Top Social

#MamakSetrong, Kuliner Batam yang tak terlupakan

14 Mei 2018

Assalamualaikum,

Berbicara tentang kota tidak terlepas dengan kulinernya, pasti jika kalian atau contohnya saya, ketika saya bepergian ke salah satu kota pasti tidak lupa membuat itinerary dan salah satu isinya pasti kuliner yang harus dicoba karena menyangkut hal wajib kita sebagai manusia adalah makan pagi, siang dan malam atau biasa istilah suami saya 'mengisi lambung tengah atau lambung kosong' hahaha

Yah ada istilah bahwa tak mencicipi kuliner khas di kota kita kunjungi sama saja tak menginjak kota tersebut, saking pentingnya mencicipi kuliner khas kota bahkan ada pernah teman saya tema liburannya adalah 'kuliner' bukan 'tempat rekreasi ataupun sejarahnya' karena memang menurut saya kuliner sudah mewakili semua bahasan tentang rekreasi maupun sejarah. Salah satu contohnya di kota batam.

Sebelum bercerita tentang kuliner kota batam, saya mau berbicara tentang saya yang sangkut pautnya dengan kota batam sendiri, dari pertama sampai hari ini saya tidak pernah menyesal suami dipindahkan ke kota batam untuk urusan kantor, suasana yang nyaman tanpa macet, jalanan yang lebar dan luas, memiliki banyak pantai dan jika kita ingin nyebrang ke Singapura ataupun Johor pun aksesnya sangat mudah dan dekat, untuk urusan biaya hidup jika dibandingkan dengan kampung halaman saya adalah sangat terjangkau banget, tidak heran jika saya mudik ke makassar, saya sangat kaget dengan mahalnya biaya hidup di makassar.

Hampir 5 tahun tinggal di batam dan bisa jadi akan pindah ke kota lain, itu yang kadang membuat hati jadi sedih, meninggalkan semuanya, kadang jika bisa memilih saya sangat ingin memilih tinggal menetap di batam, kadang yang bikin hati ini juga sedih jika kita sekeluarga ingin mudik ke makassar, biaya tiket ini langsung membuat dompet langsung sangat menipis *maaf lagi curhat* :D

Salah satu yang paling sedih adalah meninggalkan kuliner khas batam, diatas saya menuliskan bahwa contoh kuliner yang termasuk wisata dan sejarah adalah kota batam yaitu makanan lautnya. Saya orang makassar memang sangat cinta dengan makanan laut tapi beda makassar beda batam, masing-masing punya kekuatan, makassar kelebihannya sambal atau biasa dibilang 'lombokna' itu berbagai macam dihidangkan tinggal pilih. Tapi di batam beda lagi.

Belum cerita aja saya sudah lapar kembali :D 
Di batam sangat banyak restoran seafood mau ditengah kota atau dipinggiran kota, tinggal pilih, tapi saya sangat senang jika makan seafoodnya berada dipinggir kota atau dekat laut. bukan hanya menikmati kuliner tapi kita sekalian diajak berwisata dipinggir kota, menikmati pemandangan alam sambil minum kelapa muda, yah, paling khas di batam adalah minuman yang paling cocok untuk disanding dengan seafood adalah kelapa muda.








Diatas beberapa menu yang biasa saya pilih jika hanya bersama suami dan anak-anak, saya gak pernah bosan jika ada yang mengajak kesini, makanan lautnya sangat segar, tinggal pilih menu dan chefnya baru membuatnya, baru datang langsung ludes hahaha Sebelum ke makassar untungnya suami tetiba ajakin ke restoran seafood yang belum lama ini lagi hits entah sudah lama atau baru saya mengetahui kabarnya hahaha biasanya favorit banget jika saya bertandang ke seafood tanjung piayu jika dari daerah batam center ke lokasi hanya memakan waktu 20-30 menit itu sudah yang paling jauh yang bisa kami jangkau, tapi seafood yang berada di kawasan Mentarau, Tiban ini sangat dekat dengan kota tapi jangan salah pemandangannya tidak kalah dengan Seafood pinggir laut lainnya.

Baca juga tulisan saya tentang Restoran Seafood Jawa-Melayu, Tanjung Piayu

Awalnya sudah banyak lihat postingan teman-teman blogger kepri tentang restoran seafood mentarau ini, hanya baru kali ini disempatkan kesana, awalnya saya gak terpikir akan sedekat ini lokasinya, kita cukup masuk dari Simpang Tiban Center, cukup mengikuti jalan saja, hingga ketemu papan yang bertuliskan 'Kelong Arjam' belok kanan dengan jalan yang belum beraspal dan masih tanah merah, ini jika suami belum kesana saya bahkan mengira dia kesasar hahaha karena tanah yang belum beraspal dan banyak ditumbuhi pohon-pohon yang tinggi, kira-kira berjarak 500 meter kita bisa temukan pinggiran pantai dengan 2 Restoran Seafood dan saya memilih 'Gerai Nelayan 2 M' tidak ada alasan hanya waktu itu sangat terik dan restoran ini di banding 'Arjam Mentarau Bertuah' restaurannya agak tertutup jadi cukup adem apalagi bawa anak saya yang paling kecil Ruby masih sementara tidur. Selanjutnya berangkali saya akn mencoba Restoran seafood "Arjam Mentarau Bertuah'.

Kebetulan kami tidak memesan gonggong, karena kebetulan yang dewasa hanya saya dan suami, zaf kali itu sudah makan di kolam renang dengan bekal yang saya bawa dari rumah, jadi sangat kebanyakan jika saya memesan gonggong juga padahal itu favorit suami saya dan makanan khas kepulauan riau. Untuk kepiting kadang kami memesan untuk dibawa pulang, gak enak rasanya 'bertempur' dengan kepiting dengan membawa 2 balita :D tapi suami kali itu sangat lapar dan memakan semua yang kita pesan hahaha, tapi dari semua menu yang kita pesan sangat favorit bagi saya adalah Ikan Asam Pedas, saya baru menikmati keenakan menu ini ketika mencicipi di salah satu restoran seafood di bintan, selama ini saya tidak memesannya karena untuk ikan biasanya saya pesan yang dikukus mengingat anak-anak gak makan yang pedas, tapi karena zaf dan ruby yang sudah makan, saya mencoba sekali lagi dan ternyata enaaaakk dan bikin ketagihan, saya hanya memesan untu porsi 2 orang tapi yang datang lumayan banyak.

Saya punya tips jika kalian ingin datang ke Restoran Seafood Batam :

1. Jika kalian ingin sekalian berwisata dan menikmati pemandangan laut, pilih restoran yang berada dipinggir kota batam. Sekalian jalan dan menikamati jalan kota batam.

2. Dari rumah membawa Air Minum jadi kalian bisa menikmati minuman lain selain air putih, misalnya kelapa muda. Jadi cukup iritkan. :D

3. Dari rumahpun membawa tempat makanan kosong, saya jika ke resto memesan masakan kepiting dan setengah porsi saya makan ditempat dan setengahnya saya bawa pulang :D ini karena alasan gak puas jika tidak menikmati di rumah :D dan juga kadang banyak yang tersisa karena kita hanya memesan porsi berdua tapi bisa lebih dari porsi berdua, sisanya bisa kita bawa pulang, jangan lupa tempat yang kita bawa bisa menjadi media penyimpanan. Diet kantong plastik dan styrofoam yah buibu! :)

4. Jika ada kontak dari Restoran yang kita akan kunjungi, mending direservasi terlebih dahulu beserta pesanan kita, jadi ketika datang tidak pusing lagi mencari tempat dan tidak terlalu lama menunggu, karena jika waktu makan siang apalagi akhir pekan kadang pengunjung sangat banyak dan membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu pesanan kita.

5. Kalau bisa minuman yang kita pesan adalah Air Kelapa Muda, karena dari info yang saya dapat Air Kelapa Muda selain berfungsi sebagai membantu menurunkan tekanan darah tinggi, bisa juga mencegah alergi, termasuk alergi makanan laut.

Sekian cerita saya tentang kuliner yang jika saya sudah tidak di batam, Seafood Batam ini akan tidak saya lupakan, berangkali akan khusus terbang ke batam untuk menikmati Makanan Khas ini, apalagi untuk gonggong, ikan asam pedas, dan kepitingnya, yummmmmmyyyyy :D

Nikmati tulisan Kuliner tentang Batam juga dari Kolaborasi #Mamaksetrong

Desy Oktafia dengan Kuliner Favorit di Batam 


  Terima kasih dari 
Lubnah Lukman
yang sekarang lagi merindu kota batam
12 komentar on "#MamakSetrong, Kuliner Batam yang tak terlupakan"
  1. Klo ke mentarau mampir ya mbk Un, dekat juga sama rumah ku

    BalasHapus
  2. Ah Seafood my favorit nih, itu sotong goreng tepung dan kepitingnya bikin ngiler wak duh ini puasa yak hahaha

    BalasHapus
  3. Mba unnaa.
    bagiku tetep juara asam pedas bintan.
    hahaha

    klo asam pedas disni agak gak doyan akuu..

    BalasHapus
  4. laper mbak. asam pedasnya mak jang. meleleh air liur saya. mantap

    BalasHapus
  5. yang bikin enak itu seafoodnya masih segar. kalaupun dimasak dengan bumbu sederhana, rasanya jadi istimewa .

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah, buka postingan ini dalam keadaan kenyang juga. Hahaha. Seafood juara, Mbak. Asal jangan kalap...

    BalasHapus
  7. Ke Batam nggak sah kalau gak makan seafood. Saya paling suka kerang sama sotong. Kalau kepiting kayaknya perjuangannya nggak sebanding dengan jumlah dagingnya. Wkwkw..

    BalasHapus
  8. Kuliner seafood yg khas ini sik yg buat aku susah ninggalin batam.

    BalasHapus
  9. Batam emang surganya seafood, dimana-mana berjejer makanan laut jadi tinggal pilih mau yg mana dan pastinya segar karena baru ditangkap dr laut. Apalagi kalau tempat makan seafoodnya ga jauh dr laut.

    BalasHapus
  10. Aduh ngences deh lihatnya.... Semua enak ya dalam satu tempat.. nampaknya tempatnya juga asyik ya mbak until nongkrong?

    BalasHapus
  11. Batam itu memang luar biasa banyak seafoodnya. Dari yang harga kaki lima sampai bintang lima pun ada... Paling suka makan seafood di daerah pinggiran kota (Batam coret) seperti Tanjungpiayu dan Barelang. Apalagi kalau yang masak orang kampung sana, ehmmm rasanya sungggu berbeza dengan resto mahal, lenih lekker....

    BalasHapus
  12. ada yang bilang seafood tanjungpinang lebih enak dibanding di batam
    katanya lebih seger
    mungkin pengaruh lautnya kali ya ? hehehe

    BalasHapus

Auto Post Signature