Top Social

Image Slider

Akhir Pekan Ceria di Aston Batam

17 Februari 2018

Assalamualaikum,

Sebelum Aston ini menjadi salah satu hotel yang megah di batam, saya setiap melewati lokasi ini yang masih dalam proses pengerjaan selalu mengatakan 'kapan yah kira-kira hotel ini jadi?' rasa penasaran itu selalu bertanya setiap kami melewati jalan pelita, yah pembangunan hotel ini memang terbilang sangat lama, tapi ketika aston ini mulai memperlihatkan bangunannya ada perasaan  penasaran untuk menikmati menginap di aston batam ini, lokasi yang berada ditengah kota, berdekatan dengan Nagoya Hill Mall.

Akhir pekan kemarin, alhamdulillah saya sempat mengintip sekalian menginap di Aston ini, panasnya suhu di batam membuat sejuk ketika saya sekeluarga masuk ke lobby hotel ini ditambah kami dihidangkan welcome drink sambil menikmati melihat kolam renang menambah segar siang itu. Yah, ketika masuk ke lobby hotel kita langsung disambut dengan lapang dan tinggi langit-langitnya, ditambah kursi-kursi sofa yang lucu bahkan ada sofa yang menjadi daya tarik zaf dan ruby untuk duduk seperti sofa kuda yang berwarna merah. Sangat terkesan sekali seakan sangat pengen berlama-lama duduk menikmati pemandangan kolam renang atau pemandangan jalan.

Tak perlu menunggu lama kamipun langsung diantar ke kamar hotel, dan begitu masuk ke kamar, kesan minimalis namun punya akses budaya yang kental dilihat dari ornament batik berwarna hitam dan abu-abu di dinding dan tempat tidurnya, didukung pemilihan warna putih dan cream membuat kamar yang memang luas menjadi lebih luas dan menenangkan, jujur kamar ini sangat luas untuk kami yang mempunyai anak-anak yang senang bereksplorasi, perletakan barang-barang, pengaturan sudut ruangan, pencahayaan itu sangat ramah anak, sofa yang berwarna biru dan gorden berwarna coklat tua menambah aksen mewah, lantai dan karpet berwarna coklat menjadi terlihat nyaman pijakan kita ketika melihatnya, ditambah di dalam kamar mandi warna coklat mendominasi membuat kesan mewah dan nyaman, dan tak ketinggalan ada bathtub yang sangat membantu mengalihkan kekecewaan anak-anak ketika sore mereka mau berenang ditunda karena batam lagi gerimis, masuk kamar ayahnya mengajak berenang di bathtub dan mereka reaksinya sangat senang hahaha

Jalan - Jalan sambil Belajar

15 Februari 2018

Assalamualaikum,

4 tiket kapal ferry mendadak sudah ditangan, Alhamdulillah, itu tandanya kita disuruh belajar lewat jalan-jalan, yang berarti emak dan anak-anak sangat senang sekali, hehehe, berangkali mereka turunan saya yang sangat senang untuk travelling, biarpun jalan-jalannya ke depan alfa mart aja senang apalagi diajak jalan-jalan jauh.

Nah karena minggu ini minggu yang padat di singapura, otomatis saya agak riskan untuk kita lewat jalan biasa, jadi kita lewat jalan yang memang gak biasa tapi jauh dari kota, tapi yang jadi pertimbangan sebenarnya di Imigrasi, kadang bisa sampai 2-3 jam apalagi waktu ini-waktu yang sangat padat untuk negara yang kita kunjungi. 

Yang biasanya kita lewat terminal harourfront, padahal itu jauh banget bisa sampai sejam bahkan 1,5 jam nyampenya, sedangkan terminal yang baru pertama kali ini kita kunjungi itu hanya 30 menit dari batam, hanya memang jauh dari tengah kota, tapi terfikir yang jelas lewat dari imigrasi cepat, masalah lokasi, singapura itu kecil, gak macet, transportasi cepat dan tinggal pilih kita mau naik apa, dengan pertimbangan seperti itu kami semua bersepakat oke kita naik dari terminal batam center ke tanah merah, soal harga sama kok yang membedakan pada proses chek-in saja.

Seperti biasa, saya memang senang dan pasti sounding ke anak-anak tentang rencana kita besok, rencana dadakan hehe, dan reaksi anak-anak apa? senang bangeeeeettt. Saya bercerita bahwa besok kita akan ke singapura dengan menggunakan kapal ferry pertama jadi zaf harus bangun lebih shubuh lagi dan langsung mandi, dan banyak lagi kesepakatan-kesepakatan yang kami buat untuk sesama keluarga.

Tiba hari dimana kita berangkat, zaf dan ruby yang ketika saya nyalakan lampu dan membuat gaduh agar mereka bangun, untuk memanfaatkan waktu kita terutama anak-anak, saya dan suami menyelesaikan persiapan yang akan dibawa termasuk mandi dan sholat jadi setelah itu ketika anak-anak bangun mereka mandi dan kita langsung siap untuk berangkat. Zaf dengan semangat menemani ayahnya dalam setiap urusan administrasi terminal termasuk belajar antri, chek-in masuk diimigrasipun dia sudah bisa diandalkan. 

Akhir Pekan ke Perpustakaan

13 Februari 2018
Assalamualaikum,
Kadang sedih lihat batam yang tak ada perpustakaan ramah anak dan banyak buku bacaan anak-anak hingga anak-anak bisa nyaman tinggal diperpustakaan, berharap perpustakaan itu seperti kota-kota besar lainnya sih. 4 tahun di batam berangkali saya baru menemukan 2 akses perpustakaan di batam yang setidaknya bisa menjadi agenda rutin ank-anak berkunjung selain pantai dan lainnya. 
Dan memang untuk akhir pekan sabtu-minggu rutinitas kami keluarga itu kebanyakan diluar, dan minggu ini kita ke perpustakaan BP Batam dan Perpustakaan Mesjid Jabal Arafah, untuk buku anak-anak islmai kebanyakan dan lebih nyaman berada di Perpustakaan Mesjid Jabal arafah, sedangkan Perpustakaan BP Batam, buku-buku untuk anak-anak terbilang sangat sedikit itupun ensiklopedia, tapi zaf tetap suka karena kertas yang tebal, disajikan dengan penuh warna jadi tidak membosankan untuk anak-anak melihat gambarnya, tapi kedua perpustakaan ini terbilang sangat sunyi jadi kadang kalau kesini seperti membaca dirumah aja saking sepinya.
Zaf yang memang suda mulai sedikit bisa membaca, dan memang dia dari awal sudah senang melihat buku, biarpun sekedar membolak-balikkan halaman buku sampai habis, dan akhirnya tanpa henti dia menyuruh saya untuk membacakannya. Entah kalau Baca buku atau sekedar murojaah aku langsung kepikiran anak saya itu auditori senang mendengar, senang dibacakan buku bahkan dia bisa cepat menghafal surat-surat pendek bahkan sekarang sudah masuk surah al-mutaffifin itu hanya setiap hari hanya mendengar murottal di cd player 

Bermain di luar? Siapa takut :D

9 Februari 2018

Assalamualaikum, 

Hal wajib untuk hari-hari belajar sambil bermain kita itu pasti setelah sarapan dan ngantar ayahnya anak-anak ke depan pintu adalah keluar main, main apapun itu pokoknya keluar, entah hanya bersepada atau sekedar jalan-jalan keliling kompleks, tapi semenjak zaf usia 4 tahun saya sudah menyusun tema apa yang kita pakai untuk bermain kita tiap pagi ini.

Hari ini seperti biasa kita mengecek dulu kondisi kacang hijau kita yang semakin hari semakin tumbuh dan batangnya sudah tinggi menjulang, zaf yang mencari teko bebek air tak menemukan tekonya dan sayapun mengusulkan gimana gayung dikamar mandi aja nak, sekalian ambil airnya, langsung zaf mengambil gayung dan menyiram menggunakan tangannya sendiri.

Setelah itu saya mengambil sekotak kapur dan menjelaskan ke zaf kita akan melakukan apa, tapi sebelumnya dia meminta untuk naik sepeda dulu, karena jalanan disekitar rumah memang berbukit-bukit jadi zaf senang untuk naik sepeda seperti main luncuran hahaha, tapi sepeda yang dia pakai ketika jalanan berbukit ini ada sepeda roda tiga adeknya hahaha, karena kompleks kita sangat sepi, jadi kadang dia senang banget dan berbinar ketika dari atas sampe terjun ke bawah sampai diapun mengangkat tangannya, dan berteriak, aaaaaaaaaaaaaaaaa, seakan lepas dan pecah ketawanya, saat itu saya menyimpulkan bahagia anak-anak itu sederhana yah, kadang orangtua seperti saya misalnya menyajikan banyak kegiatan dan mainan tapi khusus anak saya lebih senang untuk main diluar dengan mainan seadanya, kitapun tertawa dan saling kejar-kejaran, dan itu saja kadang gak sadar kalau jam sudah menunjukka jam 11 siang.

Nah dengan kegiatan seperti ini, saya dan anak-anak yang melepaskan emosi dengan bermain di taman saya mudah untuk berdiskusi dengan serius bersama anak-anak terkhusus tentang aspek pertumbuhan fitrahnya, kadang menyampaikan apa yang bubun harapkan, atau kadang mengeluarkan unek-unek tapi dengan cara yang santai tapi tepat sasaran karena anak-anakpun lagi suasana senang menikmati kegiatannya.

Zaf dan Majalah Mobil

7 Februari 2018

Assalamualaikum,

Zaf paling senang diajak ke toko buku, tempat pertama yang dia kunjungi dan itu wajib adalah majalah mobil yang mempunyai logo atau simbol ( contoh : logo toyota) bisa sampai sejam dia melihatnya, membolak-balikkan majalah itu. Zaf sangat ngefans banget dengan mobil dan pesawat. Kalau di tanya mau jadi apa : Mau bikin pesawat dan mobil untuk bubun hahaha (Melayang hati ini) semoga dimudahkan nak zaf.

Dengan majalah mobil saya senang membelikannya ketimbang mobil mainan, hehehe pertama karena memang lebih murah, dan saya sangat suka ketika zaf senang membolak-balikkan kertasnya dengan serius entah apa yang menjadi dia sangat tertarik. Pernah saya tanya  tentang apa yang membuat zaf tertarik dengan mobil sontak dia menjawab roda, zaf memiliki banyak mainan mobil tapi gak bertahan dia mainkan, selalu dirusak dibagian roda, mobil mainan yang bisa dia naiki gak bertahan beberapa hari, selalu rusak dibagian rodanya hahaha, emosi jiwa kan?! mending belikan majalah aja hehehe tapi memang zaf penyuka buku banget, dari awal bangun tidur sampai tidur lagi buku cerita bahkan majalah tidak lepas dia lihat, kebiasaan itu memang saya tanam dari bayi seringnya sebelum tidur dan ada moment kososng saya gunakan membacakan buku.

Sampai pagi tadi sebelum kami mengamati perkembangan kacang hijau diluar, majalah yang sementara dia membacanya dan belum habis tapi waktu sarapan sudah mulai, zaf yang tak mau ketinggalan membacanya naik kekursi makan beserta majalahnya, jadi memang terkadang pandangan mata tak lazim dia dan bukunya. 

Begitupun kalau merakit lego dan bermain puzzle dia paling berbinar dan menkhatamkan duluan semua yang identik dengan mobil dan pesawat, setelah itu baru ke tema lain, begitupun jika saya menggambar selalu yang utama dia meminta saya untuk menggambar adalah mobil, jadi ketika saya memancing dia untuk mulai menggambar selalu saya gunakan alat mobil sehingga dia mau mengerjakannya.

Pengamatan Kacang Hijau (2)

6 Februari 2018

Assalamualaikum,

Alhamdulillah sampai ke hari 7 memang kesimpulannya masih ke audio-visual tapi entah dia bisa juga kinestetik karena salah satu ciri kinestetik adalah 'Menyukai pelajaran yang berhubungan dengan praktik langsung' Nah zaf tuh tipikal ini banget, tapi tergantung praktik apa sih juga, kalau tentang praktik uji coba untuk mendapatkan hasil pengetahuan dia kurang berbinar tapi kalau praktik langsung, anggaplah kenapa air meluncur dari tempat tinggi menuju ke tempat rendah, atau kenapa piring kaca sangat berat ketimbang piring plastik, bisa dia dapat saat dia lagi mencuci piring, pengetahuan-pengetahuan yang tak disengaja yang ia dapatkan, dan itu dia dapat dan suka melakukannya jika mengerjakan pekerjaan sesuai kehidupan nyatanya. Tapi tentang gerak, zaf memang gak terlalu banyak gerak dibanding adeknya yang dominan kinestetik, 80% harinya dilewatkan dengan bergerak, kakak zaf ini tipikal memperhatikan, tapi kalau gini bisa jadi visual kali yah yang dominan, ahh makin seru ini tantangan karena semakin tertantang dan penasaran jadinya.

Nah hari ini kegiatan utama kita adalah menyiram kacang hijau yang kemarin kita tanam di atas kapas yang basah, Zaf senang ini karena ketika saya meminta tolong untuk mengambil corong bebeknya untuk menyiram kacang hijau, sontak semangat dan langsung mengisi air, lalu menyiramkannya di wadah plastik itu yang berisi air, hasil pengamatan kita kacang hijau belum mengeluarkan akar atau tepatnya belum berkembang (ahh, semoga ada hasilnya besok yah) karena menyiram tanaman dan penjelasan sedikit hanya memerlukan 15 menit, akhirnya menyiram kacang hijau berlanjut ke menyiram seluruh tanaman yang ada di halaman depan hahaha

Nah, kalau sudah berhubungan tentang air dia senang kali, kadang disitu saya memberikan informasi atau menyinggung zaf dengan sebuah pertanyaan, yang bisa mengalir ceritanya, entah itu pengenalan tanamanya padahal setiap hari saya menjelasknannya tapi dia tetap bertanya hahaha, tentang air, tentang rumput tentang binatang ulat jika ada di tanaman, kupu-kupu atau tawon atau sekedar angin yang kencang, kebetulan batam lagi panas-panasnya tapi anginya kencaaaaangggg banget. 

Pengamatan Kacang Hijau

5 Februari 2018

Assalamualaikum,

Akhirnya 3 kali terpending mau membuat pelajaran IPA saya dulu tercapai juga hehehe, pagi-pagi setelah pekerjaan domestik selesai, kami cabut ke pasar disengajaiin memang untuk beli kacang hijau yang akhirnya membeli sayur-mayur juga (sekalian :D)

Zaf pada proses jual beli itu semangat, sayapun memperkenalkan berbagai macam sayur mayur dan segala yang ada di pasar, tapi setelah sampai dirumah, awalnya dia semangat mempersiapkan bahannya yang sesuai intruksi saya, setelah bahannya ada, zaf kurang tertarik untuk mengikuti kegiatan ini, padahal saya sudah semangat minta ampun menjelaskan tapi aku lihatnya dia bingung, entah intruksi saya yang banyak dan cara penyampainnya terlalu ribet jadinya dia belum mengerti, malah adeknya yang kembali bikin rusuh hahaha, kenapa sampai bingung gitu? karena zaf gak banyak tanya, gak antusias, saya seperti mengerjakan sendiri, semoga besok yang sudah ada terlihat hasilnya atau sudah ada proses kegiatan menyiram baru dia berbinar atau makin tidak semangat hehehe

Saya masih positif sih, berangkali zaf belum tahu maksud kenapa sampai demikian, tapi yah itu selalu ketika kita mencoba bereksperiment zafnya belum tertarik, sama dengan berkebun yang hari 2 itu zaf juga gak terlalu tertarik, padahal kegunaan berkebun bagi dia sebenarnya sangat bagus, tapi jika dia tidak berbinar mengerjakannya kenapa mau dipaksa yah?!

Pengamatan ini kan bukan cuman sehari, ada beberapa hari sampai dia berubah menjadi tumbuhan utuh, ada batang sampai daun, semoga jika ada perubahan dari hasil yang zaf bikin sendiri membuat dia bisa semangat melakukannya. Kita lihat aja nanti,

Memasak itu menyenangkan

4 Februari 2018

Assalamualaikum,

Akhir pekan itu bagi kami sekeluarga kadang gak ada aktifitas di rumah, mumpung suami libur kadang kita menghabiskan waktu diluar, masak kadang hanya untuk sarapan pagi jika kita sangat pagi keluar atau makan malam jika pagi tadi kita keluar rumahnya cepat dan pulang udah sore, jadi masih bisa masak untuk makan malam, dan momen yang kami tunggu-tunggu diakhir pekan memang demikian, sangat senang karena kita keluar rumah dengan kegiatan yang macam-macam, mamak-mamak seperti saya yang memang kerjanya 24 jam dan 7 hari itu biarpun tetap bekerja setidaknya suasananya yang berbeda hahaha

Dan sore ini setelah pulang beraktifitas yang janji buat tanaman dari kacang hijau gagal lagi, kita belum ke pasar makannya mencari opsi lain yang memang saya sudah menyiapkan alternatifnya semalam jika memang gagal lagi ke pasar. Dan kegiatan itu adalah memasak.

Dari awal saya menulis, zaf itu lebih senang diajak dan belajar itu jika diberi tugas yang nyata dikehidupan, apalagi tentang pekerjaan rumah, sambil dia mengerjakan tugas kadang informasi-informasi itu jalan tanpa henti, disini saya mengambil kesempatan memang untuk berdiskusi dengan zaf. Dan dia senang, tapi jika diberikan sambil bermain misalnya bermain puzzle, dia lebih konsentrasi dan tak mau diajak bicara hahah, kadang saya berceloteh dia bilang 'Main mqi bubun!' hahaha

Akhirnya Menulis di Kertas

3 Februari 2018
Assalamualaikum,

Alhamdulillah sudah masuk ke tantangan ke-4, tantangan 3 kemarin aku berniat membawa zaf ke pasar dengan berniat untuk sama-sama membeli kacang hijau atau tauge, ingatkan pelajaran IPA kita waktu SD, aku kepikiran selain mengajak berkebun dengan konteks sederhana, tapi ada pelajaran tanggung jawab yang bisa dilatih ketika zaf sering menyiram tanaman yang mulai dari awal dia yang menanamnya, tapi karena kadang akhir pekan, ayahnya di rumah, kitapun keluar seharian, dan sangat lupa untuk terpikir project hari ini.

Karena akhir pekan ini gak ada rencana membawa anak-anak kemana selain membelikan alat-alat tulis anak-anak yang sudah harus memang diperbaharui, dan keperluan rumah tangga lainnya, sampai dirumah baru terpikir project yang hari ini kita buat, untungnya ada crayon baru yang kita beli, dan berniat untuk sore ini kita main gambar-gambaran aja.

Bercerita sedikit tentang menulis, menggambar atau melukis, yang penting sesuatu yang ada hubungannya dengan memegang pensil. Zaf itu dulu susah banget dan belum mau disuruh menulis di kertas, maunya di dinding, sangat berbinar jika dia menggoreskan cat, kapur ataupun spidol bahkan crayon di dinding, dan sambil berkata 'Bund, lihat karya zaf bund, baguskan?' refleks dengan kencang saya bilang bagus nak, sambil sayapun menikmati juga menyoret di dinding, dan juga zaf memang belum mantap menggunakan pensil, tapi senang mencoret, jadi aku terfikir biarkan dia berekspresi, alah bisa karena biasa sambil sayapun mencontohkan yang benar, dan  akhir-akhir ini memang saya selalu menawarkan menggunakan kertas, saya menunggu momentum dia untuk betul-betul menikmati menulis, menggambar atau melukis di kertas yang saya sediakan. Bagi seorang Ibu kadang tidak sabar melihat anaknya untuk mahir menulis, tapi saya dengan perasaan yang memang cukup was-was saya mencoba mengikuti alur keinginan zaf, sampai hari ini sebisanya saya menikmatinya dan mencoba menunggu kapan waktunya anak ini mau mencoba dengan lama menulis di kertas.

Akhir-akhir ini memang selalu tanpa henti saya setiap hari menawarkan kalau zaf mau menulis bagaimana jika di kertas, awalnya dia gak mau tetap menoleh ke dinding, biasanya karena dinding sudah penuh dengan coretan suami mengecatnya, tapi kali ini kami coba tidak mengecetnya, karena itu kadang dia menerima tawaran saya tapi hanya sedetik dan kembali ke dinding bahkan lantai. tapi jika lantai aku memminta untuk zaf mengepelnya kembali dan dia komitmen dengan itu. 

Berkebun ala Zaf-Ruby

2 Februari 2018

Assalamualaikum,

Wah jumpa lagi ditantangan hari ke-3, untuk setiap tantangan ini saya sangat terbantu dengan pandu 45 yang dihadiahkan dari Ibu Septi Peni Wulandani dan Pak Dodik sebagai founder Institute Ibu Profesional buat kami ibu-ibu yang masih mencari kegiatan untuk menemukan passion dan gaya belajar anak-anak kita. Zaf yang masih 4 tahun memang lagi masa aktif-aktifnya bermain, saya yang melihat anak-anak senang bermain diluar biarpun kondisi perumahan yang sunyi hanya kita bertiga yang membuat kegiatan hehehe tapi senang, yah seolah-olah taman kita memang sangat luas kan yah hehehe dan hari ini saya mengambil tema Berkebun.

Maklum taman yang semenjak kami pulang umroh gak pernah dibenahi, hanya sekali-kali disiran, karena memang siramnya bukan pakai selang tapi pakai ember haha, sebelum bertanya kenapa pakai ember? karena selalng yang kami berkali-kali beli selalu rusak, entah saya salah bagaimana cara pemakainnya sampai selalu saja rusak, jadi itu yang kadang membuat rasa malas untuk membenahi taman, dan jujur berkebun memang masuk ke kegiatan tidak bisa namun suka. :D

Setelah sarapan dan suami telah kekantor, zaf yang memang hari ini diajak mandi gak mau, yah udah saya tunggu sampai dia mau mandi, akhirnya hampir jam 9 baru mau mandi, setelah itu sayapun mengambil perlengkapan seadanya untuk dipakai untuk pembenahan halaman depan.

Sudah lama ada pot bunga yang retak karena dijatuhi tegel dinding tapi baru minggu kemarin kami membeli pot untuk menggantikannya, biasanya memanggil tukang kebun tapi entah selalu saja lupa menghubungi kakang kebun itu, akhirnya saya inisiatif untuk menjadikan agenda untuk anak-anak dan memang berkebun masuk dalam salah satu aktifitas dari pandu 45 IIP.

Taman

1 Februari 2018

Assalamualaikum,

Kembali lagi dihari kedua saya untuk observasi gaya belajar zaf hari ini, tantangan yang saya bikin sangat semangat karena diumur 4 tahun saya setidaknya harus menemukan gaya belajar zaf yang cenderung ke arah mana, pengamatan sebelumnya sebenarnya zaf tipikal audio dan visual tapi kadang juga kinestetik, tapi zaf itu tipikal hati-hati dia meraba dulu setiap apa yang dia tindakinya tidak asal comot, cenderung tidak mencoba, semua diteliti dulu entah dari bau, rasa atau segala indera dia amati, ketika dia sudah mengetahu bahwa dia belum mampu mengerjakannya dia kadang mundur, nah disini kadang saya susah untuk mengambil hati dia untuk terus mencoba, tetapi sementara ini saya mengamati alurnya, karena kadang jika saya menyemangati dia malah zaf makin mundur, tapi jika saya mengiyakan alur nya dia, kadang dia mencari sendiri dalam diam dan ketidak tahuan saya, ujung-ujungnya pasti ketika dia mendapatkannya, dia baru bilang ke saya. kadang saya senang dalam kondisi ini, tapi entah ini bagus sikap saya atau gimana kadang saya bingung juga, karena ada kondisi ketika saya memakluminya karena memang dia gak tertarik malah dia tak mencari tahu.

Karena anak saya cenderung hati-hati, saya dan dia paling suka untuk mengekplore ke alam, saya lebih banyak memasukkan informasi lewat penemuan dia di alam, selain utamanya menumbuhkan fitrah keimanannya juga fisiknya, berangkali karena dia juga laki-laki yang mempunyai energi 2 kalipat dibanding wanita makanya dia paling suka untuk keluar biarpun hanya sepedahan. seperti hari ini.

Selalu setiap selesai sarapan dan mengantarkan ayahnya kedepan pintu untuk ngantor kamipun siap-siap untuk keluar ke taman, kadang temannya saya tidak rencanakan tapi saya yakin ada saya yang kami temukan di taman. seperti hari ini, zaf yang berniat memakai sepeda adeknya dan sekaligus membawa beberapa mobil mainannya ke taman, dia melewati jalan yang berbeda dengan biasanya. Jalannya agak ekstrim dan menikuk. Karena tangannya sudah dipenuhi mobil sambil diapun mengendarai sepeda, maka amat susah dia menaiki jalan yang menikuk tajam, memanggil saya untuk membantunya, tapi dari kejauhan saya cuman mengatakan, "Jadi bagaimana?" karena dia melihat sekitar ada kursi, diapun turun dan mobil-mobinya dia menyimpan di kursi itu, lalu naik sambil mengangkat dengan cara manual sepedanya, memarkir ditempat aman karena menurun, lalu mengambil kembali mobilnya setelah itu menuju sepedanya dan siap mengayuh kembali. Untuk zaf saya jarang membantunya dalam hal yang saya pikir zaf bisa melakukan saya selalu memberikan pertanyaan balikan, biasanya dia langsung tau bahwa saya harus menyelesaikannya sendiri, kecuali jika mood dia tak stabil dan sudah sangat minta tolong baru saya turun tangan hehehe.

Auto Post Signature