17 Januari 2018

Meja Makan Bersama :)


Assalamualaikum,

Berbicara sedikit tentang babychair, kursi yang mereka pakai berdua ini awalnya punya zaf yang kami belikan pada saat usianya 5 bulan, jadi usia kursi ini sudah hampir 4 tahun, sudah lapuk dan tak berwarna hahaha, setelah kita pindah rumah yang sudah ada meja makannya, kursi ini tak terpakai saya simpan karena zaf sudah bisa duduk makan di meja makan dewasa seperti kami. Kehadiran Ruby sayapun kembali membersihkan kursi ini untuk kelak mpasi ruby dia memakainya, tetapi setelah ruby awal mpasi hari pertama, zafran nolak untuk dinaiki dia hanya mau dia memekainya, padahal sounding sebulan sudah diberikan dengan kata-kata "Zaf, kursinya dipinjam adek dulu yah untuk makan, zafnya kan udah duduk di kursi meja makan sama ayah-bubun, oke nak" dan dia selalu menjawab 'Oke bubun, zaf duduk dikursi sama ayah'. Tapi pas harinya gak demikian, hahaha

Semingguan setelah hari pertama Ruby mpasi, zaf kalau makan mau duduk dikursinya, setiap adeknya duduk, dianyapun ikutan mau duduk, otomatis ruby saya amankan. 2 minggu ternyata belum berubah, selama sebulan saya memberikan pengertianpun belum membuahkan hasil, karena ruby sama dengan kakaknya mpasi memakai metode BLW maka kursi makan ini sangat penting sekali untuk menunjang mpasi dengan metode ini, maka dengan itu saya dari pada membeli mending menyewa kursi makan sambil menunggu zaf bersedia berbagi kursi.

Hampir 2 tahun saya menyewa kursi makan itu dan sampai pada saya melatih ruby untuk makan di kursi biasa dan kakaknya masih di kursinya hahahha, dan berhasil . seminggu saya rasa sudah cucup untuk ruby latihan dan saya mengembalikan kursi makannya kepada pemiliknya.

Sebulan terakhir ini setelah kami umroh dan mudik ke makassar, balik batam bukan rebutan kursi tapi pada mau makan bersama menggunakan kursi makan zaf. Hahaha. Bukan hanya sempitnya, tapi drama karena kesempitanlah, saling ganggulah, saling berkomentar kok makanan saya berbeda bund? padahal sama hanya porsi + piring aja yang berbeda, dan drama lainnya.

Yang serunya dari makan semeja ini, anak-anak jadi semangat doa Makan dan sesudah makannya barengan, semangat makannya terutama ruby, apalagi lihat mereka sudah makan sendiri saya juga bisa sambil makan dan bercanda bersama, setelah makanpun mereka semua membawa piring mereka masing-masing, tapi zaf lanjut untuk cuci piring, ruby kembali bermain, saya membersihkan meja dan menyapu makanan yang terjatuh akibat ruby yang masih belum sempurna makannya, tapi satu yang saya syukuri ruby jadi gampang pegang sendok karena dari contoh awalnya sudah melihat zaf dengan sempurna makan pakai sendok bahkan dilengkapi dengan garpu.

#tantangan_hari_ke_11
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman
 

16 Januari 2018

Sendal favoritku!


Assalamualaikum,

Tadi pagi rencana mau nyapu halaman yang sangat dipenuhi daun kering karena hujan dan angin selama 6 hari terjadi di batam membuat saya malas gerak untuk keluar rumah, alhasil karena saya gak pernah keluar, anak-anak yang mendengar saya membuka pintu sudah lari panik mengejar saya, hahaha

sampai zaf berteriak, horeeeee kita keluar!! hahaha, ini aja sebenarnya gak mau nyapu tapi ngeri juga lihat penampakan rumah dari luar seperti rumah yang tak berpenghuni saking banyaknya daun kering, Nah Ruby kala itu menemukan sendal yang menjadi andalannya dulu, kenapa sudah gak sekarang? karena satunya udah hilang entah di mana, tapi dulunya saya tidak membuangnya satu karena kemana-mana dia membawa dan kadang memakainya didalam rumah hehehe. Karena kejadian itu saya sempat membuangnya, tapi kenapa entah hari ini ruby dapat kembali, entah saya juga gak tau dia dapat dari mana, soalnya pas mereka keluar saya sempat ijin sama mereka untuk masuk ke belakang ambil skop sampah.

Tau apa yang terjadi??

Selama saya menyapu dia gak pernah lepas sendal ini, saya sudah bujuk rayu sampai dia menangispun, sebelum menyapu saya hanya bujuk rayu sambil berkata,

B : Ruby kakinya da berapa nak?
R : satu, duaa (sambil menghitung kakinya)
B : terus ruby pakai sendalnya berapa?
R : satu bubun
B : kalau begitu cari sendal lainnya yang ada 2?
R : yang mana?
B : (dan sayapun ambil sendalnnya) 
R : Tidak mau, ruby mau ini!!
B : tapi itu cuman satu nak, ditukar yang 2 yah, supaya kakinya ruby pakai sendal semua.
R. Dak mau, ruby mau pake ini, ih!!
B : Ini bagus tidak? (sambil memegang sendalnya yang lengkap)
R : Bagus
B : dipakai yuk!
R : Dak mau, ihhh

Selama saya menyapu halaman diapun kesana-kemari memakai sendal satu, takut juga sih takut ada benda tajam, tapi saya sudah menjelaskan resikonya, tapi saya gak tau ruby sudah paham atau belum. Nah, tetiba berangkali zaf mendengar saya selalu membujuk ruby memakai sendalnya yang lain, zafpun ambil paksa sendalnya dan menukar dengan sendal lain. Pecaaaaahhhhlahhh tangisnya... Huaaaaaaaaa

Z : Ruby pake ini saja!
R : huhhuhuhuhuhuhuh

Dan tau kalau ruby sudah nangis, lama redanyaaaaa, otomatis sampah yang masih setengah mau disapu saya hentikan sementara, dan membawa ruby untuk ke dalam rumah, sebelum saya menjelskan ke zaf dengan tindakannya, saya harus menenangkan ruby dulu dengan cara menemani dia menangis, ketika melihat agak reda, sayapun mengalihkan dengan kegemarannya, Boneka bebek diaa dan mendongeng dengan suara cempreng.

Ahh, dengan ini saya memasukkan kata-kata penyejuk, dan anak ini kembali bisa diajak komunikasi.

dan sendalnya sudah saya masukkan ke tong sampah, heheh

#tantangan_hari_ke_10
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman

15 Januari 2018

Ngemil tapi Lapar


Assalamualaikum,

Alhamdulillah kembali nulis untuk tantangan bunda sayang, kemarin 2 hari drop yang mengakibatkan stamina untuk bangun diwaktu nulis jadi agak berat, yah demam, Batam lagi mengalami musim dingin yang katanya orang yng sudah lama di batam belum pernah mengalami batam yang hujan tanpa henti dan suhu yang teramat dingin, untungnya alhamdulillah cuman emaknya yang mengalami tidak enak badan, anak-anaknya masih on tiada henti hehehe

Kali ini ruby habis selesai rapikan mainan biarpun tidak sempurna tapi alhamdulillah hati emak yang lagi gak enak badan, seketika sumringah. Tapi jangan senang dulu, Entah ruby jadi kebiasaan setiap merapikan sesuatu langsung buka kulkas dan nyari cemilan. saya gak pernah mengatakan 'ayo rapikan mainan, nanti bubun kasih nyemilan' gak pernah hanya memang setiap kami bereskan mainan saya ngambil makanan-minuman terus kami bertiga atau berempat kalau ada ayahnya duduk dilantai lesehan sambil ngemil. Nah dari sini berangkali ruby menjadikan kebiasaan.

Nah ketika melihat kulkas seperti terowongan tanpa ujung, bersih tak berbekas hehehe yah memang karena kita belum belanja mingguan dan saya lagi gak mood untuk membuat cemilan dikarenakan kondisi yang gak stabil. Mulailah tantrum. Ruby terkenal anak ngemil tapi alhamdulillah makannya juga jalan, dan saya meng-izinkan memang untuk nyemil apapun. 

Dia mengikuti saya dimanapun berada sambil menangis, kadang duduk dan memberikan pengertian bahwa gak ada bahan, saya menawari makan lagi dan membuatkan susu juga gak mau. Setelah bujuk rayu tanpa henti saypun menawarkan sayur sup aja, dia penikmat wortel jadi saya mengambil wortelnya saja dan memberi ke ruby, tanpa nafas diapun melahapnya, "ehh doanya uda belum by?" dengan kencang dia membaca doa makan padahal setengah udah terlahap, Dan setelah habis sayapun berkata 'kalau udah makan ngapain' 'baca doa bund' oke. dan setelah tantrum dan makan wortel itu, dia minta nasi...... huaaaaaa.. lapar ternyata..

Kadang Emosi yang marang dan pengen keluar tidak membuat anak-anak tahu apa yang menjadi masalahnya, mencoba untuk mengikuti maunya dengan wajar, mengajak komunikasi, dan berakhir dia memberi tahu apa maunya.

#tantangan_hari_ke_9
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa 
 
Lubnah Lukman