15 kali menawarkan makanan baru pada Anak – Sharing Session Enervon-C di Grand City Convex Surabaya

15 Maret 2020

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah minggu ini kami berdiam diri di Surabaya dan syukurnya ada event sangat menarik yang diadakan di Grand city Convex, KFC Elementary School Games, bercerita sedikit tentang kegiatan ini, yaitu olimpiade olahraga dan seni untuk segmen sekolah dasar yang diselenggarakan oleh DBL Indonesia. Dari seharian ini saya lihat ada banyak jenis olahraga seperti Basket, Futsal dan lari sedangkan untuk jenis seninya ada nyanyi, menari, mewarnai, menggambar dan banyak games edukasi di sana. Dengan banyaknya kegiatan disana memang tujuan kenapa ESG diadakan yaitu membentuk future leader berkarakter dengan memenuhi prinsip-prinsip aktif bergerak, kreatif dan berkolaborasi.

Nah selain sesi olahraga dan seninya yang ditujukan untuk anak-anaknya, untuk para orangtuapun gak ketinggalan yaitu ada sharing parentingnya yang dipersembahkan oleh Enervon-C sebagai salah satu sponsor terselenggaranya acara ini.

Pada hari ini tanggal 14 maret 2010 khusus sesinya tentang Nutrisi dan Optimalisasi Gizi yang dibawakan oleh dr. Mira Irmawati Sp.A (K) dan Mompreneur Kezia Delarosa.

Optimalkan Gizi dan Nutrisi pada Anak

Kunci dari mengoptimalkan gizi dan nutrisi pada anak bukan pada anaknya ketika baru lahir atau pada mulai mpasi tapi ternyata ketika memulai program hamil. Dari awal ini kita para orangtuanya terutama ibunya harus menjaga nutrisi tetap seimbang seperti protein, karbohidrat, serat dan vitamin. Ketika hamilpun tetap menuruskan untuk menjaga nutrisi ini tetap cukup untuk bayi yang dikandung dan pasti ibunya.

Dr. Mira menambahkan setelah bayi lahir dengan sehat dan selamat, apa yang dia konsumsi selama dalam kandungan itu sangat bermanfaat ditambah dengan asi ekslusif yang ibu berikan selama 6 bulan, selama Asi itupun sorang ibu juga tetap harus menjaga nutrisi seimbang karena makanan utama bayi masih terletak pada ibu melalui ASInya.

Jika sudah memasuki 6 bulan waktunya Mpasi dimulaipun harus menjaga pola makanan dan nutrisi tetap seimbang dengan cara :

  1. Mengkonsumsi Makanan yang lengkap dan beragam, dengan melihat nutrisi yang cukup dan memenuhi semuanya karbohidrat, serat, protein dan vitamin
  2. Membiasakan dengan kebiasaan hidup bersih, hidup bersih untuk menyiapkan makanan pendamping Asi sangat penting untuk bayi agak menghindari terjadi infeksi, missal dengan selalu membiasakan cuci tangan, waktu penyimpanan makanan untuk bayi , membersihkan selalu peralatan makanannya dengan bersih dan sebagainya.
  3. Melakukan aktifitas fisik, fitrah anak-anak adalah bermain salah satu tujuannya agak metabolism dalam tubuh bisa bekerja dengan maksimal.
  4. Selalu memantau tumbuh kembang Ibu hamil, bayi dan anak dengan salah satunya dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Memperkenalkan Makanan Baru

Dalam Sesi Tanya jawab ada banyak para ibu yang bermasalah ketika anaknya susah banget makan buah dan sayur. Dr. Mira juga menjelaskan bahwa ibu-ibu yang anaknya susah makan sayur dan buah jangan terlalu risau karena tiap anak memiliki kesukaan masing-masing dan tidak diharuskan menyukai semuanya, berikan secukupnya, tapi tetap kenalkan dengan cara yang asyik seperti menawarkan sebanyak 15 kali jika memang tetap dia tidak mau coba makanan pilihan yang baru, jangan memaksa karena membuat anak makin membencinya.
Saya pribadi baru tau teknik ini, dari sini memang ibu butuh banget semangat biar gak gampang putus semangat yah bisa jadi anak mulai mencoba ketika penawaran ke 14 kali hehehe jadi jangan sedih dan judge di gak suka ketika kita hanya menawarkan baru 2-3 kali yah bund!

Manfaat Buku Kesehatan Ibu dan Anak 

Nah Dr. Mira selalu mengingatkan kita sebagai orangtua untuk selalu mengecek tumbuh kembang bayi kita dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak karena manfaatnya sangat banyak diantaranya :
  1. Alat pencatatan kesehatan Ibu dan anak sampai usia 5 tahun.
  2. Sumber Informasi untuk ibu dan anak bahkan suami serta keluarga lainnya jika memerlukan pelayanan kesehatan.
  3. Tolak ukur tentang informasi tumbuh kembang anak jika mengalami masalah kesehatan.
  4. Informasi tentang Imunisasi Anak juga ada di buku ini yang dia akan butuhkan sampai usia 5 tahun.
  5. Nah dengan Buku ini juga bisa memantau kondisi ibu dan anak untuk menekan angka kematian ibu dan anak.
Dan Buku ini sangat mudah didapatkan di website Kementrian Kesehatan tinggal download di sini

sumber : 
- website https://esg.dbl.id/ 
- http://kesga.kemkes.go.id/
11 komentar on "15 kali menawarkan makanan baru pada Anak – Sharing Session Enervon-C di Grand City Convex Surabaya"
  1. Acaranya keren bangettt ya.
    Tadinya aku pengin nonton, tapi anakku udah SMP.
    Semoga next ada acara keren lagiii

    BalasHapus
  2. harus uji coba 15 kali dulu yaa..
    gak boleh nyerah.. haha..

    dulu anakku sih makannya lahap, begitu umur 2 tahun nih mulai susah. setiap waktunya makan bawaannya deg-degan, takut anak gak mau mangap. haha..

    BalasHapus
  3. Eh ternyata kalo nyoba nyuruh anak makan sesuatu itu harus 15 kali yaa kalo menurut penelitian sains yaa? Dulu inget pas anak lagi GTM pusing gimana cari akalnya biar dia mau makan dan g pilih-pilih makanan

    BalasHapus
  4. Anakku sudah besar2 heheee. Tapi khusus untuk Enervon C, kami sudah lama menggunakannya untuk pertahanan tubuh kalau pas ngedrop. Di waktu wabah sekarang ini perlu tersedia buat mempertahankan stamina.

    BalasHapus
  5. lah baru tau nih di grand city ada acara ini, ga ikutan deh.. seru nih padahal kalau diliat acaranya

    BalasHapus
  6. Kemarin sebelum WFH dari kantor suamiku juga dibagi2 enervon C nih lumayan buat stok suplemen selama di rumah :) Eh sebenernya bukan dari kantornya sih itu pihak enervonnya yang kasih ke rumah sakit

    BalasHapus
  7. emang harus sabar ya, bahkan harus dicoba dan dicoba terus menerus, kali yang ke14 atau 15 malah anaknya jadi mau dan suka ya.
    semangaat mamak-mamak tangguh, demi optimalnya gizi dan nutrisi anak-anak kita :)

    BalasHapus
  8. gizi dan nutrisi untuk anak - anak memang harus selalu dijaga yaa mba.. yang penting kita harus semangat untuk pastikan semuanya tercukupi dengan baik

    BalasHapus
  9. Memang menghadapi anak yang picky soal makanan itu harus sabar. Saya sendiri mengalami dan menyadari kalau dulu saya itu picky banget. Pilih-pilih banget deh soal makanan. Sampe ibu saya kayak stress ngadepinya hehe. Alhamdulillah ibu pandai bikin-bikin makanan jadi udah bisa disiasati

    BalasHapus
  10. Ngasih makan anak ini emang butuh kesabarang banget apalagi kalau anaknya GTM gitu. Bisa bikin emak jadi stress tapi emang benar ya kalau kalau anak nggak suka makanan tertentu jangan dipaksa ya karena bisa bikin dia jadi benci gitu *noted nih

    BalasHapus
  11. Harus sabar memang mba mengenalkan makanan baru kepada anak. Iya, kadang baru dua tiga kali nawarin, kita udah menyimpulkan anak kita nggak suka. Masih panjang perjalanan menuju tahap dia suka loh. ;)

    BalasHapus

Auto Post Signature