19 Januari 2018

Menghitung Bunga

 

Assalamualaikum,

Ketimbang main didalm rumah saya lebih memilih di luar rumah, tepatnya ditaman lokasi luas dan anak-anak bisa sepuasnya untuk menciptakan mainan dan kenyamanan sendiri, sambil sayapun kadang merasa sulit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diluar nalar kalian sebagai anak-anak.

Tapi dengan diluar saya bisa memancing setiap pertanyaan yang menyangkut tauhid (bahasan berat tapi untuk anak-anak saya menyederhanakan, karena sayapun belum selese ngebahas hal sedemikian kompleksnya) 

Mencontohkan bunga, terkadang ruby selalu mencontoh pertanyaan-pertanyaan yang selalu dilontarkan kakaknya, 'bunga ini sapa yang buat/ciptakan bund?' dengan mata yang polos dan raut muka seakan mengerti apa yang dikeluarkan oleh mulut mungilnya, sayapun menjawab 'yang menciptakan bunga ini adalah Allah Sang Maha Pencipta' (sayapun berceloteh menjelaskan apa yang saya ketahui. Sambil saya mengoceh diapun memetik satu-persatu bunga asoka ini sambil mengitung.

Dan Rubypun berkata 'Allah gak marah-marah klo diambil bund?' berangkali Allah gak marah-marah kalau kita memetik bunga, Masyaa Allah anakku

Itulah fitrah anak-anak yang beusia balita adalah mendekatkan ke alam bebas, kita sebagai orangtua bisa menceritakan tentang Allah lewat Ciptaan-Nya dan dengan itu anak-anak lebih mudah memahami dan kita sebagai Orangtua lebih mudah untuk menjelaskan. Dari pada mengenalkan dengan kontekstual kadang saya sebagai Ibu bingung bagaimana menjelaskan secara sederhana supaya anak-anakpun tidak salah mengerti, kalau mentok demikian kadang saya membacakan buku yang kisahnya bisa menyerempet dengan pertanyaan mereka.

#tantangan_hari_ke_13
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar