10 Januari 2018

Meng-ASI-hi kembali (bag.2- tamat)


Assalamualaikum :)

Sekarang ketika saya kembali meng-asi-hi ruby, makan yang memang masih standart, tapi pola susu yang memang saya berikan ketika nyapih tak tersentuh sedikitpun, UHT pun demikian, tapi semenjak saya mengembalikan pola ASI, susunya selalu habis, saya memang membuat dia lebih kenyang dulu, mengajak dia untuk kenyang dan ketika waktunya nenen kadang sudah lupa, dia hanya mencari pas bangun tengah malam dan siang, setelah itu sudah tidak lagi.

selalu ruby bilang, 'Bund sudah 2 tahunkan adek ruby" "iaa sayang, itu tandanya?" "minum pake gelas bund" "subhanallah, peluk boleh?" dan sayapun memeluknya sepanjang yang dia nyaman didekap saya.

Tadi saya berbincang dengan teman yang sangat mudah nyapihnya, padahal sounding, dekapan, dan alat perang lainnya saya sudah siapkan. tetapi di ruby tidak mempan, ada yang salah atau ruby yang tak cocok metode ini, makanya saya mundur selangkah semoga bisa langsung maju melangkah dengan cepat. Dengan memberikan waktu buat saya dan ruby, setidaknya saya bisa mengoreksi apa yang mau diubah, diteruskan atau diganti caranya.

Dan yang saya sounding ini bukan hanya ruby, saya butuh zaf untuk membantuk mendukung adeknya untuk lepas nenennya, karena zaf ketika ruby rewel zaf berkata "Bund kenapa ruby rewel? berangkali dia mau nenen bund? kasihlah nenennya,  kasihan nangis terus bund?" ahh, zaf saja empatinya bisa sekuat itu apalagi saya emaknya, andaikan bukan untuk dia akan saya berikan sampai kapanpun.

#tantangan_hari_ke_6
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar