Top Social

Sholeh yang perhatian

21 Mei 2018
Assalamualaikum,

Saya termasuk susah banget pegang handphone saat dekat anak-anak, saya kerap mendiskusikan tentang gadget bareng zaf, bahwa ada rencana bubun dan ayah akan memberikan kamu gadget diusia 12 tahun, saat ini jika ada yang zaf yang mau lihat atau ada sesuatu dari pertanyaan zaf yang bubun belum ketahui kita sama-sama mencari klo tidak lewat buku kita menggunakan bantuan Handphone tapi ingat tetap bubun dan ayah yang memegangnya. Tapi dengan itu zaf selalu protes jika saya memegang handphone : 'klo bisa bubunpun saat temani zaf hp disimpan'. Betul juga kata zaf bahwa saya harus memberikan teladan yang baik tentang gadget. makanya saat ada moment yang penting atau rasa perlu diambil gambarnya, saya kadang kualahan atau tidak mengambil sama sekali, cukup rekaman cerita yang berangkali jika sempat akan saya tuliskan.

Termasuk setiap moment yang selalu membuat saya meleleh jika bersama zaf dalam keadaan dia yang sangat manis, tapi jujur zaf memang tipikal sangat konsisten dengan setiap yang zaf ambil keputusan, kalau tidak ada penjelasan yang membuat dia masuk akal tidak akan dia rubah termasuk jika itu menyangkut suasana hatinya. Makanya jika dia sedang berbuat manis ini kadang membuat saya meleleh lihatnya. Tapi untuk kegiatan manis itu selalu terjadi tiap hari, contohnya dalam keadaan kita menjelang tidur entah siang maupun malam.
'Kita sama-sama baca doa tidur yuk' Sayapun mengajak ketika selesai baca buku, mematikan lampu. sedikit bercerita pengalaman ini hari.

'Ayok bund, Zaf yang pimpin yah, Bismikallah Humma Ahyaa wa bismikaa wa amuut'
'Bund, alfatihah lagi yuk untuk nenek sofie, zaf yang pimpin yah'

kitapun sama-sama membacakan surat alfatihah.

'Zaf, bubun sayang sama zaf dan adek ruby, i love you zaf'

'i love you too bund, zaf juga sayang sama bubun'

Kadang percakapan itu saja saya bikin meleleh banget, dengan sekejap mata dakupun langsung memeluk dia erat, seakan hari-hari yang dipenuhi trouble pun hilang sekatika dipikiran saya.

atau ketika saya sedang memakai kaca mata,

'bund, zaf perbaiki kacamatanya dulu, itu miring'

perasaan mana coba seorang ibu jika anak lelaki usianya baru 4 tahun tapi perhatiannya bikin melelh ibunya.
Dan beberapa hari ini ketika saya di makassar, tumit saya kering parang dan sempat pecah-pecah, dan zaf tahu itu karena selalu mempertanyaakan kenap kaki saya kasar.

'Bund, pake apa bubun?' tanyanya dengan polos

'Handbody sayang' jawabku sekedarnya

'untuk apa? supaya dak kasar kakinya bubun yah?' tanyanya yang dia langsung menjawabnya

'Iee nak, sukakan klo kaki bubun halus' 

dan diapun mengangguk tanda setuju.

Semenjak setelah malam itu, zaf setiap sebelum kita melakukan ritual malam, seperti : baca buku, bercerita, dan membaca doa. pasti zaf mengambil handbody saya, lalu mengusap dikaki saya, dan memijatnya sedikit, memang tidak sempurna karena lationnya jadi gak beraturan dan pijatnyapun tidak terasa hahaha tapi melihat dia berusa mengusap dan memijat ditambahi celotehan dia membuat sayapun makin meleleh, dan dengan apa yang dilihat ruby, adeknyapun mencontohinya, untungnya saya yang kala itu baru video call sama ayahnya anak-anak dan hp masih ditangan sayapun langsung mengambil gambar, hehehe

Sayapun selalu berdoa dalam situasi jika anak-anak berbuat manis, Yaa Allah saya selalu Ridho dengan semua kondisi anak-anak saya, maka lindungilah mereka anak-anak saya dari fitnah akhir zaman, tunjukkanlah jalan yang benar, dan Hindarkan dari Api Neraka-Mu. Aminn Yaa Rabbal Alamin.
 
#semuanakadalahbintang
#kelasbundasayang
#Institutibuprofesional

Lubnah Lukman
'
Post Comment
Posting Komentar

Auto Post Signature