Top Social

Singapore is always missed

26 Juli 2018


Assalamualaikum

Mungkin salah satu yang menjadi daya tarik batam adalah dekat dengan singapura, luar negri tapi jika kalian tinggal di batam, seperti nyebrang pulau aja, seperti ke tanjung pinang aja hanya ini luar negri, yang akses kesana tuh sangat mudah dijangkau, kalian hanya mau sehari atau nginap pun tak ada masalah selama memang kalian mempunyai tujuan dan tentunya budget yang cukup.

Berbicara budget sepertinya juga relatif, akses kesana memang mudah dan murah ditambah jika kalian memang hanya kepengen jalan-jalan tanpa ada penjelajahan yang menghasilkan kantong belanjaan, apalagi jika hanya bepergian sehari. Lebih mahal banget kalau saya pulang ke makassar ketimbang nyebrang ke singapur.

Tapi semurah dan semudah itupun kamipun juga jarang ke sana, ada alasan yang memang harus kesana, baru kita siapkan apalagi kami tidak jalan sendiri, sudah membawa anak-anak, yang pasti bukan soal budget yang kita siapkan, bahkan fisik dan itinerarypun harus saya siapkan untuk sounding ke anak-anak bahwa perjalanan ini butuh stamina dan emosi yang harus dijaga agar tetap stabil :D

Karena alasan demikian, singapura gak bisa dilepaskan dengan daya tarik kota batam itu sendiri, jika bepergian ke batam kalau bisa menyiapkan paspor untuk nyebrang ke sg, seperti teman saya bilang 'nyesal ke batam kalau gak nyebrang ke singapur' 

Dan ketika ayah zaf dikabarkan untuk mutasipun beliau memang langsung mengajak saya untuk nyebrang ke singapur sekali lagi, dan memang bukan tanpa alasan, sekalian menikmati kesempatan yang entah kapan lagi datang 'ke singapura bisa dengan mudah melalui batam' yah kalaupun ada rejeki ke singapur pasti mending langsung ke singapur tidak melalui batam, atau bisa jadi juga rejeki lagi untuk bisa kembali atau sekedar berlibur ke batam, gak ada yang tau, dijalani yang ada didepan mata kata suami.

Baca juga tulisan saya : Singapore Zoo

Tapi saya kok tidak tertarik yah untuk nyebrang lagi, saya lebih tertarik ketika diajak foto di barelang (bukan jembatannya tapi tulisan yang ada kata 'jembatan barelang') sampai sekarangpun belum pernah kesana, sedih yah :( dan juga lebih pengen menikmati jalan lebar dan lowong yang mungkin saya tidak dapatkan lagi di tempat yang baru, menikmati kuliner pinggir jalan, menikmati pantai, atau menikmati kebersamaan sama teman-teman IIP dengan banyak aktifitas. Semakin mendekati jadwal pindah, semakin banyak yang saya tau bahwa masih banyak yang belum saya kelilingi di batam :D

Ketika ajakan itu tiba dari teman-teman kantor suami yang memang saya belum pernah jalan dengan mereka dan langsung diijinkan sama ayah zaf karena memang doi mau ke sana :D mempersiapkan itin untuk kunjungan anak-anak kesana untuk kali ini saya gak buat, kita ikut aja dengan rombongan. Hanya yang biasanya kami ke SG itu jam 5 shubuh udah siap pergi, anak-anak yang bangun plus mandi jam 04.30 yang khusus itu saya selalu sounding seminggu sebelumnya agar anak-anak lancar dan mematuhi rencana yang kami buat bersama. tapi ternyata rombongan meet-up itu jam 8 pagi. Gak salah memang kalau zaf sempat komplain dikira gak jadi pergi, hahaha




Bahkan ke patung singa itu sebenarnya sudah bosan hanya setiap kesini pasti dengan teman yang berbeda-beda yang memang tujuan mereka pertamanya berfoto di patung singa ini. Tapi perjalanan menuju patung singa yang biasa disebut dengan merlion berbeda seperti biasanya, yang biasanya kita selalu masuk lewat MRT  Raffles Place ini kita diajak melewati MRT Esplanade yang bagi saya baru pertama kali dan memang pemandangan yang baru.

Enak juga ternyata berjalan tanpa rencana apa-apa, mengikuti kemana pergi tanpa khawatir persoalan waktu yang habis terbuang percuma. Hanya menikmati pemandangan bersama anak-anak, duduk sambil makan ice cream dengan santai, tepat mungkin jika saya memberi judul postingan kali ini singapura yang akan selalu dirindukan, salah satu kenapa selalu dirindukan karena dari batam kita bisa menikmati ke luar negeri dengan mudah dan murah. 

Ahh, semoga kami bisa menikmati berkunjung ke singapore ini dengan waktu yang lebih baik lagi. Terima kasih yang sudah bersedia memabaca sampai habis, postingan ini tidak lain karena kenangan. Menulis memang cara yang apik untuk meninggalkan kenangan. dan dengan itu untuk dikenang maka menulislah, hahaha (maafkan sudah mulai gak stabil, saya mencoba menulis ini dengan membersihkan rumah + packing karena besok kita udah terbang ke tempat yang baru dan mumpung Ayah zaf masih di kantor dengan menyelesaikan kewajiban-kewajiban dia sebelum meninggalkan batam ) Doain yah, agar dilancarkan, Aminn Yaa Rabbal Alamin


Post Comment
Posting Komentar

Auto Post Signature