Top Social

Image Slider

Kiat Membangun Keluarga Harmonis - Hijup x Arisan Resik

24 Oktober 2018

Assalamualaikum,


'Keluarga harmonis adalah keluarga yang saling jujur 
tanpa kode yang membingungkan membuat pasangan kita salah mengartikan mengakibatkan percekcokan yang sia-sia 
padahal masalah sepele yang bisa dibicarakan baik-baik'

Kutipan diatas adalah kata suami saya yang sebenarnya panjang banget tapi saya ringkas aja haha, yang kebetulan ketika saya menulis review acara Hijab Bloggers Meet Up x Arisan resik di Hotel Yellow kemarin tetiba kepikiran untuk nanya pendapat dia.

Dan hasilnya doi curhat sih, haha, betul kata Sarah Sofyan yang kebetulan menjadi salah satu bintang tamu di acara ini mengatakan 'Laki-laki itu gak bisa jika kita gak ngomong langsung apa mau kita, diberikan kode keras sekalipun, bukan dia yang kesinggung malah kita yang langsung baperan karena gak ditanggapi padahal dia gak tau maksud kita apa'

Hampir 7 tahun kami kita menikah, diawal pernikahan saya yang malas ngomong ketika menyuruh lama-lama harus terbiasa dengan ngomong langsung pada topik ke orangnya haha, sebenarnya tujuan saya itu supaya gak terbiasa jika kita membutuhkan pertolongan harus minta tolong tapi ternyata beriringan waktu sambil belajar pola komunikasi kami dan tentunya saling diskusi menyimpulkan bahwa baik saya ataupun suami jika ada perlu atau apapun itu selalu dikomunikasikan bertanda kita saling jujur. Hasil dari kita ngomong langsung suami jadi respect dengan apa yang kita inginkan begitupun sebaliknya.

Bahagianya saya ketika topik Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik ini mengangkat tema tentang Keluarga Harmonis, Keluarga harmonis bukan jalan mulus terus tanpa rintangan itu gak seru namanya yah, hamonis malah kita saling jalan beriringan dengan banyak perbedaan, benyak keinginan, banyak mimpi, ada duka dan suka tapi kita saling bisa bergandengan tangan menyelesaikan semua dan bisa menggapai mimpi bersama. Malah dengan adanya konflik dan bisa menyelesaikan itu menjadi pengingat kita bahwa kita pernah bersama-sama melewati semua suka dan duka.

Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik

Karena Bahagia dengan temanya yang seputar keluarga sayapun memaksimalkan datang ke acara Hijup Bloggers Meet Up X Arisan Resik ini tanggal 6 oktober hari sabtu di Yellow Hotel Jemursari, menerima karena event ini juga hari sabtu yang anak-anak saya bisa takeover ke suami, dari jauh-jauh hari saya sudah saling diskusi tentang ini, me time tanpa meninggalkan anak-anak karena tetap ada salah satunya entah ayah atau ibunya bermain bersama mereka, itu menjadi komitmen paling pertama ketika kami memutuskan menikah.


Event kali ini banyak Bloggers Surabaya yang baru saya kenal, dan terima kasih dengan event ini salah satunya menjadi ajang saya bersilaturrahmi dengan para bloggers surabaya maklum saya baru 3 bulan menjadi wong suroboyo :D

Masuk ke area acara dengan konsep putih coklat dengan banyak bunga dimana-mana membuat mata ini segar dengan cuaca terik matahari kala itu di surabaya, menghadirkan pembicara ada Mba Sarah Sofyan (Influencer dan pemilih Rumah Ayu), Dr. Muhammad Ilham Aldika (Dokter Spesialis Kandungan) dan ada perwakilan dari Resik-V Mba Yuna Kristina (GM PT. Kino).


Sharing pertama dimulai dari mba Sarah Sofyan yang biasa kita kenal dengan sebutan Sarsof, aku sampai terkesima ketika baru tau ternyata mba sarsof ini dijodohkan tapi dia manut aja. Ternyata masih ada yah yang mau dijodohkan menurutku. tapi ternyata mba sarsof ini gak ngasal terima, dia melihat ada satu karakter yang ia yakin bahwa ini pilihan yang tepat, yaitu sang calon suami sangat mencintai ibunya. Saya teringat ketika saya mau menerima pinangan suami yang kala itu bukan dijodohkan tapi pilihan sendiri, saya bertanya ke bapak saya tentang apakah pilihan saya sudah benar atau salah dan apa yang bapak saya bilang : 'Lihat bagaimana dia perlakukan Ibu dan saudara perempuannya, jika dia sayang, cinta dan peduli berarti itu Insyaa Allah pilihan yang benar' dan alhamdulillah suami sangat mencintai Ibu dan adik perempuannya, dan memang yang saya rasakan dengan rasa dan cinta yang suami berikan terutama pengertian dan perhatian terutama soal pekerjaan domestik rumah tangga hahaha

Nah, hasil dari sharing dengan mba Sarah sofyan tips menjaga keharmonisan keluarga adalah :

1. Komunikasi yang efektif adalah yang pertama, saling mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangan. Tanpa komunikasi yang efektif akan banyak energi yang terbuang sia-sia, waktu akan banyak terbuang padahal ada banyak cerita dan jalan-jalan mimpi yang harus kita bicarakan.

2. Melayani dan Menghormati Suami, Suami adalah kepala keluarga yang harus kita layani dan hormati. Lelaki butuh pengakuan akan perannya, sehingga ia merasa dibutuhkan, dan ia akan perlakukan semaksimal mungkin dengan orang yang membutuhkan dia yaitu Keluarganya. Termasuk Melayani kebutuhan 'biologis' jangan sampai menolak, semakin sering menolak dia akan mencari ditempat lain, Duhhhh jangan sampai yah....

3. Menyiapkan Waktu berkualitas hanya berdua dengan Suami, Waktu berdua pasti lebih romantisnya beda jika bersama anak-anak, obrolanpun lebih hangat dan terbuka karena dilakukan hanya berdua dengan suami.


Cerita Persiapan Liburan ke Batu-Malang

17 Oktober 2018

Assalamualaikum,

Mungkin ada banyak jalan kemarin kami sekeluarga jalan-jalan sekalian liburan ke Batu-Malang tapi namanya bukan jodoh kali yah, berkali-kali saya dan suami selalu menunda liburan kami ke Malang khususnya Batu karena beberapa alasan tertentu.

Tapi mimpi ke malang semakin tercerahkan *halah ketika suami dimutasi ke Surabayaaaaa. Entah kenapa aku langsung fokus ke malang yah haha. Saking girangnya, Alhamdulillah. Apalagi pas pertama kali kita sampai ke surabaya acara pisah sambut itu langsung ke malang, cuman karena acara kantor yah kita harus mengikuti jadwal yang dibuat oleh panitia. Tapi setelah itu saya kepikiran untuk punya liburan sendiri (sekeluarga) yang berkali-kali karena memang ke malang-batu gak cukup tinggal sehari, dua hari sampai tiga hari aja saking banyak destinasi seru disana.

MUSTELA - Talkshow 'Kenali Apa Jenis Kulit Bayimu'

16 Oktober 2018
Assalamualaikum Bunda,

Seketika Ruby anak kedua saya entah makan apa yang saya tau kulit ruby itu normal, tiba-tiba gatal di beberapa spot bukan berbiji-biji tapi seperti bekas gigitan nyamuk tapi banyak, 2 tahun 9 bulan usianya mungkin hanya 2 kali terjadi seperti itu, tapi yang terakhir itu agak berat, setelah ilang timbul lagi di spot lainnya, ilang lagi muncul lagi, dan itu membuat anak saya rewel,
karena itu saya mengamati apa penyebabnya, sampai sekarang saya belum mendapatkannya, tapi bukan berarti saya tidak merawat kulit anak saya, disambi mencari apa yang membuat dia alergi, sayapun merawatnya dari luar menggunakan tentunya 
BAHAN ALAMI, AMAN UNTUK BAYI, TERUJI KLINIS DAN HYPOALLERGENIC 

MUSTELA, ada yang sudah kenal gak sih produk ini? Pastinya yah bunda, mother and baby skin care brand nomor 1 di Eropa ini khususnya saya sudah tidak asing dengan produk ini, ketika perawatan kulit baby saya langsung mengingat mustela. Nah, ketika Mustela hadir pada event Mother & baby fair di Pakuwon Mall Surabaya dan saya mendapatkan undangan untuk mengikuti Talkshow yang diadakan Mustela 'Kenali Apa Jenis Kulit Bayimu' tanpa fikir saya Insyaa Allah akan hadir untuk mengetahui lebih jelas bersama pakarnya langsung.
  

INTERLAC - Talkshow 'Fakta & Penanganan Sembelit Pada Bayi dan Anak

14 Oktober 2018
Assalamualaikum Bunda,

Dapat undangan talkshow dari INTERLAC ini mengingatkan saya ketika berangkat umroh dengan anak-anak, kita dapat ujian sebulan sebelum kami berangkat umroh zaf anak saya pertama terkena diare yang tak kunjung tau apa penyebabnya, sampai-sampai sempat semingguan diopname gegara zaf dehidrasi akut, setelah diopname dan dinyatakan sembuh 3 hari kemudian kembali diare, mengingat zaf yang kala itu sudah bebas toilet training kembali ku pakaikan popok sekali pakai karena tiap 5 menit selalu 'bab' dengan fases cair dan bau banget :( 

Ketika dokter anak yang menangani zaf mengatakan bahwa pencernaan adalah salah satu penunjang untuk mempengaruhi tumbung kembang sang anak. Kenapa demikian karena nutrisi merupakan salah satu faktor terpenting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga saluran cerna yang baik sangat diperlukan untuk menjamin penyerapan nutrisi dengan baik. Tanpa saluran cerna yang sehat, proses pencernaan dan penyerapan zat gizi tidak dapat terjadi secara optimal sehingga dapat menghambat proses tumbuh kembang anak. Inilah alasan mengapa menjaga kesehatan saluran cerna anak merupakan salah satu kunci untuk mencapai tumbuh kembangnya yang optimal.

Suroboyo Bus : Transportasi yang kekinian

29 September 2018

Assalamualaikum :)

Ketika suami dimutasi ke Surabaya yang kepikiran langsung kuliner dan transportasi umumnya, kangen banget untuk menikmati kemana-mana dengan transportasi umum, salah satu alasan terbesar saya adalah mengajarkan anak-anak untuk keluar dari zona nyaman dan menikmati pemandangan yang tidak mereka dapatkan jika menggunakan transportasi pribadi. Ada banyak manfaat yang saya berikan secara tidak langsung pada anak-anak jika kita menggunakan transportasi umum, diantaranya :

Tips Hemat Belanja Dapur & Challange Rp.100.000 - #mamaksetrong-5

25 September 2018

Assalamualaikum Mak :)

Apa kabar mak? Dapur Aman kah? Hehehe

Masih menyala terang atau meredup mak?

Semoga dapur kita senantiasa 'menyala' yah mak :D

Karena masakan seorang Ibu selalu ditunggu penghuni rumah

yang bagi mereka selalu jadi ter-ENAK dari segala yang enak

dan akan terus dirindukan.

Forum Sosialisasi Jualan & Belanja Online : Murah, Aman & Cepat

20 September 2018

Assalamualaikum,
Mungkin ini bahasan yang memang buat saya yang hadirpun ingin berjualan online dengan mendapatkan untung sebanyak-banyaknya :D, kenapa? Bagi saya yang Ibu bekerja domestikpun bisa sambil berjualan saking mudahnya, bahkan sambil mengerjakan kerjaan kerjaan rumahpun yang penting syaratnya : ada jualan dan gadget. Apalagi para ibu memang aktifitas untuk menunjang kebutuhan rumah erat kaitannya dengan proses jual beli.

Dilihat dari jumlah penduduk yang 262 juta ada 132 pengguna internet aktif yang salah satunya pasti saya sendiri. Tidak salah jika setiap pengguna memang lebih mending ketinggalan dompet dari pada handphonenya :D, karena komunikasi yang mencakup transaksi jual beli hampir 90% dilakukan via online. Jadi jangan salah jika pihak pengguna internet melihat peluang untuk menjualkan dagangan tidak lagi via ketemu langsung tapi yang lebih menguntungkan, lebih aman dan cepat apalagi dengan cara online.

Rabu, 19 September 2018 di Graha Widya Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Kementrian Komunikasi dan Informatika mengadakan Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online : Murah, Cepat dan Aman, tujuannya untuk mengadakan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online untuk mengajak UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) untuk turut serta membangun dan menggerakkan usaha ecommerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia.

Dengan ikut terlibatnya IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) serta marketplace Blibli untuk mengedukasi UMKM terkait penggunaan ecommerce, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan ecommerce untuk mengembangkan usaha mereka.

"Transaksi online melalui portal ecommerce semakin populer digunakan di masyarakat luas, dan hal tersebut dapat dinilai sebagai perkembangan positif, karena semakin mudah untuk menghubungkan penjual dan pembeli saat ini. Hal tersebut penting disampaikan kepada UMKM agar semakin mengerti potensi pasar yang begitu besar. Langkah awal sudah terjajaki, namun edukasi akan penggunaan portal ecommerce penting untuk terus dilakukan" Kata Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim.
"Perkembangan ekonomi ini harus di terus dipupuk, dan masyarakat harus terus diberi dorongan dan dukungan untuk terus melanjutkan transaksi online agar industri dapat terus berkembang dengan pesat. Namun penting untuk diingat, masyarakat pun perlu dilindugi dengan dibekali ilmu cara bertransaksi digital yang aman"
"Saat ini dari data Badan Pusat Stastik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41% dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit. Namun, baru sekitar 8% atau sebanyak 3,79 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya - padahal tren pergerakan konsumen semakin memberat di transaksi online"

Nah dalam forum ini Kemenkominfo mengajak beberapa narasumber yang terkait dalam bidangnya yaitu : Prof, Henry Subiako (Staff Ahli Menteri Kominfo bid. Hukum), Sunu Widyatmo (Ketua Bidang Cashloan, Asosiasi Fintech), Adelheid Helena(CEO Kredit Pro), Agus Piranhamas (Praktisi eCommerce) dan Enggar Alfizakli (Chanel Sales Blibli.com)


Ada banyak UMKM yang terlibat dalam forum ini, terlibat bukan hanya mengikutkan stannya tapi duduk mendengar untuk menyimak materi yang memang sangat dibutuhkan bagi setiap UMKM yang berkeinginan memajukan dan mengembangkan jualannya di jalur online.

Dari semua pelaksana yang terlibat dalam acara ini yakin bahwa melalui edukasi dan pelatihan yang diberika ecommerce di Indonesia, dan menghadirkan ragam barang yang menarik bagi pasar yang terus berkembang tersebut.

Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.

#Mamaksetrong4 - Pentingkah Asisten Rumah Tangga (ART)?

19 September 2018


Assalamualaikum,

Seorang wanita yang telah berkeluarga mungkin pernah merasakan jika dia bangun diwaktu shubuh hari, dia bisa merencanakan kegiatan mulai detik itu sampai seminggu ke depan bahkan bisa lebih dari itu :D, benar gak sih? kalau saya sih yes :D apalagi saya tim oret-oret (coret-coret) yang apapun harus ditulis, mungkin semenjak jadi Ibu yang kerja di ranah domestik banyak yang bikin susah fokus untuk menyelesaikan yang sebenarnya prioritas malah jadi sekunder, timbul dimalam hari penyesalan tiada akhir, beresiko ke suami yang harus menerima celotehan sang 'ratu' rumah yang berkewajiban mengeluarkan minimal 20ribu kata setiap harinya :D

Hampir 2 bulan di kota pahlawan ini, kota yang sebenarnya gak terlalu asing bagi saya tapi gak pernah kepikiran untuk stay di sini, berniat sungguh-sungguh untuk mencoba tidak memakai jasa Asisten Rumah Tangga bermodal semenjak batam saya dan anak-anak diskusi tentang ini termasuk bagi tugas dan trik agar ini tidak memberatkan masing-masing pihak :p atau lebih tepatnya mengerjakan tugas dengan senang, sukarela dan bahagia :D cita-cita yang indah bukan, terus gimana hasil selama di surabaya? berjalan lancar kah? *ketawa nynyir*

Saya cerita dulu situasi yang di batam sampai saya dan suami mengambil pilihan yang menurutku keluar dari zona nyaman kami khususnya bagi saya dan mungkin anak-anak. 

Selama di batam saya mempunyai ART yang biasa kami sebut dengan sapaan penuh hangat 'Bude' seorang wanita kuat yang sehari bisa 3-4 rumah beliau datangi untuk menyelesaikan tumpukan kerjaan, salah satunya rumah saya. Yah bude seorang ART 'part time'. Beliau menjadi solusi setiap saya kewalahan dalam kerjaan domestik termasuk 'menyetrika' sebenarnya saya lebih memilih menyetrika ketimbang masak, tapi untuk urusan masak saya bisa sambil membacakan buku anak-anak atau sekedar bermain sambil saya memasak, ataupun urusan masak-memasak kadang selesai sebelum suami ke kantor, tapi lebih utamanya sih, suami lebih menyarankan untuk urusan masak sang Ibu yang turun langsung. Beda dengan menyetrika yang menurutku harus tingkat fokus lebih tinggi, gak mungkin dong saya membacakan buku buat zafruby sambil menyetrika, bisa jadi listrik kemahalan saya bayar karena banyak banget jeda waktunya atau ke'hangusan' :p dan itu pernah terjadi hiksss

Jadi Bude hanya datang untuk beberes setelah anak-anak beberes mainannya, makan siang dan masuk tidur siang, dan bude datang untuk mengerjakan semuanya termasuk menyetrika, mengepel dan sebagainya. Dan selesai rumahpun kembali menjadi 'rumah' saat sore dan kadang saya tidak bertemu dengan beliau. Sabtu-Minggu Family time waktu yang kebanyakan diluar rumah jadi waktu free juga buat bude.

Ada satu pernyataan Zaf yang disitu berawal jika kami pindah lagi saya tidak memakai jasa ART lagi, apa itu?

Kan Ada Bude bund!

Zaf setiap selesai makan udah tau tugasnya untuk mencuci piring tapi jika datang gak mood atau jika membereskan mainan dianya dalam kondisi emosi yang tidak stabil, kata-kata itu selalu muncul 'Kan ada bude bund' Padahal selalu saya katakan bahwa kita harus berterima kasih dengan adanya bude karna bisa meringankan tugas-tugas bubun, dan waktu bubun akan lebih banyak bermain buat zaf dan ruby.

Saya mungkin agak khawatir jika zaf dalam kondisi nyaman, tanpa pernah tahu 'nyaman' itu apa dan bagaimana proses dalam mendapatkannya. Karena dengan itu tercipta rasa syukur atas nikmat kemudahan yang datang oleh Allah lewat bantuan orang lain. Nah disini saya bisa masuki salah satu tentang pengajaran 'Fitrah Keimanan-Nya'

Homescooling 

Sekolah yang berbasis keluarga bagi kami adalah mulai bagun tidur sampai mata tertutup adalah pelajaran dan siapapun yang kami temui adalah guru. Termasuk anak-anak kami mereka sebenarnya guru kami dan bisa menjadi partner belajar kami. Zaf yang belum mau sekolah otomatis saya dan suami membuat kurikulum berbasis rumah yang mengangkat salah satunya tentang 'ADAB' adalah pelajaran utama dan penting. Berat kami ajarkan buat anak-anak karena disini bukan diajarkan tapi diteladankan, otomatis orangtuanyapun masih terus belajar tanpa henti.

Kembali bahasan ART dengan Hs sendiri adalah kami bisa ambigu menyampaikan tugas-tugas domestik zaf jika ada yang membantu diluar TIM (bubun-ayah-zaf-ruby). Sempat terlontar pernyataan zaf lagi 'Masak bubun dibantu saya tidak' yah menurutku bisa benar karena gak ada istilah tugas saya lebih berat ketimbang tugas kamu. Ada lagi 'kan jika gak cuci piring zaf kan ada bude, padahal bubun bilang selesaikan kerjaan zaf sendiri' disini juga saya gak tau mau utarakan sikap saya seperti bude gimana hahaha, satu sisi bude mau menyelesaikan pekerjaannya tanpa ada tersisa disisi lain bude juga bingung dengan 'perintah' saya. Dan ada lagi 'Bubun bilang gak ada yang beresin mainan zaf kalau bukan zaf sendiri, tapi sudah bersih sama bude pas zaf bangun tidur siang' kan akunya jadi serba salah juga hahaha.

Ada banyak pelajaran yang akan kami sama-sama belajar jika pekerjaan domestik kami kerjakan sendiri. apalagi jika kami mengerjakan bersama-sama tapi dengan tugas masing-masing. Salah satu cara membuat kerjaan domestik itu dibuat semenarik mungkin adalah membuat se-profesional mungkin kerjaan yang kesannya sederhana dibuat semenarik mungkin dan memberikan penuh tanggung jawab ke zaf.



Apa yang saya kami dibuat adalah kesepakatan sama zaf dulu, dengan ini saya hanya mengingatkan dia jika ada yang terlewat atau memberikan semangat bahwa dia adalah seorang manager (yang fungsi seorang manager kami sudah sampaikan sebelum list diatas dibuat)

Alasan dari semua ini sampai kita buat list masing-masing tugas, tidak ketinggalan Ruby pun juga kita buatkan dan diapun setuju-setuju aja karena memang dia belum paham sih, beda waktu zaf yang sangat alot membuat kesepakatan hahaha, karena rencana tak memakai ART saya aplikasikan waktu itu sudah berjalan 2 minggu pasca sampai ke batam, ternyata tak seindah rencana :(

Tak Seindah Rencana :(

Ternyata diawal saya keteteran, menata rumah dari nol lagi, melengkapi perabot dari nol lagi, mengatur ritme waktu domestik, main sama anak-anak, belajar berbagai Whatsapp Grup, Menulis, Ngobrol serius dan ngalur-ngidul sama suami, Baca Buku bahkan ngatur kegiatan main anak plus menu makanan semingguan dan lainnya butuh perjuangan keras bagi saya, apalagi tugas domestik suami yang kita atur kebanyakan ditakeover sama saya dan anak-anak karena jadwal ritme kerja suami lebih padat dan kencang di sini. Tapi apakah saya menyerah, semoga tidak! Kiatnya apa? sayapun menulis plus-minus menggunakan jasa ART agar bisa diingatkan jika saya berniat angkat bendera putih tanda menyerah :D

Apa sih keuntungan dan kekurangan jika saya tidak menggunakan jasa ART :

  1. SUAMI jadi turun ikut langsung terjun bebas dalam kerjaan domestik. setidaknya kalau memang tidak minimal ngajak bermain anak-anak setidaknya metime kita untuk menyelesaikan kerjaan domestik atau sekedar menyelesaikan tugas perkuliahan diberbagai sekolah online saya. 
  2. Anak-anakpun gak ada alasan 'orang ketiga' untuk membantu mereka menyelesaikan pekerjaan domestik. Yang ada 'Zaf enak tak kalau kamarnya bersih?' atau 'Terima kasih nak sudah bantuin bubun' bahkan dia bangun melihat kamarnya masih berantakan karena tidak mau membersihkan mainan-buku-eksperimen yang zaf-ruby buat. 
  3. Sayapun tambah terpacu untuk terus upgrade diri. hanya ada pilihan saya terperosok jatuh dengan kebablasan saya atau bangkit mengatur dengan giat waktu dan seabrek kegiatan. Satu slogan saya kalau saat begini : 'Masak orang lain bisa saya tidak?!' 
  4. Anak-anakpun jadi lebih mandiri karena kami sudah mengatur jobdesk buat semua anggota keluarga. 
  5. Saya, suami dan anak-anak jadi bisa lebih memaknai waktu, menghargai waktu dan bisa belajar bersama anak-anak tentang waktu serta membangun karakter lewat kerjaan domestik yang tiada akhirnya padahal dikerjakan berulang-ulang.
  6. Ada banyak diskusi, kegiatan, berbagai peran dan konflik yang akan kami bicarakan dan kerjakan otomatis akan ada bonding yang lebih erat antar kami. 
  7. Menjadikan rumah betul-betul tempat belajar dan berkekspresi, terkhusus suami sebenarnya risih jika ada orang lain dirumah selain keluarga tentunya.  
  8. Kamipun bisa mengatur sistem dan aturan-aturan yang berlaku di dalam rumah kita sendiri. 
  9. Memaksimalkan kemampuan diri masing-masing karena gak ada lagi perasaan 'Ahh gampang, kan ada bude!'
  10. Dan tentunya hak ART bisa dialihkan ke pos lain yang lebih membutuhkan :D

Jadi, Masih pentingkah Asisten Rumah Tangga?

Sampai sekarang belum, dan Insyaa Allah saya bisa bertahan. Tapi dengan itu saya harus siapkan beberapa rumus agar tetap kokoh dan kuat dalam menjalani hidup bagi 'Quda' :
  1. Tentukan dulu misi-visi kalian dalam hal kerjaan, Misal : mungkin sang 'ratu' kerjanya di publik yang harus tetap membutuhkan ART atau kerja domestik yang sebenarnya bisa mengindari penggunaan ART atau ada alasan lain sampai akhirnya membutuhkan ART. Dan ingat misi-visi kalian bicarakan dengan keluarga jangan masing-masing. Jika kedepannya ada konflik bisa diselesaikan bersama.
  2. Membuat list kerjaan dan siapa-siapa yang bertaggung jawab dan evaluasi.
  3. Bikin Jadwal yang ketat. Jadwal gadget sampai jadwal mengerjakan pekerjaan domestik.
  4. Bikin list kerjaan prioritas setiap harinya. centang jika selesai. kalau bisa tulis di papan whiteboard supaya aksesnya mudah untuk melihat sebagai pengingat.
  5. Jikalau sudah bosan dan capek banget, biarkan atau berhenti sejenak. Jangan dipaksa. Tetap bahagia jika pekerjaan domestik belum beres dan rumah berantakan. :D
  6. Usahakan kerjaan masak-masakan sebelum anak-anak bangun tidur sudah kelar. Terutama di pagi hari.
  7. Miunum cukup air 8 gelas/hari. Mamakpun butuh sehat dan fit untuk mengurus keluarga.
  8. Jikalau lapar makan, diet dengan cara menunda bisa jadi histeris menemukan makanan.
  9. Makan di saat jadwal makan biarpun tidak lapar.
  10. Salurkan emosi negatif dengan berceloteh hanya pada suami tidak pada anak-anak atau kembangkan hoby misalnya saya : menulis blog, setelah menulis ada rasa puas aja dan lega melihat hasil karya tulisan mamak yang baru menyelesaikan ngepel, nyapu dan cuci piring hahah
Liat juga tulisan tentang Asisten Rumah Tangga #mamaksetrong


  
 Semoga rencana-rencana yang kami putuskan dan lakukan bisa memberi pelajaran berharga untuk kami khussnya sebagai orangtua dan anak-anak. 
Tidak ada hal hasil yang sia-sia jika dilakukan prosesnya secara bersungguh-sungguh.

Catrice Cosmetics : HOLOgraphic Glow Collection

15 September 2018


Assalamu Alaikum,

Sudah lama saya mengenal Catrice Cosmetics mungkin sekitar setahun lalu awal saya mencoba yang namanya concealer, mencari review dari mesin pencari google dan langsung mengarahkan ke concealer Catrice dan waktu itu membeli online karena di batam belum ada. Mencoba mengaplikasikan seketika sayapun jatuh cinta dan memakainya sampai sekarang. Saya tipikal jarang mencoba-coba make-up sekali cocok saya memakainya sampai mungkin ada reaksi negatif dari kulit saya atau barangnya sudah susah ditemukan.

Catrice cosmetics sendiri sudah hampir 2 tahun secara resmi masuk ke Indonesia, kosmetik ini berasal dari Jerman. Tapi biarpun dari eropa sana harganya sangat terjangkau buktinya catrice ini kalian bisa dapatkan di guardian manapun. Ketika saya pindah ke Surabaya, saya ke salah satu mall dan mengunjungi (wajib) guardian dan melihat shelf Catrice yang sangat lengkap. Tapi memang dari beberapa toko seperti guardian shelf Catrice yang selalu paling terlengkap dibanding brand yang lain, dengan seperti itu siapa yang gak berbinar untuk sekedar swatch dan pasti membawa pulang (pengalaman pribadi :p) karena harga yang enak dikantong banget. Untuk concealer yang sering aku pake aja hanya berkisar diharga 70ribu-an.

Kecintaan pada make-up sebenarnya gak juga (kecuali alis yak, itu wajib :p) mau dipake kemana juga, saya yang ibu bekerja di area domestik yang berjibaku dengan keluarga, dan suamipun gak suka banget kalau aku make-up dirumah (termasuk ngalis :p) tapi jika berbicara skincare itu urusan lain. Apalagi setiap paginya saya dan anak-anak beraktifitas diluar kadang sampai siang yang pastinya sangat memerlukan sunscreen bukan lipstick tapi bukan berarti saya menolak utuk bermake-up, seperti 2 hari kemarin saya dikirimin paket dari Catrice Cosmetics Indonesia betapa senang dan berbinarnya melihat isi dalamnya yang harga untuk keseluruhan berkisar 1juta-an, apa gak senang saya. :D

Saya dikirimi dalam bentuk 1 kotak cantik memakai pita berwarna hitam yang didalamnya ada 11 produk dari catrice cosmetics (tapi sayangnya Spectra Light Eyeshadow Glow Kit pecah jadi saya gak foto karena tampilannya yang sudah gak bagus, tapi tetap bisa saya pake dan saya aplikasikan ketika saya mencoba untuk pertama kali memakai rangkaian collection dari catrice ini)


HOLOgraphic Glow Collection

Nah untuk tahun ini Catrice Cosmetics mengeluarkan tren baru yang bertemakan HOLOgraphic Glow Collection yang terinspirasi dari koleksi international untuk musim Spring/Summer. Nah ini bisa jadi koleksi kalian karena untuk membuat wajah berkilau atau dewy gitu, Catrice Cosmetics bisa kalian jadikan pilihan untuk diaplikasikan di wajah. Tren Dewy Catrice kali ini mengambil tema koleksi holo, prisma dan kilau alami, sentuhan akhir kulit yang kecoklatan yang eksotis. Nah kalian pernah dengarkan tampilan tren make-up basah berkilau tapi tidak berminyak ternyata kuncinya kalian memakai highlitter dan pilihan 'alat tempurnya' yang membuat muka berkilau.
 
Untuk rangkaian yang cartice cosmetics kirimkan ke aku itu sungguh godaan banget untuk cepat unboxing lalu diaplikasikan ke wajah, karena biasanya saya make-up cuman look yang matte aja (bahkan standart) dan baru tahu look seperti ini, sayapun googling dan sejenak berfikir apakah saya cocok menggunakan look seperti ini, muka yang mengarah ke putih, mata yang cenderung kecil dan sipit, kelopak mata yang gak ada tapi kapan lagi saya terlihat beda untuk riasan kali ini :D
  
Untuk Riasan Mata

Di dalam kotak hitam ini saya diberikan ada 2 macam yaitu Lashes To Kill Pro Instant Volume Mascara 24h Ultra Black dan Lashes To Kill Pro Instant Volume Mascara 24h Waterproof. Nah untuk Mascara saya gak aplikasikan di bulu mata saya, pertama gak pernah memakai mascara entah tampilan sehari-hari atau yang lebih formal lagi, hanya diwaktu nikahan saja :p. Bulu mata saya itu turun gak lentik, butuh alat pelentik bulu mata dan saya gak punya haha jadi saya hanya aplikasikan untuk di alis saja. Untuk Harga masing-masing mascara ini berkisar Rp. 90.000 - Rp. 100.000

Untuk Eyeshadow sayapun diberikan ada 2 macam yaitu Instant Glam Eyeshadow Palette dan Spectra Light Eyeshadow Glow Kit. Untuk Instant Glam Eyeshadow ini favorit banget karena ada 8 warna yang menyatu dalam satu palet, jadi ada 4 kombinasi eyeshadow dan tinggal memilih gradasi yang akan kita aplikasikan. Aplikatornyapun sangat pas, dia punya ujung yang agak besar jadi ketika diaplikasikan ke mata itu sangat pas karena sangat sejajar dengan bentuk mata. Nah untuk Spectra Light Eyeshadow Glow Kit seperti yang saya jelaskan diatas bahwa eyeshadow ini saya pecah jadi gak ikut dalam sesi foto produk hihi tapi tetap saya sempurnakan ditampilan mata saya karena glitter dan berkilau, setelah menggunakan Instant Glam sayapun timpuk-timpuk diatasnya, dibawah dan ujung mata. Harga Instant Glam Glow Eyeshadow Pallete Rp. 125.000


Untuk Riasan Bibir

Untuk bibirpun saya mendapat 2 macam yaitu, Creatrice Vinyl Lacquer Lip Palette dan Prisma Chrome Liptick. Untuk Lip Palette inipun sangat favorit banget terdapat 8 warna dan ada bubuk glitternya. ini seperti pakai lipglos tapi berwarna hehe sangat mudah diaplikasikannya sayapun bisa variasikan menjadi banyak warna. Dan Prisma Chrome Lipstick saya dapatkan itu warna ungu metalik awalnya saya merasa pesimis dengan warna ini hahaha agak kurang pede gitu pake warna ginian, tapi alhamdulillah ketika saya berani mencoba efek warna ungunya tidak terlalu mendominasi, mungkin karena warna bibir saya itu cenderung warna merah muda jadi tidak membuat ungu yang bold dan ternyata saya suka, tapi saya tetap saya campur dengan lip palette warna merah muda dibagian dalam bibir saya, agar muka saya gak terlalu pucat hehe


Untuk Riasan Muka

Untuk riasan muka ini semuanya saya favorit tapi yang paling favorit itu tetap concealer catrice, saya sudah jelaskan diatas juga alasan favorit banget dengan concealer catrice yaitu Liquid Camouflage High Coverage Concealer. Untuk tampilan dewy ini ternyata gak dapet jika kalian menggunakan bedak tabur katanya berakhir look yang matte. Jadi setelah saya memakai skincare dan sunscreen, langsung saya aplikasin menggunakan concealer utamanya di kantong mata dan spot-spot bekas jerawat dan benar high coverage banget. setelah saya memakai concealer saya menggunakan Galactic Highlighter Drops, tapi ada juga yang memakai Galactic glow ini paling akhir. Kulit saya yang kusampun terlihat segar dan bercahaya, saya aplikasikan terutama di dahi, tulang pipi dan dagu saya. Tekstur yang cair dan ringan jadi sangat mudah diaplikasikannya. Untuk menyempurnakan make-up saya gunakan Dewy Wetlook Stick setelah diakhir riasan, terlihat shiny dan dewy gitu terutamanya di bawah alis dan pipi, stick glosss ini transparant yang berkilau inipun sangat gampang aplikasinya karena berbentuk pen yang bisa diputar. Untuk harga concealer ini Rp.63.000, Galactic Glow Rp. 88.000 dan Dewy stick Rp. 88.000


Untuk Riasan Kuku

Untuk Menambahkan riasan yang sempurna dan berkilau kalian bisa memakai cat kuku, ada 2 macam pun ketika kotak hitam nan catik ketika dibuka ada Catrice Spectra Light dan LuxChrome 2in1 Base & Top Coat Vegan. Untuk yang ini kalian bisa padu-padankan dan terlihat berkilau banget.

 
Terima Kasih Untuk Tim dari Catrice Cosmetics Indonesia


Aliran Rasa Kelas Pra Bunda Sayang

6 September 2018
Assalamualaikum,

Bismillah untuk yang pertama tapi bukan kali pertama saya ikut kelas bunda sayang ini, saya alumni dari kelas sumatra 1 tapi entah saya bisa disebutkan alumni atau mantan hehe, soalnya kelas saya yang lalu saya 'tinggal kelas' karena ada beberapa persyaratan yang saya tidak dapatkan menyebabkan saya harus hengkang dari kelas tersebut.

Sebelum saya bercerita kenapa saya bisa meninggalkan kelas yang terdahulu, saya mau bercerita tentang kelas bunda sayang. Kelas ini memang jebakan, jebakan yang memaksa kita untuk terus membersamai anak dengan kualitas waktu dan materi yang super duper istimewa, bayangkan kelas ini akan terus berbagai ilmu dan materi selama 14 bulan yang termasuk didalamnya 12 materi setiap bulannya, dan ada tugas yang harus kita tulis dan laporkan sebanyak minimal 10 dan maksimalnya 17 hari secara berturut-turut. Awalnya karena saya senang menulis itu gampang aja menurutku, apalagi memang saya yang seorang ibu pekerja di ranah domestik yang memang tak ada gadjet bahkan tv diantara kami, ini sangat mudah untuk saya berkegiatan bersama anak-anak, saking saya fikir mudahnya saya langsung mengajukan diri untuk menjadi Ketua Kelas, karena pengalaman kelas Matrikulasi sayapun menjadi Ketua Kelas dan itu sangat saya nikmati. Sebelumnya memang saya tipe harus dipaksa baru action karena tau diri gitu, saya memang selalu mengambil peran untuk memaksimalkan ilmu yang masuk ke saya. 

Tapi ternyata Kelas Bunda Sayang ini berbeda dengan kelas Matrikulasi, kelas ini punya tantangan yang super duper sembunyi terlihat menyenangkan dan gampang didepan tapi ternyata jika tidak jeli untuk mengatur baik waktu dan semuanya akan hilang tanpa makna yang berarti. Apalagi saya yang ketua kelas harus ekstra kerja keras untuk menyediakan space waktu untuk menunjang aktifitas teman-teman di kelas, tidak seperti pada waktu matrikulasi yang hanya 1 tugas untuk tiap minggunya, kala itu saya berbinar banget untuk 'beraktifitas di kelas' bahkan setiap hari ada bahkan ratusan chat yang harus saya panjat dan komentari tapi tidak membuat saya keteteran dengan semuanya, yah mungkin karena kelas Matrikulasi ini tugasnya tidak sepadat kita di kelas bunda sayang dan materi-materi di kelas matrikulasi sebagian besar tentang pengolahan diri kita sendiri biarpun memang ada keterkaitan bersama suami dan anak-anak tapi tidak dirincikan seperti tugas yang kita lakukan di kelas bunda sayang.

Wah ada apa yah di kelas bunda sayang? Jangan takut dulu hihihi, ini mungkin saya aja, masih banyak yang melebihi saya yang sangat asyik untuk mengerjakan tugas tanpa beban bahkan selalu mendapatkan badge yang sangat tinggi. Satu yang saya sarankan buat teman-teman saya yang waktu itu datang bertanya tentang apa kesalaha terbesar saya sampai saya hengkang di kelas, dan sayapun menjawab : 'SAYA TIDAK ATUR STRATEGI'

Saya cerita yah kenapa saya menjadi keteteran semenjak masuk dan belajar di kelas bunsay ini, yang mungkin saya akan lebih bijak dan lebih mantapkan strategi saya untuk belajar, beraktifitas bersama anak dan menulis tugas.
1. Jam Online
Jam online saya itu dari jam 12 malam atau jam 1 dini hari sampai pagi. Ini yang sudah komit saya lakukan semenjak punya anak. dan saya lebih menikmati jam online saya seperti ini, me time saya lebih dapat, saya bisa manjat beberapa WAG, melihat email masuk, melihat perkembangan sosmed, setelah itu saya bisa menulis atau membaca, bahkan bisa juga sekalian mengedit foto atau video. Tapi jujur semenjak mengikuti kelas matrikulasi yang jam kelasnya kita sepakati jam 8 pagi, saya mulai panik hehehe, sebelumnya ketika sudah jam 7 pagi HP saya sudah offkan kadang saya cek ketika anak-anak tidur. Tapi ketika matrikulasi saya minta ijin sama suami. saya gak minta ijin sama anak-anak karena memang komitmen saya sama suami, kami gak mau anak-anak melihat kita sibuk dengan hpnya, jadi awal-awal ikut matrikulasi untuk absen saya harus masuk ke kamar mandi untuk buka hp, hahahah, setelah itu saya tinggalkan dan mulai manjat ketika anak-anak tidur siang, diskusi kelas kadang saya ketetaran juga diawal tapi karena saya bisa tukar peran sama suami dan mencoba untuk menunda waktu tidur anak-anak 1 malam untuk mengikuti diskusi kelas.

Nah ternyata di kelas bunda sayang ini saya lama-lama meninggalkan komitmen saya dengan suami dan anak-anak untuk tiada hp saat beraktifitas dengan anak-anak. Bahkan klimaksnya suami sempat menegur. Yah selain saya gak mengatur jam online saya di pagi hari, sayapun sering melirik hp untuk mengecek kelas.

Nah sekarang sayapun menentukan jam online saya untuk beberapa kondisi, dan komit untuk tidak mengecek, melirik bahkan apapun itu di HP. Dan alhamdulillah mengikuti kelas remedi ini banyak aplikasi dan kiat-kiat dari bunda-bunda di kelas saya bagaimana supaya jam online lebih tertata.

2.  Ngumpulin Tugas
Nah ngumpulis tugas ini sudah masuk dipersiapan juga yah, persiapan kegiatan, dokumentasi, menulis, dan setor tugas. Kemarin itu setiap levelnya saya sudah menulis rencana 10 hari apa yang saya dan anak-anak lakukan untuk setiap tugas saya tapi yang bikin keteteran adalah menulisnya. saya menulis di blog, dan prinsip saya untuk setiap menulis di blog harus lebih 500 kata atau 800 kata, saya gak mau asal menulis bukan hanya tulisan yang harus saya persiapkan tapi foto minimal untuk cover postingan saya, dan yang saya tau diri anak-anak saya terutama zaf tidak ingin sekali di foto jadi itupun saya selalu mengambilnya sembunyi-sembunyi, tapi itu saya gak masalah intinya minimal satu dan saya akan kuatkan di cerita pikirku. Tapi apa yang terjadi ternyata untuk menulis setiap hari dengan waktu menulis saya ketika anak-anak sudah tidur dan saya bangun kembali kadang hampir jam 12 dini hari yang kala itu waktu batasan kita untuk kumpul tugas. Bayangkan modal sejam bahkan hanya 30 menit tidak cukup waktu saya untuk selalu menulis dengan 500 kata, hiksss, bahkan ternyata ada yang saya setor tidak masuk mungkin gara-gara jaringan dan itu saya tidak mengeceknya saking buru-burunya, yang penting pikirku sudah submit. akhirnya saya selalu melangkah-langkahi untuk setor tugas. Sayapun rubah strategi, saya melakukan aktifitas hari pertama tapi menulis dan setor tugas pertama sudah masuk ke hari ke 2 yaitu lewat jam 12 dini hari, kan samaan tuh jam online saya. lagi-lagi saya keteteran untuk menulis 500 kata serta mengedit foto setiap harinya hehehe. dan ketika saya betul-betul memikirkan strategi saya atas ngobrol dengan teman-teman senasib sayapun berniat menulis setiap harinya di akun Instagram saya dan menuliskan review materi bahkan aliran rasa saya setiap materi itu di blog. Hahaha tapi baru begitu saya dihubungi fasil saya untuk minta maaf karena materi selanjutnya saya gak bisa ikut karena saya tidak mendapatkan 3 kali badge secara berturut-turut, Hahaha, langsung nangis kedeeerrr saya :((((

3. Amanah,
Yah mungkin saya sangat kerempongan kemarin untuk mengurus jam domestik, waktu bersama anak-anak, mengurus kelas bahkan tugas teman-teman, bahkan tugas saya sendiri belum terselesaikan. Menggampangkan sesuatu memang tidak baik adannya, apalagi menunda-nunda pekerjaan.

Jadi gimana penyelesainnya untuk ketiga kendala yang harus diselesaikan ini, yah itu saya bilang ATUR STRATEGI , gimana?

Untuk kelas Remedial ini saya akan komit tidak lagi menjadi ketua kelas, tapi menjadi Koordinator bulanan saja, saya mencoba memaksimalkan dan mencoba peran baru dulu yang mungkin tidak semenantang jika menjadi ketua kelas tapi saya tetap mengambil peran dalam kelas untuk memaksimalkan ilmu saya. Untuk Menulis dan posting tugas, saya hanya menggunakan akun Instagram saya tetapi mereview dan mengalirkan rasa ditiap materi saya tetap menggunakan Blog saya. Secara umum saya jelaskan disini seperti itu, tapi ada banyak yang akan saya terapkan dalam mengontrol grup yang semakin hari semakin banyak, karena memanjatnyapun membutuhkan waktu dan kondisi.


Doakan semoga saya tetap istiqomah dan maksimal dalam mengikuti kelas ini,
Ilmu dan sharing dari fasil dan bunda-bunda di kelas begitu saya butuhkan untuk saya pribadi  dan keluarga terlebih untuk tumbuh kembang anak-anak.

Bismillah,

Stop Body Shaming - #mamaksetrong3

4 September 2018

Assalamualaikum,

Sudah Nikah kok jadi menggemuk yah?

Sudah lahiran kok jadi gemukan yah?

Wah, ini karena terlalu lama dikandungan jadi gemukan banget?

Kok anaknya kurus yah, lebih mending anakku yah?

Gak dikasih makan yah anaknya kok kurus banget?

Pendek banget sih, pantas gak nyampe!

Lebih cantikan gemuk deh dari pada kurus!

Lebih cantikan kurus deh, gemuk gitu kita lihatnya jadi sesak!

Dari mana kok hitaman kulitnya?

Ada gak sih punya pengalaman yang tidak mengenakkan dalam mendengar kata-kata yang seperti diatas atau bahkan lebih parah. Kalau ada, tosss dulu kita!! Mungkin beberapa orang melontarkan kata-kata itu bermaksud becanda atau terkesan basa-basi yang tidak kreatif dan berakhir seperti hinaan yang biasa disebut dengan Body Shaming. Dan mungkin ada beberapa orang termasuk saya yang tidak senang dengan bahan becandaan yang mengarah ke bentuk fisik, baik kalau orang tersebut tidak baperan (bawa perasaan) tapi jika terjadi demikian bisa berakibat fatal.

Gambar diambil di sini
Saya flashback kebelakang ketika saya pasca melahirkan zaf, sebenarnya saya pernah menulis diblog saya dulu drama bagaimana saya melahirkan anak saya ini, mulai dari persiapan sampai perjuangan men-ASIhi. Persiapan yang pengen banget normal sampai kandungan saya 10 bulan lebih sampai berujung SC, drama ketidak mauan saya untuk tanda tangan bahwa saya harus rela tidak IMD dan harus Sufor, dan masih banyak rentetan rencana yang saya siapkan dan akhirnya nihil gak tercapai. Antara Mati dan hidup saya perjuangkan di kamar operasi tapi sesak karena semua persiapan yang saya rencanakan dengan suami gagal sia-sia pikiran didalam kamar operasi bercampur jadi satu, setelah itu drama lagi ketika saya sudah masuk ke kamar tapi tidak melihat anak saya, saya menyuruh cepat untuk mendatangkan anak saya tujuannya agar dia langsung menikmati ASI saya. Pikiran yang masih belum stabil, tamu juga banyak yang berdatangan, tapi sedihnya banyak banget yang komentarin masalah badan saya yang menggemuk, kenapa SC, Kenapa Sufor, Kenapa gak IMD dan sebagainya. 3 hari di Rumah Sakit seperti 3 tahun lamanya, berakibat apa? berakibat FATAL. Saya tidak menikmati bagaimana nyamannya meng-ASI-hi seperti bacaan buku yang banyak saya baca, karena gak nyaman, PD saya lecet banget sampai berdarah, berakibat apa lagi? Saya marah-marah terus dan fatalnya saya kena Syndrome Baby Blues selama hampir sebulan. Jika mengingat itu kembali ada rasa penyesalan kenapa saya begitu mudh kala itu terbawa perasaan oleh omongan orang. Kita tak pernah bisa mengatur omongan orang lain yang terlontar ke kita tapi kita bisa mengatur RASA kita atas lontaran komentar negatif yang mengarah ke kita.


Dari pengalaman saya diatas mungkin menjadi salah satu contoh akibat fatal dari body shaming dan bahkan ada kasus lebih berat lagi. Bahkan ada orang yang menganggap kita sangat sensitif dan terlalu membawa perasaan, padahal si komentator yang bisa disebut dengan body shamers belum tahu bahwa perjuangan mereka sangat keras untuk hal-hal yang kalian komentarin. Misalnya ; Kalian tidak tahu bagaimana seorang Ibu berjuang keras untuk melakukan segala cara untuk lahiran normal lalu dikomentari dengan pertanyaan yang mungkin hanya basa-basi atau bisa mengarah ke celaan disertakan dengan tips dan triknya supaya bisa lahiran normal padahal kalian tidak tahu bahwa apa yang kalian komentari sudah dia lakukan. tapi apa yang terjadi sang Ibu hanya diam membisu, mengeluarkan senyuman tipis tanda tidak mau berdebat, tapi perasaan mana yang tahu betapa sakit bahkan salah satunya bisa merusak kualitas dari ASInya.
Sama ketika anak-anak dikomentarin dengan fisiknya entah itu terlalu gemuk atau terlalu kurus, dan negatifnya lagi jika sang anak dibandingkan dengan anaknya atau anak orang lain. Ini lebih berat lagi karena body shaming ada 2 orang yang terluka hatinya adalah si ayah/ibu dan si anaknya. Bisa jadi sang orangtua punya cara sendiri dalam mengatur pola makan anaknya yang menurut dia benar dan gak perlu dibahas karena memandang waktu yang gak sedikit, jikalaupun dijelaskan harus tuntas karena tidak tuntas akan menimbulkan kesimpulan masing-masing. mungkin juga sang ibu sudah berjuang keras untuk anaknya makan entah bikin resep paling enak tapi anaknya belum juga mau makan. Kita tidak tau usaha dan alasan apa sampai sang orangtua menerapkan cara seperti apa entah fokus ke makanan bergizi, mengolah makanan sehat yang memang butuh waktu agar anak suka, alasan supaya anak mengetahui sendiri rasa lapar, atau menyerah memberikan makanan yang paling banyak dikonsumsi oleh tubuh anak malah susu formula ini salah satu efek supaya anak bisa terlihat gemuk dan terhindari dari komentar negatif.
Jangan main-main dalam hal ini efeknya bisa sampai si anak dewasa contohnya akan rendah rasa percaya diri dari si anak bahkan orantuanya, konsep diri yang sebenarnya harusnya dibangun menjadi positif ini menjadi buruk akibat omongan orang lain, bahkan lebih buruknya lagi gambaran akan dirinya akan menjadi menurun. Bahkan amat disayangkan yang mengomentari itu adalah orang dewasa, tapi maaf jika body shaming yang kalian lakukan itu menandakan kalian tidak dewasa!

Jadi plis untuk STOP body shaming, banyak bahasan yang perlu kita gali bersama keluarga bahkan teman-teman sekitar bisa menambah pengetahuan dan silaturahmi kita, mengomentari sesuatu yang relatif bahkan kita tak tau alasannya adalah membuang-buang waktu kita bersama lingkungan tercinta bahkan kita bisa merusak silaturahmi dan orang sekitar kita menjauh. Omongan yang kalian keluarkan adalah cerminan dari image diri kita, jika image negatif terus yang keluar dari diri kita, itu bisa menjadi cerminan yang buruk buat kalian. Berlatih untuk tidak mengomentari, memang perjuangan keras dan sayapun masih diproses belajar, kita sama-sama belajar untuk mencintai diri kita otomatis jika kita mencintai diri kita, kita tak akan tega melukai diri orang-orang yang tercinta disekitar kita. Jangan terlalu fokus pada "bagaimana orang memperlakukan kita?" tapi fokus pada "Bagaimana kita seharusnya memperlakukan orang lain?" 
Ciptakan Rasa Syukur untuk mencintai diri kita, dengan itu tercipta kebahagian. Yakin dan percaya orang-orang yang bahagia akan menambah kecantikan dari dalam, bukankah kebahagian itu menular:)


Simak cerita Body Shaming juga dari 2 MOM blogger andalan saya #mamaksetrong


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            

Kebun Binatang Surabaya

29 Agustus 2018

Assalamualaikum,

Lama yah saya tak menyapa bahkan lama tak menulis, eh selalu menulis tiap malam tapi selalu berakhir karena keasyikan bahkan kelamaan blogwalking berlanjut terus sampai-sampai niatan saya untuk menulis selalu berakhir di draft hahaha

Udah hampir sebulan saya di kota pahlawan ini, berawal dari rasa was-was karena tempat baru yang bukan bertujuan untuk jalan-jalan tapi untuk tinggal menetap entah sampai kapan, tapi saya mengiyakan kata suami ketika baru berapa hari di batam 'sayang, ini dibilang HABIS GELAP TERBITLAH TERANG' hahaha mungkin saya dan suami melihat dari sudut pandang yang berbeda, saya yang domestik sedangkan dia yang publik. ketika disatukan dengan hati saya juga langsung sepakat dengan tagline dari suami. Surabaya, kota dari geografisnya dekat banget dengan kampung saya makassar, apa dan dimana itu serba murah, mungkin ini relatif tapi mungkin saya yang bandingkan ketika saya berada di batam, untuk kegiatan seru bersama komunitas anak-anak disini sangat beragam dan bergeliat tinggal pilih dan semua kaya manfaat.

Dan minggu kemarin kita lagi jalan-jalan ke kebun binatang surabaya, yang berlokasi di jalan Setail No. 1, Darmo - Surabaya. Lokasi ini kita bisa dapat spot 2 sekaligus, kita bisa foto di patung buaya yang menjadi icon kota surabaya dan Kebun Binatag Surabaya (KBS) itu sediri. untuk foto di icon ini kalia gak usah pusing untuk memikirkan untuk repot minta tolong sama orang karena seketika kalian turun dari mobil ada banyak teman-teman yang menawarkan foto langsung setak seditik jadi :D awalnya saya ogah sih karena pengalaman yang demikian pernah saya dapat di Monas-Jakarta dan mahal banget menurutku tapi ketika teman itu nyebut diangka Rp.10.000 sayapun tanpa pikir panjang mengiyakan hahaha untuk cetak ukuran 5R kalian bisa dapat selembar dan Rp.15.000 ukuran yang agak besar lagi, plusnya jika kalian membawa flasdisk bisa langsung ambil filenya karena mereka sangat banyak memotret kita dan sayangnya saya gak bawa, tapi gak jadi sedih karena saya bawa kamera sendiri dan dengan sigap saya meminta tolong menggunakan kamera saya dan teman itu mengiyakan.

Bukan hanya foto, ayah zaf pencinta kuliner Buah, dengan muka yang terkejut sambil memperlihatkan kepada saya, sebungkus plastik besar dengan buah bermacam-macam dia dapatkan hanya Rp. 15.000 saja hehehe. Alhamdulillah yah :D

Masuk ke kebun binatangnya-pun sangat terjangkau hanya Rp.15.000/orang untuk ruby belum dikenakan biaya karena tingginya belum mencapai 85 cm. Menurut aku itu sangat terjangkau dibanding dengan kelengkapan satwa yang ada didalmnya, biarpun memang kita akan masih merogoh kocek jika pengen menikmati banyaknya rekreasi yang ada didalamnya : seperti menunggang gajah, Kereta unta, Aquarium, Wisata Perahu, Flying fox, handboat, dan banyak lagi. Tapi jika kalian tidak menikmati itu juga gak masalah sih, karena untuk menikmati kebun binatangnya saja itu sudah mewah menurutku, ditambah kalian bisa bawa makanan dong dari luar, bisa sekalian gelar tikar duduk santai bersama keluarga tapi alhamdulillah yang bawa makanan aku lihat rata-rata aware kok tentang sampah mereka, jadi lingkungan juga tetap bersih.

Mungkin kita akan kesini lagi karena sehari saja ternyata gak cukup, masih banyak hal edukasi yang bisa kita ajarkan disini. Lokasi ini memang syarat akan makna sederhana tapi mewah dengan kelengkapan ciptaan-Nya dan didukung dengan ramahnya tuan rumahnya.

Ini ada cuplikan video dari KBS kemarin, jangan lupa subcribe dan like dounggg hehehe

Terima Kasih,

Nantikan jelajah dan tulisan saya tentang kota Surabaya yah :D



Akhir Pekan Terakhir di Batam

3 Agustus 2018
Assalamu Alaikum,

Semingguan sudah saya di surabaya, kota yang pertama kali saya kunjungi itu ditahun 2009, berniat bersama 4 teman dari makassar backpacker menjelajah pulau jawa berawal dari surabaya dan berakhir di jakarta dengan hanya biaya Rp.1,5 juta termasuk tiket pp. Waktu itu kami tidak nginap di kota pahlawan ini tapi sempat menjelajah seharian plus mencicipi kuliner khasnya dan meneruskan perjalanan ke gunung bromo. Dan ternyata gak disangka 9 tahun kemudian saya tinggal disini dan entah sampai kapan, bisa menunggu SK mutasi suami lagi atau bisa jadi menetap gak ada yang tau.

Menikmati setiap hari dengan rasa syukur cukup membuat saya bahagia, masih berkumpul dengan keluarga adalah nikmat yang luar biasa yang mungkin hanya sebentar kami nikmati, termasuk berkumpul bersama anak-anak. 

Tepat seminggupun saya belum sempat menikmati kota ini, masih sibuk dengan barang pindahan yang itupun saya kasih space waktu 3 jam untuk membenahi untuk menjaga kewarasan saya, dimana malamnya saya tetap bisa menikmati waktu dengan membaca, menulis, atau bahkan sekedar memesan layanan pesan antar makanan sambil ngobrol serius bahkan ngakak bersama suami saat anak-anak sudah terlelap.

Pindah-pindahan seperti ini sudah menjadi keputusan bersama, maka dengan hanya cara 'menikmati' setiap apa yang kami temukan selama keputusan yang kita ambil ini. Jangan karena pindahan dengan banyak barang yang belum diatur, me time saya terkuras waktunya, dengan cara membaca, menulis bahkan mengedit foto dan video sudah cukup menghibur saya. 

Dan Batam.... mungkin kami akan kembali, untuk keperluan yang masih akan kami tuntaskan bahkan untuk melepas kangen dengan semua yang terikat dengan kota ini, kota yang menemani saya belajar berproses dari seorang istri yang baru resign dari tempat kerja datang ke kota ini yang tanpa pernah meyentuh dapur apalagi mengerjakan ikan yang akan dimasak sampai menjadi (memaksa) Ahli gizi keluarga (padahal gak suka masak), dari penakut jika sendiri dirumah atau sekedar ngambil jemuran sendiri jika malam tiba sampai dengan entengnya tinggal dirumah sendiri dengan anak-anak tanpa suami bahkan pernah sampai 2 bulan ditinggal dikota ini. Dan masih banyak perubahan-perubahan selama proses belajar saya dari seorang istri yang melengkapi agama suaminya sampai menjadi Ibu yang menjadi pembuka surga buat anak-anaknya.

Video yang saya sempat ambil dan buat ini mungkin tidak bisa mewakilkan setiap aktivitas kami di batam, tapi bisa menjadi kenangan selama kami disana. Akhir pekan bagi kami adalah angin segar bagi saya dan anak-anak, kita kadang setiap kamis atau jumat sudah ada rencana akhir pekan ini kita mau habiskan untuk apa. Itu menjadi rutinitas yang memang kami selalu tunggu. 

Kalau kalian bagaimana? ada kota yang daya tariknya sangat kuat? kenapa? Ada kenangan kah? Kuliner kah? Keluarga kah? Wisatanya kah? Kegiatannya kah? Jalannya kah?

Kalau saya ada.

BATAM.

mungkin akan banyak tulisan lagi tentang kota ini,

yang mungkin membuat saya semakin susah untuk move on

Auto Post Signature