Makassar yang Selalu Dirindukan

5 Februari 2019

Assalamualaikum,

Sebagus apapun rumah kita, kampung tetap tempat paling nyaman untuk bernostalgia
Seenak apapun makanan di kota rantau, kuliner kampung tetap menjadi yang istimewa
Senyaman apapun tempat tidur kita, dekapan bapak-ibu dikampung tetap menjadi pelipur rindu dan lara terbaik sepanjang hidup,
Sebahagia karier naik di kota rantau, tak sebahagia jika tak dibagi minimal cerita di kampung halaman tercinta,

Apalagi jika mentraktir, senyum sumringah keluarga di
kampung halaman tak sebanding jika rejeki berupa makanan di makan sendiri,

 Indahnya bersilaturrahmi dikampung halaman.


Mungkin ada yang ketawa, ada juga yang garing melihat tulisan di atas, hehehe, maklum kami anak rantau jarang pulang tapi jika pulang kadang lupa balik ke tanah rantau :D beruntungnya saya dan suami adalah orang makassar, yang jika mudik atau sekedar merindu keluarga tujuannya hanya satu yaitu MAKASSAR, kota yang sangat kami rindukan, ketemu dengan keluarga, terutama orangtua kami termasuk mertua, dan rata-rata saudara saya dan suami berdomisili di makassar, tidak heran jika ketika kami baru balik dari makassar selalu susah move-on di kota rantau.


Akhir Tahun di Makassar
Desember kemarin saya dan anak-anak pulang ke Makassar, 25 Desember yang kebetulan hari ulang tahun almarhumah mama, rindu yang dulunya bisa rayakan bersama sekarang hanya bisa menjenguk ditempat kediamaan terakhir beliau, dan sekali lagi adanya di kampung halaman, Makassar.

Sekalian memang rindu banget pengen ketemu bapak dan keluarga plus dengan kulinernya, tentang kuliner saya kadang sudah ngelist apa-apa saja yang saya rindukan, tapi sampai di rumah ternyata masakan rumah itu jauh lebih dirindukan dari pada kuliner khas Makassar sendiri, karena memang khas kuliner makassarpun saya dapat dari racikan orang rumah dan pastinya lebih enak, sesekali juga keluar sekalian silaturrahmi dengan keluarga dan teman alasan kedua kuliner tapi alasan pertamanya menikmati kota makassar.

Tapi sedihnya karena kemarin ketika mudik itu saya tidak bersama suami, yang memang kerjaan dia lagi sibuk-sibuknya untuk dinas luar, dari pada sering ditinggal, saya sekali-kali meninggalkan dia juga untuk liburan ke makassar, hehehe

Kesan Istimewa Selama Di Makassar 

Saya memang terlalu susah untuk komunikasi lama via telepon bersama keluarga, tipikal yang malas berlama-lama menelpon ataupun pegang gadget, jadi ketika pas kumpul dengan keluarga sayapun memang banyak terlepas dalam pelukan heheh, seperti ketika pulang ke Makassar, pertama kali ketemu bapak, itu rasanya bertahun-tahun gak ketemu hehehe, berpelukan dan menangis sedih seperti anak kecil yang sedih karena gak dikasih permen, sampai zaf-ruby memandang heran bubunnya cengeng seperti itu hahaha

Saya sehrian itu sampai gak mau lepas dari dekapan bapak saya, apalagi bapak memang memilih tinggal sendiri sepeninggal almarhum mama saya, sendiri dikampung tercinta dia, kembali ke Takalar, beliau tak mau memilih tinggal disalah satu anaknya, dan memang bapak lebih senang tinggal dikampung karena kegiatan sosial kemasyarakatan memang lebih banyak yang ia bisa kerjakan ketimbang hidup diperkotaan tak tau bikin apa bagi beliau yang mungkin semasa mama masih hidup, tinggal diperkotaan memang karena satu alasan untuk menjaga mama saja.

Dan secara tak sengaja 5 saudara yang jarang banget kumpul, pas kemarin itu kumpul semuaaaaa, Alhamdulillah, yang 2 dintara kami memang bukan berdomisili di Makassar, jadi kadang kalau bukan saya gak ada, pasti kak adil beserta keluarganya yang gak ada, begitu terus hahaha, Jika kita kumpul semua yang di makassar kadang sibuk dengan kerjaan atau ada saja yang menghalangi, tapi Alhamdulillah kepulangan saya kemarin kami bisa lengkap, moment langka yang jarang bagi saya temui, apalagi saya anak bungsuh yang hanya ngikut sama kakak-kakak saya, mau kesini ayo, mau ngapain ayo, intinya kita ngimpul-ngumpul hehehe




Persiapan Ke Makassar 
Ke Makassar ini sebenarnya diluar rencana, awalnya kita ke makassar nunggu suami ada jadwal yang sedikit panjang untuk mudik, jadi akhir tahun rencana ke Semarang naik kereta api, sayangnya kondisi cuaca saat akhir tahun ini ngeri-ngeri juga, sedih jika kita liburan terus ke sananya nyari yang indoor lagi - indoor lagi karena hujan terus, kan sayangkan, terus berubah rencana ke batu, tapi kepikiran lagi dengan cuaca disana sedikit ekstrim disertai dengan liburan sekolah yang pastinya padat merayap, pengalaman kita aja yang selalu weekday kesana amat ramai apalagi yang liburan gini nih, berubah lagi pengen ke probolinggo karena ada beberapa hotel yang include dengan pemandangan alam dan kebun binatangnya jadi gak repot-repot lagi keluar hotel untuk cari destinasi, tapi ternyata hotel dan villa disana full booking semua. Berujung kita di surabaya aja, aku nih yang maju mundur soalnya hehehe, kepikiran kita cuman pindah kamar doang tapi bawaan segudang, jadi sama capkenya aja, bedanya aku gak masak hahaha

Tiba-tiba ada dinas suami yang gak bisa dipindahtangankan karena orang kantor pada cuti semua,  kabar ini membuat klimaks liburan kali ini kita tunda. Dan ada ide dari saya dan disepakati sama suami, kalau saya ke Makassar saja, hahahha. Kenapa gak kepikiran yah. 

Nah 2 hari sebelum berangkat barulah nyari tiket, aku sempat khawatir gak dapat dan pasti mahal karena bertepatan dengan hari libur dan tahun baru. Tapi ketika saya ngecek langsung di website langganan kami pegipegi.com dan menemukan tiket Pesawat Lion Air aku gak panjang mikirnya langsung booking doung. Sukanya naik lion itu karena memang harganya yang relatif murah tapi yang penting jadwal pemberangkatannya yang banyak, nah pilihan yang banyak itu selalu saya dapat di pegipegi.com. Saya jadi bisa milih berangkat kapan sesuai kebutuhan anak-anak pastinya, karena biasanya hanya 1 jadwal untuk maskapai lain, beda dengan lion yang bisa memilih, dan pilihan saya selalu diantara jam 9-12 siang, ini jadwal yang tidak membuat anak-anak tertidur hehehe, apalagi penerbangan surabaya ke makassar hanya sejam kan, jadi gak kerasa udah sampe aja.

Cara Pemesanan Tiket di Pegipegi.com 
  1. Kalian cukup buka aplikasinya baik menggunakan hp kalian atau menggunakan komputer tinggal klik link ini Tiket Pesawat Lion Air
  2. Nah kalian tinggal pilih nih, mau ngecek harga apa, mau hotel, pesawat atau lainnya, saat itu karena mau berangkat ke Makassar menggunakan pesawat, saya klik tuh gambar yang ada pesawatnya.
  3. Nah setelah itu kalian bisa langsung memasukkan deh, destinasi kalian, tanggal dan jumlah yang kalian yang mau berangkat.
  4. Keluarlah pilihan dan yang paling banyak memang pilihan jadwal dari Pesawat Lion Air, tinggal pilih kalian mau berangkat jam berapa, tapi ingat sesuaikan dengan budget kalian yah.
  5. Karena waktu itu saya ngeceknya pada tengah malam hampir shubuh hehehe transfer antar bank tidak diberlakukan kecuali ketika kalian transaksi diatas jam 7 pagi. tapi jangan khawatir ada banyak pilihan kok untuk metode pembayaran tengah malam, salah satunya yang saya gunakan itu melalu Virtual Account.
  6. Dan setelah kalian membayar, tiket sudah dikirim ke email, sms dan whatsapp kalian secara otomatis.
  7. Mudahkan! :) 




Tunggu apalagi nikmati kemudahan dan kehematan menggunaka pegipegi.com untuk berselancar di Tiket Promo Pesawat Lion Air

Ada yang punya pengalaman juga gak mengenai tentang liburan kalian entah kuliner, petualangan, kebudayaan atau keindahan alam?

Bisa share dikolom komentar yah, siapa tau ada tips yang membangun buat kami selanjutnya.

Terima kasih :)

23 komentar on "Makassar yang Selalu Dirindukan"
  1. Mpo selalu suka merindukan makasar karena kuliner enak sekali dan alm mama sama kakek suka bikin hidangan makasar di rumah

    BalasHapus
  2. Iyess setuju kak, sejauh apapun kampung halaman pasti ada daya tarik tersendiri yang buat kita tetap akan balik lagi untuk pulang... Duuhhh aku jadi kangen kampung...

    BalasHapus
  3. Saya blm pernah ke Makassar nih..duh jadi ingin jugaenjejakkan kaki di bumi indah ini..

    BalasHapus
  4. wah, jadi pengen ke makassar sih ini jadinya

    BalasHapus
  5. Kampung halaman memang selalu dihati ya.. dimanapun sekarang kita tinggal, kampung halaman selalu dinanti.. selain memiliki banyak kenangan juga bisa membangkitkan semangat untuk kembali beraktifitas ditempat tingga kita sekarang.. apalagi sekarang pesan tiket sudah semudah isi pulsa ya ka.. ke kampung halaman bisa kapan saja, tinggal klik bayar deh

    BalasHapus
  6. Bener banget kak, seeenak apapun makanan di tanah rantau, apsti selalu merindukan makanan di kampung asal, apalgi jika itu masakan ibu :)
    btw rekomended nih app pegi-pegi buat traveling

    BalasHapus
  7. Jadi anak perantauan pas bisa pulang itu hepi banget. Aku dulu juga gitu padahal masih satu kota, hahaha. Norak emang. Pastikan kalau mau mudik ceki2 harga lewat pegipegi

    BalasHapus
  8. Aku belum pernah menginjakkan kaki ke makassar, dan salah satu mimpiku adalah ke Makassar, penasaran dengan keindahan pantainya, juga kulinernya.
    Semoga aku bisa sampai ke makassar ya, secepatnya

    BalasHapus
  9. Kok jendela pesawatnya bagus yak, bisa selebar itu hahahahaha. Aku belum pernah ke Makasar dan pengen banget main ke sana. Soalnya suamiku udah beberapa kali ke sana

    BalasHapus
  10. Iya sejauh ke mana pun kita pergi .rumah adalah tujuan kita. Semangat mba di tanah rantau itu semacam orang pergi belajar jadi fisabilillah. Makassar punya sejuta cerita utk mba. Begitupun Jawa untuk aku

    BalasHapus
  11. Namanya kampung halaman memang selalu dirindukan ya. Sepahit dan seasam apa pun kehidupan di sana ��

    BalasHapus
  12. Wah enak ya mba mudiknya satu kota. Saya klo mudik ke 2 kota. Payakumbuh dan bandung. Eh tp ntar kl beres merantau in sya allah bakal tinggal di bandung. Asik liat foto2nya pada kumpul semua

    BalasHapus
  13. Senang sekali ya akhirnya bisa berkumpul bareng keluarga giniii... Apalagi setelah lama tak bertemu dengan bapak. Huhuuu... jadi kangen dengan bapakku nih, bedanya aku udah ga bisa bertemu dengan beliau lagi, hanya bisa kirim doa.

    BalasHapus
  14. Kampung halaman yang tidak akan pernah terlewatkan.. aku juga pengen ke Makassar deh mba

    BalasHapus
  15. baca tulisan ini jadi kangen Makassar deh. Hmmm kapan bisa menginjakkan kaki ke sana lagi yaa, pengen menelusuri tempat-tempat yang dulu selalu saya kunjungi saat masih kuliah di sana :)

    BalasHapus
  16. Happy banget ya bisa kumpul keluarga. Bisa temu kangen yang lama gak bersua.
    Pengen jg ke Makassar krn ada keluarga di sana, tapi blm kesampaian... :D

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah ya mba ada pegipegi, jadi memudahkan dalam segalanya. Apalagi untuk bertemu keluarga tercinta. Bahagia rasanya bisa kumpul.

    BalasHapus
  18. Masakan rumah tuh emang enak banget. aku pun begitu, meski bukan anak rantau tapi kalau udah makan masakan mama, rasanya lupa deh mau makan di luar.

    BalasHapus
  19. Mau suatu saat mba k Makassar stay lbh lama Kali y utk explore wisata Dan kulineran .. aku juga pakai pegiPegi nih klo may traveling n Cari hitel

    BalasHapus
  20. Makassar memang selalu ngangenin. Saya sendiri yang bertetangga kabupaten selalu tertarik pulang. Semoga semuanya dimudahkan.

    BalasHapus
  21. Kalau bawaannya banyak, penerbangan menggunakan Lion tetap worthed kah?
    Karena sekarang dikenakan biaya bagasi.
    Kan sedih banget yaa...

    BalasHapus
  22. Emang deh Pegipegi juara banget, aku juga suka cari promo disana. Trus suka pergi traveling aja tanpa persiapan. Tapinya aku belom pernah ke Makasar, doakan ya mba

    BalasHapus
  23. Ahaaay...makassar daerah yg paling sering aku kunjungi, bahkan melebihi waktuku untuk pulang ke kampungku sendiri di Minangkabau.

    yang paling ku sukai adalah kulinernya. terasa cocokmi dengan lidahku. entah kenapa selalu ada yg mendorongku untuk kesana terus. mungkin emang takdirku bisa kenal dengan wilayah sana. hehehe...

    BalasHapus

Auto Post Signature