Berenang dari Hati

14.06


Assalamualaikum,

Mengingat zaf yang sedari kecil senang banget main air, berangkali semua anak-anak suka banget yah dengan air, kadang untuk membuat aktifitas zaf itu tidak terlepas dengan rutinitas main air, sampai kadang jika aku bersihin kamar mandi itu zaf paling senang diajak untuk sikat-sikat dan main sabun, sampai pernah terlontar dari mulut kecilnya 'Bund, kalo bubun marah sama zaf jangan mi marah-marah zaf dak suka, suruh saja zaf membersihkan kamar mandi' hahaha, begitulah kira-kira ucapannya yang kala itu membersihkan kamar mandi dengan adiknya berakhir 2 jam lebih, huaaaaaaaaaa, kegiatan bersih-bersihnya sebentar tapi intronya itu yang banyaaaaakkk, :D

Kegiatan berenangpun selalu menjadi rutinitas seminggu sekali bersama ayahnya, ini bisa sampai 4-5 jam berenang, pernah saya kepirikan sama ayahnya untuk mengikutkan zaf untuk ikut les berenang, dengan cara memperlihatkan teman-teman sebayanya yang sementara ikut les berenang dan memperkenalkan, kalau memang dia berbinar rencana mau kenalkan dengan gurunya, tapi ketika kita menawarkan langsung dijawab dengan mantap oleh zaf, 'gak mau bun, zaf mau belajar sendiri aja atau sama bubun' hahaha

Berkali-kali saya bujuk dengan mendekatkan dia diaktifitas anak-anak yang mengikuti les berenang, dia memperhatikan tapi jika saya mengatakan, 'mau dak ikut mereka untuk berenang yang dilatih sama yang lebih pintar berenangnya?'  atau 'itu gurunya nak, baik kan? pintar lagi, kamu bisa makin pinta renangnya." dan selalu dia menjawab langsung 'gak bund, zaf belajar sendiri saja di kolam sana (sambil menunjuk kolam sedang yang tingginya se-bahu dia)" sayapun sudahi bujukan saya, ayahnya selalu bilang 'berikan waktu dia untuk mengetahui bahwa belajar untuk menjadi bisa dan konsisten itu butuh usaha yang keras, bahkan harus lebih keras dari orang lain' yah betul, dengan dia belajar sendiri, dia harus lebih giat jika memang dia mau.


Dan betul setiap kami ke kolam renang zaf yang selesai beraktifitas renang sama kita, zaf langsung meluncur ke kolam sedang mencari kawan atau berlatih sendiri, dan betul cara orang berenang atau cara kami berenang zaf meniru dan mempraktekkan sendiri, saya sama ayahnya hanya bisa menonton dan kitapun saling memandang, ini anak tiba-tiba udah bisa berenang bahkan menyelam dengan caranya sendiri. ketika dia melihat kami hanya dipinggir kolam mengamati, zafpun berteriak 'bund zaf bisaaaa', 'bund, lihat nih zaf berenang', 'bund, lihat nih zaf menyelam kebawah' dengan berbinarnya dia mengatakan dan menunjukkan kemampuannya sama kita biarpun itu tak sempurna tapi bagi kami, caranya untuk belajar mandiri itu membuat kami bersyukur. sempat aku berkata dalam hati 'jika kamu diajar sama ahlinya, bisa jadi lebih bagus nak' tapi tiba-tiba aku tepis itu, biarkan dia menikmati caranya belajar tentang hidup, dengan cara belajar yang berangkali buat dia nyaman :))

Sama dengan hari ini, zaf menemukan kolam kecil di kamar mandi alias bak mandi rumah sepupunya hahaha, dan karena kacamata renang dia selalu tak ketinggalan di tasnya, dengan cepat mengambil dan memakainya lalu mengajak adiknya untuk berenang hahaha sambil berkata dengan penuh percaya dirinya 'Bund, lihat zaf menyelam' hahaha padahal bak mandi itu dalamnya juga hanya sepinggang dia, ya ialah saya gak khawatir, yang saya khawatirkan hanya adeknya, di bak mandi sekecil itu semoga muat beraktifitas untuk 2 orang hahaa, dan ternyata 2 jam berlalu baru selesai, dengan berbinar lagi mengatakan, 'bund, zaf tadi sudah berenang dan menyelam, asyiiiikkkk sekali, mau makan zaf lapar' hahaha 

 

#semuanakadalahbintang
#kelasbundasayang
#Institutibuprofesional

Lubnah Lukman

You Might Also Like

0 komentar