9 Februari 2018

Bermain di luar? Siapa takut :D


Assalamualaikum, 

Hal wajib untuk hari-hari belajar sambil bermain kita itu pasti setelah sarapan dan ngantar ayahnya anak-anak ke depan pintu adalah keluar main, main apapun itu pokoknya keluar, entah hanya bersepada atau sekedar jalan-jalan keliling kompleks, tapi semenjak zaf usia 4 tahun saya sudah menyusun tema apa yang kita pakai untuk bermain kita tiap pagi ini.

Hari ini seperti biasa kita mengecek dulu kondisi kacang hijau kita yang semakin hari semakin tumbuh dan batangnya sudah tinggi menjulang, zaf yang mencari teko bebek air tak menemukan tekonya dan sayapun mengusulkan gimana gayung dikamar mandi aja nak, sekalian ambil airnya, langsung zaf mengambil gayung dan menyiram menggunakan tangannya sendiri.

Setelah itu saya mengambil sekotak kapur dan menjelaskan ke zaf kita akan melakukan apa, tapi sebelumnya dia meminta untuk naik sepeda dulu, karena jalanan disekitar rumah memang berbukit-bukit jadi zaf senang untuk naik sepeda seperti main luncuran hahaha, tapi sepeda yang dia pakai ketika jalanan berbukit ini ada sepeda roda tiga adeknya hahaha, karena kompleks kita sangat sepi, jadi kadang dia senang banget dan berbinar ketika dari atas sampe terjun ke bawah sampai diapun mengangkat tangannya, dan berteriak, aaaaaaaaaaaaaaaaa, seakan lepas dan pecah ketawanya, saat itu saya menyimpulkan bahagia anak-anak itu sederhana yah, kadang orangtua seperti saya misalnya menyajikan banyak kegiatan dan mainan tapi khusus anak saya lebih senang untuk main diluar dengan mainan seadanya, kitapun tertawa dan saling kejar-kejaran, dan itu saja kadang gak sadar kalau jam sudah menunjukka jam 11 siang.

Nah dengan kegiatan seperti ini, saya dan anak-anak yang melepaskan emosi dengan bermain di taman saya mudah untuk berdiskusi dengan serius bersama anak-anak terkhusus tentang aspek pertumbuhan fitrahnya, kadang menyampaikan apa yang bubun harapkan, atau kadang mengeluarkan unek-unek tapi dengan cara yang santai tapi tepat sasaran karena anak-anakpun lagi suasana senang menikmati kegiatannya.


Contohnya seperti hari ini saya mengambil tema berjalan di garis, jadi saya membuat beberapa garis, ada garis lurus, zig zag, gelombang dan spiral, kita bermain berjalan mengikuti garis ini, lebih seru sebenarnya jika banyak anak-anak jadi adanya saling berinteraksi tapi karena zaf teman mainnya kebanyakan sama saya dan adiknya maka semua berjalan senatural mungkin, sayapun bertindak sangat heboh supaya zaf jadi semangat mengikuti alur permainan sementara ruby mengacaukan hahahaha, tapi kalau tidak dibuat heboh kadang zaf gak semangat untuk main, dan permainan kali ini berakhir dengan kejar-kejaran tanpa memperhatikan garis yang saya bentuk hahaha

Untuk kegiatan hari ini zaf memang sampai sekarang saya mencoret dengan cara belajar kinestetik, zaf sangat teratur dan beritme, zaf jika kita ingin bermain atau melakukan sesuatu, sebelumnya kita haru berdiskusi dulu memaparkan kita akan melakukan apa dan kenapa, kalau begini akan begini, kalau tidak akan begini, nah disitu kadang banyak pertanyaan yang muncul, jadi setiap apapun yang saya lakukan, sebelumnya diskusi dulu, kadang pernah suatu hari saya kelupaan berdiskusi sama zaf tentang menu makan kita di salah satu resto, ehh dianya ngambek dong, gak mau makan sampe makanannya kita bungkus dan bawah pulang. Jikalau sementara kegiatan ada yang tidak sesuai itu zaf sudah ada antisipasi karena sudah dijelaskan ini dan itu. Dianya gak 'kagok' lagi dia sudah tau apa yang harus dia lakukan, dan tantrum kadang gak terjadi jika awalnya saya berbincang dulu sama zaf.

Nah sampai hari ini saya masih belum menemukan tipe visual kah atau audiotori?




#harike9
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP
Lubnah Lukman

1 komentar:

  1. Senangnya Zaf, ibunya setelaten ini :)
    Maaf baru balas BW, ya Unna.

    BalasHapus