiban dia sebelum meninggalkan batam ) Doain yah, agar dilancarkan, Aminn Yaa Rabbal Alamin


Pelepasan Surveyor PT. BKI (Persero) Klas Utama Batam

22 Juli 2018

 Assalamualaikum,

Sebenarnya saya gak tau mau menulis apa, niat seorang istri mau nanya caption yang tepat untuk dituliskan diblog saya, tapi sang doi sudah lama tidur bahkan sudah mimpi untuk kelak dia akan gapai ditempat yang baru :D jadi saya hanya membuat video dan tetap menulis seadanya bertujuan meninggalkan jejak di blog untuk selalu dikenang dikemudian hari.

Mungkin sebagai seorang istri untuk mendamping ritme kerja suami selama di batam, hati dan perasaan ini seperti naik roller coaster :D atau bahasanya pak awal 'penuh dinamika' :D tapi alhamdulillah untungnya peran dirumah untuk bermain, ngobrol dan berkegiatan bersama saya dan anak-anak tetap suami imbangi, doi tetap jadi leader bagi kami, tetap menjadi panutan bagi saya dan anak-anak, tetap jadi perpustakaan berjalan bagi saya dan anak-anak, komit jika hp dirumah sudah ditiadakan dan selalu menyediakan bahu dan telinganya untuk mendengar celotehan sang istri yang konon setiap hari harus mengeluarkan kata 20ribu/hari dan masih banyak peran lagi yang dia kerjakan dirumah, jika memang dia tak bisa karena kerjaan dan emosi lagi tidak stabil karena sesuatu hal di kantor, doi selalu komunikasikan untuk 'takeover' tugasnya dirumah, itu yang membuat saya juga senantiasa mendukung untuk aktifitasnya baik di kantor dan hobbynya, bahkan memberikan waktu untuk melihat youtube yang gak jauh dengan hobbynya hahaha

Untuk ucapan-ucapan lain sudah disampaikan pak awal dipelepasan surveyor  yang saya abadikan di channel youtube saya, dan penutup mungkin saya ucapkan terima kasih banyak untuk seluruh pihak yang terlibat untuk pelajaran berharga selama 7 tahun di BKI Batam.

Maafkan jika kami, khusus Pak Awal, ada salah kata dan perbuatan bahkan mungkin ada janji yang tidak sengaja dilupakan kami memohon maaf untuk semuanya. Semoga kita bertemu dilain waktu yang lebih baik lagi. Amin Yaa Rabbal Alamin.
Belum pada siap udah cekreeekkk :D

Mabello - Rahasia Cantik Wanita Bugis

19 Juli 2018

Assalamualaikum,

Udah lama banget sebenarnya saya sudah pengen banget mencoba produk yang mengklaim ramuan kecantikan wanita bugis, tapi pas cari informasi semakin bingung karena saking banyaknya kemasan dan itu juga dari merek-merek yang berbeda. Kalau begini kadang saya skip dibanding saya nekat dan ternyata berujung menyesal :D

Semenjak kecil mama saya sering membuat 'bedda dinging' ala beliau, saya gak paham persis kandungannya seperti apa yang jelas ada beras, jahe, kunyit dan bahan alami lainnya, ditumbuk lalu dikeringkan, jika ingin dipakai baru dicampur sedikit air. setelah mencair baru diaplikasikan di wajah, tunggu sampai kering lalu bilas, bahkan saya kadang membawa masker ini sampai pagi hehe, besoknya baru saya bersihkan muka dan tempat tidur saya hahaha, tapi alhamdulillah kami sekeluarga sangat cocok dan menjadi ramuan kecantikan setiap harinya. Hanya sayang ketika mama saya sudah mulai merasa tidak fit, ramuan yang hanya mama saya tau tidak dibuat lagi dan kitapun kelabakan untuk mencari alternatif diluar dan tidak sama. Terpaksa produk yang dijual dipasaran yang menjadi pilihan.

Ini alasan kenapa saya fanatik banget dengan master alami yang memang berasal dari daerah bugis, karena memang perawatan dari awal saya memang dari bahan alami yang dibuat sendiri dari mama saya, sangat jarang memakai bahan kimia, dan kalau ada yang alami saya memilih yang alami, itu makanya kulit almarhum mama itu gak pernah ada masalah, halus gak berjerawat sama sekali, putih alami dan bersinar banget, beliau selalu mengatakan kulit saya diuntungkan karena kulit yang normal jadi gak usaha memakai yang macam-macam :D kalau ada yang alami mending itu menjadi pilihan. Dan ketika di social media saya bertaburan dengan jualan 'bedda lotong' langsung teringat dengan 'bedda dinging'nya mama karena sama-sama mengandung beras, yang saya ketahui ini pasti produk lokal dari bahasanya yang memang berasal dari tanah kelahiran saya makassar-bugis dengan cepat saya mencari tahu dan seperti yang saya bahasakan diatas saking banyaknya produk dari berbagai merk saya hentikan pencarian hehehe, berangkali karena bahan dasar alami dan produk lokal memang saya memaklumi jika memang belum ada pengujian lab yang signifikan tapi namanya kita custemer butuh legalitas minimal bpom yang menyatakan produk ini aman dikonsumsi.

Singkat cerita sebulan lalu sebelum saya balik ke batam, Lyli sahabat saya semenjak SMA yang paling cerewet, paling pintar, banyak makan tapi doi tetap kurus (itu dulu) :D ngasih hadiah produk dari Mabello Indonesia saya senang berkali lipat yang paling pertama karna akhirnya saya dapat produk ini karena udah rejeki tanpa pertimbangan macam-macam dan baru akhir-akhir ini tau kalau yang punya mabello ini adalah adik dari doi hahaha pas tau sebenarnya pengen wapri ke lily ini untuk cari tahu tentang produk ini tapi selalu aja lupa :D Thanks Lily, dari sekian banyaknya kado salah satunya ini yang paling istimewa *pelukkk

Besoknya saya terbang ke batam, lalu langsung aplikasi semua produknya, sebelum diaplikasikan saya mencari tahu tentang lehalitsanya dan ternyata sudah mempunyai label MUI dan ada sertifikasi BPOMnya disertai uji lab yang lengkap. Sayapun mengganti semua skincare saya dengan produk ini, kecuali ada beberapa yang memang tidak dimiliki mabello seperti moisturizer, pelembab pagi dan malam tetap saya aplikasikan ke muka. Saya memang janji dalam hati jika produk ini berhasil dan cocok dimuka saya, saya akan mereview di blog saya, dan Insyaa Allah saya akan coba tulis sesuai dengan hasil yang saya dapat.

Produk-Produk Mabello Indonesia

  1. Sabun Beras Bedda Lotong, sebenarnya saya dapat 3 varian sabun 2 diantaranya Sabun Beras Daun Kelor dan Sabun Beras Temulawak. Tapi saya gunakan 1 sabun yang hampir sebulan ini saya aplikasikan ke muka agar terlihat hasilnya adalah Sabun Beras Bedda Lotong. Insyaa Allah setelah habis sabun beras bedda lotong ini saya mencoba varian lain. Sabun Beras Bedda Lotong ini saya jadikan facial foam saya sehari-hari, sebenarnya fungsinya bisa untuk badan juga, tapi saya gunakan di badan hanya setelah lulur badan saja. Karena ini sangat alami aku suka banget baunya, dan tidak membuat kulit muka saya setelah mencuci muka itu kering bahkan menjadi kenyal banget. dan karena ini alami kadang saya bisa aplikasikan ke muka 4-5 kali hehehe, sebelum wudhu saya mencuci muka lagi ini karena setelah pemakaian kulit jadi kenyal dan lembab gitu, muka jadi kelihatan segar, apalagi digunakan setelah memakai lulur muka dari mabello juga. Dan ternyata manfaat dari kandungan sabun ini memang untuk menghaluskan dan mencerahkan, didalam kandungan sabun beras ini juga ternyata ada minyak kelapa, minyak zaitun dan minyak sawit untuk melembabkan dan membersihkan kulit.
  2. Lulur Wajah Bedda Lotong, lulur wajah ini ada 2 varian dan satunya adalah Lulur Wajah Beras Temulawak. Sama dengan aplikasi dengan sabun, untuk mencoba dan mengetahui hasilnya saya mencoba 1 varian dulu sampai lulurnya habis baru mencoba varian selanjutnya. Saya memakainya 3-4 kali seminggu dengan 2 cara yang pertama saya oleskan ke wajah tunggu sampai kering lalu bilas dengan air bersih, jangan lupa disempurnakan dengan memakai Sabun Beras Bedda Lotong atau cara yang kedua saya oleskan ke wajah dan menunggu tapi tidak sampai kering, lalu saya gosok-gosok seperti menggunakan peeling wajah setelah itu baru dibilas menggunakan air dan Sabun Beras Bedda Lotong. Selama hampir sebulan pemakaian, komedo saya gak pernah muncul lagi, muka ini jadi bersih dan segar. Muka saya kan gampang berminyak apalagi jika main diluar dengan anak-anak, tapi sekarang gak terlalu, bahkan seharian keluar itu tidak membuat muka jadi kusam banget malah terlihat mengkilap tapi bukan mengkilap minyak seperti kita memakai highlighter gitu :D. Muka ini kenyal banget rasanya pengen pegang kulit muka terus hehehe. Dan ternyata dalam lulur wajah ini ada kandungan temulawak nah dalam kandungan temulawak itu ada minyak atsiri yang bagus untuk mencerahkan dan menetralisir racun pada kulit akibat kosmetik kimia. Oh iaa, baru 3 hari kemarin saya baru tau dari lily kalau lebih bagus disimpan dikulkas untuk menjaga keawetan dari lulur ini, dan ternyata setelah disimpan dikulkas dan saya oleskan dimuka, Masyaa Allah, segar banget ditambah aromanya lebih kecium banget.
  3. Natural Toner Tea Tree & Peppermint, Toner ini juga terbagi 2 variant dan salah satunya lagi adalah Natural Toner Honey & Peppermint, sama dengan pemakaian sabun dan lulur wajah, saya menggunakan satu variant dulu agar lebih terlihat hasilnya ke wajah. Toner ini saya bawa kemanapun saya pergi, kegunaannya selain saya aplikasikan setelah muka ini dibilas dengan Sabun Beras tanpa menunggu kering saya langsung semprot ke muka atau selesai wudhu, bahkan ketika ke luar jika muka ini saya rasa udah berasa gak nyaman atau gerah saya semprotkan aja ke muka dan dipukul-pukul rata biar cepat teresap. Efek setelah pemakaian ini adalah membuat makin segar dan lembab kulit muka. Semenjak 2 tahun terakhir ini, jerawat daerah dagu itu sering bermunculan saat PMS dan bahkan lama banget untuk ilangin bekasnya nah semenjak pakai toner ini, jerawat saya yang sudah mau muncul malah gak jadi hahaha bahkan bekas-bekas jerawat itu memudar dengan cepat, berangkali karena ada kandungan minyak tea tree dan peppermint yang memang berfungsi untuk membantu meringankan masalah jerawat.
  4. Lulur Badan Bedda Lotong, Lulur badan dari mabello yang paling andalan memang ini yang mengandung beras yang manfaatnya untuk menghaluskan, mencerahkan, mengecilkan pori-pori dan mengelupas sel kulit mati dan mengandung temulawak sebagai pencerah alami dan menetralisir racun pada kulit dan yang paling utama itu aroma rempahnya yang wangi alami banget. Saya memakai lulur ini 1-2 kali dalam seminggu, setelah pemakain yang dibilas lagi dengan sabun beras, badan ini terlihat segar, cerah bahkan halus. termasuk tumit saya yang sangat sensitif dan kering, ketika diaplikasikan kebadanpun saya khususkan juga didaerah tumit yang alhamdulillah berangsur-angsur menjadi lembab gak mengeras lagi.
  5. Natural Body Scrub Mabello, varian ini ada 2 yaitu Body scrub yang mengandung Cinnamon Sugar dan Ginger Sea Salt. Nah kali ini yang saya gunakan adalah Ginger sea salt. Kalau ini bagi saya juarakkkk, bau jahenyanya terasa banget ditambah manfaat jahe itu memberi energi pada tubuh dan pikiran serta manfaat peremajaan dan setelah pemakaian kulit ini gak perlu memakai handbody lagi karena lembab banget dan kulit ini terasa kenyal. Ahh love banget ini, Jujur dari semua varian Mabello ini yang paling juara menurutku yah.
  6. Lip Balm Peppermint Honey, bibir saya memang sangat kering tapi alhamdulillah gak mengelupas tapi karena sangat jarang memakai lipstik jadi gak kelihatan jika bibir saya kering plus gak terlalu memikirkan dan permasalahkan hahaha, karena saya tipikal gak suka memakai lip balm ada kesan berat dan lengket disetiap aplikasinya. Tapi lain dengan lip balm mabello ini, sangat ringan seperti tidak mengunakan lip balm ditambah ada kandungan madu yang memang melembabkan dan gula palm untuk mengelupas sel kulit mati sekaligus untuk mencerahkan, dan membuat efek dingin dan segarnya ada pada peppermintnya. Saya aplikasikan disetiap selesai mandi dan sebelum tidur malam. bangun pagi bibir berasa lembab tapi seperti tidak menggunakan lip balm sama sekali. 
  7. Lip Scrub Peppermint Honey, kalau varian ini saya belum mencobanya tapi untuk kandungan sepertinya sama dengan lip balm hanya tekstur dan aplikasinya yang berbeda, next saya akan aplikasikan nunggu lip balmnya habis dulu baru mencoba lip scrubnya.





Alhamdulillah, saya menemukan ramuan yang memang sangat alami, bahkan untuk facial foam, toner, lulur wajah dan badan saya mengganti semua ke produk alami ini, itu karena dikulit saya sangat cocok dan terutama sangat senang ketika produk ini memang lokal bahkan hasil tangan anak Indonesia sendiri, Semoga kandungan dari rangkaian varian Mabello ini tidak merubah dan tetap menjaga kualitasnya, Amin.

Untuk kalian yang penasara dengan prduk dari Mabello ini, kalian bisa mengunjungi :

IG : mabelloindonesia
FP : Mabello Indonesia
0411 - 8951653 /085242674077

Aliran Rasa IP Batam

15 Juli 2018

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan Mengucapkan Rasa Syukur Kepada Allah SWT, 
yang memberikan saya jalan untuk bertemu dengan Komunitas Institut Ibu Profesional
yang jika di lingkup regional batam disebut Ibu Profesional Batam.

Matrikulasi Institut Ibu Profesional

Awal saya memilih untuk resign dari kantor dan ikut suami ke batam, waktu itu usia kehamilan 6 bulan, ketika di batam belum punya anak, saya baru merasakan nikmatnya bangun subuh dan tidur lagi :p, nonton serial korea 16 seri saya bisa khatam hanya 1-2 hari, bacaan apapun ketika itu saya baca bahkan saya bisa khatam 1 buku hanya sehari, jujur semenjak kuliah sampai kerja saya baru menikmati waktu sebebas ini, tapi hanya bertahan selama se-minggu, kaki saya bengkak sebelah, saya kira faktor hamil jadi kaki saya bengkak, tapi dari hasil googling menemukan bengkak bisa terjadi jika diusia kehamilan 7 atau 8 bulan keatas, dan waktu itu saya baru masuk usia 6 bulan, bukan hanya bengkak, tapi perih jika saya melakukan aktifitas jika kaki ini menumpu, misal sholat bahkan BAB saya kesulitan, suami kala itu langsung membawa ke dokter kandungan bahkan kulit, tapi jawabannya tidak membuat rasa penasaran kami hilang, obatpun diberikan hanya obat luar karena kondisi saya yang sedang hamil dan dianjurkan untuk saya observasi di rumah karena kemungkinan saya alergi dengan serangga, keluargapun banyak memberikan saya resep alami untuk dioleskan ke kaki tapi tidak ada perubahan. Sampai suatu hari ketika suami libur dan ada jadwal pemeriksaan dokter yang jika ditunggu kita bisa menyelesaikan makan dan nonton secara bergantian saking lamanya:D , suamipun mengajak saya ke mall tanpa sadar seharian kita jalan sampai malam, pulang dalam kondisi sudah larut malam, dan apa yang terjadi? kaki saya kembali seperti semula, hahaha, sholat dan aktifitas lainnya sudah kembali nyaman saya lakukan. Kakak-kakak saya pada menelpon semua, bahwa memang saya ditakdirkan dengan sebutan 'Tukang Jalan' Hahahaha, tubuh saya mungkin kaget dengan langsung kurangnya tiba-tiba aktifitas saya. Nah dari itu saya sudah beraktifitas tidak ditempat tidur lagi, pekerjaan saya sehari-hari sudah kebanyakan bergerak bahkan potong rumputpun saya lakukan :D

Dari sini saya mencari komunitas-komunitas yang bisa menunjang aktifitas saya kala itu, tapi tidak ada saya temukan baik dalam social media bahkan saya bertanya langsung. Singkat cerita ketika zaf sudah hadir aktifitas saya hanya bergelut dengan keluarga saya, dan ketika ruby sudah ada ditengah-tengah kita, sayapun satu demi satu menemukan komunitas yang sesuai passion saya, komunitas Blogger di batam dan Pengumuman bahwa akan dibukanya matrikulasi batch 4 IIP, betapa berbinarnya saya kala itu, saya yang ketika itu menulis di blog hanya kegiatan-kegiatan anak-anak selama di batam, ketika saya mengikuti kelas matrikulasi selama 2 bulan, bukan hanya tulisanku yang beragam tapi tiap pagi saya berbinar melakukan aktifitas bareng anak-anak biarpun kondisi lingkungan rumah yang memang sangat sepi.

2 bulan selesai kuliah matrikulasi, diadakan kopdar member IIP yang ada di batam, betapa senangnya saya, sampai saya mengatakan sama suami 'Ay saya punya pertemuan sama teman-teman IIP Batam hari Ahad yah, minta tolong ayah bawa zaf, unna bawa ruby' dan suami saya bilang apa? 'Wawww, selamat datang Lubnah Lukman yang dulu' Hahahaha, saya yang dulu memang berbagai komunitas saya ikuti, berbagai aktifitas saya ikuti, saya tipikal yang susah diam dirumah tanpa aktifitas yang buat saya berkembang dan menemukan orang-orang yang selalu positif hadir dalam keseharian saya. Dan hari itu saya menemukan teman bukan lagi karena suami (semenjak nikah dan tinggal di batam, saya punya teman berasal dari hubungan kerja atau pertemanan suami) tapi ini dari saya sendiri, bukan lagi dipanggil bu awal, tapi nama saya sendiri Lubnah. 

Yah ini terlihat konyol kali yah hahaha, tapi bagi saya ini rahmat atau karunia yang selama ini saya cari, bertemu dengan ibu-ibu dijalur bukan karena suami atau anak-anak tapi menemukan ibu-ibu karena ada kesadaran kita untuk selalu mau belajar dan beraktifitas. Yah didukung juga karena ini saya jadikan momentum, karena semenjak di batam saya hanya ketemu dilingkungan yang sangat terbatas.

Notifikasi Grup Whatsapp 

Setelah kopdar pertama oleh member IP Batam yang kala itu datang gak sampai 10 orang, memperkenalkan diri, mengurai mimpi IP Batam selanjutnya, dan langsung berencana membuat event besar yang saya tau ini modal 'nekat' :D setelah pulang dari pertemuan panjang kami sayapun dimasukkan di grup whatsapp mereka, dan bayangkan setiap hari tidak ada notifikasi itu dibawah 100 chat bahkan kadang hampir 500 chat :D tidak lama kemudian kita mengadakan kopdar selanjutnya yaitu rapat bersama sekalian ngeliwet, saya yang kala itu sangat-sangat-sangat senang bukan karena ada acara makan-makannya tapi akhirnya saya punya teman di batam-datang kerumah saya-rumah saya jadi ramai-lingkungan rumah sayapun jadi ramai. dan pastinya hati saya juga senang, rumah yang berantakan tidak membuat saya capek untuk membersihkan, malah saya selalu mengutarakan kalau memang gak ada tempat untuk rapat atau sekedar kopdar, rumah saya selalu terbuka lebar untuk IP BATAM.


Ibu Profesional Batam

Setelah Event besar kami sukses alhamdulillah, mba Rika Satriani yang kala itu menjadi manager Offline IP Batam mengajak saya bergabung menjadi pengurus IP Batam sebagai Ketua Rumbel Menulis IP Batam. Saya yang kala itu langsung shock disodorkan dan dipilih langsung dengan beliau, saya yang belum ada pengalaman banyak dalam hal kepenulisan saya yang kala itu hanya penulis blog yang sudah lama vakum tapi baru 2 tahun aktif kembali, tapi dengan bujuk rayuan dari mbakku itu sayapun menerimanya, yang kala itu saya jadikan tantangan apakah berkomunitas/berorganisasi waktu masih single dan saat kerkeluarga eforianya masih sama atau makin tertantang. Bergabung dengan mereka menjadi ujung tombak IP Batam saya sangat berbinar sekali, berbinar karena sayapun beraktifitas kembali mengasah kemampuan komunikasi, kemampuan mengatasi konflik, serta kemampuan mengolah banyak kepala dalam satu komunitas.

Dalam waktu saya menjadi pengurus ada banyak kegiatan yang kami laksanakan, banyak cerita yang kami kenangkan, baik dari obrolan chat bahkan bertemu langsung. dari banyak cerita, pastinya ada konflik, kami sadar banyak kepala banyak ide banyak cara pandang apalagi kita seorang ibu yang memiliki anak, tugas domestik gak ada habisnya bahkan makin bertambah.

Bicara tentang konflik, berangkali karena itu saya bisa mengenal karakter dari teman-teman pengurus, mengenal semakin dekat, saya yang tipikal ngomong langsung, jika emosi menguasai kadang chat saya malah terlalu apa adanya, tapi dengan itu saya menjadi dekat dengan mereka, suasana itu menjadi hidup penuh makna dan tantangan. Saya masih ingat ketika kita sama-sama janjian untuk naik bus bareng menuju piayu, membuat event besar dengan modal nekat dan alhamdulillah terlaksana dengan lancar (padahal kita sangat tertatih dan berjuang sangat keras untuk mewujudkan mimpi bersama) , ngeliwet sama-sama, janjian makan pembubaran panitia, dan masuk dengan konflik yang saat itu kita harus selesaikan sama-sama, dan semoga ketersinggungan yang dulu-dulu bisa berakhir tanpa memendam apapun. Tapi jujur dengan adanya konflik itu saya menjadi tau bahwa saya tidak mau kehilangan kalian, biarpun dengan posisi pengurus yang berbeda tapi tidak membuat itu kehilangan makna, saya tetap menata hati bahwa saya harus tetap kuat sesuai misi awal saya gabung di IIP.

Buat tim pengurus dari awal sampai hari ini, seperti Mba Erli, Mba Iza, Mba Eka dan Mba Icha, maafkan unna jika ada salah kata yang kemarin yah, saya memang tipikal jika ada kemauan sayakan perjuangkan sesuai kesanggupan saya, tipikal tim nekat intinya seperti tim mestakung (semesta mendukung) :D padahal saya punya niat baik tapi mungkin posisi kala itu yang tidak sesuai jadi mungkin disalah artikan seperti mau menang sendiri, hikssss. Dan terima kasih untuk tetap mempercayakan saya menjadi Ketua Rumbel Menulis IP Batam.





Rumbel Menulis IP Batam.

Ahhhh, saya menulis ini dengan hati yang bergetar, terima kasih teman-teman untuk mempercayakan saya biarpun saya masih terbatas dalam semuanya, tapi saya punya semangat untuk membuat Rulis IP Batam memiliki kebermanfaatan buat member Rulis dan member IP Batam. Di rulis ini saya punya banyak cita-cita yang saya semestinya bisa kita wujudkan, masih banyak program yang saya tidak maksimalkan, jika saya ingin melihat ke belakang gimana saya bersama mba rika waktu itu menjadi manager offline dengan sejuta misi visi kita kerahkan untuk menjadikan Rulis menjadi media untuk member IP Batam menyalurkan dan mengembangkan passionnya dengan tujuan bermanfaat buat diri dan lingkungannya makin terasa. Tapi apa daya saya yang sepertinya masih harus berjuang dalam menyelesaikan diri sendiri dalam hal jam online yang terbatas, yang sebagian besar memang jam online kita berbeda hehe, ditambah mungkin saya belum banyak memiliki relasi di batam dalam mengembangkan rulis kita ini. Disini saya meminta maaf yang sedalam-dalamnya jika selama kita berinteraksi ada salah kata, perbuatan bahkan ada janji yang tidak sengaja saya abaikan, semoga semangat untuk berkomunitas dan tumbuh bersama menjadi penulis yang handal tetap bersemangat dengan Ketua selanjutnya, Amin. Sayapun juga semoga ditempat baru tetap aktif di dunia kepenulisan, Amin. Doain Yah buibu :))

Dan Insyaa Allah ditangan yang baru dan berbeda Rulis akan lebih berkembang dan bergairah, bercerita sedikit tentang Mba Desy yang menjadi pengganti saya menjadi Ketua Rulis selanjutnya. Saya sangat penasaran memang dengan beliau ini, chatnya baik dalam kelas matrikulasi bahkan chat kita berinteraksi ketika beliau jadi admin sosmed FP IP BATAM captionnya itu sangat menarik dan selalu out of the box, dan kalian tahu ketika saya baru menjabat jadi ketua rulis saya sadar diri saat itu saya tidak lama di batam, akan ada mutasi dalam waktu tahun ini, sayapun langsung melamar mba desy untuk menggantikan saya jika kepengurusan saya telah selesai baik memang waktunya atau pindah kota dan beliaupun menjawab dengan selalu kata 'TIDAK' hahahaha tapi dengan voting yang akhirnya banyak yang memilih doi berarti tak ada alasan lagi untuk mengatakan 'Ya'

Mba Desy ini punya potensi besar dalam menulis, entah memang bakat tapi jiwa belajar dan kemauan itu sangat melekat dalam setiap tulisannya. Disetiap pemilihan kata dalam tulisannya itu buat saya selalu 'amazeeee' didukung setahun terakhir ini mba desy sangat aktif untuk menulis. Bukan hanya aktif menulis, aktif di grup rulis batam pun tidak diragukan lagi, melihat kebutuhan rulis sekarang bukan hanya membutuhkan contoh/figur tapi membutuhkan seorang penyemangat, membuat ramai grup dengan canda yang edukasi itu sangat dibutuhkan dalam WAG rulis. Melihat grup yang sepi kadang sedih tapi melihat grup yang ramai biarpun dari orang dan tema obrolan kadang diluar tema kepenulisan tapi dari saling interaksi membuat chemistry itu timbul dengan sendirinya, jika sesama member chemisrty itu sudah ada, maka Insyaa Allah akan lebih mudah diajak untuk berkegiatan bersama. Selama di batam, Mba Desy adalah salah satu teman, sahabat, saudara yang selalu menjadi tempat curhat bahkan bertanya apapun itu, yah itu mungkin karna chemstry saya sudah terbangun dengan doi makanya doi tau banget awal rulis sampai cita-cita saya buat Rulis IP Batam ini doi tau banget. Maka, Insyaa Allah Mba Desy amanah untuk selalu memberikan yang terbaik dari dirinya buat IP Batam, Rulis IP Batam, dan terkhusus untuk doi juga :)

Ohh iaa, semoga buku perdana yang kita akan launching dari Rulis IP Batam, semoga sebelum saya ke tempat baru, bukunya sudah bisa kita rilis, Amin, Semoga di Mudahkan buibu, tapi jikapun tidak saya masih sangat bersyukur itu menjadi kenang-kenangan bagi saya dan bukti bahwa saya pernah ada cerita bersama kalian, kita punya hasil kerja yang nyata bahwa dulu kita pernah berjuang sambil tertatih dalam menulis dan akhirnya menjadi buku *mewek terharu :')

Masih panjang jika saya mau bercerita panjang lebar tentang IP Batam dan kalian semua, saya hanya mau bilang : Terima Kasih banyak untuk pelajaran, pengalaman, cerita, canda, haru, bahkan mungkin hara menemani saya dalam kesunyian di batam, kalian keluarga terdekat saya, ada apa-apa pasti minta tolongnya sama kalian, hampir 5 tahun dibatam tapi baru satu tahun terakhir mengenal kalian-kalian semua itu bagai menutup cerita selama 3 tahun tanpa teman yang mempunyai aktifitas seru dengan Ibu-Ibu hebat ini. Semoga silaturrahmi ini makin terjaga dan semoga saya mendapatkan teman-teman sholihah yang membangun di tempat yang baru, Aminn Yaa Rabbal Alamin.
Gak ada yang bisa saya berikan sama kalian-kalian untuk pengalaman ini, selain tulisan agar lebih mengikat untuk dikenang dan Doa semogaa Allah SWT selalu melindungi kita semua dari buruknya fitnah Akhir Zaman dan Api Neraka. Amin Yaa Rabbal Alamin.
 14 Juli 2018 - Serah Terima Jabatan Dari Saya kepada Mba Desy
14 Juli 2018 - Foto Bersama setelah Sertijab
ext. Ketua Rulis IP Batam . Leader IP Batam . Ketua Rulis IP Batam
#mamaksetrong - impian dan mimpi yang terus akan ada biarpun kita LDRan :p
Peluk hangat dari unna buat,

Mba Desy | Mba Juli Yasti | Mba Erli | Mba Intan | Mba Rika Satriani | Mba Eka | Mba Icha 
Mba Iza | Mba Resha | Mba Syafri | Mba Evy | Mba Vidi  | Mba Moniq | Mba Lumi | Mba Iffah
Mba Mey | Mba Yossy | Mba Nur | Mba Ely | Mba Atik | Mba Leni | Mba Putri
 Mba Lilies| Mba Ovi | Mba Nunung
 Dan Seluruh Member IP Batam 
Insyaa Allah kita akan ketemu dilain waktu yang lebih baik lagi,
Aminn Yaa Rabbal Alamin

Hijup Blogger makassar Meet up bersama Softex Daun Sirih

10 Juli 2018

Assalamualaikum


Hijau sebenarnya warna kesukaan saya, tapi baru sadar ketika dress code untuk dating ke acara meet n greet hijup x softex daun sirih adalah hijau dan sedikit bernuansa putih. Untungnya masih ada waktu seminggu untuk mempersiapkiannya, dibelakang layar saya mendapatkan kostum yang sesuai itu ada peran banyak orang yang terlibat :D selain tempat saya meminjam banyak koleksi hijau ada juga beberapa keponakan tempat menanyakan kepantasan dan kecocokan saya memakai kostum yang sesuai hadir di acara istimewa tersebut. Ini upaya saya untuk tampil tidak dalam kondisi salah kostum otomatis membuat hati senang dan nyaman untuk menyimak dan mengikuti rangkaian acara yang dipersembahkan oleh hijup x softex daun sirih.


Makassar yang sangat terik kala itu tidak membuat semangat saya turun untuk hadir ke acara meet and greet hijup x softex daun sirih, rencana awal saya sudah hadir tepat jam 2 siang, tapi ternyata hasil berkata lain, Makassar yang terik saat itu tidak membuat rutinitas harian penduduk kota juga surut, macet dimana-mana  membuat waktu perjalanan saya jadi semakin lama, dan akhirnya saya tiba untungnya belum terlambat.


Hotel Aston lantai 20 saya menginjakkan masuk ke longenya dengan tatapan yang berseri, nuansa hijau dan putih membuat mata ini yang tadinya memandang kemacetan dengan teriknya matahari masuk kesini langsung kembali fresh dan segar, dekorasi ruangan nuansa hijau dan putih ditambah banyaknya hiasan bunga-bunga entah di meja dan disudut-sudut ruangan membuat mata dan tangan ini beradu dalam mengambil moment dalam kamera.


Sayapun bertemu dengan banyak teman-teman lama sesama blogger, maklum saya yang domisili batam dengan rutinitas setiap masuk bulan ramadhan saya pulang ke kampung halaman Makassar yang memang banyak menyimpan history perjalanan hidup saya, dengan bertemu mereka-mereka sayapun berasa flash back kembali dengan mereka. 

Family Strategic Planning

9 Juni 2018

Assalamualaikum,

"Kita ini sudah terlanjur hidup, maka janganlah hidup asal-asalan” kutipan yang pernah saya baca dan membuat saya terdiam beberapa menit, kala itu saya hamil zaf dan sudah resign dari kantor, berkata dalam hati 'apakah tindakan dan keputusan saya sudah benar' pada kala itu karier saya proses menapaki puncak, belum puncak tapi saya sangat bersyukur dengan kondisi berbinarnya saya melakukan kerjaan itu, dalam kondisi saya yang sangat semangatnya untuk kerja tiba-tiba mengambil keputusan untuk mengikuti suami otomatis karier di publik saya tamat. 

Tapi karier dunia-akhirat saya baru dimulai, menjalani proses kerja di rumah yang tak ada lagi jarak (long distance marriage), menanti si buah hati, adalah kerjaan yang baru dan menantang bagi saya, dan saat itu karena keputusan untuk resign sudah selesai, berlanjut ke proses mengatasi hati yang kadang masih galau karena tak ada lagi penghasilan sendiri, menjalani kadang semangat-kadang bosan dengan 24 jam di rumah yang waktu itu belum banyak aktifitas, berfikir bahwa saya gak mau keputusan ini berujung gagal dan berakibat menyesal dengan itu setelah ini saya akan mengerjakan semuanya dengan tidak asal-asalan, biarpun dirumah saya tetap berproduktif minimal saya harus punya karya dan tetap berbagi untuk sekitar.

kebiasaan saya untuk selalu membuat planning dalam tindakan saya itu sangat diketahui suami saya, diluar itu realisasi ataupun tidak :D beda dengan suami yang memang spontan tapi penuh kehati-hatian dan pertimbangan, tapi kesamaan kita adalah senang ngobrol dan pemimpi, makanya kadang setiap kita ngobrol santai sebenarnya ada banyak impian dan komitmen yang tercetus tanpa ada rasa tanggung jawab untuk merealisasikannya. Terpikir bahwa keluarga adalah Tim bukan kerumunan yang ngobrol tanpa rencana, dimana tim seharusnya memiliki goal atau sasaran dan untuk mewujudkan itu harusnya ada upaya yang tidak sekedar dituangkan dimulut tanpa ada usaha untuk mewujudkannya, tapi seharusnya dikaji dan ditulis tujuannya agar ada koreksi baik sementara proses mewujudkan sasaran itu atau setelah menemukan tujuan/sasaran ini ada evaluasi untuk membuat tujuan-tujuan selanjutnya.

Peran Teknologi dalam Menikmati Hidup

5 Juni 2018

Assalamualaikum,

Ketika notifikasi handphone saya bergetar, saya yang kala itu sedang kebetulan memegang handphone dan langsung membukanya, ternyata ada undangan untuk menghadiri suatu kegiatan, singkat waktu sayapun datang ke acara tersebut yang alhamdulillah biarpun waktunya sudah pas tetapi acara belum dimulai, saya yang ketika itu datang bersama zafran langsung mencari tempat duduk yang kosong, memandang sekeliling yang tak asing lagi melihat pemandangan dengan hampir semua orang yang hadir di pertemuan itu melihat handphone mereka masing-masing, ada yang sementara menerima telphone, mungkin lagi chit-chat di grup whatsapp, atau hanya sekedar stalking sosial media. Saya yang kala itu hanya memandang sambil ngobrol bareng zafran karena saya sudah janji untuk tidak akrab dengan handphone ketika bersama anak-anak.

Hidup di zaman berkembang ini, pemandangan seperti itu memang tak asing bagi saya, sayapun jika  ada diposisi mereka dan tidak sedang membawa anak, pasti langsung mencari handphone saya, baik jika ada memang kepentingan yang saya harus lakukan saat itu, atau ketika chatingan saya bersama teman-teman di grup whatsapp yang sempat terhenti bahkan hanya sekedar mengatasi keboringan karena sebahagian tamu yang tidak saling mengenal. Intinya ada 1000 alasan sampai handphone yang saya miliki tak lepas dari penglihatan saya.

Ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya yang kala itu sering melihat kakak-kakak saya yang mengerjakan baik tugas maupun kegiatan kampus mereka bersama teman-temannya itu menggunakan komputer, sayapun jika mereka gak memakainya hanya bisa bermain game dan itupun sangat jarang, masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah banyak kami diberi tugas dengan menggunakan komputer itu, sedikit-sedikit saya sudah mengetahui jelas fungsi komputer itu, klimaksnya ketika masuk ke jenjang lebih tinggi lagi, bukan hanya dipakai mengerjakan tugas dan mencari informasi, bahkan saat itu saya bisa mendapatkan uang lewat penggunaan komputer yang saat itu sudah semakin canggih dibuat lebih ringkas dan mudah dibawa kemana-man, yaitu laptop.

Akhirnya Sholat Tarawih Full di Masjid

2 Juni 2018
 

Assalamualaikum,

Sebelum memasuki bulan ramadhan, tiap waktu ketika saya mengingatnya selalu sounding zaf tentang bulan ramadhan itu sendiri, apa yang kita lakukan, dan apa yang saya, zaf dan kelurga kita lakukan, atau membacakan buku-buku yang temanya terikat dengan bulan Ramadhan, dan tercetuslah sambutan kita tentang bulan ramdhan dan disitu kita tulis target-target selama bulan ramadhan, saya sudah menulisnya di sini

Dan target utama itu senantiasa mengajak zaf untuk sholat isya di mesjid, ini sebenarnya tugas ayahnya ketika rencana kami akan ramadhan di batam, tapi qadarullah kita terpisah batam-makassar untuk sementara waktu, yang karena itu saya tetap berjuang mengajak anak lelaki saya untuk selalu ke mesjid. Kenapa sampai Isya, karena jadwal tidur mereka itu sebenarnya jam 8 malam atau 8.30 saya khawatirkan anak-anak rewel jika saya tetap mengusahakan mereka tinggal menemani saya untuk sholat tarawih, saya mengutamakan anak-anak saya ketimbang anak-anak rewel menangis dan banyak sorotan menatap kita hahaha

Tapi tetap saya mengatakan sama zaf, 'bubun mau banget jika kita tinggal sampai tarawih nak' tapi sampai kemalam 15 Ramadhan zaf kala itu setelah isya selalu minta untuk pulang karena mengantuk, sayapun selalu mengikutinya karena memang gak ada kewajiban dia untuk sholat, sampai ketika besok sampai malam ini, zaf dan ruby menemani saya full di mesjid sampai witir dengan kondisi yang senang dan aman, ahh bahagianya saya.

Berenang dari Hati


Assalamualaikum,

Mengingat zaf yang sedari kecil senang banget main air, berangkali semua anak-anak suka banget yah dengan air, kadang untuk membuat aktifitas zaf itu tidak terlepas dengan rutinitas main air, sampai kadang jika aku bersihin kamar mandi itu zaf paling senang diajak untuk sikat-sikat dan main sabun, sampai pernah terlontar dari mulut kecilnya 'Bund, kalo bubun marah sama zaf jangan mi marah-marah zaf dak suka, suruh saja zaf membersihkan kamar mandi' hahaha, begitulah kira-kira ucapannya yang kala itu membersihkan kamar mandi dengan adiknya berakhir 2 jam lebih, huaaaaaaaaaa, kegiatan bersih-bersihnya sebentar tapi intronya itu yang banyaaaaakkk, :D

Kegiatan berenangpun selalu menjadi rutinitas seminggu sekali bersama ayahnya, ini bisa sampai 4-5 jam berenang, pernah saya kepirikan sama ayahnya untuk mengikutkan zaf untuk ikut les berenang, dengan cara memperlihatkan teman-teman sebayanya yang sementara ikut les berenang dan memperkenalkan, kalau memang dia berbinar rencana mau kenalkan dengan gurunya, tapi ketika kita menawarkan langsung dijawab dengan mantap oleh zaf, 'gak mau bun, zaf mau belajar sendiri aja atau sama bubun' hahaha

Berkali-kali saya bujuk dengan mendekatkan dia diaktifitas anak-anak yang mengikuti les berenang, dia memperhatikan tapi jika saya mengatakan, 'mau dak ikut mereka untuk berenang yang dilatih sama yang lebih pintar berenangnya?'  atau 'itu gurunya nak, baik kan? pintar lagi, kamu bisa makin pinta renangnya." dan selalu dia menjawab langsung 'gak bund, zaf belajar sendiri saja di kolam sana (sambil menunjuk kolam sedang yang tingginya se-bahu dia)" sayapun sudahi bujukan saya, ayahnya selalu bilang 'berikan waktu dia untuk mengetahui bahwa belajar untuk menjadi bisa dan konsisten itu butuh usaha yang keras, bahkan harus lebih keras dari orang lain' yah betul, dengan dia belajar sendiri, dia harus lebih giat jika memang dia mau.

Panggung buatan dan Merekapun bernyanyi

31 Mei 2018

Assalamualaikum,

Seperti biasa selama di makassar pagi hari sampai sebelum siang zaf dan ruby gak ada jadwal nonton tivi jadi otomatis kita berkegiatan secara alami saja, bermain mainan lokal atau sesuai kondisi dan mood anak-anak.

Sama ketika hari ini setelah bermain masak-masakan, membaca buku, menggambar yang ketiga itu jadi rutinitas wajib sehari-hari setelah makan pagi dan mandi pagi, dan pasti ada satu kegiatan tambahan yang selalu berbeda tiap hari.

Hari ini saya membuat panggung dari meja sebenarnya haha, meja yang menjadi tempat menulis dan menggambar anak anak, tempat untuk menyimpan buku dan alat tulis, hari itu sayapun mencoba menyingkirkan beberapa mainan yang menghalangi mereka bergerak di atas panggung. Meja ini hanya tinggi 20 cm jadi penonton cukup duduk untuk bertepuk tangan hehe

Setelah itu sayapun bertindak sebagai MC yang seolah-olah memanggil mereka untuk naik ke atas panggung,

'Kita sambut Aufar Zafran Paingngi dan Adibah Ruby Paingngi untuk naik ke atas panggung' Sayapun dengan semangat memanggil mereka.

Saya dan beberapa sepupu dari mereka bertepuk tangan dengan meriah.

'Sekarang Zaf dan Ruby mau nyanyi apa? Tanyaku langsung

'Nyanyi anak baru bund.' jawabnya dengan perasaan senang dan berbinar.

Cooking Class di Rumah :D

Assalamualaikum,

Sudah lama tidak menulis tantangan karena ada kegiatan lain yang kadang untuk nulis butuh perjuangan hehehe pulang kampung memang membuat rutinitas setiap hari selalu tiba-tiba dan mendadak ada-ada saja yang kita harus lakukan yang tentunya menyusuaikan waktu dan kondisi anak-anak. Dan hari kemarin adalah kembali normal karena urusan telah selesai, otomatis sayapun bisa menciptakan kegiatan bareng anak-anak lagi.
 
Terkadang memang anak membuat kejutan selalu setiap harinya, entah kejutan yang membuat kita harus ber-elus-elus dada bahkan kadang kita harus meninggalkan mereka sebentar agar emosi ini bisa hilang sama dengan hilangnya kita :D atau kadang seperti hari kemarin, zaf yang tidak suka bermain play doh, lego atau permainan yang membutuhkan ketelatenan tangan, dia suka tapi gak terlalu antusias palingan hanya sekali mencoba setelah itu tidak lagi. 

Tapi beda hari ini, di rumah sudah memulai membuat kue kering hidangan lebaran, zaf yang kala itu ada disekitaran dapur dan ruang makan ketika orang rumah pada sibuk untuk membuat kue, dan tiba-tiba mulai percakapan,

Zaf yang Mandiri

24 Mei 2018



Assalamualaikum,

Alhamdulillah hari ini sudah masuk hari ke 8 bulan Ramadhan dan masuk ke hari 6 buat saya untuk menyelesaikan tugas bunda sayang, untuk tugas kali ini memang berbeda bagi saya, yang biasanya saya membuat konsep minimal hari 1 sampai di hari ke-10 agar saya gak kelimpungan dan habis bahan untuk kegiatannya, tapi untuk tugas ini karena saya pulang kampong ke Makassar dengan mendadak perlengkapan permainanpun tidak saya bawa hanya beberapa buku bacaan, maka untuk tugas ini saya mengambil secara alamiah aja, perilaku-perilaku zaf yang selalu buat saya selalu ingin memeluk dia dan mengucapkan terima kasih.

Zafran dari awal memang cukup mandiri bagi saya termasuk cara belajarnya, contohnya ketika berenang, karena memang saya berniat menyekolahkan dirumah, zaf yang sangat suka berenang saya berniat untuk memberikan pengajaran yang lebih ekstra mengenai renang, sayapun inisiatif menanyakan ke zaf bagaimana jika bubun dan ayah mengikutkan zaf untuk les berenang, diapun tidak mau, dia hanya butuh bubun sama ayah saja tidak mau orang lain, jadi setiap kita berenang pasti bergantian memberikan pengajaran seadanya untuk zaf, dan kejutaannya ketika kita istirahat dipinggir kolam, zaf yang selalu berada di kolam sedang belajar sendiri, mencari teman seumuran dia, dan sama-sama belajar, hehehe, pulang dari setiap berenang pasti ada perkembangan dalam renangnya. Yah begitu zaf, tipikal senang belajar sendiri tanpa bantuan, saat ini hanya saya dan ayahnya yang zaf percaya dan gak mau jika kita masukkan sekolah, pengetahuan-pengetahuan pun dia dapat dari buku yang zaf baca sendiri.  Termasuk kegiatan membaca, zaf bisa mahir sendiri tanpa arahan saya dan ayahnya apalagi orang lain. Satu yang saya belajar dari zaf, jika kita mau dan tak bisa melakukan, kita akan cari tahu dengan perjuangan maksimal, yakin dan percaya akan bisa, hasil tak akan membohongi.

Zaf dan puzzle kayu

22 Mei 2018

Assalamualaikum

Pernah gak sih, ibu-ibu yang baca ini sangat berbinar ketika, anak kita yang sebenarnya kita harapkan suka dengan rutinitas itu tapi dia gak berbinar tapi suatu hari tanpa disuruh dia langsung mau dan ikut aktif? Yah, hari ini saya mengalami hal demikian, betapa senangnya saya biarpun itu gak berlangsung lama tapi tetiba tanpa disuruh dia langsung menawarkan bantuan, ahhhh:))

Yah, zaf memang gak berbinar ketika permainan itu berkaitan dengan korelasi tangan, entah menggambar, menulis (tapi ini masih bisa diarahkan da kadang juga suka), playdoh, lego, berkebun, lego itu dia tak terlalu menikmati, hanya sekali coba selesai. Tapi saya tetap mengenalkan karena kebalikan dari zaf, adiknya ruby itu sangat menggila yang demikian, jadi jika zaf sibuk dengan bukunya, kadang saya dan ruby lagi bermain playdoh atau lego pasti dianya nimbrung, lagi ngapain bund?’ tanyanya. ‘bubun lagi main playdoh nak’ jawabku cepat. ‘ohh zaf mau baca buku aja’ jawabnya ketika tak tertarik dan ketika mulai tertarik ‘Zafran mana?’ mencoba sekali, sudah itu selesain. ‘Bubun aja yang selesein’ katanya singkat. 

Sama dengan hari ini, Ketika kami bikin puzzle kayu saya yang kala itu hanya bermain dengan ruby, zafran seperti biasa sibuk dengan bacaannya, karena demikian sayapun tak mengajaknya, karena pasti jawabannya ‘Bubun aja sama adek’ tapi tiba-tiba dating menghampiri saya menawarkan sesuatu ‘apa dibikin bund? Zafran mana?’ dengan secepat saya memberikan bagian yang bisa kira-kira dia kerjakan, hehehe

Sholeh yang perhatian

21 Mei 2018
Assalamualaikum,

Saya termasuk susah banget pegang handphone saat dekat anak-anak, saya kerap mendiskusikan tentang gadget bareng zaf, bahwa ada rencana bubun dan ayah akan memberikan kamu gadget diusia 12 tahun, saat ini jika ada yang zaf yang mau lihat atau ada sesuatu dari pertanyaan zaf yang bubun belum ketahui kita sama-sama mencari klo tidak lewat buku kita menggunakan bantuan Handphone tapi ingat tetap bubun dan ayah yang memegangnya. Tapi dengan itu zaf selalu protes jika saya memegang handphone : 'klo bisa bubunpun saat temani zaf hp disimpan'. Betul juga kata zaf bahwa saya harus memberikan teladan yang baik tentang gadget. makanya saat ada moment yang penting atau rasa perlu diambil gambarnya, saya kadang kualahan atau tidak mengambil sama sekali, cukup rekaman cerita yang berangkali jika sempat akan saya tuliskan.

Termasuk setiap moment yang selalu membuat saya meleleh jika bersama zaf dalam keadaan dia yang sangat manis, tapi jujur zaf memang tipikal sangat konsisten dengan setiap yang zaf ambil keputusan, kalau tidak ada penjelasan yang membuat dia masuk akal tidak akan dia rubah termasuk jika itu menyangkut suasana hatinya. Makanya jika dia sedang berbuat manis ini kadang membuat saya meleleh lihatnya. Tapi untuk kegiatan manis itu selalu terjadi tiap hari, contohnya dalam keadaan kita menjelang tidur entah siang maupun malam.

Target utama Zaf Ramadhan 1439 H

20 Mei 2018


Assalamualaikum,

Masuk ke hari 3 ini tantangan makin seru untuk memudahkan saya menulis sesuatu yang memang zaf lakukan setiap hari dan berbinar adalah Talaqqi Juz 30, saya sudah menuliskan di sini tentang target-target kami utamanya zaf selama ramadhan, ini bukan mau saya yah, tapi mau zaf sendiri, karena ini target dan dari dia dan untuk dia makanya saya menanyakan kesanggupan dia atau apa yang zaf mau lakukan selama ramadhan.

'Zaf untuk target Ramadhan zaf maunya apa?' kataku tiba-tiba setelah menuliskan target saya duluan dan beberapa sepupunya.

'Target apa itu bund?' Tanyanya langsung dengan polosnya.

'Rencana sayang, yang ada waktunya kapan kita akan capai' jawabku sekenanya, pikirku semoga dia bisa mengerti, hehehe.

'Rencana itu apa bund? Tanya langsung dan membuat saya tertawa, karena setelah itu saya bingung menjelaskannya :D

'Hehehe, Rencana itu seperti pertanyaan bubun yang biasanya bubun tanyakan setiap pagi, kita mau ngaipain nih pagi ini, hanya bedanya waktunya bukan hanya pagi ini tapi selama Ramadhan, bagaiman mengerti sayang?' Sayapun menjelaskan panjang lebar dan semoga zaf bisa mengerti.

'Jadi kegiatan pagi kita selama bulan ramadhan bund?'

'Iyessss, yang Insyaa Allah kita akan lakukan setiap pagi dan waktu-waktu yang lain' jawabku.

Dengan buku Zaf belajar berbagi

19 Mei 2018

Assalamualaikum,

Saya yang kala itu ke Makassar dengan suasana hati yang hancur, dan dengan mendapatkan kabar buruk itu saya hanya punya waktu 30 menit untuk siap packing, jadi semampunya saya berfikir untuk apa yang saya akan bawa ke Makassar utamanya kebutuhan anak-anak.

Kala itu hari senin pagi rutinitas domestic yang baru hamper selese, anak-anak yang sementara lagi mengeksplor kegiatan rutinnya, pada saat itu kita lagi sementara membuat pasir buatan, yng kondisi dapur masih berantakan, cucian piring yang menumpuk, anak-anak yang sudah makan menciptakan suasana meja makan yang tidak mengenakkan untuk dilihat, jika zaf sudah rapi jika makan, beda hal dengan ruby yang masih belajar makan sendiri, itupun aku belum sempat beberes, biasanya jika anak-anak mandi barengan, saya punya waktu beberapa menit untuk menyelesaikan urusan domestic minimal saya bisa menyapu dulu sebelum anak-anak melakukan aktifitas, dan hari itu anak-anak tidak mandi berbarengan, zaf yang mau mandi duluan, setelah itu zaf selese, baru ruby, ruby yang mandi, zafpun memulai aktifitas, jangan heran ketika saya selese memandikan ruby, rumah itu seperti kapal pecah, karena zaf eksplor untuk buat pasir berantakan banget wkwkkwkw baru keluar dari kamar mandi, ayahnya zafpun dating dengan berita sangat tidak mengenakkan.

Sampai ke Makassar dan membuka koper baru sadar apa yang aku bawa itu konyolllll :(

Candu Buku

18 Mei 2018

Assalamualaikum,

Alhamdulillah, gak kerasa saya sudah masuk ke materi 7 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional, belajar lagi yang kemarin hampir libur panjang hehehe, materi ini tentang Semua Anak adalah Bintang, Yah bagi saya anak adalah bintang, karena mereka punya cahaya sendiri-sendiri, punya potensi sendiri-sendiri, maka tak layak sebenarnya kita menyamakan bahkan membandingkannya dengan anak saudara atau anak orang lain, bisa jadi kita termasuk orangtua yang dzolim jika kita melakukan hal demikian.

Tapi betul memang dan saya harus akui bahwa susah banget untuk tidak membandingkan anak kita dengan anak yang lain, ini yang saya harus lakukan untuk menghilangkan sifat demikian, karena sayapun juga tak suka dibandingkan gaya penulisan saya dengan tulisan sekelas asma nadia atau tere liye, sangat berbeda karena memang kelasnyapun berbeda, saya amatiran dan beliau berdua sudah master, hehehe, tapi kalau diseriusi dibandingkan sama yang mahirpun kita gak suka, karena bisa jadi kita dituntut sama dengan beliau padahal kita gak suka, saya punya potensi lain dan gak suka disama-samakan.

Apalagi seorang anak yang memiliki konteks pemikiran untuk usia anak saya masuk tentang perasaan, yang saya harus jaga perasaannya, yang saya harus jaga hatinya, dan tentu kepercayaannya, masa orangtuanya sendiri membandingkan dengan yang lai, karena dia terlahir bukan untuk dibandingkan tapi dilejitkan sifat terbaiknya yang dia miliki.

Berbicara tentang sifat tak terlepas dengan kesehariannya, saya sempat membuat agenda keseharian yang buku panduan saya adalah 45 pandu dari Ibu Septi Wulandani, tapi hari ke tiga saya menyerah (ahh, sedihnya) soalnya zaf gak tertarik sama sekali, hanya mencoba sudah itu ditinggalkan dan matanya tak berbinar, kadang sedih juga jika saya ajak untuk berkegiatan dalam acara-acara anak-anak yang lain, dia gak mau gabung dengan banyak alasan atau sekedar bilang 'saya gak suka bund!' :( hanya satu kegiatan yang sampai 4 tahun ini dia senangi dan untuk menghentikan dia untuk menghentikan sementara waktu karena alasan mandi, makan, dan tidurpun harus berkali-kali saya lakukan, yaitu baca buku. efek dari itu semua sebelum dia menginjak 4 tahun sudah bisa membaca.

Auto Post Signature