7 Mei 2018

Review Blog : Si Ibuk


Assalamualaikum,

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis 
ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. 
Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
(Pramoedya Ananta Toer)

Salah satu quote terpuncak jikalau lagi malas menulis adalah quotes dari bapak yang bukunya aku sangat sukai yaitu 'BUMI MANUSIA' dan ketika saya gabung ke Institut Ibu Profesional dan menjadi ketua kelas dari grup WAG otomatis saya dituntut untuk mengecek tugas dari seluruh anggota saya, nah ketika saya masuk ke blog mbak desy sebelum desyoktafia.com saya sempat dalam hati berkata "Bagus kali tulisannya, setiap kata tersusun manis, pemilihan kata yang dia pakai apik banget, sepertinya memang dia bakat menulis" tapi sayang blog itu sudah lama vakum, dan ketika saya bertemu langsung seketika itu langsung meracuni dia untuk aktif menulis, ngeblog dan langsung membuat domain sendiri hahaha, karena sayang aja dengan talenta menulis yang dia punya tidak dimaksimalkan ke arah yang mungkin nantinya membuat dia lebih produktif dan menghasilkan tulisan yang lebih bagus lagi.

Desy Oktafia,

Yang selalu aku panggil mbak desy, hobby masak bisa lihat di youtube channelnya, dulunya banker dan sekarang full time mommy yang mencakup sebagai mom blogger dan mom business, pertama kali bertemu wajahnya memang penuh dengan senyuman wkwkwkw, liat dia entah kenapa selalu bikin ngakak apalagi kalau sudah ada bahasan pasti ada moment cerita yang membuat kita selalu tertawa, saya tipikal suka curhat sama dia apapun itu, mbak desy itu jujur apa adanya dan kalau memang saya salah langsung ngomong sepedis apapun itu, dan jujur memang saya butuh teman seperti itu. Dan intinya yang membuat saya happy dan gak kesepian di batam itu salah satunya karena dia wkwkwk kalau gak ngobrol via WAG sama mbak Rika kadang juga saya melipir ke rumahnya hahaha. tapi dengan blognya, blognya bukan ngakakan kosong tapi cerita penuh inspirasi dilihat dari postingan paling banyaknya adalah 'parenting' itu bahasan berat menurut saya, karena bukan hanya mengangkat cerita dari keseharian kita seorang ibu menyikapi persoalan anak tapi ada hikmah yang dapat dipetik dan bisa menjadi pencerahan buat ibu-ibu yang membacanya.

Saya tau dari dulu bahwa dia paling gak suka akuntansi tapi sempat bingung kenapa kuliah di akuntasi dan kerjapun jadi banker saya selalu lupa menanyakan dengan serius kenapa demikian untungnya beberapa hari sebelumnya ada postingan untuk menjawab itu semua,  kalian bisa lihat di sini untuk cerita selengkapnya



Saya termasuk suka dengan penampilan blog dia, enak dilihat karena sederhana tapi menarik, penempatan sidebarnyapun rapi, saya gak tau siapa yang buatkan penampilan blog dia sekece ini, yang saya yakini bukan dia hahaha, curiganya sih suami mbak desy sendiri 'Taufik Nugraha' beliau memang mendukung penuh aktifitas ngeblog istri tercinta dia. Tapi apa arti tampilan blog yang kece tanpa didukung dari kontennya yang membuat magnet kita untuk terus membacanya.

Yah sekali lagi tulisan si ibuk (panggilan tersayang dari khalid al walid anak pertamanya yang Insyaa Allah akan rilis yang ke dua) itu sangat enak untuk dibaca, berangkali dia menulisnya dengan hati kitapun membacanya jadi cepat menangkap cerita yang mau dia sampaikan. Tulisan-tulisannya menunjukkan betapa dirinya seorang pembelajar. Seperti yang saya bilang diatas bahwa di blognya cukup banyak materi parenting. Ada beberapa kutipan yang saya ambil dari tulisan di blog mbak desy ini.

#CakapMamak-3 : Bahagia Menjadi Ibu 
"itulah kehidupan emak, kadang untuk bahagia kita harus menutup sebagian mata dan menurunkan ekspektasi."

7 Pengaruh Negatif Gadget Pada Anak
"Bagi saya, kedekatan anak pada gadget adalah salah satu kegagalan orang tua dalam berinteraksi dengan anak"

Yatim Piatu Sebelum Waktunya
"Banyak yang working mom namun anak sukses terdidik, dapur tetap menghasilkan masakan enak dan kondisi rumah tetap rapi. Banyak yang mampu seperti itu. Walau bagaimanapun, working mom, full time mom adalah pilihan. Goalnya tetap akherat ! bersama anak di Syurga. Jika mampu menggapai goal tersebut, tak soal working mom atau full time mom. Asal goal terwujud."

Ahh, betapa nelangsanya yah anak yang mempunyai kehidupan yang nyaris sempurna tapi perhatian kedua orangtuanya tak ada, semoga kita tidak termasuk orangtua yang demikian, Amin.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut dari kutipan-kutipan diatas dan belajar parenting yang lebih, silahkan mampir dan baca di blog mbak desy ini.

Tulisan ini diikutkan di Arisan Menulis IP Batam
Makassar, 7 Mei 2018
Lubnah Lukman

2 komentar:

  1. Bener mba.
    Desain segala macem.
    Termasuk layout adalah kerja suami.
    Wkwkwkwk
    Krn aku aja masukin banner mesti baca berulang.
    Jd klo ada desain bagus dr bog.
    Dipastikan bukan ulah saya.
    Wkwkwkw


    Makasi mba unna.
    Terharuuuu~~

    BalasHapus
  2. Kutipan nya bagus2 ya mbk Un...jadi mau baca terus blog nya mbk desy

    BalasHapus