Image Slider

Ayam Goreng Bandung - Favorit Keluarga

26 Februari 2019

Assalamualaikum,

Ada gak sih seorang ibu yang paling malas lama-lama di dapur?

Ngakuuuuu..

Okee, saya ngaku, Haahahaha

Yup, Entah ini aib, kelakuan buruk saya atau memang hanya soal passion saya yang gak ada didunia dapur, hehe saya tipikal ibu yang paling malas berada di dapur atau istilahnya paling gak suka ngubek-ngubek resep, padahal kita tau dapur adalah ruang 'kantor' utama sang ratu di rumah kan yah :D tapi untuk saya tidak, dapur memang menjadi ruang utama untuk memasak makanan buat keluarga sesimpel tapi tetap bergizi.

Dan lebih serunya atau anehnya bagi suami saya ketika saya lebih senang sibuk di dapur bareng anak-anak, jadi kegiatan masak-masak saya, dimasukkan di kurikulum sekolah anak-anak yang bertemakan 'cooking class' lebih senang berkegiatan sama anak-anak entah di dapur, di kamar mandi atau di tempat tidur sekalipun sambil mengganti seprei, seharian kadang mengerjakan kegiatan domestik bareng anak-anak, jangan fikir lancar sesuai rencana yah, kadang mengganti sepreipun bisa memakan waktu 2 jam heheh. karena mainnya banyak, ganti sepreipun kita bisa bermain sambil belajar.

Kembali ke tema masakan, kali ini saya mau posting resep ayam kesukaan anak-anak dan saya, saya karena waktu yang digunakan sangat sebentar, dan anak-anak bisa terlibat, membuat emaknya tidak banyak kerja tapi setelahnya yaitu membersihkan yang membuat saya banyak mengeluarkan energi karena merekapun ikutan hahaha

Resep ini saya menemukan disalah satu buku resep yang saya beli waktu BBW di Surabaya, karena harganya yang murah dan resep didalmnya cukup ringkas tidak banyak menggunakan tenaga dan waktu tentunya anti gagal karena dari 20 resep ada 8 resep saya coba itu sesuai selera banget dan berhasil.

Tapi saya pernah berbincang sama kakak saya yang hobby sangat memasak, sebuah resep ataupun beberapa resep sebenarnya bisa berhasil semua yang kita coba asal, sang kokinya senang untuk memasak dan tidak kecewa jika tidak berhasil. Karena hasil akhirkan tetap ada yang dicoba, hasil akhir ini yang bisa kita sesuaikan dengan lidah kita, jika ada kurang bisa ditambah, jika berlebihan bisa dikurangi lewat alternatif bumbu yang lain, tapi yah itu ketika suatu resep yang saya pakai sudah tidak selera kadang saya tidak memakainya, menyerah mencari resep yang lain (tapi ini jarang) kadang saya pakai resep andalan saja, termasuk seorang ibu susah kali yah move on dari zona nyaman suatu resep dan tak mau mengembangkan menjadi resep yang pas dan sesuai dengan rasa saya dan keluarga. :D

Tips bagi seorang Ibu yang tetap ingin memasak tapi malas ke dapur
  1. Siapkan menu andalan selama seminggu atau paling kurang 3 hari, ini diharapkan agar kita tak usah lama-lama berfikir di dapur kita mau masak apa hari ini,
  2. Rencanakan waktu dan kondisi mood seorang ibu jika memasak, waktu dan mood memang selalu bergantian, karena jika mood saya tidak bagus saya lebih memilih masak ketika anak-anak masih tidur atau lagi di takeover sama suami,
  3. Jika dilakukan bersama anak, tentukan kerjaan anak-anak yang bisa dan tak bisa mereka lakukan,
  4. Sebelum memasak usahakan dapur bersih, ini bertujuan membangkitkan mood biar kita masak cepat selesai,
  5. Dan untuk menu yang kita masak hari ini, usahakan bahannya tersedia semua, karena jika ditengah waktu memasak ada yang tak ada, langsung membuat malas memasak,
  6. Dan ini yang paling penting, usahakan bumbu dasar udah siap dikulkas, seperti bawang merah, bawang putih, cabe besar giling, cabe kecil giling, bisanya saya lakukan diakhir pekan untuk menuntaskan bumbu  dasar, jadi jika mau pakai tinggal buka kulkas tinggal ambil deh.
Resep Ayam Goreng Bandung

Bahan :

1 ekor ayam kampung, potong aja sesuai selera
Minyak untuk menumis dan menggoreng
2 batang serei, memarkan
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
400 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Bumbu Halus :

8 Butir bawang merah
4 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
3 cm kunyit, bakar
2 sdt garam
1 sdt merica butiran

Cara membuat :

  • Siapkan ayam yang telah dipotong dan bumbu halus
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk sampai harum dan matang.
  • Masukkan ayam, aduk sampai ayam kaku
  • Masukkan santan, aduk lalu masak sampai ayam empuk dan bumbu meresap. Angkat.
  • Goreng Ayam dengan minyak panas menggunakan api sedang, goreng sampai kecoklatan. Angkat dan tiriskan






Dengan Paxel Kirim Paket Jadi Lebih Cepat

21 Februari 2019

Assalamualaikum :)

Menjadi seorang ibu di era digital sekarang ini sangat mudah untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, pengalaman dalam belanja tentang kebutuhan keluarga sekarang sangatlah muda, jika kalian tidak ada waktu karena kesibukan domestik, ada banyak bertebaran e-commerce yang kalian tinggal pilih dan gunakan sesuai barang yang kalian inginkan. Nah, e-commerce ini tak akan berfungsi tanpa dukungan dari layanan ekspedisi pastinya, dan jangan salah layanan ekspedisipun sangat banyak sesuai kebutuhan kalian dan tinggal pilih, semua dikerjakan lewat aplikasi dan tinggal tunggu barang kamu dirumah, Asyikkk kan!

Merencanakan Babymoon di Pulau Tidung

16 Februari 2019





Assalamualaikum :)

Sebenarnya gak ada alasan dan keharusan babymoon dalam tradisi saya dan suami, hanya kebetulan ada aja kesempatan ketika setiap hamil menikmati liburan tujuan utamanya sebenarnya membawa anak-anak menikmati alam sekaligus mengajak rekreasi, hahaha, yah sekalian emaknya menggunakan istilah 'babymoon' setidaknya liburan sebelum menikmati waktu yang semakin sibuk :D

Dan tahun ini Insya Allah akan ada lagi anggota baru yang otomatis akan bertambah lagi menjadi 3 pasukan dan akan menjadi pahala jariyah buat saya dan suami, Insyaa Allah. 

Bijak Menggunakan Gadget

15 Februari 2019

Assalamualaikum :)

"Bubuuuunnnn, bund dimana?" teriak zaf anak pertama saya

"Disini nak, dikamar mandi, bentar yah!"

Saat itu saya dikamar mandi bukan untuk buang hajat atau ritual apapun itu, tapi ngecek kerjaan melalui hp, ngecek grup wa, belajar lewat hp, semenjak serius untuk bekerja dan belajar dari rumah, saya harus pintar-pintar atur waktu tapi tetap komitmen dengan suami bahwa jangan sampai gadget selalu terlihat sama anak-anak, karena komit sama anak-anak gadget akan diberikan di 12 tahun mereka, kitapun orangtuanya harus komit akan itu. Dan akhirnya jalan satu-satu untuk ngecek handphone jika urgent itu di kamar mandi atau di ruang setrika hahahahah 

Begitulah dinamika atau lebih tepatnya tantangan jika memilih kerja dari rumah, baik ibu yang kerja diluar rumah sama-sama memiliki tantangan. Tapi enaknya seorang ibu yang kerja dirumah bisa lebih fleksibel dalam memilih kerjaan dan tetap bisa bersama anak-anak. tapi  kadang gadget bisa menjadi bumerang buat kita seorang ibu domestik yang ingin tetap membersamai anak sekaligus kerja dari rumah. Kenapa menjadi bumerang? kadang bisa terlena bahkan mengenakkan, ibu yang jiwanya ada didalam rumah tapi ruhnya entah kemanagara-gara ngasik berselancar handphone

Makassar yang Selalu Dirindukan

5 Februari 2019

Assalamualaikum,

Sebagus apapun rumah kita, kampung tetap tempat paling nyaman untuk bernostalgia
Seenak apapun makanan di kota rantau, kuliner kampung tetap menjadi yang istimewa
Senyaman apapun tempat tidur kita, dekapan bapak-ibu dikampung tetap menjadi pelipur rindu dan lara terbaik sepanjang hidup,
Sebahagia karier naik di kota rantau, tak sebahagia jika tak dibagi minimal cerita di kampung halaman tercinta,

Apalagi jika mentraktir, senyum sumringah keluarga di
kampung halaman tak sebanding jika rejeki berupa makanan di makan sendiri,

 Indahnya bersilaturrahmi dikampung halaman.

Sepenggal Cerita di Mangrove Wonorejo

1 Februari 2019

Assalamualaikum :)

Kesempatan emas saya membujuk bapak untuk ikut saya ke surabaya, saya yang tipikal susah banget ditelpon karena memang gadget saya simpan dan kadang melirik bukan untuk menghubungi balik jika ada yang menelpon, tapi menyimpan dan berniat untuk menghubungi ulang di waktu jika anak-anak sudah tidur, tapi kadang kulupa jika malam telah larut, berdua dengan suami berbincang tentang cita dan cinta. Begitupun dengan bapak. Kadang susah kami ketemu waktu dengan kontaknya bapak. Dan bapak dan keluarga udah tau sih :p

Sepanjang saya selalu di Makassar pasti tanpa henti saya cerita dengan bapak, bahkan sehari bapak di surabaya, saya tak pernah sunyi, obrolan makin tak pernah berhenti, saya yang memang tipikal suka bercerita begitupun bapak, sangat nyambung dan menikmati karena kita saling bertatap muka, bahkan kita bercerita yang awalnya hanya tentang kampung halaman bisa sampai bercerita tentang Kota Makkah atau cerita dari A-Z

Auto Post Signature