Berkebun ala Zaf-Ruby

09.15


Assalamualaikum,

Wah jumpa lagi ditantangan hari ke-3, untuk setiap tantangan ini saya sangat terbantu dengan pandu 45 yang dihadiahkan dari Ibu Septi Peni Wulandani dan Pak Dodik sebagai founder Institute Ibu Profesional buat kami ibu-ibu yang masih mencari kegiatan untuk menemukan passion dan gaya belajar anak-anak kita. Zaf yang masih 4 tahun memang lagi masa aktif-aktifnya bermain, saya yang melihat anak-anak senang bermain diluar biarpun kondisi perumahan yang sunyi hanya kita bertiga yang membuat kegiatan hehehe tapi senang, yah seolah-olah taman kita memang sangat luas kan yah hehehe dan hari ini saya mengambil tema Berkebun.

Maklum taman yang semenjak kami pulang umroh gak pernah dibenahi, hanya sekali-kali disiran, karena memang siramnya bukan pakai selang tapi pakai ember haha, sebelum bertanya kenapa pakai ember? karena selalng yang kami berkali-kali beli selalu rusak, entah saya salah bagaimana cara pemakainnya sampai selalu saja rusak, jadi itu yang kadang membuat rasa malas untuk membenahi taman, dan jujur berkebun memang masuk ke kegiatan tidak bisa namun suka. :D

Setelah sarapan dan suami telah kekantor, zaf yang memang hari ini diajak mandi gak mau, yah udah saya tunggu sampai dia mau mandi, akhirnya hampir jam 9 baru mau mandi, setelah itu sayapun mengambil perlengkapan seadanya untuk dipakai untuk pembenahan halaman depan.

Sudah lama ada pot bunga yang retak karena dijatuhi tegel dinding tapi baru minggu kemarin kami membeli pot untuk menggantikannya, biasanya memanggil tukang kebun tapi entah selalu saja lupa menghubungi kakang kebun itu, akhirnya saya inisiatif untuk menjadikan agenda untuk anak-anak dan memang berkebun masuk dalam salah satu aktifitas dari pandu 45 IIP.


Saya yang kala itu memang berniat hanya mecontohkan dulu tapi tiba-tiba zaf langsung minta "bund, zafran boleh?" dan sayapun langsung menjawab "silahkan nak, dengan senang hati" diapun memindahkan pasir dari pot yang retak ke pot yang menjadi pengganti, berangkali hanya berselang 15 menit dan langsung berkata "bubun, sudahmi nah" dan sayapun langsung mengambil alih, dan zaf dengan cekatan mengambil mobil-mobilnya meletakkan disamping pot yang banyak pasirnya dan berkata "bagaimana kalau mobil jalan dipasir bund?" (Yah mobil lagi-mobil lagi, selalu terlibat juga ini mobil hahaha) "Mobilnya memang mau kemana zaf?" kata saya "mau lihat kondisi pot yang banyak pasirnya" dan sambil menunggu saya bersihkan pot dan memindahkannya, dan Ruby yang mengambil alih kerjaan zaf tadi haha anak perempuan ini biarpun belum mengerjakan dengan sempurna selalu saja suka dengan bermain yang menggunakan bahan ini, entah pasir buatan atau playdoh atau karena dia perempuan kali yah?

Nah ketika saya meminta tolong zaf untuk mengambil ember dan gayung dia langsung cekatan mengambil dan mengisi air, dan sayapun mengangkatnya ke halaman, tanpa disuruh dia langsung menyiramnya, saya gak tau apakah karena bermain airnya dia menyenangi salah satu yang menjadi aktivitas berkebun ini atau memang bisa jadi dia tidak suka dengan aktivitas tanah yang kotor, jujur zaf itu tipikal 'jijian' bau busuk atau kondisi kotor dia langsung merespon dan menolak. Tapi saya masih penasaran dengan berkebun ini buat zaf, rencana besok temanya tetap berkebun dengan mengambil sample tanaman 'tauge' memulai dari dia membeli, menanam bahkan merawatnya.





#harike3
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP
 
 
Lubnah Lukman

You Might Also Like

0 komentar