Top Social

Peran Teknologi dalam Menikmati Hidup

5 Juni 2018

Assalamualaikum,

Ketika notifikasi handphone saya bergetar, saya yang kala itu sedang kebetulan memegang handphone dan langsung membukanya, ternyata ada undangan untuk menghadiri suatu kegiatan, singkat waktu sayapun datang ke acara tersebut yang alhamdulillah biarpun waktunya sudah pas tetapi acara belum dimulai, saya yang ketika itu datang bersama zafran langsung mencari tempat duduk yang kosong, memandang sekeliling yang tak asing lagi melihat pemandangan dengan hampir semua orang yang hadir di pertemuan itu melihat handphone mereka masing-masing, ada yang sementara menerima telphone, mungkin lagi chit-chat di grup whatsapp, atau hanya sekedar stalking sosial media. Saya yang kala itu hanya memandang sambil ngobrol bareng zafran karena saya sudah janji untuk tidak akrab dengan handphone ketika bersama anak-anak.

Hidup di zaman berkembang ini, pemandangan seperti itu memang tak asing bagi saya, sayapun jika  ada diposisi mereka dan tidak sedang membawa anak, pasti langsung mencari handphone saya, baik jika ada memang kepentingan yang saya harus lakukan saat itu, atau ketika chatingan saya bersama teman-teman di grup whatsapp yang sempat terhenti bahkan hanya sekedar mengatasi keboringan karena sebahagian tamu yang tidak saling mengenal. Intinya ada 1000 alasan sampai handphone yang saya miliki tak lepas dari penglihatan saya.

Ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya yang kala itu sering melihat kakak-kakak saya yang mengerjakan baik tugas maupun kegiatan kampus mereka bersama teman-temannya itu menggunakan komputer, sayapun jika mereka gak memakainya hanya bisa bermain game dan itupun sangat jarang, masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah banyak kami diberi tugas dengan menggunakan komputer itu, sedikit-sedikit saya sudah mengetahui jelas fungsi komputer itu, klimaksnya ketika masuk ke jenjang lebih tinggi lagi, bukan hanya dipakai mengerjakan tugas dan mencari informasi, bahkan saat itu saya bisa mendapatkan uang lewat penggunaan komputer yang saat itu sudah semakin canggih dibuat lebih ringkas dan mudah dibawa kemana-man, yaitu laptop.

 
Komputer atau lebih simplenya adalah laptop, ini hanya media kita bisa mendapatkan banyak informasi, dengan membuka laptop lalu menghubungkannya dengan saluran internet, kita sudah bisa dapat apa informasi yang kita inginkan, bahkan jika kita kreatif dari aktifitas yang kita lakukan bisa menjadikan kita lebih produktif.

Sebelum memutuskan resign dari kantor saya memikirkan tentang apa yang saya akan lakukan di 24 jam dan 7 hari di rumah tanpa aktifitas yang mengikat, dan sayapun terfikir tentang blog saya yang kala itu masih domain gratis, tapi tak apa dengan menulis saya bisa berfikir agar otak saya terus berjalan dan juga tetap berbagi dengan aktifitas-aktifitas saya selama menjadi Ibu Rumah Tangga. Otomatis biarpun status saya berpindah dari kerja kantoran sampai di rumah, teknologi tetap jadi bagian penting bagi saya, tak ada alasan bagi saya untuk tinggal dirumah tapi tidak ada waktu untuk terus memperbaiki diri, mencari ilmu pengembangan diri dan pengembangan menjadi orangtua yang belajarnya sampai hayat.

Berbicara tentang mencari ilmu, zaman sekarang sangat mudah untuk kita temukan majelis-majelis ilmu tanpa kita bertemu secara tatap mata, teknologi sekarang yang khususnya handphone bukan hanya dipakai untuk menelpon atau ber-sms, tapi dengan adanya sambungan internet, hanphone bisa berfungsi ganda sebagai media pembelajar, salah satunya adalah aplikasi Whatsapp, kita bisa membuat grup pembelajar dengan beragam tema, mengundang pemateri yang ahli di bidangnya mengajak berdiskusi dengan patokan waktu, mengikuti kelas parenting salah satunya yang diadakan Institut Ibu Profesional yang grupnya bisa menjadi beranak-pinak atau membuat grup sesuai dengan keahlian masing-masing dengan itu kita bisa sharing tentang apa yang menjadi kebutuhan kita untuk fokus dan lebih berkembang di keahlian masing-masing. dan sangat banyak lagi fungsinya.

Kenapa sampai teknologi terkhusus handphone dengan banyak fitur itu sangat berkembang di zaman sekarang? satu kata untuk alasannya, yaitu sangat MEMUDAHKAN, apalagi saya tau diri, sebagai Ibu Rumah Tangga yang memiliki 2 anak balita, mendatangi majelis ilmu itu sangat butuh banyak pertimbangan dan persiapan, entah nanti disana bisa jadi aktifitas anak-anak untuk bermain malah mengganggu orang-orang sekitar untuk belajar atau sederhananya anak-anak pada gak mood mengakibatkan waktu yang sebenarnya dipakai untuk mencari ilmu malah lebih banyak menemani anak, maka yang terjadi waktunya tidak efektif. Beda jika dilakukan dalam dunia online, waktunya fleksibel sesuai kesepakatan masing-masing, kitapun sebagai Ibu yang bekerja di domestik tidak meninggalkan peran utama kita di rumah, anak-anak tetap terurus, kebutuhan suamipun bisa tetap dilaksanakan.

Maka bagi saya kemudahan teknologi itu sangat bisa untuk menikmati hidup. dengan teknologi semua yang berat terasa ringan, semua yang dianggap rumit bahkan sulit bisa diselesaikan dengan teknologi, tunggu apalagi, manfaatkan teknologi dengan sebijak mungkin Insyaa Allah dengan kemudahan itu, makin membuat kita bersyukur dengan nikmat yang di berikan oleh Allah SWT.

Teknologi andalan saya, kamera, hp, dan laptop


Tulisan ini saya persembahkan kepada mba Eka 
atas minggu ini menjadi pemenang Arisan tulisan Rulis IP Batam dengan tema 'Me & Technology'

Lubnah Lukman

9 komentar on "Peran Teknologi dalam Menikmati Hidup"
  1. Yeaii... Ini tulisan mantap yak. Teknologi kadang bikin kita makin bermanfaat kadang malah bikin waktu berlalu sia2 ya

    BalasHapus
  2. Aku suka dengan komitmen mba unna yang menjauhkan HP saat bersama anak-anak :)

    BalasHapus
  3. Tekhnologi emang bisa jadi teman tapi bisa juga jadi musuh. Memudahkan untuk segala aktivitas, tapi jadi menjauhkan antar sesama manusia.
    Kita duduk berdekatan sama teman, tapi masing-masing sibuk dengan gadgetnya, huffftt...

    BalasHapus
  4. Plus minus teknologi saling berpacu. Tinggal bagaimana kita bijak memanfaatkannya dlm kehidupan sehari hari ya. Jika dilihat dri sisi positifnya, sangaaaaaatttt banyak membantu.

    BalasHapus
  5. teknologi itu kadang memberikan efek positif dan negatif yah kak. Jadi kita harus pandai menggunakan yah kak?

    BalasHapus
  6. By the way memang benar sih kalo dengan anak sebaiknya kita tidak terlalu akrab dengan HP. Saya masih harus belajar banyak. Soalnya aktivitas di grup WA makin banyak :(

    BalasHapus
  7. Sama kakak yeknologi andalanku kamera, hp, dan laptop ^_^

    BalasHapus
  8. Kadang suka rindu dengan masa-masa waktu teknologi belum secanggih sekarang. Banyak aktifitas fisik, lebih akrab sama teman dan keluarga... Tapi giliran sehari saja tanpa internet, langsung berasa hampa dunia. Dilema. 😅

    BalasHapus
  9. Saya pertama kali mengenal komputer sekitar tahun 1994. Sudah lama sekali tetapi punya blog beberapa puluh tahun kemudian. Sallonaaa

    Pertama punya laptop sekitar tahun 2000 dan belum ngeblog juga, lebih banyak digunakan untuk bikin perangkat pelajaran dan gaya-gayaan hahaha..

    Tapi apapun itu, saya merasa jauh lebih keren daripada teman-teman seusia saya bahaha...Mereka masih tanya-tanya soal email saya sudah lama menggunakannya untuk berkirim kabar dengan teman di luar kota. Mereka baru mau bikin fb saya sudah punya banyak teman di fb. Itu semua gara-gara anak-anak saya yang selalu mengajarkan hal-hal baru. Alhamdulillah. (Janganki bilang saya Emak sotoy na...)hehehe..

    BalasHapus

Auto Post Signature