15 Februari 2018

Jalan - Jalan sambil Belajar


Assalamualaikum,

4 tiket kapal ferry mendadak sudah ditangan, Alhamdulillah, itu tandanya kita disuruh belajar lewat jalan-jalan, yang berarti emak dan anak-anak sangat senang sekali, hehehe, berangkali mereka turunan saya yang sangat senang untuk travelling, biarpun jalan-jalannya ke depan alfa mart aja senang apalagi diajak jalan-jalan jauh.

Nah karena minggu ini minggu yang padat di singapura, otomatis saya agak riskan untuk kita lewat jalan biasa, jadi kita lewat jalan yang memang gak biasa tapi jauh dari kota, tapi yang jadi pertimbangan sebenarnya di Imigrasi, kadang bisa sampai 2-3 jam apalagi waktu ini-waktu yang sangat padat untuk negara yang kita kunjungi. 

Yang biasanya kita lewat terminal harourfront, padahal itu jauh banget bisa sampai sejam bahkan 1,5 jam nyampenya, sedangkan terminal yang baru pertama kali ini kita kunjungi itu hanya 30 menit dari batam, hanya memang jauh dari tengah kota, tapi terfikir yang jelas lewat dari imigrasi cepat, masalah lokasi, singapura itu kecil, gak macet, transportasi cepat dan tinggal pilih kita mau naik apa, dengan pertimbangan seperti itu kami semua bersepakat oke kita naik dari terminal batam center ke tanah merah, soal harga sama kok yang membedakan pada proses chek-in saja.

Seperti biasa, saya memang senang dan pasti sounding ke anak-anak tentang rencana kita besok, rencana dadakan hehe, dan reaksi anak-anak apa? senang bangeeeeettt. Saya bercerita bahwa besok kita akan ke singapura dengan menggunakan kapal ferry pertama jadi zaf harus bangun lebih shubuh lagi dan langsung mandi, dan banyak lagi kesepakatan-kesepakatan yang kami buat untuk sesama keluarga.

Tiba hari dimana kita berangkat, zaf dan ruby yang ketika saya nyalakan lampu dan membuat gaduh agar mereka bangun, untuk memanfaatkan waktu kita terutama anak-anak, saya dan suami menyelesaikan persiapan yang akan dibawa termasuk mandi dan sholat jadi setelah itu ketika anak-anak bangun mereka mandi dan kita langsung siap untuk berangkat. Zaf dengan semangat menemani ayahnya dalam setiap urusan administrasi terminal termasuk belajar antri, chek-in masuk diimigrasipun dia sudah bisa diandalkan. 


Terminal tanah merah
suasana di terminal tanah merah
Tidak lama duduk kita sudah sampai di tanah merah, dan ternyata tidak antri, suasana terminal yang tenang dan luas, membuat anak-anak juga senang dan tidak canggung, saya sangat menganjurkan jika kalian dari batam mau menuju singapura dan membawa anak, cobalah ke terminal tanah merah saja, Setelah urusan imigrasi, kita memakai bus gratis ke bandara changi untuk naik MRT, jika disingapura memang kita selalu niatkan untuk memakai transportasi umum, mengajarkan anak-anak untuk keluar dari zona nyaman yang biasanya duduk di mobil dan langsung sampai ditujuan ini malah kita harus beli tiket dulu di mesin dan zaf melakukannya sendiri, setelah beli tiket, tiketnya disimpan dialat scanner agar pintunya terbuka dan lagi-lagi zaf melakukannya sendiri, mengejar MRT yang hampir tutup pintunya, bahkan berdiri karena padat penumpang, setelah itu transit berkali-kali bahkan berganti MRT, mereka mengeluh? tidak sama sekali, malah zaf sangat enjoy menikmati dunia barunya yang kebanyakan jalan kaki, dengan ini banyak pelajaran yang kami ambil salah satunya olah fisik.  








 Senangnya kalau ke singapura banyak taman bermain yang sangat bagus menurut saya tapi gratis, gratis bukan berarti gak bagus ini malah rapi, aman, luas dan sangat edukatif, makanya jika suami ada urusan kerja ke singapura kadang memang kita ikut aja, karena akses untuk permainan yang ramah anak dan gratis banyak kita temukan disingapura, contohnya kali ini Children's garden, kalian cukup ke MRT Bayfront berjalan menuju exit B dan ikuti terus jalan bawah tanah linkaway, keluar dan lewati the dragonfly Bridge ke garden by the Bay.

Intinya saya semangat untuk mengajarkan berbagai hal dan pengalaman lewat travelling ke anak-anak, merekanpun demikian ke kami orangtua, bagaimana cara kita saling kerjasama anggota tim, mengatur dan mengolah emosi, jika ada dari salah satu dari zaf atau ruby yang tantrum entah saya dan suami yang moodnya lagi stabil yang menemani sang anak, bahwa jalan-jalan tidak selamanya berjalan sesuai keinginan kita, ada aja yang kita dapat pelajaran tak terduga dalam melewatinya, maka nikmati prosesnya jangan lihat hasilnya, maka bounding keluarga akan kamu dapat dan Insyaa Allah akan semakin erat.

#harike10
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP
 
Lubnah Lukman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar