24 Mei 2018

Zaf yang Mandiri




Assalamualaikum,

Alhamdulillah hari ini sudah masuk hari ke 8 bulan Ramadhan dan masuk ke hari 6 buat saya untuk menyelesaikan tugas bunda sayang, untuk tugas kali ini memang berbeda bagi saya, yang biasanya saya membuat konsep minimal hari 1 sampai di hari ke-10 agar saya gak kelimpungan dan habis bahan untuk kegiatannya, tapi untuk tugas ini karena saya pulang kampong ke Makassar dengan mendadak perlengkapan permainanpun tidak saya bawa hanya beberapa buku bacaan, maka untuk tugas ini saya mengambil secara alamiah aja, perilaku-perilaku zaf yang selalu buat saya selalu ingin memeluk dia dan mengucapkan terima kasih.

Zafran dari awal memang cukup mandiri bagi saya termasuk cara belajarnya, contohnya ketika berenang, karena memang saya berniat menyekolahkan dirumah, zaf yang sangat suka berenang saya berniat untuk memberikan pengajaran yang lebih ekstra mengenai renang, sayapun inisiatif menanyakan ke zaf bagaimana jika bubun dan ayah mengikutkan zaf untuk les berenang, diapun tidak mau, dia hanya butuh bubun sama ayah saja tidak mau orang lain, jadi setiap kita berenang pasti bergantian memberikan pengajaran seadanya untuk zaf, dan kejutaannya ketika kita istirahat dipinggir kolam, zaf yang selalu berada di kolam sedang belajar sendiri, mencari teman seumuran dia, dan sama-sama belajar, hehehe, pulang dari setiap berenang pasti ada perkembangan dalam renangnya. Yah begitu zaf, tipikal senang belajar sendiri tanpa bantuan, saat ini hanya saya dan ayahnya yang zaf percaya dan gak mau jika kita masukkan sekolah, pengetahuan-pengetahuan pun dia dapat dari buku yang zaf baca sendiri.  Termasuk kegiatan membaca, zaf bisa mahir sendiri tanpa arahan saya dan ayahnya apalagi orang lain. Satu yang saya belajar dari zaf, jika kita mau dan tak bisa melakukan, kita akan cari tahu dengan perjuangan maksimal, yakin dan percaya akan bisa, hasil tak akan membohongi.

22 Mei 2018

Zaf dan puzzle kayu


Assalamualaikum

Pernah gak sih, ibu-ibu yang baca ini sangat berbinar ketika, anak kita yang sebenarnya kita harapkan suka dengan rutinitas itu tapi dia gak berbinar tapi suatu hari tanpa disuruh dia langsung mau dan ikut aktif? Yah, hari ini saya mengalami hal demikian, betapa senangnya saya biarpun itu gak berlangsung lama tapi tetiba tanpa disuruh dia langsung menawarkan bantuan, ahhhh:))

Yah, zaf memang gak berbinar ketika permainan itu berkaitan dengan korelasi tangan, entah menggambar, menulis (tapi ini masih bisa diarahkan da kadang juga suka), playdoh, lego, berkebun, lego itu dia tak terlalu menikmati, hanya sekali coba selesai. Tapi saya tetap mengenalkan karena kebalikan dari zaf, adiknya ruby itu sangat menggila yang demikian, jadi jika zaf sibuk dengan bukunya, kadang saya dan ruby lagi bermain playdoh atau lego pasti dianya nimbrung, lagi ngapain bund?’ tanyanya. ‘bubun lagi main playdoh nak’ jawabku cepat. ‘ohh zaf mau baca buku aja’ jawabnya ketika tak tertarik dan ketika mulai tertarik ‘Zafran mana?’ mencoba sekali, sudah itu selesain. ‘Bubun aja yang selesein’ katanya singkat. 

Sama dengan hari ini, Ketika kami bikin puzzle kayu saya yang kala itu hanya bermain dengan ruby, zafran seperti biasa sibuk dengan bacaannya, karena demikian sayapun tak mengajaknya, karena pasti jawabannya ‘Bubun aja sama adek’ tapi tiba-tiba dating menghampiri saya menawarkan sesuatu ‘apa dibikin bund? Zafran mana?’ dengan secepat saya memberikan bagian yang bisa kira-kira dia kerjakan, hehehe

21 Mei 2018

Sholeh yang perhatian

Assalamualaikum,

Saya termasuk susah banget pegang handphone saat dekat anak-anak, saya kerap mendiskusikan tentang gadget bareng zaf, bahwa ada rencana bubun dan ayah akan memberikan kamu gadget diusia 12 tahun, saat ini jika ada yang zaf yang mau lihat atau ada sesuatu dari pertanyaan zaf yang bubun belum ketahui kita sama-sama mencari klo tidak lewat buku kita menggunakan bantuan Handphone tapi ingat tetap bubun dan ayah yang memegangnya. Tapi dengan itu zaf selalu protes jika saya memegang handphone : 'klo bisa bubunpun saat temani zaf hp disimpan'. Betul juga kata zaf bahwa saya harus memberikan teladan yang baik tentang gadget. makanya saat ada moment yang penting atau rasa perlu diambil gambarnya, saya kadang kualahan atau tidak mengambil sama sekali, cukup rekaman cerita yang berangkali jika sempat akan saya tuliskan.

Termasuk setiap moment yang selalu membuat saya meleleh jika bersama zaf dalam keadaan dia yang sangat manis, tapi jujur zaf memang tipikal sangat konsisten dengan setiap yang zaf ambil keputusan, kalau tidak ada penjelasan yang membuat dia masuk akal tidak akan dia rubah termasuk jika itu menyangkut suasana hatinya. Makanya jika dia sedang berbuat manis ini kadang membuat saya meleleh lihatnya. Tapi untuk kegiatan manis itu selalu terjadi tiap hari, contohnya dalam keadaan kita menjelang tidur entah siang maupun malam.

20 Mei 2018

Target utama Zaf Ramadhan 1439 H



Assalamualaikum,

Masuk ke hari 3 ini tantangan makin seru untuk memudahkan saya menulis sesuatu yang memang zaf lakukan setiap hari dan berbinar adalah Talaqqi Juz 30, saya sudah menuliskan di sini tentang target-target kami utamanya zaf selama ramadhan, ini bukan mau saya yah, tapi mau zaf sendiri, karena ini target dan dari dia dan untuk dia makanya saya menanyakan kesanggupan dia atau apa yang zaf mau lakukan selama ramadhan.

'Zaf untuk target Ramadhan zaf maunya apa?' kataku tiba-tiba setelah menuliskan target saya duluan dan beberapa sepupunya.

'Target apa itu bund?' Tanyanya langsung dengan polosnya.

'Rencana sayang, yang ada waktunya kapan kita akan capai' jawabku sekenanya, pikirku semoga dia bisa mengerti, hehehe.

'Rencana itu apa bund? Tanya langsung dan membuat saya tertawa, karena setelah itu saya bingung menjelaskannya :D

'Hehehe, Rencana itu seperti pertanyaan bubun yang biasanya bubun tanyakan setiap pagi, kita mau ngaipain nih pagi ini, hanya bedanya waktunya bukan hanya pagi ini tapi selama Ramadhan, bagaiman mengerti sayang?' Sayapun menjelaskan panjang lebar dan semoga zaf bisa mengerti.

'Jadi kegiatan pagi kita selama bulan ramadhan bund?'

'Iyessss, yang Insyaa Allah kita akan lakukan setiap pagi dan waktu-waktu yang lain' jawabku.

19 Mei 2018

Dengan buku Zaf belajar berbagi


Assalamualaikum,

Saya yang kala itu ke Makassar dengan suasana hati yang hancur, dan dengan mendapatkan kabar buruk itu saya hanya punya waktu 30 menit untuk siap packing, jadi semampunya saya berfikir untuk apa yang saya akan bawa ke Makassar utamanya kebutuhan anak-anak.

Kala itu hari senin pagi rutinitas domestic yang baru hamper selese, anak-anak yang sementara lagi mengeksplor kegiatan rutinnya, pada saat itu kita lagi sementara membuat pasir buatan, yng kondisi dapur masih berantakan, cucian piring yang menumpuk, anak-anak yang sudah makan menciptakan suasana meja makan yang tidak mengenakkan untuk dilihat, jika zaf sudah rapi jika makan, beda hal dengan ruby yang masih belajar makan sendiri, itupun aku belum sempat beberes, biasanya jika anak-anak mandi barengan, saya punya waktu beberapa menit untuk menyelesaikan urusan domestic minimal saya bisa menyapu dulu sebelum anak-anak melakukan aktifitas, dan hari itu anak-anak tidak mandi berbarengan, zaf yang mau mandi duluan, setelah itu zaf selese, baru ruby, ruby yang mandi, zafpun memulai aktifitas, jangan heran ketika saya selese memandikan ruby, rumah itu seperti kapal pecah, karena zaf eksplor untuk buat pasir berantakan banget wkwkkwkw baru keluar dari kamar mandi, ayahnya zafpun dating dengan berita sangat tidak mengenakkan.

Sampai ke Makassar dan membuka koper baru sadar apa yang aku bawa itu konyolllll :(

18 Mei 2018

Candu Buku


Assalamualaikum,

Alhamdulillah, gak kerasa saya sudah masuk ke materi 7 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional, belajar lagi yang kemarin hampir libur panjang hehehe, materi ini tentang Semua Anak adalah Bintang, Yah bagi saya anak adalah bintang, karena mereka punya cahaya sendiri-sendiri, punya potensi sendiri-sendiri, maka tak layak sebenarnya kita menyamakan bahkan membandingkannya dengan anak saudara atau anak orang lain, bisa jadi kita termasuk orangtua yang dzolim jika kita melakukan hal demikian.

Tapi betul memang dan saya harus akui bahwa susah banget untuk tidak membandingkan anak kita dengan anak yang lain, ini yang saya harus lakukan untuk menghilangkan sifat demikian, karena sayapun juga tak suka dibandingkan gaya penulisan saya dengan tulisan sekelas asma nadia atau tere liye, sangat berbeda karena memang kelasnyapun berbeda, saya amatiran dan beliau berdua sudah master, hehehe, tapi kalau diseriusi dibandingkan sama yang mahirpun kita gak suka, karena bisa jadi kita dituntut sama dengan beliau padahal kita gak suka, saya punya potensi lain dan gak suka disama-samakan.

Apalagi seorang anak yang memiliki konteks pemikiran untuk usia anak saya masuk tentang perasaan, yang saya harus jaga perasaannya, yang saya harus jaga hatinya, dan tentu kepercayaannya, masa orangtuanya sendiri membandingkan dengan yang lai, karena dia terlahir bukan untuk dibandingkan tapi dilejitkan sifat terbaiknya yang dia miliki.

Berbicara tentang sifat tak terlepas dengan kesehariannya, saya sempat membuat agenda keseharian yang buku panduan saya adalah 45 pandu dari Ibu Septi Wulandani, tapi hari ke tiga saya menyerah (ahh, sedihnya) soalnya zaf gak tertarik sama sekali, hanya mencoba sudah itu ditinggalkan dan matanya tak berbinar, kadang sedih juga jika saya ajak untuk berkegiatan dalam acara-acara anak-anak yang lain, dia gak mau gabung dengan banyak alasan atau sekedar bilang 'saya gak suka bund!' :( hanya satu kegiatan yang sampai 4 tahun ini dia senangi dan untuk menghentikan dia untuk menghentikan sementara waktu karena alasan mandi, makan, dan tidurpun harus berkali-kali saya lakukan, yaitu baca buku. efek dari itu semua sebelum dia menginjak 4 tahun sudah bisa membaca.

17 Mei 2018

Ramadhan Zaf-Ruby

Assalamualaikum,

Memasuki Ramadhan sebenarnya hati ini sangat sedih,
Mama yang tahun ini tidak bersama kami :((
dan juga Suami yang ayah anak-anak tidak ber-ramadhan bersama kami,
Batam-Makassar jarak yang sangat jauh,
tapi dengan semua ini saya jadi tertantang, saya tidak mau dengan seua ini saya menyianyakan 
Ramadhan saya dan tidak tumbuh maksimal, berbuatlah sebaiknya anggap saja ini ramadhan terakhir saya,
Insya Allah saya akan mempersembahkan diri saya yang terbaik,
buat Mama, Suami saya, dan pastinya anak-anak saya,
Bismillahhirrahmanirrahiem,
Semoga dimudahkan oleh-Nya. 

Saya memang selalu membuat rencana dalam hal apapun, diluar terlaksana atau tidak hehe, tapi dari semua itu saya yang terus belajar untuk memiliki sikap konsistensi dalam waktu dan tindakan, termasuk belajar pada waktu Ramadhan ini mungkinkah dengan target yang saya tulis bisa tercapai atau tidak, karena target bukan hanya saya saja, tapi zaf dan rubypun ada, tapi dengan umur mereka pastinya saya yang harus memperjuangkan untuk terlaksana dengan seperti apa yang kami tuliskan.
Karena Ayahnya di Batam pada ramadhan kali ini otomatis, anak-anak dari hafalan dan semuanya saya yang ambil alih, termasuk konsiten membawa dia ke mesjid, membacakan buku yang biasanya semua itu ayahnya yang kerjakan kali ini saya sendiri dibantu kemanakan-kemanakan saya di makassar.

14 Mei 2018

#MamakSetrong, Kuliner Batam yang tak terlupakan


Assalamualaikum,

Berbicara tentang kota tidak terlepas dengan kulinernya, pasti jika kalian atau contohnya saya, ketika saya bepergian ke salah satu kota pasti tidak lupa membuat itinerary dan salah satu isinya pasti kuliner yang harus dicoba karena menyangkut hal wajib kita sebagai manusia adalah makan pagi, siang dan malam atau biasa istilah suami saya 'mengisi lambung tengah atau lambung kosong' hahaha

Yah ada istilah bahwa tak mencicipi kuliner khas di kota kita kunjungi sama saja tak menginjak kota tersebut, saking pentingnya mencicipi kuliner khas kota bahkan ada pernah teman saya tema liburannya adalah 'kuliner' bukan 'tempat rekreasi ataupun sejarahnya' karena memang menurut saya kuliner sudah mewakili semua bahasan tentang rekreasi maupun sejarah. Salah satu contohnya di kota batam.

Sebelum bercerita tentang kuliner kota batam, saya mau berbicara tentang saya yang sangkut pautnya dengan kota batam sendiri, dari pertama sampai hari ini saya tidak pernah menyesal suami dipindahkan ke kota batam untuk urusan kantor, suasana yang nyaman tanpa macet, jalanan yang lebar dan luas, memiliki banyak pantai dan jika kita ingin nyebrang ke Singapura ataupun Johor pun aksesnya sangat mudah dan dekat, untuk urusan biaya hidup jika dibandingkan dengan kampung halaman saya adalah sangat terjangkau banget, tidak heran jika saya mudik ke makassar, saya sangat kaget dengan mahalnya biaya hidup di makassar.

Hampir 5 tahun tinggal di batam dan bisa jadi akan pindah ke kota lain, itu yang kadang membuat hati jadi sedih, meninggalkan semuanya, kadang jika bisa memilih saya sangat ingin memilih tinggal menetap di batam, kadang yang bikin hati ini juga sedih jika kita sekeluarga ingin mudik ke makassar, biaya tiket ini langsung membuat dompet langsung sangat menipis *maaf lagi curhat* :D

Salah satu yang paling sedih adalah meninggalkan kuliner khas batam, diatas saya menuliskan bahwa contoh kuliner yang termasuk wisata dan sejarah adalah kota batam yaitu makanan lautnya. Saya orang makassar memang sangat cinta dengan makanan laut tapi beda makassar beda batam, masing-masing punya kekuatan, makassar kelebihannya sambal atau biasa dibilang 'lombokna' itu berbagai macam dihidangkan tinggal pilih. Tapi di batam beda lagi.

Belum cerita aja saya sudah lapar kembali :D 

8 Mei 2018

#Mamaksetrong bagi bunda Lubnah Lukman


Assalamualaikum,

Postingan ini terasa istimewa karena baru pertama kali saya berkolaborasi dan Insya Allah akan terus berkolaborasi dengan banyak tema tulisan bersama 2 mom blogger kece di batam : Mbak Desy Oktafia dan Mbak Juli Yasti.

Sebelum saya bercerita tentang awal dan alasan mengapa kami membuat kolaborasi ini, saya mau bercerita tentang tagline yang kita gagas dulu yaitu #mamaksetrong.

Mamak sendiri adalah panggilan dari sebuah Ibu, atau nama lain dari seorang Ibu, Bunda atau bubun (ini panggilan saya dari anak-anak) atau panggilan lain yang sama maknanya dengan seorang Ibu yang melahirkan kita yang terus mendoakan dan menuntun kita untuk terus menjadi baik dan benar. Kenapa memilih kata Mamak bukan panggilan lain, karena adil aja hahaha, mbak desy dipanggil IBUK oleh khalid dan mbak juli dipanggil UMI oleh aal dan Maryam, sedangkan saya dipanggil BUBUN oleh Zaf dan Ruby, :D jadi diambil tengah-tengahnya aja :D tapi lebih dari itu kata MAMAK dengan akhiran K memiliki arti kuat, tegas dan bold tapi tetap penuh lemah lembut karena kita seorang Ibu yang memang sebagai tempat paling nyaman anak-anak buat berkeluh kesah, itulah mengapa seorang Ibu tidak boleh marah, kalau masalah marah mending dilimpahkan kepada seorang ayah karena fitrah seorang ayah memang menjadi seorang pemimpin di setiap keluarga dan bersifat tegas. Dan Kata setrong berasal dari kata bahasa Inggris Strong yang berarti kuat.

Dalam Keseharian kita seorang ibu dituntut waktu ‘7 hari dan 24 jam’ untuk bekerja itu tandanya gak ada libur bagi kita, liburanpun sebenarnya hanya istilah, kita tetap bekerja layaknya dirumah hanya lokasi dan kebiasaan yang berbeda :D tapi suasana hati harus tetap BAHAGIA, ketika kita dituntut kerja maksimal pada pemberi kontrak yaitu ALLAH SWT yang ganjarannya surga, otomatis kita harus melaksanakan itu semua tanpa beban karena jika dengan beban dan tidak dinikmati, akan berakhir Sia-sia dan Capek.


7 Mei 2018

Review Blog : Si Ibuk


Assalamualaikum,

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis 
ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. 
Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
(Pramoedya Ananta Toer)

Salah satu quote terpuncak jikalau lagi malas menulis adalah quotes dari bapak yang bukunya aku sangat sukai yaitu 'BUMI MANUSIA' dan ketika saya gabung ke Institut Ibu Profesional dan menjadi ketua kelas dari grup WAG otomatis saya dituntut untuk mengecek tugas dari seluruh anggota saya, nah ketika saya masuk ke blog mbak desy sebelum desyoktafia.com saya sempat dalam hati berkata "Bagus kali tulisannya, setiap kata tersusun manis, pemilihan kata yang dia pakai apik banget, sepertinya memang dia bakat menulis" tapi sayang blog itu sudah lama vakum, dan ketika saya bertemu langsung seketika itu langsung meracuni dia untuk aktif menulis, ngeblog dan langsung membuat domain sendiri hahaha, karena sayang aja dengan talenta menulis yang dia punya tidak dimaksimalkan ke arah yang mungkin nantinya membuat dia lebih produktif dan menghasilkan tulisan yang lebih bagus lagi.

Desy Oktafia,

Yang selalu aku panggil mbak desy, hobby masak bisa lihat di youtube channelnya, dulunya banker dan sekarang full time mommy yang mencakup sebagai mom blogger dan mom business, pertama kali bertemu wajahnya memang penuh dengan senyuman wkwkwkw, liat dia entah kenapa selalu bikin ngakak apalagi kalau sudah ada bahasan pasti ada moment cerita yang membuat kita selalu tertawa, saya tipikal suka curhat sama dia apapun itu, mbak desy itu jujur apa adanya dan kalau memang saya salah langsung ngomong sepedis apapun itu, dan jujur memang saya butuh teman seperti itu. Dan intinya yang membuat saya happy dan gak kesepian di batam itu salah satunya karena dia wkwkwk kalau gak ngobrol via WAG sama mbak Rika kadang juga saya melipir ke rumahnya hahaha. tapi dengan blognya, blognya bukan ngakakan kosong tapi cerita penuh inspirasi dilihat dari postingan paling banyaknya adalah 'parenting' itu bahasan berat menurut saya, karena bukan hanya mengangkat cerita dari keseharian kita seorang ibu menyikapi persoalan anak tapi ada hikmah yang dapat dipetik dan bisa menjadi pencerahan buat ibu-ibu yang membacanya.

Saya tau dari dulu bahwa dia paling gak suka akuntansi tapi sempat bingung kenapa kuliah di akuntasi dan kerjapun jadi banker saya selalu lupa menanyakan dengan serius kenapa demikian untungnya beberapa hari sebelumnya ada postingan untuk menjawab itu semua,  kalian bisa lihat di sini untuk cerita selengkapnya