Memasak itu menyenangkan

13.56


Assalamualaikum,

Akhir pekan itu bagi kami sekeluarga kadang gak ada aktifitas di rumah, mumpung suami libur kadang kita menghabiskan waktu diluar, masak kadang hanya untuk sarapan pagi jika kita sangat pagi keluar atau makan malam jika pagi tadi kita keluar rumahnya cepat dan pulang udah sore, jadi masih bisa masak untuk makan malam, dan momen yang kami tunggu-tunggu diakhir pekan memang demikian, sangat senang karena kita keluar rumah dengan kegiatan yang macam-macam, mamak-mamak seperti saya yang memang kerjanya 24 jam dan 7 hari itu biarpun tetap bekerja setidaknya suasananya yang berbeda hahaha

Dan sore ini setelah pulang beraktifitas yang janji buat tanaman dari kacang hijau gagal lagi, kita belum ke pasar makannya mencari opsi lain yang memang saya sudah menyiapkan alternatifnya semalam jika memang gagal lagi ke pasar. Dan kegiatan itu adalah memasak.

Dari awal saya menulis, zaf itu lebih senang diajak dan belajar itu jika diberi tugas yang nyata dikehidupan, apalagi tentang pekerjaan rumah, sambil dia mengerjakan tugas kadang informasi-informasi itu jalan tanpa henti, disini saya mengambil kesempatan memang untuk berdiskusi dengan zaf. Dan dia senang, tapi jika diberikan sambil bermain misalnya bermain puzzle, dia lebih konsentrasi dan tak mau diajak bicara hahah, kadang saya berceloteh dia bilang 'Main mqi bubun!' hahaha


Memasak ini saya mengambil sample yang mudah, membuat agar-agar, zaf itu tipikal gak suka cemilan, dia pemakan nasi, cemilan juga nasi haha, maka wajar jika dia makan sehari 4 atau 5 kali, sarapa pagipun harus dimulai dengan nasi, beda dengan adeknya yang semua dia makan, pagi harus cemilan dulu sambil menunggu saya masak, ngamuk kalau gak ada dia kunyah biarpun kadang kalau gak ada dan ada bawang goreng dikulkaspun dia emut hehehe, berawal dari adeknya yang sering ngemil termasuk pudding, zafpun mulai tertarik memakannya dan lebih suka lagi kalau dia memasaknya sendiri. Zaf 'jijian' kalau memakan makanan yang berstektur lembek, seperti bubur, nasi lembek, agar-agar, atau cemilan lain yang kenyal, tapi kalau agar-agar atau pudding yang zaf olah sendiri dia mau memakannya, makanya memasak kadang menjadi aktifitas yang utama untuk menambah gairah makanan cemilan buat zaf. Dan hari Ini kita bikin Pudding coklat saus vla.

 

Saya punya impian jika punya rumah sendiri dan gak hidup nomaden lagi, pengen banget bikin dapur yang ramah anak, entah kompor yang memiliki tempat yang gak tinggi, tempat cuci piring dan perletakan alat makan juga anak-anak bisa jangkau, karena memang sangat penting untuk membangun  Life skill anak-anak lewat pekerjaan rumah, kemandirian tercipta dari kebiasaan, anak laki-laki juga harus tau kerjaan dapur, kelak dia bisa mandiri jika tinggal merantau keluar dari rumah atau jika dia memiliki istri dia bisa membantu bukan hanya mencari nafkah tapi membantu istri dalam mengerjakan pekerjaan rumah.Ahh, semoga yah.. Amin.

Kembali ke masakan pudding anak-anak, zaf sudah cekatan kalau kita bilang masak pudding, dia yang mengolah bahannya, baik itu menggunting, menakar air, memberikan susu coklat dan sedikit gula, dan terakhir mengaduk-ngaduknya, setelah tercampur semua, saya langsung mengambil panci yang telah selesai diduk zaf untuk diletakkan diatas kompor, anak-anakpun ramai-ramai mengambil kursi sambil melihat proses pengadukan agar-agar, setelah itu zaf langsung mengambil cetakan dan menuangkannya sendiri, tapi hanya 3 sendok sih selebihnya dia serahkan ke saya karena masih panas.

Untuk memasak zaf lebih senang ketimbang bermain masak-masakan hehe, dia cepat menyerap informasi ketika kita mencontohkannya di kehidupan nyata, tapi senang juga untuk bermain peran, paling suka kalau jual-beli, saya yang jadi penjualnya dan dia pembelinya, selanjutnya berangkali yah :D

#harike5
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP
 
 
Lubnah Lukman

You Might Also Like

0 komentar